Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor predisposisi dan faktor pendukung yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil Marini, Ice; Karsidah, Karsidah; Sintia, Lisna
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 02 (2025): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i02.1624

Abstract

Latar Belakang: Survey penduduk antar sensus (SUPAS) melaporkan Indonesia masih menempati angka kematian ibu 305/100.000 kelahiran. Upaya yang dilakukan diantara pendekatan siklus kehidupan dan pencegahan kematian dengan memberikan pelayanan ke ibu hamil serta penyiapan buku KIA sebagai sumber informasi. Proporsi lengkap pengisian buku KIA pada riwayat kehamilan di Provinsi Jawa Barat 73,9% yang terisi lengkap.Metode: Penelitian menggunakan desain cross secsional study, dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Muaragembong Bekasi dengan menggunakan instrumen kuesioner untuk mengumpulkan data.  Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling yang kemudian dianalisis univariat dan bivariat.Hasil: Didapatkan hasil karakteristik responden, faktor predisposisi dan faktor pendukung yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA yaitu Umur (p = 0,048), Pendidikan (p= 0,021), Paritas (p= 0,042), Pengetahuan (p= 0,006), Sikap (p=0,047), Dukungan Petugas (p=0,046).Kesimpulan: Lebih dari separuh responden (62,4%) berumur kategori dewasa awal, lebih dari separuh responden (64,7%) berpendidikan tinggi dan hampir seluruh responden (80%) memiliki anak dengan jumlah lebih dari satu. Faktor predisposisi dan factor pendukung yang berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil antara lain umur, pendidikan, paritas, pengetahuan, sikap dan dukungan petugas.
PERAN AKTIF KADER POSYANDU DALAM PEMANFAATAN BUKU KIA SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MANAJEMEN LAYANAN KESEHATAN IBU Ice Marini
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 3 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/tkmgc061

Abstract

Profil Kesehatan Provinsi Jawa Barat tahun 2024 menyatakan terdapat 10 daerah yang tinggi angka kematian ibu salah satunya Kab Bekasi. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah kematian ibu diantaranya mengoptimalkan informasi yang dapat ditemui di Buku KIA. Tujuan penelitian untuk mengetahui peran kader dalam penggunaan buku KIA oleh ibu Hamil. Metode penelitian ini menggunakan desain cross secsional study dengan sampel 85 orang, diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data dianalisis univariat dan bivariat. Hasil dari penelitian menunjukkan lebih dari separuh responden berumur dewasa awal (62,4%), lebih dari separuh responden berpendidikan tinggi (64,7%), hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara umur (p = 0,048) dan pendidikan (p=0,021) dengan pemanfaatan buku KIA oleh ibu hamil sedangkan variabel peran kader (p=0,288) dan peran bidan (p=1,000) menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan buku KIA. Kesimpulan dari penelitian ini variabel umur dan pendidikan berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA, variabel peran kader dan peran bidan tidak berhubungan dengan pemanfaatan buku KIA. Saran untuk kader dan bidan agar tetap mengoptimalkan pelayanan di Posyandu dan membuat lebih kuat peran buku KIA sebagai salah satu pusat informasi bagi ibu hamil.
EFEKTIVITAS PELATIHAN TIME MANAGEMENT DAN PENGATURAN SHIFT PADA PENGURANGAN BEBAN KERJA DAN STRES KERJA TENAGA KESEHATAN Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Emmelia Kristina Hutagaol
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/njv44k75

Abstract

Pola kerja shift dapat meningkatkan beban kerja dan risiko gangguan kesehatan mental pada tenaga kesehatan. Analisis beban kerja menyediakan data dasar untuk merancang pelatihan manajemen waktu dan penjadwalan shift yang lebih sehat. Mendesain dan mengevaluasi model pelatihan time management dan pengaturan jadwal shift berbasis temuan analisis beban kerja untuk meningkatkan kesehatan mental staf medis. Penelitian R&D tahapan desain dan uji coba dilaksanakan di RS Sentra Medika Cikarang pada Mei–Juli 2025. Sampel terdiri atas 20 tenaga kesehatan yang menjalani survei beban kerja (NASA-TLX), wawancara, dan skala kesehatan mental DASS-21 sebelum dan sesudah pelatihan. Intervensi berupa workshop time management, simulasi penyusunan jadwal shift, dan pendampingan. Evaluasi kuantitatif menggunakan paired t-test. Pelatihan menurunkan skor beban kerja rata-rata dari 65,3 menjadi 48,7 (p<0,01) dan skor stres DASS-21 dari 18,2 menjadi 11,5 (p<0,01). Partisipan melaporkan peningkatan kepuasan jadwal dan keseimbangan kerja-hidup. Pelatihan berbasis analisis beban kerja efektif meningkatkan manajemen waktu, optimasi jadwal, dan kesehatan mental tenaga kesehatan.
EVALUASI MANAJEMEN SUMBER DAYA DAN EFEKTIVITAS PELAKSANAAN TANGGAP KRISIS KESEHATAN OLEH SAHABAT TAGANA RAJAWALI PALEMBANG Emmelia Kristina Hutagaol; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Lyliana Endang Setianingsih; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/1kz6n679

Abstract

Respons krisis kesehatan memerlukan manajemen sumber daya optimal dan mobilisasi relawan yang cepat. Sahabat Tagana Rajawali Palembang telah aktif dalam situasi darurat, tetapi evaluasi sistematis masih terbatas. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi manajemen sumber daya dan efektivitas intervensi kesehatan oleh Sahabat Tagana Rajawali Palembang tahun 2023–2024. Metode penelitian menggunakan evaluasi mixed-methods mengombinasikan analisis kuantitatif waktu mobilisasi, pemanfaatan logistik, dan kepuasan penerima manfaat (n=120) dengan wawancara mendalam 10 koordinator. Analisis kuantitatif menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman; analisis kualitatif tematik. Hasil: Waktu mobilisasi menurun dari 4,2 menjadi 2,8 jam (p<0,01), tingkat pemanfaatan logistik 85%, kepuasan penerima manfaat 4,3/5. Kesimpulan: Manajemen sumber daya Sahabat Tagana Rajawali efektif dengan respons krisis berdampak tinggi. Rekomendasi mencakup pelacakan logistik digital dan penguatan kapasitas berkelanjutan.
EVALUASI KEPUASAN PESERTA DAN TINGKAT KEPATUHAN LANSIA PASCA-PELATIHAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT Lyliana Endang Setianingsih; Anom Dwi Prakoso; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/f3d9y087

Abstract

Kebersihan gigi dan mulut yang buruk pada lansia meningkatkan risiko penyakit mulut dan menurunkan kualitas hidup. Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan perawatan mulut. Mengevaluasi kepuasan peserta dan tingkat kepatuhan lansia satu bulan setelah pelatihan kebersihan gigi dan mulut. Desain quasi-eksperimental pra-pasca dengan 100 lansia (≥60 tahun) mengikuti workshop sehari tentang teknik menggosok gigi, pembersihan interdental, dan edukasi kesehatan mulut. Kepuasan diukur dengan kuesioner Likert (1–5) dan kepatuhan melalui checklist observasi pada baseline dan 4 minggu pasca-pelatihan. Data dianalisis menggunakan paired t-test dan statistik deskriptif. Skor kepuasan rata-rata 4,6 (SD=0,4). Tingkat kepatuhan meningkat dari 45% menjadi 78% (p<0,001). Sebanyak 85% peserta melaporkan peningkatan efikasi diri dalam perawatan mulut. Pelatihan kebersihan mulut pada lansia berhasil dengan kepuasan tinggi dan peningkatan kepatuhan signifikan; direkomendasikan workshop rutin di posyandu.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG STUNTING PADA KADER TAGANA MASUK KAMPUNG DI PROVINSI SUMATERA SELATAN Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat
Indonesian Journal of Health Research Innovation Vol. 1 No. 4 (2024): Indonesian Journal of Health Research Innovation
Publisher : Yayasan Menawan Cerdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64094/w8d04537

Abstract

Kasus stunting secara global semakin meningkat terutama di Asia Tenggara sekitar 24,7%. Kasus ini membutuhkan komitmen dukungan dari semua stake holder untuk mengatasi kasus. Stakeholder yang dapat berperan langsung kemasyarakat selain petugas kesehatan yakni kader posyandu, kader kesehatan dan relawan sosial. Kader tagana merupakan relawan dibawah kementrian sosial yang diarahkan untuk mencegah dan menangani risiko guncangan kerentanan sosial. Kader tagana Rajawali merupakan salah satu kelompok relawan sosial yang sering melaksanakan pengabdian kemasyarakat. Kasus stunting juga dapat dikelompokkan kedalam bencana kesehatan sehingga kader tagana rajawali diharapkan dapat dibekali pengetahuan kesehatan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi kepada kader tagana yang turun kemasyarakat dalam kegiatan tagana masuk kampung. Metode kegiatan ini dengan metode penyuluhan yang diawali dengan pre-tes dan post-test. Hasil kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan pengetahuan dari hasil pre-test dengan rata-rata 6,19 meningkatkan menjadi 8,04 pada hasil post-tes. Kesimpulan kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan dengan metode edukasi kepada kader tagana, saran untuk kegiatan ini dapat diprogramkan pada agenda pelatihan kader tagana sehingga peningkatan pengetahuan akan lebih baik dan memberikan dampak pada masyarakat.
Analysis of the Relationship Between the Implementation of Patient Safety Culture and Staff Perceptions of the Level of Patient Safety at Cikarang Community Health Center Using the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC) Setianingsih, Lyliana Endang; Ice Marini; Emmelia Kristina Hutagaol; Afif Wahyudi Hidayat; Anom Dwi Prakoso
Jurnal EduHealth Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal eduHealt, 2023, December
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementing patient safety at Community Health Center is one of the main priorities in providing high quality health services to patients. As a part from carrying out its function as a public health service, a Community Health Center must also pay attention to continuously improving patient safety, in achieving universal and sustainable health coverage. The aim of this research is to gain an understanding of the influence of patient safety culture on staff perceptions of patient safety level in Cikarang Community Center. This design of this research is a quantitative analysis design with a cross sectional study approach, using observational research method. The subjects of this research are staff (including medical health workers and non-medical health workers) at the Cikarang Community Health Center, which consists of 57 personels, and the technique used is total sampling method. The majority of the staff in Cikarang Community Health Center perceive the patient safety level to be excellent (68,4%). The factors that have significant relationship with the patient safety perception are teamwork (p-value = 0,023), management support (p-value = 0,042), overall perception of patient safety (p-value = 0,029), feedback and communication about errors (p-value = 0,034), and incident reporting frequency (p-value = 0,012). The factors that influence staff perception on patient safety level are incident reporting frequency (OR = 7,738), teamwork (OR = 2,554), supervisor support (OR = 1,287) and management support (OR = 2,102), while the factor that are less likely to influence staff perception on patient safety level are organizational learning (OR = 0,681), feedback and communication about errors (OR = 0147), and communicative openness (OR = 0,550). The improvement of patient safety culture in Cikarang Community Health Center can be done by increasing in im plementation of incident reporting frequency, teamwork, supervisor support and management support.
Persepsi Pasien Poli KIA tentang Mutu Pelayanan Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak Marini, Ice; Dwi Prakoso, Anom; Hutagaol, Emmelia Kristina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Kematian ibu masih menjadi masalah yang sering terjadi di beberapa Puskesmas yang ada di Kabupaten Bekasi, sehingga diperlukan pembinaan dan monitoring pada setiap Puskesmas. Selain itu, penguatan pelayanan kesehatan diperlukan agar semua bermutu pada pelayanan tingkat primer yang merupakan tujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat. Tujuan: untuk mengetahui hubungan persepsi pasien tentang mutu pelayanan KIA terhadap pemanfaatan pelayanan KIA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross secsional study. Pengumpulan data melalui kuesioner dan dianalisis secara uji chi square. Hasil: Hasil Bivariat tidak ada hubungan pendidikan (p=0,773), pekerjaan (p=1,000), Asuransi (p=0,576), daya tanggap (p=0,538), jaminan (p=0,374), biaya (p=0,383), namun ada hubungan kehandalan (p=0,002), bukti fisik (p=0,013), empati (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan KIA. Analisis multivariat didapatkan model akhir variabel empati nilai OR 10,9 (95% CI: 2,8 – 42,6). Kesimpulan: ada hubungan antara kehandalan, bukti fisik dan empati terhadap pemanfaatan pelayanan KIA. Variabel empati merupakan variabel yang paling dominan berpengaruh terhadap pemanfaatan pelayanan KIA. Kata Kunci: Mutu, Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak, Pemanfaatan
Pengaruh Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Bpjs Di Puskesmas Cikarang Kabupaten Bekasi Tahun 2023 Wahyudi Hidayat, Afif; Endang Setianingsih, Lyliana; Marini, Ice
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh proses pemberian pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan puskesmas belum memberikan kepuasan terhadap pasien dan masyarakat. Tujuan mengetahui pengaruh mutu pelayanan dengan kepuasan pasien layanan BPJS di Puskesmas Cikarang. Jenis penelitian kuantitatif desain analitik observasional rancangan cross sectional. Sampel berjumlah 142 orang dengan tehnik sampling accidental sampling. Data dianalisis dengan uji chi square dan hasil kemudian dilanjutkan analisis multivariate dengan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan mutu pelayanan administrasi dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.001 < 0.05, ada hubungan mutu pelayanan perawat dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.017< 0.05, ada hubungan mutu pelayanan obat dengan kepuasan pasien dengan nilai p value = 0.003 < 0.05, ada hubungan mutu sarana dan prasarana dengan kepuasan pasien dengan p value = 0.001 < 0.05. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa pelayanan administrasi dan sarana prasarana paling memengaruhi kepuasan pasien BPJS. Kata Kunci: Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien
TRAINING OF ELECTRONIC RPP DEVELOPMENT FOR HEALTH ADMINISTRATION STUDY PROGRAM MANAGEMENT LECTURERS IN INDONESIA Utami, Ressa Andriyani; Tamsuri, Anas; Marini, Ice
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2022): DESEMBER
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v6i4.1252

Abstract

The Learning Implementation Plan (RPP) is a plan that describes the procedures and organization of learning to achieve a basic competency set out in the Content Standards. Every educator in the education unit is obliged to prepare a complete and systematic RPP so that learning takes place interactively. The problem that occurs is that the preparation of the RPP is not optimal according to the provisions. The use of technology can be a new innovation in learning activities, starting from the preparation of lesson plans to the delivery of learning materials which we currently know with the online lecture method. The method used is training in the preparation of electronic lesson plans and at the end of the activity, an evaluation is carried out via google form. The results of the training activities showed that the implementation of the training and mentoring went well and received enthusiasm from the subjects. This electronic lesson plan preparation training is important because it helps lecturers prepare teaching materials so that the teaching and learning process becomes optimal.