Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT LAZATTO CHICKEN & BURGER KARAWANG BARAT Ibnu Suryadi; Irfan Rizka Akbar
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 3 (2025): MARET 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penulis melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Lazatto Chicken & Burger Karawang Barat, baik secara parsial maupun simultan. Adapun metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampel jenuh yang melibatkan 60 karyawan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melalui data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) berpengaruh terhadap kinerja karyawan (Y) dengan persamaan regresi Y = 51,401 + (-0,259)X1 + (-0,234)X2. Nilai koefisien determinasi yang diperoleh adalah disiplin kerja (X1) terhadap kinerja karyawan (Y) 70,5%, motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) 22,3% dan disiplin kerja (X1) dan motivasi kerja (X2) terhadap kinerja karyawan (Y) 70,8%. Hasil uji hipotesis secara parsial menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan hasil uji t hitung > t tabel (-2,506 > -1,671), sehingga Ho1 ditolak dan Ha1 diterima. Demikian pula, motivasi kerja juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan hasil uji t hitung > t tabel (-2,624 > -1,671), sehingga Ho2 ditolak dan Ha2 diterima. Hasil uji hipotesis secara simultan menunjukkan bahwa nilai F hitung > F tabel (8,170 > 3,16), sehingga Ho3 ditolak dan Ha3 diterima
The Impact of Artificial Intelligenceon Taxpayer Compliance Suryadi, Ibnu; Purba, Rebeka Meidiana; Tampubolon, Amy Septrina; Ersanti, Ersanti; Ramadhon, Rosiana
Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Sharia Journal and Education Center Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ijijel.v4i1.1621

Abstract

The rapid evolution of digital technology has ushered in a new era of tax administration, characterized by the integration of Artificial Intelligence (AI). This research investigates the impact of AI implementation on taxpayer compliance, examining both the technical efficiency of tax authorities and the behavioral shifts among taxpayers. Using a comprehensive literature review and a conceptual framework based on the Technology Acceptance Model (TAM) and Deterrence Theory, this study analyzes how AI-driven tools—such as automated auditing, predictive analytics for fraud detection, and AI-powered chatbots—influence voluntary and enforced compliance. The findings suggest that AI significantly enhances compliance by reducing the "tax gap" through precise monitoring and by lowering compliance costs for taxpayers through simplified procedures. However, the study also highlights critical challenges, including data privacy concerns, the "black box" nature of AI algorithms, and the potential for digital inequality. This paper concludes that while AI serves as a powerful catalyst for transparency and efficiency, its success depends on the establishment of robust legal frameworks and ethical guidelines to maintain public trust. Keywords: Artificial Intelligence, Tax Compliance, Tax Administration, Predictive Analytics, Digital Transformation.
The Influence of Brand Personality on Brand Trust: A Case Study of Hanasui Cosmetic Products Irma Shantilawati; Ibnu Suryadi; Nurhadinah Nurhadinah
Oikonomia : Journal of Management Economics and Accounting Vol. 2 No. 4 (2025): Oikonomia-August
Publisher : PT. Hafasy Dwi Nawasena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61942/oikonomia.v2i4.416

Abstract

This study aims to analyze the influence of brand personality on brand trust in the case of Hanasui cosmetic products. Brand personality refers to human-like characteristics associated with a brand, which can shape consumers' emotional perceptions and loyalty. Meanwhile, brand trust reflects the level of consumer confidence in the consistency, honesty, and benevolence of a brand. This research uses a quantitative descriptive approach with a survey method through questionnaires distributed to 120 respondents who are active users of Hanasui products. The sampling technique used is purposive sampling, and data analysis was conducted using simple linear regression with the help of SPSS software. The results show that brand personality has a positive and significant effect on brand trust. The most dominant dimensions of brand personality are sincerity and competence, while ruggedness was rated the lowest. The coefficient of determination (R²) was 0.513, indicating that 51.3% of the variation in brand trust can be explained by brand personality. These findings demonstrate that a strong and consistent brand personality can effectively build consumer trust, particularly for local cosmetic brands such as Hanasui.
PERAN GENERASI MUDA SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI KREATIF DI INDONESIA Irma Shantilawati; Yulianti Yulianti; Ibnu Suryadi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.40645

Abstract

Ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Generasi muda, dengan kreativitas, inovasi, dan pemahaman teknologi, berperan penting sebagai penggerak utama sektor ini. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendorong generasi muda dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang mendorong keterlibatan mereka, serta tantangan yang dihadapi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa peminatan generasi muda pada sektor bisnis sangat dominan. Namun, kendala seperti keterbatasan akses pembiayaan, regulasi yang kurang mendukung, dan minimnya pendidikan kewirausahaan masih menjadi hambatan utama. Rekomendasi penelitian ini mencakup perlunya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan institusi pendidikan untuk menciptakan ekosistem yang mendukung keberlanjutan ekonomi kreatif yang dipelopori oleh generasi muda. Metode yang digunakan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasilnya, nilai rata-rata pada pre dan post-test memiliki hasil yang sangat baik ketika sudah diberikan edukasi.
PERAN HARGA DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PRODUK MIE INSTAN MEREK INDOMIE DI LP3I JAKARTA KAMPUS SUDIRMAN TANGERANG Eni Selfiyah; Yulianti; Ersanti; Ibnu Suryadi; Rebeka Meidiana Purba
DIVERSITY: Journal of Multi Science Linearity Vol. 1 No. 2 (2024): DIVERSITY: Journal of Multi Science Linearity ,February 2024
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/diversity.v1i2.539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa berperanna harga dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan pada konsumen mie instan merek indomie di LP3I Jakarta kampus Sudirman Tangerang. Penelitian ini dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner kepada konsumen Indomie di wilayah Politeknik LP3I Jakarta Kampus Sudirman Tangerang. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini menggunakan analisis uji linear berganda dengan beberapa tahapan uji data, diantaranya uji instrumen (validitas & realibilitas), uji asumsi klasik (normalitas, linearitas dan heteroskodasitas) dan uji hipotesis (uji T dan uji F). Dan hasil penelitian dengan melalui beberapa tahapan uji data, menunjukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara variabel harga dan kualitas produk (X) dengan kepuasan pelanggan (Y). Hal ini dinyatakan dengan hasil uji t (secara parsial), yang menyimpulkan bahwa nilai t hitung pada variabel Harga (X1) sebesar 8,041 dan t hitung pada variabel Kualitas Produk (X2) sebesar 3,858 sedangkan t tabel adalah 3,469 artinya t hitung > t tabel. Disisi lain, nilai signifikansi variabel harga dan kualitas produk sebesar 0,000 nilai signifikansi keduanya lebih kecil dari 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara variabel Harga (X1) dan Kualitas Produk (X2) dengan variabel Kepuasan Pelanggan (Y) yang signifikan. Sedangkan, secara bersamaan dapat diketahui nilai signifikansi untuk pengaruh Harga (X1) dan Kualitas Produk (X2) secara simultan terhadap variabel Kepuasan pelanggan adalah sebesar 0,000 < 0,05.
Implementasi Smart Business dalam Meningkatkan Kinerja Bisnis Ritel di Era Digital: Studi Kasus pada Alfamart (2020–2025) Irma Shantilawati; Ibnu Suryadi; Yulianti Yulianti
Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Hukum dan Ilmu Sosial Volume 4 Nomor 2 June - September
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/pchukumsosial.v4i2.523

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi perusahaan ritel dengan konsumen, termasuk cara konsumen mencari informasi, melakukan transaksi, menerima promosi, dan memperoleh layanan. Dalam kondisi tersebut, Smart Business dapat dipahami sebagai pendekatan yang mengintegrasikan teknologi digital, data, analitik, pengelolaan hubungan pelanggan, serta proses bisnis untuk mendukung penciptaan nilai dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Smart Business pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) dan keterkaitannya dengan perkembangan kinerja bisnis selama 2020–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan memanfaatkan data sekunder berupa laporan tahunan, laporan keuangan, laporan keberlanjutan, serta publikasi perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital Alfamart berkembang dari penguatan kanal penjualan online pada masa pandemi menuju integrasi omnichannel yang menghubungkan Alfagift, toko fisik, program loyalitas, data pelanggan, dan aktivitas promosi. Pada 2022, Alfagift telah digunakan oleh lebih dari 10 juta pengguna, sementara analisis big data terhadap lebih dari 10 juta pelanggan dimanfaatkan untuk menghasilkan penawaran yang lebih relevan dan personal. Pada akhir 2022, lebih dari 40% pendapatan penjualan dilaporkan berasal dari pelanggan loyal yang tergabung dalam program CRM. Pada 2024, transaksi digital melalui Alfagift tumbuh 44,82% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, pendapatan neto perusahaan meningkat dari Rp84,90 triliun pada 2021 menjadi Rp126,74 triliun pada 2025. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Smart Business merupakan salah satu kapabilitas strategis yang mendukung penguatan pengalaman pelanggan, integrasi kanal, dan daya saing Alfamart. Meskipun demikian, peningkatan kinerja tidak dapat diatribusikan hanya kepada digitalisasi karena ekspansi gerai, pertumbuhan pasar, strategi harga dan promosi, serta efisiensi operasional juga berperan dalam membentuk kinerja perusahaan.