Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Gerakan Peningkatan Minat Baca Anak-Anak Masyarakat di Dusun Adong 1 Melalui Pembangunan Rumah Baca dan Penyediaan Buku Baca Konstansia Hermiati; Siboro, Efrika; Nasri Tupulu; Bernadeta Ritawati; Erna Yatiningsih; Siskariyantif
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3116

Abstract

Adong 1 is one of the remote villages in West Kalimantan. Children's interest in reading in Adong 1 is still relatively low due to the lack of facilities for reading. Apart from that, people's mindset towards reading is also one of the factors causing children's low reading interest. People still think that reading is not important. Parents usually focus more on their children working in the fields. Therefore, this service focuses on building reading houses and providing reading books so that children interest in reading will improve. Activities are carried out in several ways, namely 1) preparation; 2) building reading houses;3)providing books;4) and forming the commitee. The results of the activity show that building a reading house and providing reading books can increase children's interest from an early age in Adong 1.
Analysis of Students' Conceptual Understanding Ability in Solving Word Problems on Basic Statistics Edi Ator Rerek; Konstansia Hermiati; Siti Suprihatiningsih
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sompak pada materi statistika dasar, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal cerita, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 25 siswa kelas VIII C (11 laki-laki, 15 perempuan) yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes esai untuk mengukur empat indikator pemahaman konsep (menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek, menerapkan konsep secara matematis, dan menyajikan konsep dalam representasi), wawancara semi-terstruktur kepada 3 siswa terpilih, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan variasi kemampuan siswa dalam tiga kategori: tinggi (9 siswa, dominan perempuan), sedang (8 siswa, dominan laki-laki), dan rendah (8 siswa). Siswa kategori tinggi mampu menyatakan ulang konsep mean, median, dan modus; mengklasifikasikan data berdasarkan tendensi sentral; menerapkan konsep kuartil secara matematis; serta menyajikan data dalam representasi runtut. Analisis mendalam pada siswa LA (skor tertinggi 19) mengonfirmasi pemenuhan indikator melalui jawaban mandiri. Hambatan utama meliputi kesulitan menyatakan ulang masalah, mengubah soal cerita ke model matematika, dan lemahnya penguasaan konsep dasar. Faktor yang mempengaruhi mencakup motivasi, gaya belajar, pengalaman belajar, serta variasi metode pembelajaran. This study aims to analyze the mathematical concept comprehension ability of eighth grade students of SMP Negeri 2 Sompak on basic statistics material, identify obstacles faced by students in solving word problems, and analyze factors that influence these abilities. This study used a descriptive qualitative approach with 25 students of class VIII C (11 boys, 15 girls) selected through purposive sampling. Data collection techniques included an essay test to measure four indicators of conceptual understanding (restating concepts, classifying objects, applying concepts mathematically, and presenting concepts in representations), semi-structured interviews with 3 selected students, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with triangulation of sources, techniques, and time to ensure validity. The results showed variations in student abilities in three categories: high (9 students, predominantly female), medium (8 students, predominantly male), and low (8 students). Students in the high category were able to restate the concepts of mean, median, and mode; classify data based on central tendency; apply the concept of quartiles mathematically; and present data in a sequential representation. In-depth analysis of LA students (highest score 19) confirmed the fulfillment of indicators through independent responses. Key obstacles included difficulty restating problems, converting word problems into mathematical models, and weak mastery of basic concepts. Influencing factors included motivation, learning style, learning experience, and variations in teaching methods.
Pelatihan Pemanfaatan Maple sebagai Media Pembelajaran Matematika dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Tupulu, Nasri; Hermiati, Konstansia; Ericha, Fransiska; Berti, Fransiska; Selva, Riani
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.371

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan baru di bidang IPTEK dengan menggunakan aplikasi berbasis maple pada kurikulum merdeka belajar dengan pendekatan deep learning bagi guru matematika SMP Maniamas Ngabang mata pelajaran matematika. Kegiatan dilaksanakan secara offline atau tatap muka bagi guru matematika yang dihadiri sebanyak 22 guru dari 8 SMP yang berada di Kecamatan Ngabang. Metode yang terstruktur dan efektif dengan tahapan-tahapan dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan penggunaan teknologi maple yaitu: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para peserta dalam pelatihan dapat menggunakan aplikasi maple dengan baik dan respon yang positif terhadap penggunaannya pada pembelajaran matematika. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta puas dengan pelatihan maple yang diadakan. Diharapkan kegiatan pengabdian ini terus berkelanjutan bagi guru-guru yang sudah mendapatkan pelatihan kepada guru-guru yang belum mendapatkan sehingga aplikasinya lebih bermanfaat dan dapat membantu guru mengatasi kesulitan siswa dalam belajar matematika.