p-Index From 2021 - 2026
5.428
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Politico: Jurnal Ilmu Politik Insignia: Journal of International Relations Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL Jurnal Jendela Hukum Global Strategis Indonesian Perspective Dauliyah Journal of Islamic and International Affairs Journal of Islamic World and Politics Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Jurnal BALIRESO Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora TRANSBORDERS: International Relations Journal Andalas Journal of International Studies International Journal of Community Service Learning Adimas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat SANGKEP: Jurnal Kajian Sosial Keagamaan Gorontalo Law Review Sospol : Jurnal Sosial Politik Reformasi : Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurnal Inovasi Ilmu Sosial dan Politik Indonesian Journal of International Relations Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal Studi Sosial dan Politik Resolusi: Jurnal Sosial Politik Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial Jurnal Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat Jurnal Politica Dinamika Masalah Politik Dalam Negeri dan Hubungan Internasional Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Malikussaleh (JSPM) Hasanuddin Journal of International Affairs Journal of Social and Policy Issues Indonesian Journal of Peace and Security Studies Interdisciplinary Journal on Law, Social Sciences and Humanities Intermestic: Journal of International Studies Indonesian Perspective Global: Jurnal Politik Internasional J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO: Asia Tenggara Dan Dinamika Hubungan Internasional Multidimensional Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat (IJPM) Jurnal Pengabdian Barelang Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Global Strategis

Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang Najamuddin Khairur Rijal
Global Strategis Vol. 11 No. 1 (2017): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.642 KB) | DOI: 10.20473/jgs.11.1.2017.1-14

Abstract

Pink globalization merujuk pada istilah untuk menggambarkan popularitas internasional Hello Kitty melalui penyebaran berbagai jenis produk berlabel Hello Kitty yang kawaii dari Jepang sebagai bagian dari dunia industri. Popularitas Hello Kitty tersebut merupakan soft-power yang memberikan kekuatan nasional tersendiri Jepang. Jepang kemudian menjadikan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy sebagai upaya meningkatkan citra pariwisata dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Tulisan ini mengkaji mengenai bagaimana Jepang menggunakan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy dan bagaimana produk budaya pop Jepang berupa manga dan anime dapat menjadi kekuatan nasional. Tulisan ini berpendapat bahwa penggunaan Hello Kitty secara khusus, dan berbagai produk budaya pop berupa manga dan anime secara umum, mampu meningkatkan citra pariwisata Jepang dan membangun citra positif tentang Jepang serta memberikan keuntungan ekonomi bagi Jepang yang ditandai dengan lahirnya istilah Cool Japan dan Gross National Cool.
30 Respons Pemerintah Lokal terhadap Ancaman Terorisme Global: Kasus ISIS di Kota Malang Najamuddin Khairur Rijal
Global Strategis Vol. 10 No. 1 (2016): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.577 KB) | DOI: 10.20473/jgs.10.1.2016.30-54

Abstract

Tulisan ini mengkaji mengenai bagaimana pemerintah lokal, dalam hal ini Pemerintah Kota Malang, merespons ancaman terorisme global Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Hasil penelitian lapangan ini menemukan bahwa dalam merespons ancaman ISIS, Pemkot Malang mengintegrasikan pendekatan persuasif dan represif. Pendekatan persuasif dilakukan dengan berbagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Adapun pendekatan represif dengan melakukan penangkapan terhadap anggota ISIS yang telah terbukti melakukan tindak pidana berupa makar. Selanjutnya, dalam merespons ISIS, aktor publik di berbagai level dan aktor privat saling sinergis yang menunjukkan implementasi dari model hybrid security governance. Hybrid security governance tersebut sejalan dengan konsepsi local governance bahwa ancaman ISIS tidak dapat diselesaikan sendiri oleh pemerintah (aktor publik) sehingga membutuhkan keterlibatan aktor privat. Selain itu, respons tersebut sejalan dengan sikap pemerintah di level lebih tinggi yang menunjukkan the whole-of-government approach dan comprehensive approach dalam merespons ISIS sebagai ancaman bagi perdamaian dan keamanan dunia.
Smart Maritime Diplomacy: Diplomasi Maritim Indonesia Menuju Poros Maritim Dunia Najamuddin Khairur Rijal
Global Strategis Vol. 13 No. 1 (2019): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.25 KB) | DOI: 10.20473/jgs.13.1.2019.63-78

Abstract

This article examines the efforts of Indonesia's maritime diplomacy, especially in Southeast Asia and ASEAN to realize the World Maritime Axis (WMA) vision. WMA is the “jargon” of the Joko Widodo government to realize Indonesia’s ideals as an advanced, independent, and strong maritime state, and has positive contribution to the world. Through a descriptive-qualitative research approach, to answer the efforts of Indonesian maritime diplomacy, the primary data was collected through a review of the annual reports of the Ministry of Foreign Affairs and the Ministry of Maritime Affairs and Fisheries. The secondary data is obtained through various literature related to WMA and Indonesian maritime diplomacy in Southeast Asia and ASEAN. By using Christian Le Miere's conceptualization of maritime diplomacy, this article shows that Indonesia’s maritime diplomacy efforts integrate the soft approach through cooperation and persuasive efforts with a hard approach through coercive action. By the author, this efforts is referred as Smart Maritime Diplomacy.
Public Awareness Campaigns Model of Global Civil Society at the Local Level: Case of Earth Hour Malang Najamuddin Khairur Rijal; Radityo Widiatmojo
Global Strategis Vol. 15 No. 2 (2021): Global Strategis
Publisher : Departemen Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unair

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jgs.15.2.2021.287-320

Abstract

The purpose of this research is to elaborate the model of public awareness campaigns conducted by global civil society actors at the local level, with studies of Earth Hour Malang. Earth Hour Malang’s public awareness campaigns are related to efforts to fight for environmental issues to gain attention with the society and stakeholders. This research used the global civil society framework, specifically the public awareness campaigns (PAC), conducted through interviews and documentation studies on Earth Hour Malang Social media. Social media data is analyzed using the NCapture feature in the NVivo 12 Plus. The results showed that Earth Hour Malang integrates offline and online approaches through various instruments in conducting campaigns. The goal is to raise public, business, and government awareness of environmental issues, encourage changes in green lifestyle-oriented behavior, changes in business activity and orientation, and pro-environmental policy changes.Keywords: Earth Hour, environmental issues, global civil society, public awareness campaignsTujuan penelitian ini adalah mengelaborasi model kampanye kesadaran publik yang dilakukan oleh aktor global civil society di level lokal, dengan studi pada Earth Hour Malang. Kampanye kesadaran publik yang dilakukan Earth Hour Malang berkaitan dengan usaha memperjuangkan isu lingkungan agar dapat memperoleh perhatian bersama masyarakat dan pemangku kepentingan. Dengan menggunakan konsep global civil society dan public awareness campaigns, penelitian dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi pada media sosial Earth Hour Malang. Data media sosial dianalisis menggunakan fitur NCapture pada aplikasi NVivo 12 Plus. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa Earth Hour Malang mengintegrasikan pendekatan luring dan daring melalui beragam instrumen dalam melakukan kampanye. Tujuannya adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat, sektor bisnis, dan pemerintah terhadap isu dan persoalan lingkungan sehingga mendorong perubahan perilaku masyarakat berorientasi gaya hidup hijau, perubahan aktivitas dan orientasi bisnis, serta perubahan kebijakan yang pro-lingkungan.Kata-kata Kunci: Earth Hour, global civil society, isu lingkungan, kampanye kesadaran publik