Dias Putri Yuniar
UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

Published : 15 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Stimulasi Aspek Perkembangan Anak Melalui APE Bermuatan Kearifan Lokal di PAUD Madura Dias Putri Yuniar; Fajar Luqman Tri Ariyanto
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 16, No 1 (2021): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um041v16i1p21-33

Abstract

Masa golden age pada anak usia dini perlu distimulasi dengan beragam media yang ada untuk membantu enam aspek perkembangan anak secara optimal. Disisi lain, kemajuan zaman dan teknologi perlu diimbangi dengan penngenalan budaya agar tidak tergerus. Media pembelajaran berkearifan lokal yang berupa puzzle, serbuk jagung warna-warni dan kotak pintar digunakan sebagai Alat Permainan Edukatif (APE) yang diproses dari limbah jonggol jagung. Alat permainan edukatif berupa puzzle, serbuk jagung warna-warni dan kotak pintar digunakan pada anak usia dini saat belajar di sekolah (luring) pada lima lembaga PAUD yang ada di Bangkalan Madura. Penggunaan alat permaina edukatif digunakan untuk menstimulasi Enam aspek perkembangan meliputi nilai agama moral, sosial emosional, bahasa, kognitif, motorik, dan seni agar dapat terstimulasi dengan baik melalui media hasil limbah jonggol jagung. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi observasi, wawancara dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan cara pengelompokan hasil, deskripsi atau menganalisis data, penyajian dan pengambilan kesimpulan. Hasil dari kegiatan penelitian ini didapatkan tiga macam jenis media pembelajaran yang efektif yang dapat  menstimulasi enam aspek perkembangan pada anak usia dini dengan melihat tanggapan yang diambil ke ibu guru di lima Lembaga PAUD kota Bangkalan melalui G-form yaitu prosentase serbuk jagung warna-warni (sergunani) 78, 6%, kotak pintar 66, 7%, dan puzzle 78, 6%
Kepercayaan Diri Anak Usia 4-5 tahun yang Mengikuti Ekstrakurikuler Tari Melalui Tari Karapan Sapi Indira Irani; Dwi Nurhayati Adhani; Dias Putri Yuniar
PG-PAUD Trunojoyo Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v8i2.11558

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kepercayaan diri anak dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri anak yang berusia 4-5 tahun melalui kegiatan tari karapan sapi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian yaitu 3 anak kelompok A berusia 4-5 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler tari di TK Negeri Pembina Bangkalan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman ada tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian kepercayaan diri anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan tari karapan sapi yaitu keyakinan diri pada ketiga subjek sudah memiliki keyakinan dalam melakukan gerakan tari yang diberikan tetapi masih melihat anak lain di sampingnya dan masih dengan bantuan arahan pelatih tari, untuk keberanian pada ketiga subjek sudah berani mencoba gerakan-gerakan tari yang diberikan dan berani tampil didepan kamera tanpa bantuan arahan pelatih tari dan sikap positif pada ketiga subjek sudah pantang menyerah saat berlatih tari dengan mencoba dan mencoba lagi gerakan tari yang diberikan dengan sikap yang bersemangat tanpa bantuan arahan pelatih tari. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan diri anak yaitu konsep diri dan harga diri karena ketiga subjek sudah menyadari kelebihannya bahwa bisa menari dan menyadari kekurangannya dengan menerima kritik dan mau memperbaiki gerakan tarinya, dan juga pengalaman ketiga subjek sudah pernah menampilkan tari saat pentas seni sekolah, dan terakhir pendidikan ketiga subjek masih kurang pengetahuan dalam makna tari yang diberikan.
Analisis Kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini Bermuatan Kearifan Lokal Batik Madura Dias Putri Yuniar; Fajar Luqman Tri Ariyanto; Itmamatur Rizqiyah
PG-PAUD Trunojoyo Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v9i1.13797

Abstract

Penelitian ini fokus pada pengembangan panduan kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk PAUD yang diintegrasikan dengan muatan kearifan lokal Madura yaitu Batik Tanjung Bumi yang ada di Kabupaten Bangkalan. Salah satu batik di Madura yang terkenal adalah batik Tanjung Bumi Bangkalan, batiknya dibuat dengan menggunakan teknik khusus yang biasa dikenal batik gentongan. Proses penelitian pengembangan ini melibatkan kolaborasi dengan pendidik PAUD, dosen dan mahasiswa dalam tahapan kegiatan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk PAUD adalah kurikulum operasional yang dikembangkan dan dilaksanakan sesuai dengan karakteristik satuan PAUD. Pengembangan panduan KTSP untuk PAUD ini dilakukan menggunakan rangkaian penelitian pengembangan dari Plomp yang ditempuh melalui empat tahapan. Tahapan penelitian ini yaitu tahap analisis, tahap desain, tahap mengkonstruk dan tahap evaluasi. Hasil produk penelitian berupa panduan kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk PAUD bermuatan kearifan lokal batik Madura yang telah diuji validasi dari ahli media dan materi menunjukkan bahwa prototipe panduan layak untuk digunakan. Uji coba skala kecil yang menunjukkan bahwa panduan yang dikembangkan layak digunakan dengan prosentase 73%. Uji coba skala besar mendapatkan hasil sebersar 69% yang diartikan panuan dapat digunakan guru PAUD sebagai acuan dalam menciptkan kegiatan pembelajaran yang bernuanasa kearifan lokal Batik Tanjung Bumi Bangkalan.
FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH PADA ANAK DI WILAYAH PEDESAAN (STUDI KASUS DI DESA SONOWANGI KABUPATEN MALANG) Dias Putri Yuniar
Jurnal Eksistensi Pendidikan Luar Sekolah (E-Plus) Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : FKIP Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30870/e-plus.v6i1.11428

Abstract

FAKTOR PENYEBAB PUTUS SEKOLAH PADA ANAK DI WILAYAH PEDESAAN (STUDI KASUS DI DESA SONOWANGI KABUPATEN MALANG) Dias Putri Yuniar1Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Trunojoyo Madura1 dias.yuniar@trunojoyo.ac.id 1 ABSTRAK Indonesia telah mencanangkan program wajib belajar 12 tahun dimulai tahun 2015, namun demikian tantangan di dunia pendidikan masih menjadi permasalahan yang perlu dicari penyebabnya agar dapat diberi solusi salah satunya adalah permasalahn putus sekolah pada usis wajib belajar (WA-JAR) di daerah pedesaan. Berdasarkan permasalahan tersebut dilakukan penelitian studi kasus untuk mengetahui faktor-faktor penyebab anak putus sekolah usi remaja di wilayah pedesaan di Kabupaten Malang. Berdasarkan hasil kajian pada Anak Putus Sekolah (APS) yang ada di Desa Sonowangi ini diketahui bahwa faktor-faktor penyebab anak putus sekolah adalah; (1) faktor keluarga, dimana keluarga merupakan role model bagi anak. pembiaran dan rendahnya motivasi yang diberikan oleh keluarga terutama orang tua dapat membuat anak tidak memiliki cita-cita dan mengandalkan orangtua dan warisan sebagai pegangan ekonomi kehidupannya. (2) faktor ekonomi, yang menjadi bagian dari faktor penyebab anak putus sekolah, bukan karena terbatasnya ekonomi orangtua namun karena merasa ekonominya cukup sehingga anak mengandalkan apa yang dimiliki oleh orang tua sebagai warisan secara turun temurun. Secara umum mansyarakat desa menganggap bahwa punya lahan atau toko sudah dapat menjadi pegangan untuk pekerjaan dan ekonominya. (3) faktor pernikahan dini, yaitu tradisi dimana menikah muda adalah solusi bagi remaja yang putus sekolah untuk memotivasi agar meraka bekerja setelah menikah dan masih tingginya persepsi manyarakat dalam menjudgment bahwa menikah usia 20an itu sudah terlambat. Alterntif kejar paket A, kejar paket B dan kejar paket C perlu diberikan dimana dirasa sesuai dengankebutuhan APS yang ada di wilayah pedesaan yang lebih membutuhkan skill untuk mengolah SDM yang ada di daerah tersebut. Kata kunci : anak putus sekolah, wilayah pedesaan
Lembar Kerja Anak (LKA) Ramah Anak Berbasis Rempah – Rempah di PAUD Madura Yuniar, Dias Putri; Ariyanto, Fajar Luqman Tri
SAAT INI WEBSITE PAUDIA TELAH BERMIGRASI KE (https://journal2.upgris.ac.id/index.php/paudia) Vol 12, No 2 (2023): Desember 2023 : PAUDIA (Jurnal Penelitian Dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Din
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v12i2.15764

Abstract

AbstractThe introduction of spices to children in the millennial era is important and can be done from an early age. This study developed a child-friendly student worksheet based on the potency of Madura spices. Product development uses the Borg n Gall method involving students and PAUD institutions in the city of Bangkalan. The stages of the research were only up to the acquisition of material and media expert validation as well as small and large scale tests due to time constraints. After validating experts and material, the product was tested on a small scale in three institutions with 10 children in each institution as subjects. The results of the small-scale trial resulted in a fairly valid category with a percentage of 60% and 55% for child-friendly indicators, which means that revision is needed. The revised results of the small-scale trial were then carried out on a large-scale trial with 60 children as subjects. The results of the large-scale trial showed 79% on the child worksheet indicator and 89% on the child-friendly school indicator so that both of them fall into the valid category (no need for revision) and are appropriate for use in early childhood learning.Keywords: Student Worksheet; Spice; Child FriendlyAbstrakPengenalan rempah-rempah kepada anak di era milenial penting dilakukan dan dapat dilakukan sejak usia dini. Penelitian ini mengembangkan student worksheet ramah anak berbasis potensi rempah-rempah Madura. Pengembangan produk menggunakan langkah-langkah pengembangan milik Borg n Gall yang melibatkan mahasiswa dan lembaga PAUD di kota Bangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai inovasi buku lembar kerja anak berbasis rempah-rempah pada jenjang anak usia dini. Tahapan penelitian hanya sampai perolehan validasi ahli materi dan media serta uji skala kecil dan besar disebabkan keterbatasan waktu. Hasil validasi ahli dan materi menunjukkan produk dapat diuji coba dengan sedikit revisi pada penulisan bahasa, pemilihan aroma dan kegiatan bermain ramah anak. Selanjutnya produk diuji coba skala kecil di tiga lembaga dengan subjek sebanyak 10 anak di tiap lembaga. Hasil uji coba skala kecil menghasilkan kategori cukup valid dengan persentase sebesar 60% dan untuk indikator ramah anak 55% yang artinya perlu dilakukan revisi. Hasil revisi pada uji coba skala kecil kemudian lakukan uji coba skala besar dengan subjek sebanyak 60 anak. Hasil uji coba skala besar menunjukkan 79% pada indikator lembar kerja anak dan 89% pada indikator sekolah ramah anak sehingga keduanya masuk dalam kategori valid (tidak perlu revisi) dan layakterap untuk digunakan dalam pembelajaran anak usia dini.Kata kunci: Student Worksheet; Rempah-rempah; Ramah Anak
Analisis Manajemen Sarana Prasarana di Lembaga PAUD Anna Husada Bangkalan Fitria, Anis; Yuniar, Dias Putri; Tri Ariyanto, Fajar Luqman
PG-PAUD Trunojoyo Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v11i1.23529

Abstract

Program ini parenting memfasilitasi orang tua dan anak untuk mengasah Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan yang efektif memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sangat penting untuk memprioritaskan kualitas agar dapat memberikan dampak positif kepada siswa dan memastikan kelancaran operasional yang selaras dengan tujuan pendidikan. Namun realitas yang ada saat ini menunjukkan belum optimalnya pengelolaan berbagai sarana dan prasarana, sehingga perlu adanya pemahaman dan penerapan pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan di sekolah secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menilai implementasi pengelolaan infrastruktur pada lembaga PAUD Anna Husada Bangkalan dan memberikan wawasan mengenai pengelolaan infrastruktur yang efektif pada lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Melalui pemanfaatan observasi, wawancara, dan dokumentasi, peneliti bertujuan untuk mendalami pokok permasalahan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengorganisasikan dan menafsirkannya, yang pada akhirnya mengarah pada narasi temuan dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya peran pengelolaan sarana dan prasarana di PAUD Anna Husada Bangkalan. Mereka tidak hanya memfasilitasi dan menyederhanakan proses kerja, namun juga berkontribusi terhadap efektivitas, keamanan, kenyamanan, dan kualitas pengalaman belajar mengajar secara keseluruhan. Tidak dapat dipungkiri bahwa baik pendidik maupun peserta didik sangat bergantung pada sarana dan prasarana, khususnya dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
Children Song Of Madura sebagai Media Promosi Pariwisata Madura Fitriyono, Angga; Yuniar, Dias Putri; Anita, Rif’atul
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v4i2.7344

Abstract

Madurese language songs have to be one of the promotional media tourism that needs to be developed with a purpose cultivate and advance Indonesian tourism with love of Indonesian folk songs . This era is a folk song especially regional song speak Madura is less popular to listen to or less common _ heard by the public . Introduction language and values - mark typical area can be channeled or depicted in lyrics , music or background from song. Introduction Language area And values wisdom need introduced since early , that is songs are played to children during school activities. Introduction in children especially child level _ early recognized _ through method sing . Sing is Wrong One method learning Which can used for support education character for older children early . Through the concept of making books and albums for children's songs in Madurese circles especially old children early can access songs anytime and anywhere course without limitation . Therefore this research seeks to do innovation which can be preserved culture wisdom local , preserve existence of children's songs, promote sector tourist Madura through study development model ADDIE. In the process of development and field trials carried out at RA Attahariyah Modung and TKM NU by getting mean values of 35, 36 and 38 indicate that this product managed to improve knowledge around tourism in Bangkalan , capabilities sing as well as ability Madurese language.
Persepsi Guru : Penyelenggaraan Pembelajaran Sekolah Dengan Nuansa Alam di Era Merdeka Belajar Ramadhani, Lailatul Nuzulah; Ariyanto, Fajar Luqman Tri; Yuniar, Dias Putri
WISDOM: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/wisdom.v5i2.9933

Abstract

Penelitian ini berjudul Persepsi Guru : Penyelenggaraan Pembelajaran Sekolah Dengan Nuansa Alam di Era Merdeka Belajar. Pembelajaran dengan nuansa alam adalah sarana alternatif yang dapat di gunakan pendidik untuk menstimulus perkembangan anak didiknya. Dalam penelitian ini bertujuan untuk memberikan pandangan kepada para pendidik mengenai ke efektifan proses penyelenggaraan pembelajaran dengan nuansa alam dan memanfaatkan lingkungnan sekitar untuk menstimulus perkembangan anak didiknya. Dengan nuansa alam peserta didik dapat melakukan kegiatan pembelajaran dengan leluasa karena mereka terjun langsung ke alam serta mendapatkan stimulus dengan lingkungan yang nyata dan sesuai dengan era merdeka belajar saat ini. Sedangkan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain pengambilan data menggunakan triangulasi (wawancara, observasi dan dokumentasi). Penelitian ini berdasarkan indikator capaian dari teori Piaget, Vygotsky dan Howard Gardner yakni sikap inkuiri, pembelajaran kolaboratif, pembuatan makna, kecerdasan naturalistik, kecerdasan kinestetik, kecerdasan linguistik, pengalaman langsung dan pemecahan masalah sederhana.
Korelasi : Wiraga Tari Kreasi Pada Kemampuan Motorik Kasar Di PAUD Yuniar, Dias Putri; Pranata, Utari Ajeng
Jendela PLS Vol 10, No 1 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i1.15084

Abstract

Portrait of the Utilization of ICT-Based Learning Media in Outlying Areas: Identification of Kindergarten Teachers Marzuqoh, Nur Laili; Mayangsari, Dewi; Fitroh, Siti Fadjryana; Adhani, Dwi Nurhayati; Yuniar, Dias Putri; Latif, Muhammad Abdul; Fitriyono, Angga
Jurnal Pendidikan Anak Vol. 14 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Department of Early Childhood Education, Faculty of Education, Universitas Negeri Yogyakarta in in cooperation with in cooperation with the Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD (PPJ PAUD) Indonesia based on the MoU Number: 030/PPJ-PAUD/VIII/2020.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpa.v14i2.2059

Abstract

The utilisation of Information and Communication Technology (ICT) in early childhood education is crucial for enhancing the quality of learning that is both interactive and engaging. This study aims to analyse the level of ICT-based learning media utilisation among kindergarten teachers in Bangkalan and identify the factors that support and hinder it. A quantitative descriptive method was employed using an online questionnaire that had been tested for validity and reliability (α = 0.89). The study involved 305 kindergarten teachers as respondents. Data were analysed using descriptive statistics through percentages and categorisation of utilisation levels. The results show that 96.7% of teachers have used ICT, with mobile phones being the most dominant medium (78%), indicating overutilisation. The main supporting factors are teacher motivation and school support, while obstacles include limited funding, network issues, and low teacher confidence. The findings imply the need for training and infrastructural support to enhance teachers' digital competence.