Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Gerakan Peningkatan Minat Baca Anak-Anak Masyarakat di Dusun Adong 1 Melalui Pembangunan Rumah Baca dan Penyediaan Buku Baca Konstansia Hermiati; Siboro, Efrika; Nasri Tupulu; Bernadeta Ritawati; Erna Yatiningsih; Siskariyantif
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 14 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM UNINUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30999/jpkm.v14i1.3116

Abstract

Adong 1 is one of the remote villages in West Kalimantan. Children's interest in reading in Adong 1 is still relatively low due to the lack of facilities for reading. Apart from that, people's mindset towards reading is also one of the factors causing children's low reading interest. People still think that reading is not important. Parents usually focus more on their children working in the fields. Therefore, this service focuses on building reading houses and providing reading books so that children interest in reading will improve. Activities are carried out in several ways, namely 1) preparation; 2) building reading houses;3)providing books;4) and forming the commitee. The results of the activity show that building a reading house and providing reading books can increase children's interest from an early age in Adong 1.
Analysis of Students' Conceptual Understanding Ability in Solving Word Problems on Basic Statistics Edi Ator Rerek; Konstansia Hermiati; Siti Suprihatiningsih
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sompak pada materi statistika dasar, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan soal cerita, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 25 siswa kelas VIII C (11 laki-laki, 15 perempuan) yang dipilih melalui purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi tes esai untuk mengukur empat indikator pemahaman konsep (menyatakan ulang konsep, mengklasifikasikan objek, menerapkan konsep secara matematis, dan menyajikan konsep dalam representasi), wawancara semi-terstruktur kepada 3 siswa terpilih, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk memastikan validitas. Hasil penelitian menunjukkan variasi kemampuan siswa dalam tiga kategori: tinggi (9 siswa, dominan perempuan), sedang (8 siswa, dominan laki-laki), dan rendah (8 siswa). Siswa kategori tinggi mampu menyatakan ulang konsep mean, median, dan modus; mengklasifikasikan data berdasarkan tendensi sentral; menerapkan konsep kuartil secara matematis; serta menyajikan data dalam representasi runtut. Analisis mendalam pada siswa LA (skor tertinggi 19) mengonfirmasi pemenuhan indikator melalui jawaban mandiri. Hambatan utama meliputi kesulitan menyatakan ulang masalah, mengubah soal cerita ke model matematika, dan lemahnya penguasaan konsep dasar. Faktor yang mempengaruhi mencakup motivasi, gaya belajar, pengalaman belajar, serta variasi metode pembelajaran. This study aims to analyze the mathematical concept comprehension ability of eighth grade students of SMP Negeri 2 Sompak on basic statistics material, identify obstacles faced by students in solving word problems, and analyze factors that influence these abilities. This study used a descriptive qualitative approach with 25 students of class VIII C (11 boys, 15 girls) selected through purposive sampling. Data collection techniques included an essay test to measure four indicators of conceptual understanding (restating concepts, classifying objects, applying concepts mathematically, and presenting concepts in representations), semi-structured interviews with 3 selected students, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data presentation, and drawing conclusions, with triangulation of sources, techniques, and time to ensure validity. The results showed variations in student abilities in three categories: high (9 students, predominantly female), medium (8 students, predominantly male), and low (8 students). Students in the high category were able to restate the concepts of mean, median, and mode; classify data based on central tendency; apply the concept of quartiles mathematically; and present data in a sequential representation. In-depth analysis of LA students (highest score 19) confirmed the fulfillment of indicators through independent responses. Key obstacles included difficulty restating problems, converting word problems into mathematical models, and weak mastery of basic concepts. Influencing factors included motivation, learning style, learning experience, and variations in teaching methods.
Pelatihan Pemanfaatan Maple sebagai Media Pembelajaran Matematika dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Berbasis Deep Learning Tupulu, Nasri; Hermiati, Konstansia; Ericha, Fransiska; Berti, Fransiska; Selva, Riani
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.371

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan baru di bidang IPTEK dengan menggunakan aplikasi berbasis maple pada kurikulum merdeka belajar dengan pendekatan deep learning bagi guru matematika SMP Maniamas Ngabang mata pelajaran matematika. Kegiatan dilaksanakan secara offline atau tatap muka bagi guru matematika yang dihadiri sebanyak 22 guru dari 8 SMP yang berada di Kecamatan Ngabang. Metode yang terstruktur dan efektif dengan tahapan-tahapan dalam melaksanakan solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan penggunaan teknologi maple yaitu: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan para peserta dalam pelatihan dapat menggunakan aplikasi maple dengan baik dan respon yang positif terhadap penggunaannya pada pembelajaran matematika. Hasil evaluasi menunjukkan 90% peserta puas dengan pelatihan maple yang diadakan. Diharapkan kegiatan pengabdian ini terus berkelanjutan bagi guru-guru yang sudah mendapatkan pelatihan kepada guru-guru yang belum mendapatkan sehingga aplikasinya lebih bermanfaat dan dapat membantu guru mengatasi kesulitan siswa dalam belajar matematika.
Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Minat Belajar Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Aldriana Wiwil; Konstansia Hermiati
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 1 (2025): ARITMATIKA : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v6i1.319

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep siswa dalam menyelesaiakn soal cerita berdasarkan minat belajar pada materi sistem persamaan linear dua variabel (SPLDV). Tes, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi adalah instrumen yang digunakan dalam pendekatan penelitian kualitatif deskriptif ini. Mereduksi data, menyajikan data, dan membuat kesimpulan adalah semua metode yang digunakan dalam analisis data dalam penelitian ini. Triangulasi teknik dan waktu digunakan untuk menilai kebenaran data. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa siswa yang memiliki keinginan kuat untuk belajar cenderung memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep yang dibahas. Meskipun kadang-kadang terjadi kesalahan, mereka dapat merumuskan kembali konsep, mengatur item ke dalam kategori berdasarkan konsep, menggambarkan konsep secara visual, menerapkan konsep secara algoritmik, dan memahami konsep baik secara internal maupun eksternal. Siswa dengan minat belajar sedang memenuhi sebagian besar indikator, namun masih mengalami kesulitan dalam mengubah soal cerita menjadi simbol matematika. Pemahaman konsep mereka belum optimal dan membutuhkan pengembangan. Siswa dengan minat belajar rendah mengalami kesulitan hampir di semua aspek, terutama dalam memahami soal cerita dan menerapkan metode penyelesaian. Oleh karena itu, mereka memerlukan lebih banyak bimbingan dan latihan untuk meningkatkan pemahaman serta ketelitian dalam menyelesaikan soal matematika berbasis cerita.  
PENGARUH MEDIA LIDI TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA PADA OPERASI HITUNG DI KELAS III SD NEGERI 59 KM.2 NGABANG Agun Satrio Agun123; Konstansia Hermiati
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): ARITMATIKA : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v6i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media lidi terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi operasi hitung di Kelas III SD Negeri 59 KM.2 Ngabang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan eksperimen semu (quasi experimental). Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik deskriptif dan inferensial, seperti uji normalitas, linearitas, homogenitas, autokorelasi, dan regresi linear sederhana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 45,12 pada pretest menjadi 67,32 pada posttest. Uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji linearitas menunjukkan hubungan yang signifikan dan linier antara variabel. Uji homogenitas menunjukkan bahwa data memiliki varians yang homogen, dan uji autokorelasi menunjukkan tidak adanya autokorelasi dalam model regresi. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan nilai R sebesar 0,924 dan R Square sebesar 0,854, yang berarti 85,4% variasi hasil belajar siswa dapat dijelaskan oleh penggunaan media lidi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media lidi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa pada materi operasi hitung. Penggunaan media pembelajaran konkret seperti lidi terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep matematika secara lebih baik. Kata kunci: Media lidi, hasil belajar, operasi hitung, matematika, regresi linear sederhana.
PENGARUH GAYA BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA: PENGARUH GAYA BELAJAR DAN MINAT BELAJAR TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA andreas gunawan; Konstansia Hermiati
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): ARITMATIKA : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v6i2.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak gaya belajar dan minat terhadap keterampilan numerasi siswa di SMP Negeri 3 Sompak. Isu numerasi diprioritaskan karena hubungannya dengan penalaran logis dan keterampilan pemecahan masalah. Data observasi menunjukkan bahwa keterampilan numerasi siswa yang kurang dipengaruhi oleh adaptasi yang tidak memadai terhadap pendekatan pembelajaran dan minat belajar yang menurun. Penelitian ini menggunakan metodologi korelasional kuantitatif dengan populasi 170 siswa dan sampel 54 siswa dari dua kelas, yang diperoleh melalui teknik cluster random sampling di SMP Negeri 3 Sompak. Instrumen penelitian terdiri dari survei yang mengkaji gaya belajar dan minat, serta ujian yang mengevaluasi keterampilan numerasi siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda melalui SPSS versi 25.0, setelah memenuhi uji yang dipersyaratkan untuk normalitas, homogenitas, dan linearitas. Setelah itu, analisis regresi linier, uji-F, dan koefisien determinasi dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar dan minat secara signifikan memengaruhi kemampuan numerasi, sebagaimana ditunjukkan oleh nilai signifikansi. 0,000 < 0,05, menunjukkan bahwa 45,6% (R² = 0,456) perbedaan kemampuan numerasi dapat dikaitkan dengan gaya belajar dan motivasi belajar. Sisanya, 54,4%, dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar model penelitian ini. Kesimpulannya, menyesuaikan pendidikan dengan gaya belajar siswa dan meningkatkan keterlibatan dalam pembelajaran sangat penting untuk kemajuan keterampilan numerasi.
Hubungan Antara Motivasi Belajar dan Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Eksponen Kelas X SMA Swasta Maniamas Ngabang Julita Yopita Simamora Marigan Tua Simamora; Konstansia Hermiati
ARITMATIKA: Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 6 No. 2 (2025): ARITMATIKA : Jurnal Riset Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Tadris Matematika FTIK UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aritmatika.v6i2.349

Abstract

Hasil belajar matematika siswa pada materi eksponen di SMA Swasta Maniamas Ngabang menunjukkan capaian yang belum optimal. Motivasi belajar siswa diyakini sebagai salah satu faktor yang berperan dalam menentukan keberhasilan pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar matematika pada pokok bahasan eksponen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi berjumlah 151 siswa kelas X, dan sampel sebanyak 60 siswa dari kelas XA dan XB diambil melalui teknik cluster random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik korelasi Product Moment dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil uji menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas, linearitas, dan homogenitas. Koefisien korelasi yang diperoleh sebesar 0,305 lebih besar dari nilai pada taraf signifikansi 5% sebesar 0,254. Berdasarkan hasil tersebut, hipotesis alternatif diterima. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara motivasi belajar dan hasil belajar matematika siswa. Artinya, semakin tinggi motivasi yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula capaian hasil belajarnya. Kata Kunci: Motivasi Belajar, Hasil Belajar Matematika, Eksponen, Korelasi
Exploring Students' Visualization Skills concerning Learning Styles Konstansia Hermiati; Nasri Tupulu; Siti Suprihatiningsih
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.1970

Abstract

Abstrak Kemampuan visualisasi merupakan aspek krusial dalam memahami materi dimensi tiga. Tujuan penelitian ini yaitu menggambarkan kemampuan visualisasi siswa sekolah menengah atas dalam pembelajaran materi dimensi tiga berdasarkan gaya belajar. Subjek penelitian kualitatif ini dipilih dengan metode purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay berdasarkan indikator ketrampilan visualisasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, kategorisasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan visualisasi siswa berbeda berdasarkan gaya belajar. Siswa dengan gaya belajar visual menunjukkan kemampuan visualisasi yang sangat baik yaitu menyelesaian masalah, pencarian pola, pengonsepan, pengimajinasian, dan memvisualkan. Siswa dengan gaya belajar auditori menyelesaikan masalah, pencarian pola, dan memvisualkan, namun belum optimal dalam pengimajinasian dan pengonsepan. Siswa dengan gaya belajar kinestetik menyelesaian masalah dan pencarian pola, sedangkan mengimajinasikan hanya tercapai sebagian, dan pengonsepan serta memvisualkan belum terpenuhi secara memadai. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan erat antara gaya belajar dan pencapaian kemampuan visualisasi dalam memahami materi dimensi tiga. Abstract Visualization ability is a crucial aspect in understanding three-dimensional material. The purpose of this study is to describe the visualization ability of high school students in learning three-dimensional material based on learning styles. The subjects of this qualitative study were selected using the purposive sampling method. The data collection technique used an essay test based on visualization skill indicators. Data analysis techniques include data collection, data categorization, data presentation and drawing conclusions. The results of the study showed that students' visualization abilities differed based on learning styles. Students with a visual learning style showed very good visualization abilities, namely solving problems, finding patterns, conceptualizing, imagining, and visualizing. Students with an auditory learning style solved problems, finding patterns, and visualizing, but were not optimal in imagining and conceptualizing. Students with a kinesthetic learning style solved problems and searching for patterns, while imagining was only partially achieved, and conceptualizing and visualizing had not been adequately fulfilled. These findings indicate a close relationship between learning styles and the achievement of visualization abilities in understanding three-dimensional material.