Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEKUATAN PASAR DALAM PERDAGANGAN BERAS DI KOTA TASIKMALAYA Rudhiana Salam; Januar Arifin Ruslan; Rizki Risanto Bahar; Leny Yuliyani; Dira Asri Pramita; Sawitania Christiany Dwi Utami Boru Situmorang; Dedi Darusman
Jurnal Agristan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i1.6952

Abstract

Inflation occurs in food prices, especially rice, which is related to price formation at final consumer level. Market institution adjust their behavior in the face of the market structure. This study aims to analyze existence of market power in the formation of rice prices at the end -consumer level. The data used is weekly price of rice according to quality during the 2019 - 2022 period in Tasikmalaya City. Data analysis was performed using error correction model. Results of the analysis show that there is market power in four of the six qualities of rice traded in Tasikmalaya City. Price setting at various price qualities traded at the retail level is also necessary as an effort to prevent significant price changes such as price regulation at the producer level. Keywords: rice, behavior, market power
ANALISIS PROFITABILITAS DAN KELAYAKAN USAHATANI SELADA HIDROPONIK SISTEM NFT (NUTRIENT FILM TECHNIQUE) (STUDI KASUS : RUMAH HIDROPONIK TANJUNGPURA BERDIKARI) Rizki Risanto Bahar; Tenten Tedjaningsih; Candra Nuraini; Rudhiana Salam; Leny Yuliyani
Jurnal Agristan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i1.6965

Abstract

Di tengah era globalisasi dan perubahan iklim, terdapat berbagai tantangan dalam upaya meningkatkan perekonomian sektor pertanian. Salah satu metode yang dapat diadopsi yaitu pemanfaatan teknologi pertanian modern. Untuk menjawab tantangan dan potensi tersebut, masyarakat Desa Tajungpura melalui kelompok tani RHTB melakukan budidaya selada hidroponik menggunakan sistem NFT pada 23 greehouse dengan 41.000 lubang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Desember 2022 di Desa Tanjungpura Kecamatan Rajapolah dengan objek penelitian Kelompok Tani RHTB melalui pendekatan analisis profitabilitas (biaya dan profit) serta kelayakan usahatani (break even point, R/C ratio, dan return of investment). Hasil penelitian rata-rata profit sebesar Rp 25.379.365/bulan, kemudian rata-rata BEP unit setiap bulannya sebanyak 749,98 kg dan BEP rupiah sebesar Rp 8.999.704. Sementara itu, rata-rata R/C ratio diperoleh 2,54 1 dan rata-rata ROI diperoleh 153,67%. Maka dapat disimpulkan bahwa usahatani selada hidroponik kelompok tani RHTB layak untuk diusahakan. Kata kunci: Selada, Hidroponik, Profitabilitas, Kelayakan
UJI CEPAT STATUS HARA TANAH SEBAGAI REKOMENDASI PEMUPUKAN: PENINGKATAN KAPASITAS USAHA TANI KAPULAGA, BANJARANYAR KABUPATEN CIAMIS Anita Dwy Fitria; Dwi Apriyani; Rizki Risanto Bahar
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #4 & International Community Service 2023
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi status hara merupakan bagian dari proses budidaya tanaman. Lahan sebagai salah satu faktor produksi menjadi salah satu penentu produktivitas tanaman kapulaga. Kesuburan tanah menjadi salah satu penyebab rendahnya kuantitas dan kualitas kapulaga di Desa Kalijaya. Oleh karena itu, penyuluhan dan praktik evaluasi status hara dengan PUTK perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan petani. Metode penyuluhan dan praktik evaluasi status hara dilakukan dengan Participatory Rural Appraisal (PRA) yang melibatkan masyarakat pada keseluruhan kegiatan. Kegiatan dilakukan dengan pengambilan sampel tanah pada 10 lahan petani kapulaga dengan posisi lereng yang berbeda. Analisis PUTK dilakukan bersama-sama dengan petani. Evaluasi tingkat pengetahuan petani dilakukan dengan memberikan pre test dan post test diakhir kegiatan. Hasil evaluasi status hara menunjukkan hara K dan C organik masuk kedalam kelas rendah, P termasuk kelas rendah pada bagian punggung lereng dan sedang pada bagian pelembahan. Sedangkan pH berstatus agak masam. Adanya penyuluhan dan praktik evaluasi status hara ini meningkatkan pengetahuan petani sebesar 70,23%.
Penerapan Circular Agriculture dalam Pengelolaan Limbah Cair Peternakan untuk Mendukung Ekonomi Hijau di Kelompok Ternak Bangun Jaya Indra Permana; Rudhiana Salam; Elya Hartini; Rizki Risanto Bahar; Siti Nur Anisah
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21894

Abstract

Kelompok Ternak Bangun Jaya di Kelurahan Ciherang, Kota Tasikmalaya menghadapi masalah limbah cair peternakan dan keterbatasan sumber pakan. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan limbah ramah lingkungan serta mendukung diversifikasi pakan melalui penerapan teknologi vermifilter. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, pelatihan, dan demplot partisipatif dengan tahapan pemasangan instalasi penampungan, pembuatan vermifilter, pengolahan limbah menjadi vermi-tea dan vermikompos, serta aplikasinya pada lahan jagung. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman anggota kelompok dari 58,47% menjadi 73,00% serta tersedianya tiga produk bernilai tambah: vermi-tea (pupuk cair), vermikompos (pupuk padat), dan cacing (pakan alternatif). Aplikasi produk ini meningkatkan kesuburan tanah, pertumbuhan jagung, dan ketersediaan pakan sekaligus menekan biaya produksi. Respon masyarakat sangat positif dan mendapat dukungan pemerintah daerah. Program ini efektif mendorong pengelolaan limbah cair berbasis ekonomi sirkular dan pertanian berkelanjutan di tingkat lokal.
STRUKTUR RANTAI PASOK DAN DISTRIBUSI NILAI AGROINDUSTRI KOLANG-KALING DI KABUPATEN TASIKMALAYA Dwi Apriyani; Rizki Risanto Bahar; Nurul Risti Mutiarasari
MAHATANI: Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal) Vol 9 No 1 (2026): Mahatani : Jurnal Agribisnis (Agribusiness and Agricultural Economics Journal)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/mja.v9i1.43607

Abstract

Agroindustri kolang-kaling memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian perdesaan, namun sistemnya masih menghadapi permasalahan ketimpangan distribusi nilai antar pelaku rantai pasok. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis struktur rantai pasok serta distribusi nilai pada agroindustri kolang-kaling di Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data secara deskriptif digunakan untuk menganalisis struktur rantai sedangkan analisis kuantitatif dilakukan dengan metode distribusi nilai menggunakan tiga indikator matematis yaitu margin pemasaran, price spread, dan farmer’s share. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa struktur rantai pasok melibatkan lima pelaku utama yaitu petani, pengolah, pengepul, pedagang, dan pengecer. Dalam sistem rantai pasok telah berlangsung aliran produk dari hulu ke hilir, serta aliran finansial dan informasi yang belum terdistribusi secara merata. Margin pemasaran terbesar diperoleh oleh pengolah dan pengepul sebesar Rp3.000/kg, sedangkan keuntungan terbanyak diperoleh para pengepul yaitu Rp2.800/kg. Nilai price spread sebesar 68,75% dan farmer’s share sebesar 31,25% menunjukkan bahwa distribusi nilai dalam rantai pasok masih belum berjalan secara adil, dengan dominasi nilai pada pelaku hilir. Oleh karena itu, diperlukan intervensi kebijakan yang berfokus pada penguatan kelembagaan petani dan pengolah, peningkatan akses dan transparansi informasi harga, serta pengembangan pola pemasaran direct selling yang efisien.