Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROFIL PELAJAR PANCASILA TEMA “GAYA HIDUP BERKELANJUTAN” SISWA KELAS IV SDN 4 SELONG Algina Winarni Gina; Aswasulasisikin; Muh. Yazid; Doni Septu Marsa Ibrahim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 10 No. 3 (2024): Volume 10 No. 3 September 2024
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v10i3.3732

Abstract

This research aims to provide further explanation about the project to strengthen the Pancasila student profile which is generally used in several state elementary schools which leads to an independent curriculum that involves elements of morals, creativity with nature and a sustainable lifestyle. The research method used in this research was qualitative research, the type of research used was descriptive qualitative. This research intended to describe and analyze the implementation of the P5 project. This research was carried out at SDN 4 Selong, the subjects of this research were class teachers and class IV students, totalling 22 students. The data sources for this research were obtained from the principal, class teacher and class IV students at SDN 4 Selong. The data collection technique used in this research was descriptive through observation, interviews and documentation and through data analysis which the researcher used in the form of data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of research in the implementation of the Pancasila Student Profile with the theme “Sustainable Lifestyle” for Class IV Students at SDN 4 Selong show that in implementing the P5 project there is a planning stage, an implementation stage and an evaluation stage. At the project planning stage, the level of readiness of the educational unit is at an early stage, where there are still many teachers who do not understand project-based learning well enough. The theme adopted for the even semester of the 2023/2024 academic year is a sustainable lifestyle with allocated time for project implementation every week. Furthermore, at the project implementation stage, using syntax, namely preparing learning resources such as tools and materials for the project, forming groups, and working on projects that include introduction, imagination, action or reflection project work. Moreover, at the project evaluation stage, it uses process evaluation through observation during learning activities. Based on the results of this research, several suggestions for the school system are the level of school readiness for project-based learning, for teachers, namely digging for information, taking part in training related to P5 which is carried out collaboratively and participatively, and for students to focus more on project learning so that the implementation of this project can increase students' awareness of sustainable lifestyles and Pancasila values.
Development of Flashcard  Learning Media to Build A Space Using Assembler Edu In Elementary Schools Saftri S, Mur Ida; Ibrahim, Doni Septu Marsa; Mukti, Husnul
Journal of Social Science and Education Research Vol. 1 No. 4 (2024): Journal of Social Science and Education Research (In Press)
Publisher : Raudhah Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/kprs0748

Abstract

Development of Learning Media Flashcard AR Build a space using Assemblr Edu in elementary school. Thesis, Elementary School Teacher Education Study Program, Faculty of Education (FIP), Hamzanwadi University. The purpose of this research is to develop AR flashcard  learning media to build a space using assemblr edu in elementary schools, as well as to determine the feasibility level of learning media by media experts and material experts.   This research is a type of research and development. The development of this learning media product uses the ADDIE development procedure which is simplified to the development stage, namely: analyze, design, and development. The instruments in this study are interviews and questionnaires, and observations are used as student analysis. The validation of the learning media involves four validators consisting of two expert lecturers and two teachers according to their backgrounds relevant to the field being studied. The data from the validation results were analyzed based on the calculation of  the Gregory index,  showing the media validity coefficient for media experts in the study of 1 with very valid criteria and for material experts in this study also showed a validity coefficient of 1. So it can be concluded that  the AR flashcard learning media  to build a space using assemblr edu meets the criteria of high validity and is very feasible to be used by teachers as a student medium to learn building space materials in elementary schools.
Korelasi Gaya Belajar dengan Kompetensi Literasi Membaca Siswa Sekolah Dasar Aziz, Abdul; Hadi, Yul Alfian; Rodiyah, Hadiahtul; Marsa Ibrahim, Doni Septu
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v11i1.30105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi atau hubungan gaya belajar siswa dengan kompetensi membaca siswa di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain korelasi. Adapaun sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang telah dipilih, menggunakan Teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuisioner gaya belajar Visual, Audiotery, dan Kinestetik ) serta menggunakan tes literasi membaca. Analisis dilakukan menggunakan korelasi person untuk mengatur hubungan antara gaya belajar dan komptensi literasi membaca siswa. Adapaun hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki dominan gaya belajar visual memiliki hubungan signifikan dengan kompetensi literasi membaca, dengan nilai korelasi Pearson atau r_hitung gaya belajar visual sebesar 0,501> r_tabel = 0,361. Sedangkan siswa yang memiliki dominan gaya belajar auditory r_hitung sebesar 0,273 < r_tabel = 0,361. Dan gaya belajar siswa dominan kinestetik r_hitung sebesar 0,278 < r_tabel= 0,361. Dapat di simpulkan bahwa siswa dengan dominan dengan gaya belajar visual cenderung memiliki kemampuan membaca yang lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki gaya belajar auditory dan kinestetik. Sebaliknya, gaya belajar auditory dan kinestetik tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan kompetensi literasi membaca. Namun kombinasi gaya belajar siswa harus tetap dilakukan dalam proses pembelajaran, dikarnakan gaya belajar siswa masih memerlukan dukungan dari indra yang lainnya.
Sinergi Peran Guru dan Orang Tua dalam Optimalisasi Kecerdasan Emosional Peserta Didik di SD Negeri 02 Masbagik Timur Husni, Muhammad; Ibrahim, Doni Septu Marsa; Nursyaid, Moh. Yudi; Parhanuddin, Lalu
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 3 (2025): Juli - September 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.3.2025.6915

Abstract

Urgensi penelitian ini berdasar pada siswa sekolah yang memiliki keragaman karakter peserta didik serta latar belakang keluarga yang heterogen. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kontribusi guru dan orang tua dalam menumbuhkan kecerdasan emosional peserta didik di SD Negeri 02 Masbagik Timur. Fokus kajian meliputi peran guru sebagai model, motivator, dan evaluator di sekolah, serta peran orang tua sebagai pembimbing, pengawas, fasilitator, dan teman di rumah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, orang tua, dan peserta didik sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga validitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi peran guru dan orang tua sangat berpengaruh terhadap perkembangan kecerdasan emosional anak, khususnya dalam kemampuan mengenali, mengelola emosi, membangun empati, serta meningkatkan keterampilan sosial. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi intensif antara sekolah dan keluarga mampu memperkuat perkembangan emosional peserta didik sehingga mendukung kesiapan mereka dalam belajar dan bersosialisasi secara optimal.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis Video Animasi Pada Materi Bilangan Bulat Siswa Kelas IV SDN 01 Kalijaga Tengah Najah, Hafizatun; Boedi Maritasari, Donna; Marsa Ibrahim, Doni Septu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran matematika berbasis video animasi yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan siswa kelas IV SDN 01 Kalijaga Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (researh & development) model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 01 Kalijaga Tengah sebanyak 21 orang siswa. Adapun teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu observasi, tes, dokumentasi, dan angket. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini meliputi lembar validasi, angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah perhitungan menggunakan skala lima untuk analisis hasil validasi dan skala guttaman untuk hasil angket respon siswa. Hasil validasi dari kedua ahli yaitu ahli media dan ahli materi menunjukkan kualifikasi sangat baik dengan jumlah nilai untuk ahli media adalah 45 dengan rata-rata 4,5, sedangkan nilai dari ahli materi berjumlah 37 dengan rata-rata 4,6. Hasil respon angket siswa pada uji coba lapangan memperoleh responden sebanyak 142 yang menjawab “ya” dengan persentase 96,59%, sedangkan yang menjawwab “tidak” memperoleh responden sebanyak 5 siswa dengan persentase 3,41% , sehingga dapat disimpulkan bahwa respon siswa pada media pembelajaran matematika bebasis video animasi adalah sangat baik. Hasil analisis tes belajar siswa pada uji coba lapangan jumlah siswa yang tuntas adalah 19 orang dari 21 siswa dengan nilai tertinggi 90 dan nilai terendah 40 dengan jumlah rata-rata 65,23% sedangkan ketuntasan klasikalnya 90,48% dan KKM 50. Dengan demikian dapat disimpulkan media pembelajaran matematika berbasis video animasi pada materi bilangan bulat efektif digunakan dalam pembelajaran matematika.
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Metode ABA dalam Pembelajaran Matematika untuk Meningkatkan Kemandirian Siswa Rahmania, Rahmania; Maritasari, Donna Boedi; Marsa Ibrahim, Doni Septu; Sururuddin, Sururuddin
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i3.1793

Abstract

This research is motivated by the low independence of elementary school students in mathematics, especially fractions, due to conventional methods and the lack of innovative teaching materials. The objective is to develop and test the effectiveness of Applied Behavior Analysis (ABA)-based mathematics teaching materials to improve student independence. Using the ADDIE development model, this research began with an analysis of student needs and the curriculum. The design stage included designing a fraction addition module, including visual elements. Development involved validation by material and media experts, as well as revisions. Implementation was carried out through a trial in grade V of SD Negeri 1 Moyot, with data from response questionnaires and learning outcome tests. Product evaluation showed that this teaching material was very feasible (media experts 98%, material experts 80%). Student responses were positive ("Good" 66.48%), and learning outcomes improved ("Good" 75.64%), with classical completeness of 76%. The implication is that ABA teaching materials are effective in improving student independence and mathematics learning outcomes, and serve as a reference for the development of innovative teaching materials