Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pola Pendidikan Pada Keluarga Prasejahtera di Desa Muaro Belengo Kecamatan Pamenang fikra, aksul dewi
FOKUS Vol 4, No 1: JURNAL FOKUS : Maret 2018
Publisher : STKIP YPM Bangko

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perilaku anak yang kurang sesuai dengan apa yang diharapkan, seperti masih adanya perilaku sok kuasa, pertengkaran, mengejek, kurang keterbukaan kepada teman ataupun orang tua apabila ada masalah dan lain sebagainya. Hal ini diduga karena pola pendidikan yang diberikan oleh orangtua masih kurang efektif, maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan pola pendidikan serta mengetahui pengaruh pola pendidikan terhadap perkembangan sosial anak pada keluarga prasejahtera di Desa Muaro Belengo Kecamatan Pamenang. Berdasarkan hasil penelitian di dapat hasil bahwa pola pendidikan pada anak pada keluarga prasejahtera I di desa Muaro Belengo Kecamatan Pamenang Kabupaten Merangin sebagai berikut orang tua kadang-kadang dan tidak pernah menarapkan pola pendidikan otoriter dengan persentase 50,61% kadang-kadang menerapkan pola pendidikan, demokratis 46,67 % dan permisif 47,34% pada anak
Upaya Peningkatan Kualitas Kompetensi Pedagogik Tutor di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kecamatan Batang Masumai Kabupaten Merangin Provinsi Jambi Uying Hapid Alatas; Fithri Azni; Aksul Dewi Fikra
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 12: November 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i12.2475

Abstract

Tutor as one important component in the education system, it acts as a good teacher. Tutor is a private tutor, lecturer or tutor extra / teaching. Where the tutor is a term for those who teach in non-formal education, despite being a tutor is a tutor in formal education. Tutor is the citizens who have advantages (expertise, skills, abilities) in the field of knowledge and skills, particularly in teaching and managing livelihood, and who are interested and willing to become a tutor, has a high spirit of dedication in guiding the learners in study groups to improve knowledge sesamanya.Kompetensi pedagogic skills tutor still inadequate particularly in regard to their field. Many of them are not or less capable of presenting and delivering education that actually qualified. To improve pedagogical tutor, according to Slamet (1999) there are four fundamental business should be done in an educational institution, which is to create "win-win" (win-win) and not the situation "lose-win"; the need is grown their intrinsic motivation to everyone involved in the process of grabbing quality; and every director should be a process-oriented and long-term results.
MENGATASI ANAK YANG AGRESIF Alatas, Uying Hapid; Fikra, Aksul Dewi; Setiadi, Hengky; Andriani, Diyan; Utami, Sri; ., Iswandi
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v7i1.916

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perilaku agresif yang dialami oleh anak- anak KB Serai Serumpun, berdasarkan hasil wawancara dengan guru yang mengatakan hal ini terjadi dikarenakan anak sering diejek oleh temannya di kelas ataupun pada saat bermain di luar kelas. Di KB Serai Serumpun terdapat 2 anak KB yang menonjol memiliki perilaku agresif, anak tersebut sering bertengkar dengan temannya, mengeluarkan kata- kata kotor, dan mengejek temannya, serta menirukan gaya tokoh ditelevisi idolanya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah. Mendeskripsikan penyebab anak menjadi agresif pada anak KB Serai Serumpun dan Mendeskripsikan penanganan anak agresif pada anak KB Serai Serumpun. Pendekatan dan metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian yang peneliti temui adalah penyebab anak agresif adalah karena kurangnya perhatian dari oaring tua dank arena anak terlalu dimanja oleh orang tua serta orang tua yang sibuk dengan HPnya saja. Sedangkan penanganan yang dilakukan oleh guru terhadap anak anresif adalah dengan cara mencatat setiap tingkah polah anak dalam buku penghubung dan mendiskusikan nya dengan orang tua dan ketika terjadi pertekaran yang menyebabkan salah satu anak menagis maka ibu guru akan menenangkan anak dengan merangul dan mengajak bercerita sembari menasehatinya. Saranya adalah Bagi Guru : Hendaknya guru di sekolah lebih memperhatikan perilaku anak sehingga anak tidak melakukan tindakan yang merugikan dirinya sendiri, orang lain, maupun lingkungan social. Bagi Peneliti selanjutnya: Diharapkan bagi peneliti selanjutnya untuk dapat menyempurnakan penulisan skripsi yang berkaitan dengan prilaku agresif pada anak usia dini.
PELATIHAN PENGISIAN RUBRIK DAN BORANG AKREDITASI BAGI PAUD DARMA BAKTI DESA GURUH BARU KECAMATAN MANDIANGIN TIMUR KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI alatas, uying hapid; Dewi Fikra, Aksul; Iswandi, Iswandi; Utami, Sri; Setiyadi, Henki; Andriani, Diyan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3906

Abstract

Early childhood education teachers are at the forefront of developing the character and abilities of children at their golden age. So that requires early childhood education teachers who are competent, especially in the field of teaching and learning. This service has the aim of increasing teacher understanding regarding the importance of filling out online rubrics and accreditation forms, and the importance of each school for accreditation. This service method consists of lecture, discussion, demonstration and direct practice methods. The importance of the results of this service is to improve the skills of PAUD teachers, especially when filling out online rubrics and accreditation forms can be carried out gradually. The importance of accreditation is to improve the quality of schools in PAUD teachers' premises. The increase in understanding and ability of early childhood teachers is very significant based on the results of the pre-test and post-test that have been distributed, which has increased in each category, such as the activity category, which has increased. Both the medium core activity category and the medium closing category. And it can be seen also with the questions and answers submitted by the teacherKeywords: skills; competencies; microteahing; kindergarten
Hubungan Antara Perhatian dan Aktivitas Belajar Terhadap penguasaan Keterampilan Peserta Didik Pada Pelatihan Keterampilan Menjahit Pakaian di SKB Kabupaten Merangin Fikra, Aksul Dewi; Afrinovera, Afrinovera; Iswandi, Iswandi; Ismal, Dien M.
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 3: Februari 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i3.3285

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa SKB Kab Merangin telah berhasil menjalankan program-program life Skill diwilayah kerjanya. Salah satunya program kerjanya yaitu pelatihan keterampilan menjahit pakaian yang. Tujuan penelitian ini adalah menemukan hubungan yang signifikan antara perhatian, aktivitas belajar dengan penguasaan keterampilan peserta didik pada pelatihan keterampilan menjahit pakaian di SKB Kab Merangin. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat korelasional. Populasi penelitian adalah peserta didik pada pelatihan keterampilan menjahit pakaian di SKB Kab Merangin dengan teknik penentuan sampel adalah sample jenuh (sensus). Teknik Pengumpulan data berupa kuesioner dengan alat pengum-pul datanya berupa angket. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus metode product moment, korelasi linier berganda, rumus t untuk uji signifikan dan persamaan regresi berganda. Berdasarkan analisis data yang diperoleh ditemukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara perhatian dengan aktivitas belajar terhadap penguasaan keterampilan peserta didik pada pelatihan keterampilan menjahit pakaian. Saran yang dapat dikemukakan adalah diharapkan kepada peserta didik untuk dapat meningkatkan perhatian dan aktivitas belajarnya agar menghasilkan penguasaan keterampilan bagus dan berkuliatas dan juga bagi penyelenggara dan instruktrur pelatihan keterampilan menjahit supaya selalu menarik perhatian belajar peserta didik pelatihan, dengan cara menggunakan media-media, metode dan strategi pembelajaran yang akan membangkitkan perhatian peserta didik sehingga peserta aktif dalam mengikuti segala kegiatan pelatihan keterampilan menjahit.
PELATIHAN PENGISIAN RUBRIK DAN BORANG AKREDITASI BAGI PAUD DARMA BAKTI DESA GURUH BARU KECAMATAN MANDIANGIN TIMUR KABUPATEN SAROLANGUN PROVINSI JAMBI alatas, uying hapid; Dewi Fikra, Aksul; Iswandi, Iswandi; Utami, Sri; Setiyadi, Henki; Andriani, Diyan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.3906

Abstract

Early childhood education teachers are at the forefront of developing the character and abilities of children at their golden age. So that requires early childhood education teachers who are competent, especially in the field of teaching and learning. This service has the aim of increasing teacher understanding regarding the importance of filling out online rubrics and accreditation forms, and the importance of each school for accreditation. This service method consists of lecture, discussion, demonstration and direct practice methods. The importance of the results of this service is to improve the skills of PAUD teachers, especially when filling out online rubrics and accreditation forms can be carried out gradually. The importance of accreditation is to improve the quality of schools in PAUD teachers' premises. The increase in understanding and ability of early childhood teachers is very significant based on the results of the pre-test and post-test that have been distributed, which has increased in each category, such as the activity category, which has increased. Both the medium core activity category and the medium closing category. And it can be seen also with the questions and answers submitted by the teacher Keywords: skills; competencies; microteahing; kindergarten 
PENYESUAIAN DIRI MAHASISWA PADA ADAT DAN BUDAYA MASYARAKAT DESA GADING JAYA KECAMATAN TABIR SELATAN KABUPATEN MERANGIN PROVINSI JAMBI: Adat Budaya Desa hapid alatas, uying hapid; Fithri Azni; Aksul Dewi Fikra; Iswandi; Henky Setiadi; Diyan Andriani; Sri Utami; Sukur
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i3.4638

Abstract

This study aims to determine 1) students' self-adjustment to community culture, 2) Obstacles faced by students in the process themselves with the cultural adjustment of society. The research method used is a qualitative descriptive method. Data collection techniques using observation. Research results based on data analysis shows 1) Student self-adjustment to society is classified as not good at adapting. Student self-adjustment to the culture of society which is classified as not good evidenced through five indicators consisting of two dimensions. From fifth Of these indicators, only two of them were able to be fulfilled by students while carrying out the real work lecture process. 2) Adjustment constraints students in the process of adjusting to the culture of society are also not good. In this case, students in overcoming obstacles of self-adjustment do not can overcome all the obstacles that exist in adaptation to the culture of the community is proven by four indicators of adjustment constraints self is only one that can be overcome by students. Keywords: Self-adjustment, Student, Community Culture, Gading Jaya Village of South Tabir, Merangin University.