Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efisiensi Pasar pada Komoditi Pangan Utama di Provinsi Jawa Barat Ruslan, Januar Arifin; Pramita, Dira Asri
Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development Vol 4 No 01 (2022): Suluh Pembangunan : Journal of Extension and Development
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jsp.Vol4.No1.2022.120

Abstract

Keterpaduan pasar komoditas pertanian diperlukan agar pemasaran berjalan efisien khususnya di Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu sentra pertanian di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterpaduan pasar berdasarkan transmisi harga beberapa komoditas pangan utama menurut sifat produknya. Data yang digunakan merupakan data sekunder harga bulanan produsen dan konsumen dari beberapa komoditas pangan utama. Harga bulanan beberapa komoditas menggunakan interval waktu Januari 2015 sampai Desember 2019 pada Kota dan Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dengan menggunakan error correction model. Hasil analisis menunjukan pangan utama yang mudah rusak yaitu cabai dan daging ayam mengalami simetris transmisi harga sedangkan pangan utama yang tidak mudah rusak yaitu beras mengalami asimetris transmisi harga. Asimetris transmisi harga yang terjadi pada komoditas beras mengindikasikan terjadinya in-efisiensi pasar beras di Provinsi Jawa Barat. Inefisiensi pemasaran beras berkaitan dengan penyalahgunaan kekuatan pasar oleh pedagang perantara.
Transmisi Harga Vertikal di Provinsi Jawa Barat (Analisis Data Panel) Januar Arifin Ruslan; Dira Asri Pramita
Jurnal Agristan Vol 3, No 1 (2021): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (622.12 KB) | DOI: 10.37058/ja.v3i1.2908

Abstract

Nilai tukar petani beras yang rendah berkaitan dengan harga yang terbentuk melalui proses transmisi. Penelitian ini bertujuan menganalisis transmisi harga beras pada jalur pemasaran di Provinsi Jawa Barat. Data yang digunakan merupakan data bulanan dari Januari 2017 sampai Desember 2019 dengan sampel 17 Kota/Kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Data tersebut dianalisis menggunakan error correction model (ECM). Hasil penelitian menunjukan terjadinya transmisi harga dalam jangka panjang dan pendek antara harga produsen dan konsumen beras dengan kecepatan penyesuaian yang cukup lambat.
Peningkatan produktivitas ternak Domba/Kambing melalui penyuluhan dan pelatihan teknologi pengolahan pakan Rina Nuryati; Faqihuddin Faqihuddin; Cici Aulia Permata Bunda; Januar Arifin Ruslan
Riau Journal of Empowerment Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.4.3.175-183

Abstract

Tasikmalaya regency has great potential in the development of the livestock sector due to land use which is dominated by agricultural activities as a producer of forage. The current problem is the supply of forage which is influenced by the season. This service program aims to overcome these problems so as to increase the productivity of the livestock business. This service includes several stages, namely counseling, training, monitoring and evaluation and reporting. The time and place of the activity is from 5th June to 15th July 2021 in Setiawaras Village, Tasikmalaya Regency. Extension activities and training on feed processing with M-Bio technology have a positive impact in terms of the quantity and quality of feed. The use of local ingredients and M-Bio produces feed that can be stored for a week with complete nutrient content. In the long term, this activity will increase knowledge, skills and independence of farmers. Results of evaluation show attitude of farmers who are enthusiastic and satisfied with this activity.
PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI MELALUI PENGELOLAAN USAHATANI KAPULAGA PADA LAHAN AGROFORESTRI Rina Nuryati; Faqihuddin; Januar Arifin Ruslan
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Agroforestry is a cropping pattern that utilizes sunlight and stratified soil to increase land productivity. This agroforestry practice is well known and has been widely applied by the community in Tasikmalaya Regency. One of the types of plants cultivated on agroforestry land is cardamom which is a type of potential shrub because it is needed by the community. However, cardamom farming on this agroforestry land has low production and productivity because the management is not optimal and is a hereditary farming or inherited from his parents. In connection with this, counseling and training were carried out on cardamom farming management on agroforestry land so that the knowledge and skills of farmers increased to increase production and productivity of cardamom plants so that farmers' incomes increased. Therefore, a community service program has been carried out in efforts to increase farmers' income through cardamom farming management on agroforestry land. The method used is counseling and training followed by guidance and direction as well as monitoring and evaluation. Community service program was located in Setiawaras Village, Cibalong District, Tasikmalaya Regency. From the activities, it can be concluded that each plant and each region has certain characteristics so that each plant cultivation business needs to be adapted to the characteristics of the area where the plant will be cultivated. Cardamom cultivation on agroforestry land needs to be managed properly in accordance with the Standard Operating Procedures (SOP) of the local area so that production, productivity and quality increase to increase farmers' income. Abstrak Agroforestri merupakan pola pertanaman yang memanfaatkan sinar matahari dan tanah yang berstrata untuk meningkatkan produktivitas lahan. Praktik agroforestri ini sudah dikenal dan telah diterapkan secara luas oleh masyarakat di kabupaten Tasikmalaya. Salah satu jenis tanaman yang diusahakan pada lahan agroforestri adalah kapulaga yang merupakan jenis tanaman perdu potensial karena banyak dibutuhkan masyarakat. Namun usahatani kapulaga pada lahan Agroforestri ini produksi dan produktivitasnya masih rendah karena pengelolaannya belum optimal dan merupakan usahatani turun temurun atau warisan dari orang tuanya. Sehubungan dengan hal tersebut maka dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang pengelolaan usahatani kapulaga pada lahan agroforestri agar pengetahuan dan keterampilan petani bertambah untuk meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman kapulaga sehingga pendapatan petani meningkat. Oleh karena itu telah dilakukan PPM tentang upaya peningkatan pendapatan petani melalui pengelolaan usahatani kapulaga pada lahan agroforestri. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan diikuti bimbingan dan pengarahan serta monitoring dan evaluasi. PPM dilaksanakan di Desa Setiawaras Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Dari kegiatan PPM dapat disimpulkan bahwa setiap tanaman dan setiap wilayah memiliki karakteristik tertentu sehingga setiap usaha budidaya tanaman perlu disesuaikan dengan karakteristik wilayah dimana tanaman tersebut akan dibudidayakan. Usaha budidaya tanaman kapulaga pada lahan agroforestri perlu dikelola dengan baik sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) wilayah setempat agar produksi, produktivitas dan kualitasnya meningkat untuk meningkatkan pendapatan petani.
Integrasi Pasar Daging Sapi Nusa Tenggara Timur dengan Pasar Acuan di Indonesia Dira Asri Pramita; Januar Arifin Ruslan
WELFARE Jurnal Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/wlfr.v3i2.5854

Abstract

East Nusa Tenggara is one of the beef-producing provinces in Indonesia. Market integration is an important indicator of market efficiency. This study analyzes the integration of the beef market in East Nusa Tenggara with the reference market in Indonesia. The data used is weekly data on beef prices in traditional markets, wholesalers, and modern markets in Kupang City, DKI Jakarta, and Surabaya City from 2018 to 2022. The analytical method used is the Ravallion model. The results found that the meat market in East Nusa Tenggara is not short or long term integrated with DKI Jakarta and City of Surabaya. Therefore, a basic beef price policy is needed for each middleman and a price information center is needed by coordinating between central and regional governments in maintaining one commodity price.Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu provinsi penghasil daging sapi di Indonesia. Integrasi pasar menjadi indikator penting agar pasar komoditas menjadi efisien. Penelitian ini menganalisis integrasi pasar daging sapi di Nusa Tenggara Timur dengan pasar acuan yang ada di Indonesia. Data yang digunakan merupakan data mingguan harga daging sapi pada pasar tradisonal, pedagang besar dan pasar modern di Kota Kupang, DKI Jakarta, dan Kota Surabaya dari tahun 2018 sampai 2022. Metode analisis yang digunakan yaitu model Ravallion. Hasil penelitian menemukan bahwa pasar daging di Nusa Tenggara Timur tidak terintegrasi dalam jangka pendek dan jangka panjang dengan DKI Jakarta dan Kota Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan harga dasar daging sapi untuk setiap lembaga pemasaran dan pusat informasi harga dengan mengkoordinasikan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga satu harga komoditas.
Development of Local Food Processing for Stunting Prevention in the Early Life of Toddlers in Karanganyar Village, Kawalu District, Tasikmalaya City, Indonesia Unang Unang; Yana Listyawardhani; Januar Arifin Ruslan; Enok Sumarsih
Asian Journal of Community Services Vol. 2 No. 10 (2023): October 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ajcs.v2i10.6388

Abstract

In Indonesia, stunting continues to be a significant nutritional issue, particularly for young children. Failure to give children the nourishment they need during their crucial early growth and development stages is one of the causes. The activity aims to help mothers and cadres create local food processing to meet their nutritional needs and stop and lessen stunting. Community service occurs in Karanganyar Village, Kawalu District, Tasikmalaya City. The distribution of questionnaires to gauge the level of community knowledge before and following the exercise is one of the activities, along with counseling and training on regional food processing. Following this practice, the posyandu cadres' expertise and abilities changed, making them more equipped to prepare tasty and nutrient-dense snacks from local food sources.
KEKUATAN PASAR DALAM PERDAGANGAN BERAS DI KOTA TASIKMALAYA Rudhiana Salam; Januar Arifin Ruslan; Rizki Risanto Bahar; Leny Yuliyani; Dira Asri Pramita; Sawitania Christiany Dwi Utami Boru Situmorang; Dedi Darusman
Jurnal Agristan Vol 5, No 1 (2023): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v5i1.6952

Abstract

Inflation occurs in food prices, especially rice, which is related to price formation at final consumer level. Market institution adjust their behavior in the face of the market structure. This study aims to analyze existence of market power in the formation of rice prices at the end -consumer level. The data used is weekly price of rice according to quality during the 2019 - 2022 period in Tasikmalaya City. Data analysis was performed using error correction model. Results of the analysis show that there is market power in four of the six qualities of rice traded in Tasikmalaya City. Price setting at various price qualities traded at the retail level is also necessary as an effort to prevent significant price changes such as price regulation at the producer level. Keywords: rice, behavior, market power