Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

AKIBAT HUKUM MALPRAKTIK YANG DILAKUKAN OLEH TENAGA MEDIS Khesya Nayla Puspita Sari Ponda; Diana Lestari; Dian Rahayu; Ambia Nurdin; Khairuman
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/rw048x78

Abstract

Malpraktik merupakan suatu tindakan kelalaian atau suatu tindakan dengan standar operasional prosedur yang benar tetapi mengakibatkan kerugian pada konsumen dalam ini adalah pasien dan ini dapat mengancam kesehatan dan keselamatan pasien. Malpraktik yang dilakukan oleh tenaga medis tentunya sangat merugikan pihak-pihak yang membutuhkan penanganan medis dan sangat mempengaruhi kaulitas rumah sakit yang tentunya merupakan central dari segala tindakan medis. Berdasarkan hal ini, penelitian ini mengkaji tentang bagaimana pengaturan hukum bagi tenaga medis yang melakukan malpraktik dan bagaimana sanksi pidannya. Untuk menjawab permasalahan ini digunakan metode penelitian normatif dengan melakukan pendekatan perundang-undangan yang mengkaji peraturan perundang-undangan yang berlaku dan pendekatan konseptual untuk mengkaji bahan-bahan kepustakaan dalam bentuk teori-teori dan para pendapat pakar hukum. Pengaturan hukum bagi tindakan malpraktik oleh tenaga medis diatur dalam beberapa peraturan perundang-undangan yang memberikan dasar-dasar pedoman seputar tindakan malpraktik yang dilakukan oleh tenaga medis. Adapun peraturan tersebut ditemukan dalam undang-undang kedokteran dan undang-undang kesehatan dimana memberikan suatu kepastian hukum bagi yang dirugikan. Hal ini merupakan ciri dari hukum itu sendiri dalam menegakkan keadilan. Perbuatan malpraktik yang dilakukan oleh tenaga kesehatan sudah diatur hukumnya dalam peraturan perundang-undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan dan Kode Etik Kedokteran yang berlaku. Selain itu terdapat sanksi terhadap perbuatan tindakan tenaga medis yang melakukan malpraktik, antara lain yaitu sanksi pidana, sanksi perdata, sanksi administrasi dan sanksi moral.
Aspek Budaya dan Pembangunan Kesehatan Salsabila; Ambia Nurdin; Meylissa; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April–June, Community Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/tq04ka54

Abstract

Hubungan antara aspek budaya dan kesehatan merupakan bidang penelitian yang kompleks dan relevan. Kebudayaan memainkan peran penting dalam membentuk pola hidup, kepercayaan, dan praktik kesehatan masyarakat. Masalah utama akses budaya dan kesehatan melibatkan ketidaksetaraan akses terhadap layanan kesehatan, dan perubahan yang berhubungan langsung dengan norma dan budaya mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak aspek budaya terhadap pembangunan kesehatan dengan fokus pada masalah akses layanan, norma kesehatan masyarakat, dan penerimaan inovasi. Metode penelitian melibatkan survei, wawancara, dan analisis budaya dalam konteks kesehatan masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa faktor budaya siknifikan dalam membentuk pola perilaku kesehatan masyarakat dan dapat menjadi hambatan atau pendukung pembangunan kesehatan. Kesimpulan penelitian ini menyediakan dasar untuk merancang kebijakan yang lebih berfokus secara budaya dan efektif dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan global.
Pengelolaan Program Kesehatan Masyarakat Melalui Forum Kesehatan Kelurahan Siaga Dian Rahayu; Ambia Nurdin; Khairuman; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/v1vb7p53

Abstract

This article discusses the role and management of public health programs through the Siaga Village Health Forum (FKKS) as an innovation in efforts to improve community well-being. FKKS is a participatory platform that involves various stakeholders, including the government, healthcare professionals, and the local community, to design, implement, and monitor health programs at the village level. This research explores the implementation of FKKS in addressing various challenges in community health at the local level. Through qualitative methods and case studies, the authors analyze the successes and obstacles faced by FKKS in improving access to health services, enhancing community health literacy, and building resilience capacity in facing disasters and health emergencies. This article provides policy recommendations to strengthen the role of FKKS as an inclusive and sustainable strategy for managing community health programs. With a deep understanding of the factors influencing the success of FKKS, it is hoped that this will provide guidance for policymakers, healthcare practitioners, and communities to optimize community health programs at the village level.
Relevansi Antropologi dalam Kajian Kesenian di Indonesia Rasina Rajudin; Ambia Nurdin; Diana Lestari; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): April–June, Community Health
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/ycxmp156

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengulas bagaimana antropologi dan seni menaruh perhatian pada seni, khususnya pada penelitian serupa yang pernah dilakukan di Indonesia. Berdasarkan hal tersebut juga untuk menunjukkan makna tersirat dari beberapa proposisi dan asosiasi gagasan dalam perspektif antropologi yang dapat dijadikan pertimbangan bagi kajian seni rupa. Dalam pengertian ini, hal ini bukan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan besar antropologi seni atau membatasi diri pada keutamaan-keutamaan antropologi seni, melainkan untuk memperluas cakrawala yang harus mempertimbangkan hal-hal tersebut.
MEMBANGUN MASYARAKAT SEHAT: TANTANGAN DAN SOLUSI DALAM KESEHATAN PUBLIK Firjatullah; Ambia Nurdin; Khairuman; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/28e2dz27

Abstract

Artikel ilmiah ini membahas tantangan dan solusi dalam membangun masyarakat sehat dengan fokus pada determinan sosial kesehatan, pencegahan penyakit, gaya hidup sehat, dan penguatan sistem kesehatan. Analisis determinan sosial kesehatan dari perspektif Michael Marmot dan Gavin Mooney menggambarkan kompleksitas hubungan antara faktor sosial dan kesehatan. Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan menjadi dasar hukum untuk upaya pencegahan penyakit dan promosi gaya hidup sehat. Solusi yang diusulkan mencakup peran penting Don Nutbeam dalam merevolusi masyarakat melalui pendidikan kesehatan, penguatan sistem pencegahan penyakit oleh WHO, dan pandangan Gary S. Becker dan Dewa tentang investasi dalam sumber daya kesehatan. Kesimpulan artikel ini menegaskan perlunya pendekatan holistik dan kolaborasi lintas sektor untuk mencapai masyarakat yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Mendorong Gaya Hidup Sehat di Kalangan Remaja Annisa Yuia; Ambia Nurdin; Diana Lestari; Ully Fitria
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/40b2hq49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis upaya dalam mendorong gaya hidup sehat di kalangan remaja melalui dua pendekatan yang berbeda, yaitu partisipasi dalam kegiatan kesehatan dan pendidikan kesehatan. Melalui analisis awal perilaku hidup sehat dan evaluasi terhadap efektivitas intervensi yang dilakukan, penelitian ini mencoba untuk menyoroti pentingnya pendekatan holistik dalam meningkatkan kesadaran dan motivasi remaja dalam mengadopsi gaya hidup sehat. Temuan dari penelitian ini  menunjukkan bahwa upaya mendorong gaya hidup sehat di kalangan remaja melalui pendidikan kesehatan dan partisipasi dalam kegiatan kesehatan dapat memberikan dampak positif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung dan memfasilitasi gaya hidup sehat bagi remaja
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI TPA KAMPUNG JAWA BANDA ACEH DAN DAMPAK SAMPAH PLASTIS BAGI LINGKUNGAN Maulidar; Ambia Nurdin; Khairuman; Diana Lestari
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/t2ag4m50

Abstract

Plastik adalah salah satu bahan yang dapat kita temui di hampir setiap barang. Menurut penelitian, penggunaan plastik yang tidak sesuai persyaratan akan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, karena dapat mengakibatkan pemicu kanker dan kerusakan jaringan pada tubuh manusia (karsinogenik). Selain itu plastik pada umumnya sulit untuk didegradasikan (diuraikan) oleh mikro organisme. Sampah plastik dapat bertahan hingga bertahun-tahun sehingga menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan. Sampah plastik tidaklah bijak jika dibakar karena akan menghasilkan gas yang akan mencemari udara dan membahayakan pernafasan manusia, dan jika sampah plastik ditimbun dalam tanah maka akan mencemari tanah, air tanah.