Zulfauzy Abu Hasmy
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Studi Fenomenologis Manajemen Stress pada Guru yang Menjelang Usia Lanjut dan Bekerja di Sekolah Luar Biasa (SLB) GMIM Nazareth Tuminting Kota Manado Zulfauzy Abu Hasmy
Jurnal Penelitian Kualitatif Ilmu Perilaku Vol 4 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59428/jpkip.v4i2.58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan mendeskripsikan bagaimana stres dikelola oleh guru yang mendekati usia tua dan bekerja di SLB GMIM Nazareth Tuminting Kota Manado. Menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu studi fenomenologi selama dua bulan dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan observasi langsung di sekolah tempat tiga subjek dan satu informan penelitian bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi manajemen stres yang sering digunakan oleh subjek penelitian adalah coping with stress yang berfokus pada pengelolaan emosi dengan pendekatan keagamaan (spiritual). Selain itu, dari hasil analisis penelitian, isu juga melakukan strategi menghilangkan stres secara katarsis dengan mengikuti kelas keanggotaan Zumba dan Poco-Poco bersama praktisi di Kota Manado. Strategi manajemen stres lain yang digunakan oleh subjek penelitian ini adalah dengan mencoba menanamkan penerimaan diri atau menerima segala sumber stres sebagai bagian dari risiko pekerjaan.
Studi pendahuluan tentang persepsi keadilan terhadap prosedur dan tahapan hukum acara pada kasus kekerasan seksual Avezahra, Mutia Husna; Hasmy, Zulfauzy Abu; Pratami, Risky Nosa; Rizkina, Athia Tri; Sa'id, Mochammad; Noorizki, Rakhmaditya Dewi
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 15 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v15i2.12817

Abstract

Standar keadilan seringkali dijadikan tolak ukur keberhasilan penerapan hukum yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggali perspektif-perspektif yang muncul mengenai tahapan hukum acara dalam kasus kekerasan seksual di Kota Malang yang dilakukan pihak-pihak terkait dengan tahapan hukum acara dalam proses hukum tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam. Subyek penelitian ini adalah dosen Fakultas Hukum, penyidik, pengacara, dan aktivis pendamping kekerasan terhadap perempuan yang berafiliasi dengan lembaga swadaya masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tiga permasalahan yang muncul mengenai tahapan hukum acara dalam kasus kekerasan seksual terhadap perempuan, yaitu: permasalahan mengenai kecukupan alat bukti, ketidakmampuan hukum untuk kepentingan korban, dan potensi inkonsistensi antara proses penyidikan dan proses hukum. hasil penyidikan terhadap pelaku pemerkosaan.
Pancasila Student Profile Strengthening Project Module Development Training Anti-Bullying: Pelatihan Pengembangan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila anti Bullying Sulistyosari*, Yunike; Hasmy, Zulfauzy Abu; Tinambunan, Medi; Putra, Andi Andre Pratama
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i6.22881

Abstract

The Pancasila student profile strengthening project is a new program in the Merdeka Curriculum which is a challenge for schools. The problem for teachers in North Sulawesi is the lack of understanding of teachers in implementing the Pancasila student profile strengthening project, especially in developing modules. So that the development of the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) teaching module in schools is a need for P5 facilitators in implementing P5. Another problem is the rampant bullying cases in every class. This prompted a community service by a team from Manado State University. The community service was carried out in August 2024 in the hall of SMP N 3 Tondano. This training uses lecture and demonstration methods with the aim of providing teachers with P5 development strategies and anti-bullying education for teachers, before the implementation of P5 anti-bullying. This activity begins with a pretest and ends with a posttest, the first training session is bullying material followed by module development training using the backward design strategy. This backward design begins with determining project objectives, determining assessments and continuing with the preparation of teaching materials that support the achievement of project objectives. The training results showed an increase in knowledge of 0.7 based on the N-Gain formula, which indicates an increase in knowledge in the moderate category on the topic of anti-bullying in the context of P5. This activity is expected to be a provision for teachers in implementing the P5 theme of building the soul and body, so that P5 activities can create skills in students and instill characters that are in line with Pancasila values. Making students aware of the dangers of bullying, so that schools that are safe from bullying can be created.
Perbedaan Motivasi Kerja Generasi Milenial Berstatus Sosial Ekonomi Rendah di Kota Makassar Hasmy, Zulfauzy Abu; Riyono, Bagus
Flourishing Journal Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v5i32025p124-139

Abstract

Millennial workers are a group of individuals who are relatively new to the workforce and have limited experience. Nevertheless, they have rapidly grown to dominate the job market. Several previous studies have explored the various work motivations of the millennial generation, which have since sparked ongoing debates. The purpose of this study is to examine and describe the differences in work motivation among Millennials with low socioeconomic levels in Makassar. This study hypothesizes that simultaneously there is a significant difference in the Millennials’ work motivation based on the personal need fulfillment of Millennials workers in Makassar. The participants in this study are 200 millennial workers with a low economic level. They are consisted of work focused in the service sector, employees in the production sector, sales workers, and fishermen. The Work Motivation Scale is used for data collection by an online platform and a paper-and-pencil test. Moreover, the difference test in the multivariate analysis of variance (MANOVA) is generated in this research. The result shows that, simultaneously, there is a significant difference in the work motivation based on personal need fulfilment of the Millennials who have low economic level in Makassar. AbstrakKelompok pekerja generasi milenial merupakan mereka yang baru serta minim pengalaman yang memasuki dunia kerja. Meskipun demikian perkembangan mereka sangat cepat dalam mendominasi lapangan pekerjaan. Beberapa studi terdahulu menjelaskan berbagai motivasi kerja generasi milenial yang kemudian menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mendeskripsikan perbedaan motivasi kerja pada generasi milenial berstatus sosial ekonomi rendah di Kota Makassar. Hipotesis penelitian ini adalah secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi kerja berdasarkan pemenuhan kebutuhan pada pekerja milenial di Kota Makassar. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 200 orang pekerja milenial berstatus sosial ekonomi rendah yang bekerja pada bidang pekerjaan pelayanan jasa, industri dan pengolahan, tenaga penjualan serta nelayan tangkap. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi kerja yang disebar pada platform online serta dengan cara paper and pencil test. Analisis data menggunakan uji perbedaan multivariat analysis of varians (Manova). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada motivasi kerja berdasarkan pemenuhan kebutuhan pada pekerja milenial berstatus sosial ekonomi rendah di Kota Makassar.