Lubang bekas galian yang ditinggalkan tanpa treatment perlu untuk dilakukan pengecekan karena aliran air yang masuk kedalam kolam bekas tambang dapat menjadi air yang memiliki kandungan logam serta aspek lain yang berbahaya bagi lingkungan, air bekas tambang yang tercemar dapat terlarut dan mempengaruhi aliran air disekitarnya, ditambah dengan dekatnya lokasi bekas tambang dengan area aktifitas masyarakat serta area tempat tinggal masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan cara mengambil sampel air dilokasi bekas tambang dan diuji berdasarkan beberapa parameter yang telah ditentukan baku mutunya. Hasil lab menunjukkan bahwa air memiliki nilai yang lebihi ambang batas yang ditentukan pada parameter pH, Cu, BOD dan COD. Pada parameter TSS, TDS, DO, Fe serta Mn telah memenuhi standar batas yang diinginkan sehingga air pada kolam masuk pada kelas 4 dengan pemanfaatan manfaatkan untuk menyiram tanaman saja.