Ely Mufidah
UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Sistem Full Day School Sebagai Upaya Peningkatan Mutu Pembelajaran Nur Afifah; Ely Mufidah
Indonesian Journal of Islamic Elementary Education Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Study Program, Faculty of Education and Teacher Training, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.349 KB) | DOI: 10.28918/ijiee.v2i2.6266

Abstract

Full day school adalah proses sekolah sepanjang hari atau proses belajar mengajar yang diberlakukan dari pagi hingga sore hari. Mutu pembelajaran di sekolah merefleksikan keberhasilan sekolah dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem full day school sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran di SD Islam Terpadu Gondang. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi. Wawancara digunakan untuk menggali secara mendalam data tentang proses kegiatan pembelajaran di SDIT Gondang. Observasi digunakan sebagai penguat data. Dokumentasi digunakan sebagai data pendukung terkait profil sekolah. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan guru kelas. Metode analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis model Miles dan Hubermen. Subjek penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bagian kurikulum dan guru kelas. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan full day school untuk meningkatkan mutu pembelajaran di SDIT Gondang dilakukan dengan perencanaan pendidikan yang baik, inovasi kurikulum, program-program unggulan, pembiasaan hal-hal baik dan juga ekstrakurikuler. Perencanaan pendidikan diwujudkan dalam bentuk visi, misi, dan tujuan sekolah. Inovasi kurikulum yang digunakan adalah integrasi antara kurikulum yang dikembangkan oleh kemdikbud, kemenag, dan yayasan. Program-program unggulan yang dilaksanakan berupa pemberian kuis sebelum jam pelajaran, kegiatan TPQ/BTQ, tahsin, dan tahfidz, serta tambahan jam belajar. Selanjutnya terdapat kegiatan ekstrakurikuler antara lain: seni musik, seni tari, seni lukis, seni teater, MTQ (musabaqoh tilawatil Qur’an), olahraga, taekwondo, drumband dan duror yang dapat digunakan sebagai sarana pengembangan bakat dan minat siswa.
Analisis Islamofobia Terhadap Integrasi Muslim Di Negara Minoritas Islam Rini Ramadhani; Kharisatun Nafila; Aulia Maharani; Anisa Dwi Amalia; Ely Mufidah
Millatuna: Jurnal Studi Islam Vol. 2 No. 01 (2025): Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam, Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/mjsi.v2i01.8225

Abstract

Islamofobia telah menjadi salah satu tantangan utama bagi komunitas Muslim yang tinggal di negara-negara dengan mayoritas non-Muslim. Penelitian ini menganalisis dampak islamofobia terhadap proses integrasi Muslim di negara-negara tersebut, khususnya dalam bidang sosial, ekonomi, politik, pendidikan, dan praktik keagamaan. Metode penelitian menggunakan studi literatur dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku yang terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa islamofobia memicu diskriminasi, marginalisasi, dan pembatasan terhadap hak-hak Muslim, terutama di negara-negara Barat. Dampaknya meluas, mencakup penghambatan pembangunan masjid, pembatasan simbol keagamaan, hingga ketidakadilan di sektor ekonomi dan politik. Sebagai langkah mitigasi, pendekatan moderasi Islam, dialog lintas agama, dan kampanye kesadaran publik dapat membantu mengurangi stereotip negatif terhadap Islam dan mendorong integrasi yang harmonis di masyarakat multikultural.