Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS DEBIT BANJIR DENGAN METODE HIDROGRAF SATUAN SINTETIK NAKAYASU DAN HIDROGRAF SATUAN SINTETIK SNYDER PADA SUNGAI KOBE KABUPATEN HALMAHERA TENGAH Ahmad, Badrun; Misbah, Zulkarnain K.; Nagu, Nani; Sukamto, Titi Wulandari
Journal of Science and Engineering Vol 7, No 2 (2024): Journal of Science and Engineering (JOSAE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/josae.v7i2.9161

Abstract

A Comparative Evaluation of YOLOv9 and DETR Models in Traffic Object Detection for Intelligent Surveillance Systems Jamil, Mohamad; Nagu, Nani; Said, Muhammad
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 9 No 5 (2025): October 2025
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29207/resti.v9i5.6556

Abstract

Object detection plays a crucial role in traffic surveillance, particularly in urban environments characterized by high vehicle density, diverse weather conditions, and limited computational resources. Although YOLOv9 and DETR have demonstrated strong performance in general object detection tasks, there is a lack of comparative research evaluating their effectiveness under specific challenges of traffic surveillance. These challenges include the need for real-time processing, accurate detection of small or partially occluded objects, and adaptability to complex traffic scenarios. This study addresses this gap by conducting a comparative evaluation of YOLOv9 and DETR using a custom traffic image dataset, with training iterations varied from 10 to 50 epochs to observe performance development. Evaluation metrics included mean average precision, precision, recall, F1-score, inference time, and object count per image. The results indicated that DETR achieved the highest accuracy across all metrics at the final training stage and detected up to 22 objects per image. However, the average inference time exceeded seven seconds per image, limiting the real-time applicability. Conversely, YOLOv9 achieved competitive accuracy with a significantly faster inference time of approximately 0.43 seconds per image. These findings provide practical insights into the trade-off between accuracy and processing efficiency, and offer guidance for model selection in operational traffic surveillance systems.
IDENTIFIKASI KUALITAS AIR SUMUR AKIBAT INTRUSI AIR LAUT DI LABUHA, KECAMATAN BACAN Ahmayanti Baiki, Vetty Dwi; K. Misbah, Zulkarnain; Ahmad, Badrun; Nagu, Nani; Taufiq Yuda Saputra, Muhammad
JURNAL SIPIL SAINS Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v14i2.8397

Abstract

Intrusi air laut merupakan suatu fenomena yang umum terjadi pada pesisir pantai secara alami dan buatan yang disebabkan oleh air tanah yang sering diambil untuk kebutuhan masyarakat dan sebagainya tanpa adanya pengendalian yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas air sumur akibat intrusi air laut di Labuha, Kecamatan Bacan. Berdasarkan parameter-parameter yang dianalisis yaitu Ph, TDS, Suhu, Salinitas, Konduktivitas, dan Specific Gravity. Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis penelitian deskriptif yang dilakukan menggunakan metode kuantitatif. Terdapat 10 titik pengambilan sampel pada Lokasi penelitian dengan menggunakan Water Checker. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa kualitas air sumur di labuha, kecamatan bacan bisa dikatakan kurang baik. Dilihat dari keenam parameter yang dipakai itu melewati standar yang diizinkan Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 sehingga tidak layak untuk diminum. Akan tetapi masih bisa dipakai untuk keperluan air bersih seperti mencuci, mandi dan yang lainya. Kata kunci: intrusi air laut, air sumur, kualitas air
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN AIR BAWAH TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK DI TPA TAKOME Nagu, Nani -
JURNAL SIPIL SAINS Vol 11, No 1 (2021)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v11i1.3080

Abstract

 Aktifitas manusia dalam memanfaatkan alam selalu meninggalkan sisa yang dianggap sudah tidak berguna lagi sehingga diperlakukan sebagai barang buangan yaitu sampah. Metode pengelolaan sampah yang digunakan pada TPA khususnya TPA Buku Deru-deru saat ini merupakan metode Controlled landfill dimana metode ini merupakan peningkatan dari metode Open dumping.Jenis penelitian ini merupakan penelitian survey dan juga analisis yang dilakukan untuk mengetahui pencemaran air tanah akibat dari polutan air lindi dan juga mendapatkan gambaran yang jelas mengenai dengan suatu keadaan berdasarkan data yang diperoleh pada TPA Buku Deru-deru Kota Ternate.Hasil penelitian dan juga analisis pencemaran air bawah tanah berdasarkan metode uji geolistrik diperoleh nilai resistivitas pada titik barat, brt1 (6,42 – 238724 Ωm), brt2 (30,4 – 3818 Ωm) titik utara, utr (405 – 10098 Ωm) titik timur, tmr (61,7 – 3107 Ωm), IPAL (150 – 1973 Ωm) titik selatan, mdl1 (3,21 – 105152 Ωm) mdl2 (0,794 – 29913 Ωm) mdl3 (4,10 – 17794 Ωm) mdl4 (5,11 – 45329 Ωm). Dari hasil ini kemudian di inversi dalam bentuk model 3D pada titik selatan perkedalaman yaitu 1,25 m; 3,75 m; 6,37 m; 9,26 m; 12,44 m; 15,93 m; dan 19,78 m. Dari hasil analisis dan interpretasi dapat diidentifikasi bahwa adanya pencemaran oleh air lindi yang merembes masuk ke dalam lapisan tanah dan mulai bergerak dari arah selatan kemudian menyebar ke daerah dengan elevasi terendah yaitu pada titik barat, utara dan timur.KOTA TERNATE
TINJAUAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR BERSIH PDAM DI DANAU NGADE Burhan, Nurmala; Nagu, Nani; Anwar, Chairul
JURNAL SIPIL SAINS Vol 7, No 2 (2017)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v7i14.500

Abstract

Kebutuhan akan penyediaan air merupakan sumber kehidupan. Manusia dan semua makhluk hidup membutuhkan air untuk kepentingan lainnya. Ketersediaan air dari segi kualitas maupun kuantitas mutlak diperlukan. Penyediaan air bersih bagi penduduk Kota Ternate khususnya di Kota Ternate selatan seringkali terkendala. Penyebab dari krisis ketersediaan air ini antara lain sumber Existing tidak dapat dioptimalkan karena terbatasnya kapasitas sumber air. Salah satu masalah yang dihadapi ialah bagaimana sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan berapa besar kuantitas air yang dihasilkan IPA Ngade, tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui sistem pengolahan air bersih di IPA Ngade dan kuantitas air yang dapat dihasil oleh IPA ngade.Penelitian ini dilakukan didanau Laguna di Kelurahan Ngade kawasan kota Ternate, Penelitian ini menggunakan beberapa data Primer diantaranya : data yang didapat dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air dan data sekunder berupa Data kapasitas sumber air danau Laguna dan Data kapasitas produksi air danau Laguna. Dari hasil pengujian di laboratorium untuk mengetahui kualitas air menujukkan bahwa sumber air yang ada di danau Laguna telah memenuhi standar baku mutu air sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 82 tahun 2001 dan kuantitas air yang dapat dihasil yaitu sebesar 3 liter/detik.
EVALUASI KUALITAS AIR DANAU LAGUNA TERNATE UNTUK KEBUTUHAN DOMESTIK DAN NON DOMESTIK MASYARAKAT Nagu, Nani; Ahmad, Badrun; Shandy, Sary
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6796

Abstract

Danau laguna atau danau Ngade adalah salah satu danau di Pulau Ternate. Masyarakat memanfaatkan danau ini sebagai tempat wisata dan aktivitas perikanan. Hal ini berdampak terhadap kualitas air danau laguna sehingga perlu dilakukan pengukuran terhadap paramater pencemaran air. Ini karena danau dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih sebab saat ini Kota Ternate mengalami keterbatasan sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan danau Ngade sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitasnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksperimental dengan melakukan percobaan dan pengujian terhadap kualitas air danau Ngade dan menentukan kuantitas air danau melalui perhitungan dari data pengukuran. Pemeriksaan kualitas air dilakukan langsung di danau Ngade dan di Laboratorium secara fisik dan kimia. Secara fisik meliputi pemeriksaan rasa, bau, kekeruhan, dan suhu. Pemeriksaan secara kimia dilakukan melalui pemeriksaan COD, DO, pH, TDS, Kesadahan ( CaCO3), logam (Tembaga, besi, Mangan), dan mineral lain. Hasilnya menunjukkan bahwa pengujian kualitas air danau memenuhi baku mutu sesuai Permenkes No. 32 Tahun 2017 dimana air di tengah danau memiliki kualitas air yang lebih baik dibandingkan air yang berada di tepi danau. Sementara pengukuran kuantitas air di danau Ngade didapatkan sebesar 3.394.744.000 liter. PDAM saat ini menggunakan pompa dengan debit 5 liter/detik sedangkan debit andalan pada air yang menjadi cadangan sumber daya air bagi danau Ngade sebesar 45 liter/detik sehingga air danau Ngade layak dijadikan sebagai sumber air bersih dari segi kualitas dan kuantitas. Kata kunci:  kuantitas, kualitas, air, danau, analisis, ngade
PEMANENAN AIR HUJAN (RAINWATER HARVESTING) SEBAGAI ALTERNATIF PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA MAREGAM Nagu, Nani -; Anggraini, Dewinta -; Darwis, Muhammad -
JURNAL SIPIL SAINS Vol 12, No 2 (2022)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v12i2.5028

Abstract

 Air merupakan salah satu kebutuhan yang sangat penting dalam kehidupan. Penggunaan air sangat beragam untuk keperluan sehari-hari baik untuk memasak, mandi, mencuci dan lain-lain.Pola penggunaan air yang kurang efektif dalam pemanfaatannya mengakibatkan dampak terhadap ketersediaan air di suatu wilayah. Salah satunya di Desa maregam yang terletak di Kecamatan Tidore Selatan Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara. Berdasarkan uraian di atas maka munculah pemikiran untuk mengelola air hujan dengan menggunakan konsep pemanenan air hujan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kebutuhan air bersih di Desa Maregam, untuk mengetahui berapa banyak air hujan yang dapat di tampung melalui atap untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan bagaimana menghitung pemanenan air hujan terhadap kebutuhan masyarakat di Desa Maregam. Jenis penelitian yang dipakai adalah jenis kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Setelah dilakukan pengolahan data, maka di dapat kebutuhan air bersih rerata masyarakat Desa Maregam adalah sebesar 1.105.320 liter/bulan. Air hujan yang dapat di tampung melalui atap untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di Desa Maregam sebesar 1.482.128 m³. 
MODEL ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI GEDUNG PERKANTORAN DI KOTA TERNATE DENGAN METODE COST SIGNIFICANT MODEL Ahadian, Edward Rizki; Nagu, Nani; Manuputty, T
JURNAL SIPIL SAINS Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v8i15.715

Abstract

Estimasi biaya proyek sangat diperlukan dalam perencanaan sebuah proyek. Pada tahapawal, estimasi biaya digunakan untuk mengetahui berapa besar biaya yang dibutuhkan untukmewujudkan suatu proyek. Dengan keterbatasan waktu dan informasi maka cost significant modelmerupakan metode estimasi yang mudah dan efektif untuk memberikan gambaran awal biaya proyek.Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan suatu model estimasi biaya konstruksi gedungperkantoran di kota ternate, dengan mengambil data dari delapan proyek gedung perkantoran. Prinsipyang digunakan untuk mendapatkan model biaya adalah identifikasi cost significant item yangberpengaruh terhadap total biaya pekerjaan, kemudian dianalisis untuk menghasilkan rumusanpersamaan regresi. Hasil penelitian menunjukan bahwa komponen pekerjaan yang secara significantmempengaruhi biaya konstruksi gedung perkantoran di kota ternate adalah biaya pekerjaan beton.Model estimasi dinyatakan dalam persamaan Y = 1.195.070,346 + 1,928X4 dimana Y = jumlah nilaitotal pekerjaan dan X4 = Biaya pekerjaan struktur beton. Tingkat akurasi hasil estimasi cost significantmodel berkisar antara -9,03% sampai dengan 26,52% dengan rata-rata cost model factor sebesar1,068.
PERENCANAAN SISTEM INSTALASI PLAMBING AIR BERSIH PADA GEDUNG RUSUN ASN BPKP SOFIFI Muhibad, Nadila; Nagu, Nani; Rizky Ahadian, Edward
JURNAL SIPIL SAINS Vol 13, No 2 (2023)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v13i2.6592

Abstract

 Abstrak:Sistem plambing merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam pembangunan gedung. Dalam perencanaan sistem plambing air bersih, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu kebutuhan air bersih, kapasitas tangki penampung air, kualitas air yang didistribusikan, laju dan kecepatan aliran dalam pipa. Berdasarkan UUD RI No. 20 Tahun 2011, sebuah rumah susun harus memiliki kelengkapan prasarana yang memenuhi standar tertentu untuk kebutuhan tempat tinggal yang layak, salah satunya adalah penyediaan air bersih yang baik. Maka dari itu, penelitian ini dimaksudkan untuk merancang sistem penyediaan air bersih yang dapat memebuhi kebutuhan air sehari-hari dan memberikan kenyamanan serta kepuasan kepada penghuni gedung. Dalam merencanakan sistem plambing perlu diketahui terlebih dahulu kebutuhan air bersih yang mana menggunakan metode jumlah penghuni mengacu pada SNI 03-7065-2005 dengan standar pemakaian air bersih untuk gedung rumah susun sebesar 100 liter/orang/hari. Berdasarkan perhitungan, didapatkan kebutuhan air bersih gedung rusun ASN BPKP Sofifi adalah 17,6 m3/hari sesuai dengan perkiraan jumlah penghuni sebanyak 176 orang dikali 100 liter/orang/hari. Kapasitas tangki air bawah (Ground Water Tank) sebesar 21,12 m3 dan tangki air atas (Rooftank) sebesar 4 m3. Diameter pipa air bersih yang diperlukan sebesar 1/2 inchi, 3/4 inchi, 1 inchi, 1 ¼ inchi dan 2 inchi.Kata kunci: Plambing, Air Bersih, GWT, Rooftank, Pipa Abstract: Plumbing systems are an inseparable part of building construction. In planning a clean water plumbing system, several things need to be considered, namely the need for clean water, the capacity of the water storage tank, the quality of the water distributed, and the rate and speed of flow in the pipe. Based on the RI Constitution No. 20 of 2011, an apartment must have complete infrastructure that meets specific standards for adequate housing needs, one of which is the provision of good clean water. Therefore, this research is intended to design a clean water supply system that can meet daily water needs and provide comfort and satisfaction to building occupants. When planning a plumbing system, it is necessary first to know the need for clean water, using the number of occupants method referring to SNI 03-7065-2005 with a standard for clean water usage for apartment buildings of 100 liters/person/day. Based on calculations, it was found that the clean water requirement for the ASN BPKP Sofifi flat building was 17.6 m3/day, by the estimated number of residents of 176 people multiplied by 100 liters/person/day. The capacity of the ground water tank is 21.12 m3, and the roof tank is 4 m3. The required clean water pipe diameters are 1/2 inch, 3/4 inch, 1 inch, 1 ¼ inch, and 2 inches.Keywords: Plumbing, Clean Water, GWT, Rooftank, Pipe 
Toward Resilience City: Potential Hazards and Scenario for Ternate Island, North Maluku Lessy, Mohammad Ridwan; Nagu, Nani; Hadi, Fais Nurul
TECHNO: JURNAL PENELITIAN Vol 13, No 1 (2024): TECHNO JURNAL PENELITIAN
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/tjp.v13i1.7329

Abstract

Natural hazards and climate change significantly threaten almost every small island. This is due to the small island's isolation and lack of resources. Ternate Island is a small island that is now afflicted by this issue. Geographically, the island is surrounded by active plates and volcanic paths, making it at risk of serious catastrophes. Population growth and limited land resources also contribute to a high disaster susceptibility. We characterize the features of the small island of Ternate by classifying the types of disasters that threaten it based on a literature database. Earthquakes, volcanic eruptions, floods, extreme weather events, and tsunamis are natural disasters that occur often in Ternate. Additionally, these findings indicate the significant importance of a multi-hazard approach to disaster response. Our examination concludes with some recommendations for establishing the resilience of Ternate City.