Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

WORK BURDEN, DEPRESSION, AND ANXIETY AMONG ELDERLY CAREGIVERS : A CROSS-SECTIONAL STUDY IN PELKRIS RETIREMENT HOME, SEMARANG, INDONESIA Pusvita, Audina Ayu; Setiawan, Muhamad Riza; Tatius, Bintang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 3 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i3.51197

Abstract

Meningkatnya angka harapan hidup dan rasio ketergantungan di Indonesia telah menyebabkan bertambahnya jumlah populasi lanjut usia yang membutuhkan lebih banyak pengasuh. Para pengasuh ini memiliki peran penting dalam memberikan dukungan sosial bagi para lansia. Namun, tuntutan berlebih dalam merawat lansia dapat menyebabkan stres, depresi, dan kecemasan yang signifikan pada pengasuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja, depresi, dan kecemasan pada pengasuh lansia. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel penelitian terdiri dari 31 pengasuh di Panti Wreda Elim dan Penganyoman Pelkris. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner demografi, Zarit Burden Interview (ZBI), Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9), dan General Anxiety Disorder-7 (GAD-7). Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman untuk mengetahui hubungan antar variabel dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengasuh (58,1%) mengalami beban kerja minimal. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan depresi (p = 0,004) dan kecemasan (p = 0,008) pada pengasuh. Semakin tinggi beban kerja, semakin tinggi pula tingkat depresi (r = 0,491) dan kecemasan (r = 0,471). Kesimpulannya, beban kerja berhubungan dengan tingkat depresi dan kecemasan pada pengasuh di panti wreda.
Efektivitas Penggunaan Kombinasi Krim Dan Terapi Laser Dibandingkan Penggunaan Krim Terhadap Tingkat Perbaikan Melasma Firdauscha, Shelomita Zayndafa; Krisnarto, Eko; Tatius, Bintang
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i1.21669

Abstract

Melasma merupakan keadaan dimana kulit mengalami hiperpigmentasi sehingga muncul bercak-bercak berwarna kecoklatan, dan tidak simetris. Keadaan kulit tersebut dapat mengganggu estetika sehingga dapat menurunkan kepercayaan diri serta kualitas hidup penderita. Terdapat berbagai macam tatalaksana melasma, beberapa diantaranya adalah krim serta kombinasi krim dan terapi laser. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas krim dengan kombinasi krim disertai laser. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi observasional analitik retrospektif. Instrumen yang digunakan adalah skor mMASI. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Uji bivariat menggunakan Mann-Whittney Test. Sampel pada penelitian ini adalah rekam medis pasien melasma dengan kombinasi terapi laser dan krim dan rekam medis pasien melasma dengan terapi krim pada tahun 2020-2023. Sampel sebanyak 60 responden. Tingkat perbaikan melasma pada pasien dengan penggunaan kombinasi krim dan terapi laser didapatkan rata-rata 26,95, sedangkan pada penggunaan krim didapatkan rata-rata 34,05. Analisis bivariat penilaian skor mMASI pada rekam medis pasien melasma dengan terapi krim dibandingkan kombinasi terapi krim dan laser didapatkan p-value sebesar 0.107 (0.05). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara selisih skor mMASI pada krim dibandingkan dengan kombinasi krim dan terapi laser pada rekam medis pasien melasma.