Perkembangan teknologi di bidang perkebunan, khususnya dalam sistem penyiraman tanaman, telah mengalami kemajuan yang signifikan. Penyiraman merupakan kegiatan penting untuk menjaga kesegaran dan pertumbuhan tanaman, karena tanaman memerlukan air untuk kelangsungan hidup. Umumnya, penyiraman dilakukan pada pagi dan sore untuk memberikan kelembapan optimal. Namun, banyak petani yang kesulitan menentukan waktu dan jumlah air yang tepat, terutama di perkotaan dengan keterbatasan ruang dan waktu. Salah satu masalah utama dalam penyiraman tanaman adalah kurangnya kemampuan untuk memantau kelembapan tanah pada tanaman dan penyiraman otomatis. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem monitoring dan kendali yang efisien dan efektif untuk membantu pengelolaan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kendali tanaman berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menyiram tanaman secara otomatis. Sistem ini dilengkapi dengan sensor kelembapan tanah dan sensor ketinggian air untuk memantau kondisi tanaman secara real-time. Data yang diperoleh dari sensor dikirimkan ke Firebase dan ditampilkan pada aplikasi mobile. Hasil percobaan menunjukkan bahwa kelembapan tanah dipantau dengan nilai awal 53%, 46/%, dan 41%, serta ketinggian air 80%, 75%, dan 70%. Delay sensor kelembapan tanah tercatat 1 detik, pengiriman data ke Firebase 3 detik, dan ke aplikasi mobile 2 detik. Sistem ini membantu menjaga kelembapan tanah dengan efektif, mempermudah perawatan tanaman