Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal Science of Biodiversity

Isolasi dan Uji Aflatoksin Cendawan Pengkontaminasi Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Kabupaten Timor Tengah Utara Ria S Mauresi; Gergonius Fallo; Ite Morina Yostianti Tnunay
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp30-36

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang seringkali terkontaminasi cendawan dan mengakibatkan pembusukan hingga memproduksi aflatoksin. Tujuan penelitian yaitu mengisolasi, mengidentifikasi dan mengetahui kandungan aflatoksin cendawan pengkontaminasi kacang merah. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel kacang merah di Desa Suanae dan Desa Noepesu secara random sebanyak 1 kg dengan lamanya penyimpanan 3-4 bulan. Kacang merah yang bergejala ditumbuhkan pada media PDA dengan metode penanaman langsung. Cendawan diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis, sedangkan uji aflatoksin menggunakan metode TLC. Hasil isolasi didapatkan dua isolat cendawan yaitu isolat SBP dan isolat NK. Isolat SBP memiliki karakter makroskopis yaitu warna koloni hijau, permukaan cokelat kehijauan dengan diameter pertumbuhan koloni 5,1-7,0 mm, sedangkan isolat NK warna miselium hijau muda dengan diameter koloni 1,1-1,5 mm. Kedua isolat secara mikroskopis memiliki bentuk spora oval, warna spora hitam kecoklatan dan hitam, memiliki konidia berbentuk bulat serta konidiafor tegak. Kedua isolat diduga Aspergillus sp. Hasil uji aflatoksin total yaitu B1 : <3.01 µg/Kg, B2 : <3.50 µg/Kg, G1 : <0.54 µg/Kg, dan G2 : <1.0 µg/Kg. Kadar aflatoksin total hasilnya di bawah batas regulasi Standar Nasional Indonesia (<5 µg/Kg).
Identifikasi Parasit pada Ikan Bandeng (Chanos chanos F) yang Dibudidayakan pada Tambak Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka Nahak, Maksimianus; Fallo, Gergonius; Pakaenoni, Gonsianus
Journal Science of Biodiversity Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i2pp61-65

Abstract

Ikan bandeng (Chanos chanos F) merupakan salah satu jenis ikan air payau yang mempunyai nilai ekonomis tinggi dan mempunyai prospek cukup baik untuk dikembangkan. Budidaya ikan bandeng merupakan budidaya air payau dimana salinitasnya berada diantara salinitas air laut dan juga air tawar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis parasit apa saja yang menginfeksi ikan bandeng, untuk mengetahui prevalensi dan intensitas serangan parasit pada ikan bandeng, unruk mengetahui parameter kualitas air di tambak Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka. Penelitian ini dilaksanankan pada bulan April sampai Juli 2023. Hasil identifikasi mengenai tingkat serangan ektoparasit dan endoparasit pada 30 ekor ikan bandeng (Chanos chanos F), pada Tambak Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Malaka terdapat dua jenis parasit. Jenis parasit yang ditemukan dalam penelitian ini yaitu Dactylogyrus sp. dan Camallanus sp. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat di simpulkan bahwa : Jenis parasit yang dapat mengifeksi ikan bandeng dalam penelitian ini adalah Dactylogyrus sp dan camallanus sp nilai prevalensi Dactylogyrus sp adalah 10% (infeksi sering), nilai prevalensi camallanus sp 6,67 % (infeksi kadang), sedangkan nilai kualitas air yaitu: kecerahan air 23cm tergolong sangat baik bagi tambak ikan bandeng dan salinitas air 0,66ppt maka dikategorikan kedalam air payau. Kata kunci : Identifikasi parasit, Ikan Bandeng.
Paparan Medan Listik Dalam Pertumbuhan dan Kelulushidupan Ikan Nila (Oreochromis nilaticus) Ninu, Isabela Matkoi; wiguna, gede arya; Fallo, Gergonius
Journal Science of Biodiversity Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol5i1pp1-7

Abstract

Sesuai amanat dan instuksi persiden 2016 yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan peningkatan produksi budidaya dan pengolahan hasil perikanan. Salah satu ikan air tawar dan memiliki potensi untuk budidaya adalah ikan nila. Ikan nila adalah salah satu ikan air tawar yang banyak dibudidayakan karena mudah beradaptasi dengan lingkungan yang kurang oksigen. Kendala yang dihadapi oleh pembudidaya ikan nila yaitu salinitas air yang mengandung zat kapur tinggi, pH dan suhu yang kurang serta bagaimana menigkatkan pertumbuhan ikan denga cepat dalamwaktu yang tidak terlalu lama sehigga menghemat pakan yang diberikan pada ikan pemeliharaan. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetehui paparan medan listrik terhadap pertumbuhan ikan nila. Penelitian ini menggunkana rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali perlakuan. Pengukuran perameter yaitu pertambahan panjang, pertambahan bobot dan tingkat kelulushidupan ikan nila. Perlakuan penelitian terdiri dari 4 perlakuan, dengan satu kontrol dan paparan medan listrik masing-masing adalah 12 kV/m, 18 kV/m, 24 kV/m, dengan masing-masing 15 menit. Hasil data yang diperoleh dilakukan analisis statistik menggunakan Analisis Varian (ANOVA) menggunakan statistical Paskage for the social Sciences (SPSS). Apabila hasil sidik ragam menunjukan pengaruh nyata dari perlakuan, maka dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Tets (DMRT). Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa paparan medan listrik berpengaruh terhadap pertambahan panjang, pertambahan bobot dan tingkat kelulushidupan ikan nila. Pertambahan panjang ikan nila tertinggi pada P3 dengan rata-rata 4,46b ± 4,46 cm, pertamabahan bobot ikan nila tertinggi pada P3 dengan rata-rata 8,40c ± 8,40 cm dan tingkat kelulushidupan ikan nila tertinggi pada P3 80,95C ± 80,95%.
Pengaruh Penambahan Kotoran Sapi dengan Dosis yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kelimpahan Fitoplankton pada Kolam Terpal Abani, Agustinus; Pakainoni, Gonsianus; Fallo, Gergonius
Journal Science of Biodiversity Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol5i1pp8-13

Abstract

Fitoplankton merupakan makanan bagi hewan seperti ikan dan udang. Kandungan unsur-unsur hara dalam kotoran sapi pada umumnya mengandung nitrogen dan fosfor. Nitrogen dan fosfor berperan penting dalam menumbuhkan fitoplankton. Tujuan dari penelitian ini untuk untuk mengetahui jenis fitoplankton apa saja yang ditemukan pada saat pengamatan dibawah mikroskop, untuk mengetahui bagaimana pengaruh penambahan kotoran sapi dengan dosis yang berbeda terhadap pertumbuhan dan kelimpahan fitoplankton, untuk mengetahui berapa nilai kelimpahan fitoplankton setelah diberi perlakuan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-September 2023 di Laboratorium FPSK Universitas Timor. Hasil identifikasi fitoplankton pada 12 kolam terpal di Laboratorium FPSK, didapatkan 3 spesies dari 2 kelas yaitu, kelas Cyanophyta (2 spesies), dan kelas Bacillariophyta (1 spesies). Jenis-jenis fitoplankton yang ditemukan yaitu: Microcystis aeruginosa, Ananaena sp. dan Stenopterobia sp. kotoran sapi berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan fitoplankton dengan nilai signifikansi pada uji anova sebesar 0,003, dosis kotoran sapi 25 kg/200 liter air memiliki kelimpahan fitoplankton dengan total jumlah sebesar 369,93 ind/ml pada jenis fitoplankton Stenopterobia sp. dan Anabaena sp. dosis kotoran sapi 50 kg/200 liter air memiliki kelimpahan fitoplankton dengan total jumlah sebesar sebesar 1.233,1 ind/ml pada jenis fitoplankton Microcistys aeruginosa, sedangkan dosis kotoran sapi 75 kg/200 liter air memiliki kelimpahan fitoplankton terbanyak dengan total jumlah sebesar, 3.699,3 ind/ml pada jenis fitoplankton Microcistys aeruginosa dan Stenopterobia sp.
Analisis Kualitas Air Sumur Gali Di Kelurahan Maubeli Kota Kefamenanu Kabupaten Timor Tengah Utara Suni, Yunita; Fallo, Gergonius; Blegur, Willem Amu
Journal Science of Biodiversity Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol5i1pp31-38

Abstract

The existance of dug well is important for the people of Maubeli from Kefamenanu City. The society consumed it since their adults been there. As quality as water consuming needed to be tested for sanitation and hyegene issues. The aims is to analyze dug water quality in Maubeli Village for physic parameters (temperature, odor, colour, TSS), chemistry (pH, COD, and microbiology (E.coli). Water sample from 5 locations and analized locally for temperature, odor, colour, pH and in Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan from East Nusa Tenggara for TSS dan COD. Data compared to Peraturan Pemerintah No. 22/2021 and Permenkes No. 2/2023. The resulst showed that the temperature for 1st dan 2nd are 250C, 3rd to 5th: 270C, there’s good for odor and colour. TSS: 2,5 mgL-1, 3,5 mgL-1, 9 mgL-1, 4 mgL-1, and 5 mgL-1. pH: (8,1), (7,9), (8,2), (7,9), and (7,6). COD: 15,16 mgL-1, 17,02 mgL-1, 9,61 mgL-1, 12,05 mgL-1, and not found E. coli for all dug wells. Base on snapshot sampling that the water quality is good to be consumed but still need to boil it.