Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Ibu Hamil dengan Anemia di Puskesmas Kuala Kampar Catur Yulinawati; Siska Pratiwi; Huzaima Huzaima; Rofiqo Larasati; Tengku Rina Roziana
Jurnal Promotif Preventif Vol 6 No 3 (2023): Juni 2023: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v6i3.874

Abstract

Anemia merupakan salah satu penyebab dari kematian ibu. Anemia dalam kehamilan adalah suatu kondisi dimana kadar haemoglobin ibu hamil dibawah 11gr/dl. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Kuala Kampar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Pre Eksperiment dengan menggunakan desain penelitian one group pretest-posttest design yaitu suatu penelitian yang dilakukan dengan satu kelompok intervensi yang diberikan sari kacang hijau, kemudian dilakukan observasi sebelum dan sesudah diberikan sari kacang hijau. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang. Berdasarkan uji paired sample T-test p value yaitu 0,000 < 0,05 yang artinya adanya pengaruh pemberian sari kacang hijau selama 7 hari terhadap peningkatan kadar hemoglobin ibu hamil sekitar 1,222gr/dl. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa nilai rata-rata (mean) hemoglobin sebelum diberikan sari kacang hijau yaitu 9.978 dan nilai rata-rata (mean) hemoglobin sesudah diberikan sari kacang hijau yaitu 10.561 dengan selisih mean pretest dan postets yaitu 0,583 sehingga terlihat perbedaan hemoglobin sebelum dan sesudah diberikan sari kacang hijau.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Selvia, Anisya; Philip, Rofiqo Larasati; Radulima, Larince
Jurnal Bidan Komunitas Vol 7, No 1 (2024): EDISI JANUARI
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jbk.v7i1.5897

Abstract

Pendahuluan: Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menjelaskan keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini sebanyak 47,4 persen pada tahun 2021 dan 58,1 persen pada 2022. Cakupan ASI ekslusif Indonesia pada 2022 tercatat hanya 67,96%, turun dari 69,7% pada tahun 2021.Tatalaksana manajemen laktasi dan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) yang optimal dan maksimal sangat mendukung tercapainya Air Susu Ibu (ASI) ekslusif. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di Tempat Praktik Mandiri Bidan “J” Kota Batam. Metode Penelitian kualitatif dengan desain deskriptif observatif  dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini adalah 7 Bayi yang lahir di bulan Juli.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan cara observasi kemudian dijelaskan secara sistematis dalam bentuk argumentasi yang objektif dan tidak dipengaruhi oleh pendapat peneliti sendiri. Analisa data pada penelitian ini mengadopsi model Miles dan Huberman meliputi Kodifikasi data, Penyajian data dan Verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 7 responden yang melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini terdapat 5 (71,42%) responden yang berhasil sedangkan 2 (28,58%) diantaranya gagal melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini, hal ini disebabkan karena terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini di antaranya keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa keadaan bayi, keadaan ibu, kolostrum dan puting susu merupakan faktor yang berperan penting dalam keberhasilan Inisiasi Menyusui Dini.
The Influence of Oketani Massage on Increasing Breast Milk Production in Post Partum Women in The Working Area of The Tanjung Uncang Community Health Center Putri, Mona Rahayu; Philip, Rofiqo Larasati; Amru, Desi Ernita; Radulima, Larince
Nusantara Science and Technology Proceedings The 1st International Conference of Health Institut Kesehatan Mitra Bunda 2024
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2024.4314

Abstract

Breast milk is a mixture of fat within a solution of protein, lactose, and inorganic salts produced by the mother's mammary glands post-delivery as nourishment for the baby. According to the scientific perspective, exclusive breastfeeding helps prevent infant mortality, decrease the incidence of illness, boost immunity, lower allergy risks, promote growth and development, enhance cognitive skills, and offer emotional bonding. Breastfeeding is regularly ruined by different issues experienced by the mother, such as deficient breast drain generation, breast boil, mastitis, breast engorgement, areola issues, and blocked drain channels. The Effect of Oke Tani Massage on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Women in the Tanjung Uncang Community Health Center. This type of research is Quasi-Experimental Research with a Pretest post-test nonequivalent Control Group Design, namely by comparing breast milk production in 12 postpartum mothers in the experimental group and 12 postpartum mothers in the control group. In the experimental group, oke tani massage treatment will be given. The results of the independent sample T-test statistical test show a Sig value. (2-tailed) 0.001 < 0.05 means that there is an influence of Oke Tani Massage on increasing breast milk in postpartum mothers in the Tanjung Uncang Community Health Center working area, Batam City. The recommendations from this study offer a safe and effective option for boosting breast milk supply in postpartum mothers and can be explored by anyone.
The Influence of Oketani Massage on Increasing Breast Milk Production in Post Partum Women in The Working Area of The Tanjung Uncang Community Health Center Mona Rahayu Putri; Rofiqo Larasati Philip; Desi Ernita Amru; Larince Radulima
Nusantara Science and Technology Proceedings The 1st International Conference of Health Institut Kesehatan Mitra Bunda 2024
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/nstp.2024.4314

Abstract

Breast milk is a mixture of fat within a solution of protein, lactose, and inorganic salts produced by the mother's mammary glands post-delivery as nourishment for the baby. According to the scientific perspective, exclusive breastfeeding helps prevent infant mortality, decrease the incidence of illness, boost immunity, lower allergy risks, promote growth and development, enhance cognitive skills, and offer emotional bonding. Breastfeeding is regularly ruined by different issues experienced by the mother, such as deficient breast drain generation, breast boil, mastitis, breast engorgement, areola issues, and blocked drain channels. The Effect of Oke Tani Massage on Increasing Breast Milk Production in Postpartum Women in the Tanjung Uncang Community Health Center. This type of research is Quasi-Experimental Research with a Pretest post-test nonequivalent Control Group Design, namely by comparing breast milk production in 12 postpartum mothers in the experimental group and 12 postpartum mothers in the control group. In the experimental group, oke tani massage treatment will be given. The results of the independent sample T-test statistical test show a Sig value. (2-tailed) 0.001 < 0.05 means that there is an influence of Oke Tani Massage on increasing breast milk in postpartum mothers in the Tanjung Uncang Community Health Center working area, Batam City. The recommendations from this study offer a safe and effective option for boosting breast milk supply in postpartum mothers and can be explored by anyone.
Hubungan Pelayanan Kesehatan dan Jenis Metode Kontrasepsi dengan Kepuasan Akseptor KB di Kelurahan Rempang Cate Wilayah Kerja Puskesmas Rempang Cate Nahrul Heza Nanda; Nelli Roza; Rofiqo Larasati Philip
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 4 No. 3 (2025): Desember : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v4i3.6990

Abstract

Background: The government has implemented a program to increase the use of Long-Term Contraceptive Methods (LTCM) with a national target of 28% in 2024; however, the current achievement is only 23.5%. Batam City is one of the government’s priority areas to increase contraceptive use, but several factors, such as satisfaction levels and health service quality, are still considered low. Objective: This study aims to analyze the relationship between health services and types of contraceptive methods with the satisfaction level of family planning acceptors in Rempang Cate Sub-district, Batam City. Methods: This quantitative research used an analytical observational design with a cross-sectional approach. The population consisted of fertile couples (PUS) in Rempang Cate Village. A total of 34 respondents were selected using purposive sampling techniques. Data were collected through observation sheets and questionnaires and analyzed using the Chi-square test. Results: The findings show that among 17 acceptors with poor health services, only 1 (5.9%) was satisfied, while among those with good health services, 16 were satisfied, and 1 (5.9%) was dissatisfied. Statistical analysis using SPSS showed a p-value = 0.000 (p < 0.05), indicating a significant relationship between health services and family planning acceptor satisfaction. Conclusion: There is a significant relationship between health service quality and the satisfaction of family planning acceptors, but no significant relationship was found between the type of contraceptive method and satisfaction.
PENGARUH PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA Roza, Nelli; Huzaima, Huzaima; Yulinawati, Catur; Philip, Rofiqo Larasati
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35698

Abstract

Abstrak: Stunting adalah kondisi tubuh pendek dan sangat pendek yang melebihi defisit -2 SD di bawah median panjang atau tinggi badan. Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat karena berhubungan dengan peningkatan risiko morbiditas dan mortalitas, keterlambatan perkembangan motorik, dan pertumbuhan mental terhambat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pemberian ASI eksklusif dan frekuensi kunjungan antenatal care dengan kejadian stunting serta diketahuinya faktor dominan penyebab stunting pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan Kasus Kontrol dan melibatkan 23 orang ibu yang balitanya terdiagnosis stunting sebagai responden (kasus) dan 23 orang ibu yang balitanya tidak terdiagnosis stunting (sebagai kontrol). Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja puskesmas Kota Batam. Pengolahan dan analisis data menggunakan uji chi square (bivariat) dan regresi logistik ganda (multivariat). Hasil analisis menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dan frekuensi kunjungan antenatal care dengan kejadian stunting. Hasil analisis multivariat menunjukkan variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting adalah variabel Frekuensi Kunjungan Antenatal Care. Pemerintah, jika ingin menurunkan prevalensi stunting di Desa Sadai, wilayah kerja Puskesmas Sungai Panas, perlu meningkatkan edukasi kepada masyarakat, terutama ibu hamil, tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan yang berkualitas dan teratur sesuai aturan.Abstract: Stunting is a short and very short body condition that exceeds a -2 SD deficit below the median length or height. Stunting is a public health problem because it is associated with an increased risk of morbidity and mortality, delayed motor development, and stunted mental growth. The purpose of this research isthe relationship between exclusive breastfeeding and the frequency of antenatal care visits with the incidence of stunting is known and the dominant factor that causes stunting in toddlers is known. This study was a quantitative study with a Case Control design and involved 23 mothers whose toddlers were diagnosed with stunting as respondents (cases) and 23 mothers whose toddlers were not diagnosed with stunting (as controls). This research was conducted in the Sadai sub-district, the working area of the Sungai Panas Public Health Center in Batam.Data processing and analysis chi square test (bivariate) and multiple logistic regression (multivariate). The results of the analysis using the chi square test showed that there was a significant relationship between exclusive breastfeeding and the frequency of antenatal care visits with the incidence of stunting. The results of the multivariate analysis show variablesthe dominant influence on the incidence of stunting is the variable Frequency of Antenatal Care visits. The government, if it wants to reduce the prevalence of stunting in Sadai village, the working area of the Sungai Panas Health Center, should increase education to the public, especially pregnant women, about the importance of regular quality pregnancy checks according to the rules.
Asuhan Kebidanan Berkesinambungan pada Ny. Y di Praktik Mandiri Bidan Mariana Munthe Kota Batam: Continuity of Midwifery Care for Mrs. Y at Mariana Munthe Independent Midwifery Practice, Batam City Nurhayati; Rofiqo Larasati Phillip
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10424

Abstract

Tujuan dari Asuhan Kebidanan Berkesinambungan yaitu agar dapat melakukan asuhan kebidanan yang komprehensif terhadap ibu hamil mulai dari masa kehamilan sampai dengan KB sesuai standart asuhan menggunakan pendokumentasian SOAP melalui pendekatan managemen kebidanan. Hasil dalam pelaksanaan asuhan secara berkesinambungan dari masa kehamilan sampai dengan masa KB terhadap Ny. Y G1P0A0 usia 25 tahun mulai dari usia kehamilan 35 minggu yang dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 2025 sampai dengan 23 Mei 2025. Pada kunjungan kehamilan didapatkan keluhan pada ibu yaitu ibu merasa lelah setiap pulang kerja, kaki kram dan ngilu, dan perut tegang dengan keadaan umum ibu baik. Pada Kunjungan Neonatus tidak ada keluhan dan masalah pada bayi. Pada masa nifas Ny. N dilakukan 4 kali dalam kunjungan pertama ibu merasakan perut masih nyeri,ASI sudah keluar namun masih sedikit, pada kunjungan kedua ibu mengalami gangguan pola tidur yang tidak teratur dan ASI belum lancar, pada kunjungan ketiga ibu ASI sudah lancar dan ibu meminta bidan menjelaskan macammacam alat kontrasepsi dan pada kunjungan berikutnya ibu sudah tidak mengalami keluhan dan meminta bidan menjelaskan ulang kontrasepsi hormonal. TTV dan TFU ibu dalam batas normal, rasa nyeri sudah teratasi dan ASI Eksklusif tetap berjalan. Bayi sehat tidak ada komplikasi apapun dan tetap mendapatkan ASI Eksklusif. Ibu menggunakan KB suntik 3 bulan.
Pengaruh Teknik Massage Counter Pressure dalam Mengurangi Rasa Sakit Persalinan pada Primipara Kala I Fase Aktif di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Sei Langkai Faiqah Zahra; Catur Yulinawati; Rofiqo Larasati Philip
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v5i2.9489

Abstract

Pain during childbirth is a personal feeling and varies from individual to individual, including among mothers in labor. One non-pharmacological method created to overcome pain is pressure massage techniques. Pressure massage techniques can reduce pain transmitted to the spinal cord in the brain, and also provide strong pressure that can trigger the release of endorphins. This study aims to examine the effect of pressure massage techniques in reducing pain during labor in first-time pregnant women in the active phase of the first stage of labor at the PMB Work Area of ​​the Sei Langkai Community Health Center, Batam City in 2024. This type of research is Pre-Experimental with a One Group Pretest Posttest design. The number of samples taken in this study was 16 mothers in labor, with the data collection method using purposive sampling. The independent variable in this study was pressure massage, while the dependent variable was pain during labor. The instruments used in this study were SOPs and observation forms. The results showed that pain levels before and after pressure massage decreased, with an average pain level of 4.43 before and 2.25 after. This finding indicates a decrease in pain levels during childbirth by a difference of 2.18. The Wilcoxon statistical test showed a significant value with a p-value of 0.000.
Pengaruh Pemberian Terapi Rendam Kaki Air Hangat terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Ibu Hamil dengan Hipertensi di Puskesmas Sekupang Anisha, Nurul; Sari, Desi Pramita; Philip, Rofiqo Larasati
Jumantik Vol 11 No 1 (2024): JUMANTIK : Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jjum.v11i1.6709

Abstract

Perubahan fisiologis selama kehamilan, termasuk peningkatan tekanan darah, dapat menyebabkan hipertensi pada ibu hamil. Prevalensi hipertensi pada ibu hamil di Indonesia mencapai 12,7%, sementara Provinsi Kepulauan Riau melaporkan tingkat sebesar 25,1% pada tahun 2021, dengan Puskesmas Sekupang mencatat 41 kasus (13,62%) menjadikannya salah satu yang tertinggi di Kota Batam, sehingga fenomena ini menjadi menarik untuk diteliti lebih lanjut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Sekupang Tahun 2023. Desain penelitian dalam penelitian ini ialah pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian yaitu ibu hamil dengan hipertensi di Puskesmas Sekupang Kota Batam sebanyak 15 ibu hamil. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang ditunjukan pada tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value = 0,000, (p-value< 0,05) dan pada tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p-value = 0,000, (p-value< 0,05). Terapi rendam kaki air hangat secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah pada ibu hamil dengan hipertensi. Terapi ini dapat dilakukan sebagai intervensi yang mudah dan efektif biaya untuk mengelola hipertensi selama kehamilan.
Perbedaan Pengaruh Pemberian Telur Ayam Rebus dan Kacang Kedelai terhadap Kadar Hemoglobin Remaja Putri dengan Anemia di SMA Negeri 26 Batam Mimit Fitriani; Siti Husaidah; Rofiqo Larasati Philip
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/innovation.v4i4.10382

Abstract

Anemia is a health issue frequently experienced by adolescent girls, primarily due to iron deficiency. This condition is linked to the increased iron requirements during puberty needed to support growth and replenish blood lost during menstruation. Iron deficiency can impair concentration and physical fitness, and may impact future reproductive health. Chicken eggs and soybeans are nutrient-rich food sources—containing protein and iron—that play a role in hemoglobin synthesis. This study aimed to compare the effects of consuming boiled chicken eggs versus soybeans on increasing hemoglobin levels among anemic adolescent girls at SMAN 26 Batam City. A quasi-experimental design with a Nonequivalent Control Group approach was employed. The sample consisted of 32 adolescent girls selected via purposive sampling, divided into a boiled chicken egg intervention group and a soybean intervention group. Data were collected using observation sheets and analyzed using a paired-sample t-test. The results showed a significant increase in hemoglobin levels following the consumption of boiled chicken eggs (p-value 0.000; <0.05) and soybeans (p-value 0.002; <0.05). Soybeans resulted in a greater increase in hemoglobin levels compared to boiled chicken eggs.