Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Manggarai Nelsi, Vinsensia; Nona, Reyna Virginia; Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 4 No. 1 (2024): VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v4i1.3999

Abstract

This study aims to determine the effect of health facilities, population density, and education on the human development index. The type of research used is quantitative research and qualitative research with data collection techniques of observation, interviews and documentation. Technical analysis of the data using the classical assumption test and linear analysis of the semilog model. The results showed that: first, the health facility variable had no effect on the human development index. Second, the variable population density affects the human development index. Third, the education variable has an effect on the human development index.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pengrajin Anyaman Lontar di Desa Aeramo Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo Marques, Margaretha T. B.; Luciany, Yohanes Paulus; Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 4 No. 1 (2024): VOLUME 4 NOMOR 1 TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v4i1.4002

Abstract

This study aims to determine the effect of capital, labor, work experience and education on the income of palm woven craftsmen in Aeramo Village, Aesesa District, Nagekeo Regency through data sourced from palm woven craftsmen with calculations using the SPSS Program. The analysis technique used is multiple linear regression. To calculate the multiple linear regression equation, the data must meet the basic assumption test, namely through hypothesis testing. The coefficient value of the capital variable is 0.521 with tcount table (4.866 > 2.048), the coefficient value of the labor variable is 0.404 with tcount > table (4.061 > 2.048), the coefficient value of the work experience variable is 0.224 with tcount > ttable (2.891 > 2.048) and education variable coefficient value is 0.362 with tcount > ttable (2.715 > 2.048). Then for the F test, the value of Fcount Ftable (11.348 2.99).
Pemberdayaan Masyarakat melalui Digitalisasi Berbasis Potensi Desa di Desa Niramesi Kecamatan Wolowaru Kabupaten Ende Djata, Baltasar Taruma
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2165

Abstract

We should know in detail the characteristics, strengths and weaknesses of the village, so that village development can be in accordance with the potential of the village to be sold. In this case, local residents can participate in village development, so that they can be used as subjects in the development of their village. One of the efforts made is by way of community empowerment. The method of implementation is to coordinate with the Head of Niramesi Village to obtain an overview of the profile and geographical conditions and demographics of the village, then conduct a survey to each hamlet to determine the state and digital capabilities of the community members, the next stage is to create an e_Mail account for the community and the technical stage of socialization is to carry out digital literacy. Through digital literacy activities, it can open insight and knowledge for the residents of Niramesi Village, Wolowaru District to build digital literacy and use digital technology appropriately. The public can take advantage of digital means for promotion and marketing of brands or products through digital media and digital media can reach a wider and cost-efficient market.
PENGARUH HARGA JUAL CENGKEH DAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI DESA EMBUTERHU KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE: TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI DESA EMBUTERHU KECAMATAN ENDE KABUPATEN ENDE Meto, Kasimirus; Nona, Reyna Virginia; Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 5 No. 1 (2025): VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v5i1.6922

Abstract

Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah: 1. Untuk mengetahui pengaruh harga jual terhadap kesejahteraan petani cengkeh di Desa Embu Terhu Kecamatan Ende Kabupaten Ende . 2. Untuk mengetahui pengaruh biaya produksi terhadap kesejahteraan petani cengkeh di Desa Embu Terhu Kecamatan Ende Kabupaten Ende. 3. Untuk menganalisis pengaruh simultan antara harga jual cengkeh dan biaya produksi terhadap tingkat kesejahteraan petani di Desa Embu Terhu, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende?. Jenis penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif, Penelitian ini dilakukan di Desa Embu Terhu Kecamatan Ende, Kabupaten Ende. Penelitian menggunakan rumus slovin untuk mengukur sampel. sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 128 orang petani cengkeh. Teknik penarikan atau pengambilan data menggunakan : Observasi, Wawancara, Kuesoner, dan Dokumentasi. Berdasarkan analisis dan hasil pengujian hipotesis diperoleh data sebagai berikut: 1. Hasil uji parsial (uji t) menunjukkan bahwa nilai t hitung untuk variabel Harga Jual (X1) adalah 0,909, sedangkan t tabel sebesar 1.979. Karena t hitung < t tabel (0,909 < 1,979) dan nilai signifikansi lebih besar dari 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial, Harga Jual tidak berpengaruh signifikan terhadap Kesejahteraan Petani (Y). Dengan demikian, kontribusi variabel X1 terhadap Y tergolong sangat lemah. 2. Untuk variabel Biaya Produksi (X2), nilai t hitung sebesar 4,926, lebih besar dari t tabel sebesar 1.979, dan nilai signifikansinya adalah 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa secara parsial, Biaya Produksi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kesejahteraan Petani (Y). 3. Berdasarkan hasil uji simultan (uji F), diketahui bahwa nilai F hitung sebesar 13.343 lebih besar dari F tabel sebesar 13,3, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa secara simultan, variabel Harga Jual (X1) dan Biaya Produksi (X2) berpengaruh signifikan terhadap variabel Kesejahteraan Petani (Y).
Pengaruh Pendapatan, Jumlah Tanggungan Keluarga, Dan Pendidikan Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Nelayan Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada Lolo, Elisabeth; Djata, Baltasar Taruma; Luciany, Yohanes Paulus
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 5 No. 1 (2025): VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v5i1.6923

Abstract

Tujuan penelitian ini, adalah 1. Untuk mengetahui pengaruh pendapatan terhadap konsumsi rumah tangga nelayan di Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. 2. Untuk mengetahui pengaruh jumlah tanggungan keluarga terhadap konsumsi rumah tangga nelayan di Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. 3. Untuk mengetahui pengaruh pendidikan terhadap konsumsi rumah tangga nelayan di Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada. Dalam penelitian ini digunakan perhitungan sampel menggunakan rumus slovin dengan batas toleransi kesalahan (maksimum 10%) hasil dari perhitungan sampel sebanyak 55 orang nelayan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: Observasi, Wawancara dan Kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis regresi berganda diperoleh hasil : 1. Secara parsial, variabel pendapatan tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi. 2. Secara parsial, variabel jumlah tanggungan keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi. 3. Secara parsial, variabel pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi. 4. Secara simultan, variabel pendapatan, jumlah tanggungan keluarga, dan pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi rumah tangga nelayan Desa Kezewea Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada
PENGARUH FLUKTUASI HARGA BERAS, PERMINTAAN KONSUMEN, STOK BERAS DAN BIAYA OPERASIONAL TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG BERAS DIKECAMATAN SOA KABUPATEN NGADA Ya Wio, Maria Olviana; Djata, Baltasar Taruma; Penu, Yustina Paulina
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v5i2.6933

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui Bagaimana fluktuasi harga beras memengaruhi pendapatan pedagang beras di Kecamatan Soa. 2. Untuk mengetahui Apa pengaruh permintaan konsumen terhadap pendapatan pedagang beras di Kecamatan Soa. 3. Untuk mengetahui Bagaimana biaya operasional yang dikeluarkan oleh pedagang beras dapat memengaruhi pendapatan pedagang beras di Kecamatan Soa 4. Untuk mengetahui pengaru stok beras terhadap pendapatan pedagang beras di Kecamatan Soa Kabupaten Ngada. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang dilandaskan pada filsafat positivisme, Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Soa Kabupaten Ngada. Besarnya sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan rumus Slovin dengan persentase toleransi ketidaktelitian karena kesalahan dalam pengambilan 5%. jadi, total total keseluruhan sampel yang diambil yaitu 104 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Observasi, Kuesioner dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan uji regresi maka disimpulkan : 1. Fluktuasi harga beras berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang beras. 2. Permintaan konsumen berpengaruh positif terhadap pendapatan pedagang beras. 3. Stok beras berpengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang beras. 4. Biaya operasional juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pendapatan pedagang beras. 5. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut fluktuasi harga, permintaan konsumen, stok beras, dan biaya operasional berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan pedagang beras di Kecamatan Soa.
Analisis Literasi Keuangan Digital, Dan Literasi Ekonomi Terhadap Keberlanjutan Usaha : (Studi Kasus Pada Usaha Toko Sembako Di Kecamatan Aesesa) Margin Kue, Venansia; Nona, Reyna Virginia; Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 5 No. 2 (2025): VOLUME 5 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v5i2.6936

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah : 1. Untuk mengetahui apakah literasi keuangan digital berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM di Kecamatan Aesesa. 2. Untuk mengetahui apakah literasi ekonomi berpengaruh terhadap keberlanjutan UMKM di Kecamatan Aesesa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan mengolah data primer yang diperoleh dari jawaban responden atas pertanyaan atau pernyataan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Lokasi penelitian merupakan tempat atau wilayah dimana suatu penelitian dilakukan. Adapun penelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu di Kecamatan Aesesa. Yang menjadi populasi adalah pelaku usaha toko sembako di Kecamatan Aesesa sebanyak 77 orang. Pemilihan sampel dihitung menggunakan rumus slovin maka, diperoleh sampel sebanyak 44 orang. Teknik dan Prosedur Pengumpulan Data : Kuesioner, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil sebagai berikut: 1. Literasi keuangan digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Literasi keuangan digital berperan sebagai faktor pendukung dalam menjaga keberlanjutan usaha toko sembako di Kecamatan Aesesa, terutama pada era digitalisasi saat ini. 2. Literasi ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha toko sembako di Kecamatan Aesesa. Literasi ekonomi yang kuat maka pelaku usaha akan mampu menangkap peluang bisnis dan menghindari potensi atau risiko kegagalan bisnis
Peran Tour de NTT 2025 dalam Mendorong Pengembangan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan di Propinsi Nusa Tenggara Timur (Studi Empiris) Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 5 No. 1 (2025): VOLUME 5 NOMOR 1 TAHUN 2025
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v5i1.6998

Abstract

Sinergi antara Tour de NTT 2025 dan sektor ekonomi kreatif menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap pembangunan daerah. Event ini tidak hanya memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan industri kreatif lokal, tetapi juga mendorong pembangunan infrastruktur, digitalisasi promosi, serta penguatan jejaring komunitas kreatif antarwilayah. Aktivitas ekonomi yang tumbuh selama dan setelah event berlangsung meningkatkan perputaran ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperluas peluang investasi di sektor pariwisata berkelanjutan. Kajian terbaru menunjukkan bahwa integrasi sport tourism dan ekonomi kreatif mampu meningkatkan daya saing daerah hingga 30% melalui inovasi produk wisata dan budaya adaptif. Selain dampak ekonomi, Tour de NTT juga memperkuat kohesi sosial dan kebanggaan budaya lokal melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan, event ini menegaskan perannya sebagai motor penggerak transformasi sosial-ekonomi yang menghubungkan potensi lokal NTT dengan peluang global, sekaligus menjadi model integrasi sport tourism dan ekonomi kreatif di Indonesia.
PEMBERDAYAAN UKM BERSAUDARA: MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI DAN PEMASARAN KRIPIK PARE Djata, Baltasar Taruma; Sari, Santy Permata; Leda, Helenerius Ajo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35219

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kapasitas produksi, efisiensi kerja, dan kualitas produk pada UKM Bersaudara di Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keberdayaan UKM melalui penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran digital agar usaha menjadi lebih produktif dan berdaya saing. Kegiatan melibatkan lima (5) anggota UKM Bersaudara yang mengelola usaha keripik pare. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi langsung dan wawancara terstruktur untuk menilai peningkatan kapasitas, efisiensi, dan konsistensi produksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek hardskill dan softskill mitra. Kapasitas produksi meningkat ±100% (dari 10 kg menjadi 20 kg/hari), efisiensi waktu meningkat dua kali lipat (dari 1,67 kg/jam menjadi 3,33 kg/jam), dan kualitas produk meningkat 100% (skor dari 2 menjadi 4). Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas, profesionalitas, serta nilai ekonomis usaha berbasis inovasi teknologi dan pemasaran digital.Abstract: This Community Service Programme (PKM) was motivated by the low production capacity,work efficiency, and product quality of the Bersaudara SME in Paupire Village,Ende Tengah Subdistrict, Ende Regency. The objective of this activity was to increasethe empowerment of SMEs through the application of appropriate technology and digital marketing strategiesso that the business would become more productive and competitive. The activity involved five (5) members of the Bersaudara SME who manage a bitter melon chip business.The implementation method consisted of three stages, namely preparation, training, andevaluation. The evaluation was conducted using direct observation and structured interviewsto assess improvements in capacity, efficiency, and consistency ofproduction. The results showed a significant increase in the partners' hard skills and soft skills. Production capacity increased by ±100% (from 10 kg to 20kg/day), time efficiency doubled (from 1.67 kg/hour to3.33 kg/hour), and product quality increased by 100% (score from 2 to 4). This programme has proven to be effective in increasing productivity, professionalism,and the economic value of businesses based on technological innovation and digital marketing.
Pengaruh Persepsi Masyarakat, Efisiensi Uang Logam dan Inflasi Terhadap Penggunaan Uang Logam Sebagai Alat Transaksi (Studi Kasus Di Kabupaten Ngada) Lino, Inosensia; Penu, Yustina Paulina; Djata, Baltasar Taruma
JURNAL EQUILIBRIUM Vol. 6 No. 1 (2026): VOLUME 6 NOMOR 1 TAHUN 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jeq.v6i1.6987

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, persepsi masyarakat, dan efisiensi uang logam terhadap penggunaannya sebagai alat transaksi di Kabupaten Ngada. Data yang digunakan meliputi data sekunder inflasi periode 2020-2024 dari BPS dan data primer hasil survei terhadap 96 responden. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk variabel inflasi dan menggunakan regresi linear berganda untuk variabel persepsi masyarakat dan efisiensi uang logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berfluktuasi selama periode pengamatan dengan tingkat yang masih tergolong sedang dan terkendali, sehingga belum menjadi faktor dominan dalam memengaruhi perilaku masyarakat menggunakan uang logam. Variabel persepsi masyarakat berpengaruh signifikan terhadap penggunaan uang logam (t hitung 14,871 > t tabel 1,985; sig. 0,000 < 0,05), sedangkan efisiensi uang logam tidak berpengaruh terhadap penggunaan uang logam (t hitung 0,987 < t tabel 1,985; sig. 0,326 > 0,05). Secara simultan, kedua variabel independen berpengaruh signifikan terhadap penggunaan uang logam (F hitung 114,976 > F tabel 3,09; sig. 0,000 < 0,05) dengan koefisien determinasi sebesar 0,712. Temuan ini mengindikasikan bahwa 71,2% variasi penggunaan uang logam dapat dijelaskan oleh persepsi masyarakat dan efisiensi uang logam, sementara 28,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.