Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Metode At-Taisir Dalam Meningkatkan Kemampuan Menghafal Surat Al- Bayyinah Pada Anak Di Tkq Al-Quds Pandeglang Nurmayadewi, Nina; Haerani, Elis
JURNAL BUNGA RAMPAI USIA EMAS Vol 9, No 2: Oktober 2023 Special Edition
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jbrue.v9i2.52597

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan proses dan hasil pembelajaran melalui penerapan metode at-taisir dalam menghafal Al-Qur’an pada anak usia 5-6 tahun di TKQ Al.Quds Menes Pandeglang Tahun Ajaran 2021-2022. Subjek penelitian ini berjumlah 13 anak. Metode penelitian tindakan kelas, dengan cara observasi, dan studi dokumentasi. Berdasarkan data yang telah diperoleh, peneliti menganalisis data tersebut dengan menggunakan analisis deskriptif yang mendeskripsikan hasil temuan di lapangan terkait perencanaan, pelaksanaan pembelajaran menghafal Al- Qur’an. Analisis data kuantitatif dengan statistik deskriptip yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari pra tindakan, siklus pertama dan siklus kedua. Hasil penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kemampuan menghafal surat Al-Bayyinah dengan menggunakan metode At-Taisir dapat dibuktikan dengan rata-rata tingkat capaian perkembangan pada pra tindakan sebesar 39, mengalami peningkatan pada siklus pertama menjadi 73,5 dan siklus kedua 95
Pengaruh Metode Mendongeng terhadap Kecerdasan Linguistik Anak Usia 4-6 Tahun di Raudhatul Athfal (Ra) Se Kecamatan Cimanuk Elis Haerani; Maliah, Elma Wizarotul
Metakognisi Vol 6 No 2 (2024): Metakognisi
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Babunnajah Pandeglang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57121/meta.v6i2.261

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menentukan bagaimana dongeng memengaruhi kecerdasan linguistik anak-anak di Raudhatul Athfal (RA) di Kecamatan Cimanuk pada tahun ajaran 2024. Penelitian kuantitatif ini mengumpulkan 240 sampel dari wali murid Raudhatul Athfal (RA) di kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. 142 sampel dikumpulkan menggunakan metode pengambilan sampel proporsional stratified random dengan taraf 5%. Data dikumpulkan melalui observasi, instruksi, dan kuesioner. Uji validitas dilakukan dengan menggunakan korelasi moment produk dan uji reliabilitas dilakukan dengan alpha cronbach. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji prasyarat analisis, yang mencakup uji normalitas dan linieritas. Dengan 142 sampel yang digunakan sesuai dengan persamaan regresi sederhana, ditemukan bahwa Ry lebih besar dari R Tabel (0,862 lebih besar dari 0,176), dan ada hubungan kekuatan dan persentase yang sangat kuat. Nilai f hitung dari tabel ditemukan 405.727 > 3,91 melalui uji signifikansi. Di raudhatul athfal di kecamatan cimanuk kabupaten pandeglang, nilai t hitung dan t tabel 20.143 lebih besar dari 1,645, yang menunjukkan bahwa metode mendongeng memengaruhi kecerdasan linguistik anak-anak berusia 4 hingga 6 tahun. Oleh karena itu, H0 ditolak dan Ha diterima, dan koefisien determinasi (R persegi) adalah 0,743. Ini menunjukkan bahwa ada 74,3% pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat sebesar 74,3%
Penerapan 3M (Mewarnai, Menggunting, dan Menempel) Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini RA Al- Muminun Lebak Erma Noor Wahyuningsih; Indah Istikhomah; Bismi Nuraeni Putri; Enci Zarkasih; Elis Haerani
Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2025): KHIRANI: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Institut Nalanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47861/khirani.v3i1.1596

Abstract

Child development is a process of change in which children learn to master higher levels of aspects of movement, thinking, feeling and interaction, both with others and with objects in their environment. 3M activities become an effective medium for children's fine motor skills because they can learn various values such as creativity, thoroughness, honesty, patience, harmony, and responsibility. This study aims to analyze the effectiveness of the application of 3M to fine motor skills in early childhood at RA Al-Muminun Wanasalam Lebak. This study uses a descriptive qualitative research approach. The main informants in this study were 2 teachers and 1 school principal as supporting informants at RA Al-Muminun Wanasalam Lebak. The results of the study show that the use of the 3M activity application method is proven effective in improving the fine motor skills of early childhood. However, the success of the 3M application depends heavily on several factors, such as the selection of colors, tools, and materials that are appropriate to the child's age and development, the ability of 3M activities during the activity, and the follow-up after the 3M activity. In addition, this study also highlights the importance of the role of parents in supporting children's fine motor skills at home.
Meningkatkan Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia 5–6 Tahun melalui Metode Bermain Peran di PAUD Al-Lesha, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang Sofyan, Yayan; Ojah, Neng; Haerani, Elis
Ibtida'i Vol 10 No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji peningkatan perkembangan sosial-emosional pada anak usia 5–6 tahun melalui penerapan metode bermain peran di PAUD Al-Lesha, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Subjek penelitian terdiri dari delapan anak dalam rentang usia 5–6 tahun. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi langsung, wawancara mendalam, serta dokumentasi sebagai instrumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam perkembangan sosial-emosional anak setelah penerapan metode bermain peran. Pada tahap pra-siklus, rata-rata Tingkat Capaian Perkembangan (TCP) anak berada pada angka 5,5%. Nilai ini meningkat menjadi 33,1% pada siklus pertama dan mencapai 45,6% pada siklus kedua. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode bermain peran efektif dalam menstimulasi keterampilan sosial-emosional anak, termasuk kemampuan berempati, bekerja sama, dan berkomunikasi secara positif.
Peningkatan Keterampilan Komunikasi Guru Bagi Tumbuh Kembang Anak Pada “TPA Jasmine Kiddy Care” Wiyati, Eni Kardi; Sukarni, Nurul Fadzar; Haerani, Elis
Jurnal Pustaka Dianmas Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/dianmas.v5i1.5847

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran penting dalam perkembangan anak, baik bagi tumbuh kembang dan pendidikan sosial.  Adanya perkembangan jaman, menjadi tantangan bagi orang tua (yang bekerja di luar rumah), untuk dapat memberikan proses pengajaran yang tepat baik anak.  Upaya yang dilakukan oleh orang tua adalah dengan menitipkan anak pada Tempat Penitipan Anak. Peran guru menjadi penting dalam proses pengajaran, tidak hanya memberikan pendidikan tapi mengenalkan lingkungan sosial, sehingga anak dapat tumbuh kembang secara mandiri  Untuk itu perlu dilakukan kegiatan pelatihan komunikasi bagi guru agar dapat meningkatkan keterampilan agar memberikan “kata sesuai konteks selama proses pembelajaran. Kegiatan pelatihan dilakukan kepada Guru TPA Jasmine Kiddy Care dengan metode ceramah (penyampaian materi) dan diskusi/tanya jawab. Hasil kegiatan bahwa guru menilai adanya kesesuaian materi yang digunakan dalam menerapkan proses pengajaran.  Selain dapat meningkatkan keterampilan dalam hal komunikasi juga menjadi proses pembelajaran tersendiri sehingga dapat menerapkan dan menggunakan komunikasi yang tepat bagi peningkatan tumbuh kembang anak, terutama dengan menggunakan komunikasi dua arah.  Bentuk komunikasi efektif dalam proses pengajaran di antaranya; mendengarkan dengan aktif seperti guru harus menjadi pendengar yang baik, tidak memotong pembicaraan anak, dan berusaha memahami apa yang ingin disampaikan.
Improving Children's Fine Motor Skills Through Collage Activities At TK B Cahaya Qur'an Pagelaran Sub-District Hasanah, Nida; Sulasiah, Siti; Umamah, Siti; Maulida, Alwanah; Halimatussaadiah, Siti; Alfiana, Fikri; Haerani, Elis
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2337

Abstract

This research aims to improvethe fine motor skills of early childhood through fun and creative collage activities. Fine motor skills are skills thatinvolve the coordination of small muscles in the hands and fingers, which play an important rolein daily activities such as writing, drawing, and cutting.Collage activities are believed to be an effective means of developinghand-eye coordination and training children's accuracy, patience, and independence.This study used a classroom action research (CAR) approach, whichwas carried out in two cycles with four stages, namely planning,implementation, observation, and reflection. The research subjects were 15 children in group Bat Cahaya Qur'an Kindergarten in Pagelaran Subdistrict, consisting of 15 children. Data were collected throughobservation, documentation, and interviews, then analyzed descriptivelyqualitatively to determine the improvement in children's fine motor skills afterbeing given collage activities. The results showed thatcollage activities were able to significantly improve children's fine motor skills. Children became more skilled in using tools such as scissorsand glue, more coordinated in moving their hands and fingers, andproduced neater and more creative work. In addition, this activityalso improved the children's concentration, cooperation, and self-confidence during thelearning process. Thus, collage activities can be used as aneffective and enjoyable learning alternative in developingthe fine motor skills of early childhood in PAUD institutions.
Penerapan Pembelajaran Berbasis Alam dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan di PAUD Nurul Insan Kecamatan Labuan Kabupaten Pandeglang Meisaroh; Yuningsih, Nining; Warnita, Suminih; Rohmah, Siti; Isnaeni, Neni; Fauziah, Tilmidah; Haerani, Elis
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2026): January
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/paud.v3i2.2338

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang diterapkan oleh guru dalam mengembangkan kecerdasan emosional anak-anak melalui aktivitas bermain berkelompok di Pusat Pendidikan Anak Usia Dini Nurul Insan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi yang efektif, termasuk modeling, penguatan positif, dan pembentukan kebiasaan perilaku sosial yang baik, dikombinasikan dengan aktivitas bermain kelompok seperti peran-peran, permainan konstruktif, dan permainan tradisional. Aktivitas-aktivitas ini membantu anak-anak mengendalikan diri, meningkatkan empati, membangun motivasi, dan memperkuat keterampilan sosial. Peran guru sebagai fasilitator aktif memberikan arahan, dukungan emosional, dan penguatan positif, sehingga anak-anak merasa aman dan termotivasi untuk mengekspresikan diri. Temuan ini menegaskan bahwa sinergi antara strategi guru dan aktivitas bermain berkelompok merupakan cara efektif untuk mengembangkan kecerdasan emosional pada masa kanak-kanak, yang menjadi landasan penting bagi perkembangan sosial dan emosional mereka di masa depan.
TRADITIONAL AND MODERN MUSLIM EDUCATION IN THE CENTER AND PERIPHERY: ONGOING CHALLENGES Moch Faisal; Wasehudin; Erdi Rudjikartawi; Agus Gunawan; Elis Haerani
Cakrawala Pedagogik Vol. 9 No. 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.866

Abstract

Traditional and modern Muslim education in the core and periphery: enduring challenges. This study aims to identify the interaction between traditional and modern education in the context of Muslim education, exploring the challenges faced by Muslim education in marginalized areas in achieving access to quality education. It analyzes the role of government and educational institutions in addressing the gap between traditional and modern education, and explores best practices from countries with large Muslim populations for adaptation to local contexts. The study examines case studies, and document analysis from various sources. The study discusses various challenges faced by Muslim education, both at the traditional and modern levels. Integration of both educational approaches, development of relevant curricula, improvement of teacher quality, and support from the government and community are proposed solutions to address these challenges. Through these efforts, it is hoped that Muslim education can produce a generation of quality and able to compete globally.
The Impact of Interpersonal Communication and Organizational Climate on Early Childhood Education Teacher Performance: A Path Analysis in Pandeglang Regency Moch Faisal; Elis Haerani; Herni Srirahayu; Devi Fatwanti; Zakaria Syafei; Rijal Firdaos; Eka Sri Mulyani
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 02 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1646

Abstract

This study aims to comprehensively analyze and describe the impact of interpersonal communication and organizational climate on the performance of Early Childhood Education (PAUD) teachers in the Pandeglang region. This study departs from the urgency of understanding how interactions between educators and perceptions of the work environment can influence professionalism and work effectiveness. By adopting a causal associative quantitative research design, this study uses path analysis techniques to examine the relationship between variables. The study population involved 102 PAUD teacher respondents selected through cluster random sampling techniques. All data collected using survey instruments were analyzed and analyzed in depth using the Analysis of Moment Structural (AMOS) program version 21. The results show that there is a direct and significant influence of interpersonal communication on organizational climate, as well as a positive influence of organizational climate on the performance of PAUD teachers in the Pandeglang region. Empirical findings confirm that organizational climate plays a major role in achieving performance, with a correlation coefficient of 0.612 and a path coefficient of 0.442. This indicates that the synergy between open interpersonal communication and a conducive organizational climate is a fundamental prerequisite for improving educator professionalism. Managerial transformation based on strengthening the work climate has been proven to create a more productive and competitive educational environment.