Articles
PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS DENGAN VARIABEL KEPUASAN SEBAGAI MEDIASI DI KPRI MAKMUR KECAMATAN BURNEH KABUPATEN BANGKALAN
Musdalifah Musdalifah;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 1, No 1: Juli 2020
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v1i1.8002
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan koperasi yang ada di indonesia mengalami penurunan dan beberapa koperasi dibubarkan oleh pemerintah disebabkan koperasi tersebut tidak melakukan tugasnya sesuai aturan yang berlaku serta tidak memberikan pelayanan yang maksimal terhadap anggotanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) Tingkat kualitas layanan, kepuasan, serta loyalitas anggota koperasi KPRI Makmur, (2) Pengaruh kualitas pelayan terhadap kepuasan di KPRI Makmur, (3) Pengaruh kepuasan terhadap loyalitas anggota di KPRI Makmur, (4) Pengaruh secara langsung kualitas layanan terhadap loyalitas anggota di KPRI Makmur; dan (5) Pengaruh secara tidak langsung kualitas layanan terhadap loyalitas anggotadi KPRI. Sampel sebanyak 61 responden diambil menggunakan teknik simple random sampling. Metode yang digunakan untuk menganalisis yaitu analisis deskriptif, serta analisis jalur. Perolehan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa (1) kualitas layanan yang diberikan KPRI makmur menunjukkan sangat baik dilihat dari besaran nilai rata-rata variabel yang diperoleh berdasarkan jawaban responden menjawab sangat baik, kepuasan yang diperoleh anggota KPRI Makmur menunjukkan sangat puas dilihat dari nilai rata-rata variabel yang diperoleh berdasarkan jawaban responden menjawab sangat puas, loyalitas anggota KPRI Makmur menunjukkan sangat loyal dilihat dari nilai rata-rata variabel yang diperoleh berdasarkan jawaban responden menjawab sangat loyal. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa: (2) Kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan anggota, (3) Kualitas Pelayanan secara langsung memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap variabel Loyalitas anggota, (4) variabel Kepuasan anggota memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel loyalitas, (5) variabel kualitas pelayanan secara tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap loyalitas anggota.
PENDAPATAN DAN NILAI TAMBAH PENGOLAHAN BANDENG PADA HOME INDUSTRI LA PRIMARASA DI DESA BALUN KECAMATAN TURI KABUPATEN LAMONGAN
kholisatul farizah;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 1, No 3: Maret 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v1i3.11180
ABSTRAKIkan bandeng merupakan komoditas andalan yang tepat untuk dijadikan pengembangan budidaya air payau maupun air tawar, selain untuk dibudidayakan ikan bandeng dapat dijadikan peluang usaha lainnya seperti pengolahan bandeng menjadi otak-otak bandeng dan abon bandeng. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui pendapatan yang di peroleh dari pengolahan ikan bandeng, 2) menganalisis nilai tambah pengolahan ikan bandeng menjadi otak-otak bandeng dan abon bandeng. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari - Maret 2020 di home industri La Primarasa berlokasi di desa balun kecamatan turi kabupaten lamongan. Hasil analisis menunjukan total biaya yang digunakan untuk pengolahan bandeng menjadi otak-otak bandeng dan abon bandeng sebesar Rp28.337.556. Pendapatan yang di terima home industri La Primarasa dari hasil penjualan otak-otak bandeng dan abon bandeng sebesar Rp14.017.000 dalam satu bulan. Hasil perhitungan R/C ratio dari pengolahan bandeng sebesar 1,50% yang berarti usaha pengolahan bandeng La Primarasa layak untuk dijalankan. Pengolahan bandeng menjadi otak-otak bandeng di Desa Balun Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan menghasilkan nilai tambah sebesar Rp24.487/kg per bahan baku. Sedangkan nilai tambah yang dihasilkan untuk abon bandeng sebesar Rp36.962/kg per bahan baku.Kata Kunci : Bandeng, Pendapatan, Nilai Tambah, Home Industri La Primarasa
KELAYAKAN FINANSIAL BUDIDAYA UDANG DI KABUPATEN SIDOARJO (Studi Kasus Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon)
Puput Wahyu Septyanni;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 1, No 3: Maret 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v1i3.11122
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial budidaya udang dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan budidaya udang windu di Desa Tambak Kalisogo Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Responden sebanyak 45 petani diambil dengan metode sampling jenuh (sensus). Teknik analisis data menggunakan analisis Pendapatan, R/C ratio, B/C ratio untuk menguji kelayakan finansial, kemudian untuk menguji faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan petani menggunakan analisis regresi linier berganda. Nilai kelayakan finansial petani tambak di Desa Tambak Kalisogo memperoleh pendapatan sebesar Rp. 11.500.550/panen/hektar, R/C ratio 2,9 dan B/C ratio 1,9. Maka usaha budidaya udang di Desa Tambak Kalisogo layak untuk dikembangkan. Variabel modal usaha, harga udang dan hasil produksi dalam penelitian ini mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap pendapatan petani udang.
PERSEPSI PETANI TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHATANI BAWANG MERAH DI KECAMATAN BATUMARMAR KABUPATEN PAMEKASAN
M. Zainul Irsad. D;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 2, No 1: Juli 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v2i1.11249
Bawang merah merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dan usahatani bawang merah menyerap tenaga kerja yang banyak tetapi penggunaan pestisida dalam praktik budidayanya cenderung berlebihan sehingga dapat membahayakan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui persepsi petani terhadap pertanian berkelanjutan usahatani bawang merah dan hubungan karakteristik petani terhadap persepsi petani mengenai keberlanjutan usahatani bawang merah. Data primer diperoleh menggunakan teknik wawancara terstruktur dengan panduan kuisioner kepada 45 petani. Metode analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Chi-Square. Hasil analisis menunjukkan dimensi ekonomi dianggap sangat penting, sedangkan pada dimensi sosial dan lingkungan dianggap sangat penting. Karakteristik petani yang berhubungan nyata terhadap persepsi pertanian berkelanjutan adalah akses informasi diluar penyuluh pertanian, hal tersebut mengindikasikan bahwa petani lebih percaya terhadap informasi yang dimiliki petani lain dan pengalaman usahatani yang dimilikinya.Kata Kunci: Persepsi petani, keberlanjutan, usahatani bawang merah.
Persepsi Pemuda Desa Terkait Pekerjaan di Sektor Pertanian (Studi Kasus: Desa Sewor, Kecamatan Sukorame, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur)
Putri Meysi Dwiyana;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 2, No 2: November 2021
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v2i2.11366
Desa Sewor merupakan desa yang didominasi oleh petani. Namun,rata-rata usia petani Desa Sewor sebagian besar adalah golongan tua dengan usia lebih dari 45 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi generasi muda di Desa Sewor mengenai pekerjaan di sektor pertanian dan mengetahui hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan persepsi pemuda terhadap pekerjaan di sektor pertanian. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dari sejumlah 81 respondendengan menggunakan kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan uji chi-square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan pemuda pedesaan terhadap pekerjaan di sektor pertanian berada pada kategori baik. Faktor internalseperti jenis kelamin, usia, pendidikan terakhir, status pernikahan, dan pekerjaan saat ini, serta faktor eksternalseperti pendapatan orang tua dan sosialisasi pekerjaan pertanian yang telah diuji secara keseluruhan tidak memiliki hubungan dengan persepsi pemuda terhadap pekerjaan di sektor pertanian.
Strategi Pemasaran Snack Mi Jagung KWT Bunga Anggrek di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep
Fani Amilia Sari;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 2, No 3: Maret 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v2i3.13393
Kelompok Wanita Tani (KWT) Bunga Anggrek merupakan salah satu kelompok wanita tani di Kecamatan Saronggi yang memberikan nilai tambah pada komoditas jagung dengan mengolah menjadi mi jagung yang dapat menjadi sumber protein dan pro vitamin A. Namun, data penjualan produk snack mi jagung menunjukkan penjualan masih rendah sehingga diperlukan strategi untuk mengembangkan usaha agar tetap berlanjut. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi pemasaran yang cocok untuk pengembangan usaha snack mi jagun. Data dikumpulkan dengan wawancara terstruktur terhadap narasumber kunci dan 30 sampel konsumen pada periode bulan Januari 2021 sampai bulan Juni 2021. Analisis data menggunakan analisis IFAS, EFAS, dan SWOT. Hasil diagram analisis SWOT menunjukkan hasil matriks IFAS EFAS berada di posisi kuadran I, dengan mendukung kebijakan pertumbuhan agresif yang dapat dilakukan dengan beberapa strategi yaitu: 1) meningkatkan kualitas produk, 2) menambah variasi produk dan 3) mencari mitra kerja serta memanfaatkan dukungan pemerintah sebaik mungkin.
Pengaruh Word of Mouth dan Promosi Online terhadap Minat Beli Masyarakat pada Usaha Makanan Online Nasi Madura Pantry’s Kota Pasuruan
Hanifah Febryanti;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15240
Perkembangan era digital menjadi peluang dan tantangan bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Bagi pelaku usaha yang tidak dapat memanfaatkan peluang tersebut maka akan sulit untuk bersaing dalam memasarkan produknya dibandingkan pelaku usaha yang melakukan pemasaran memanfaatkan teknologi atau online. Usaha Nasi Madura Pantry’s yang terletak di Kota Pasuruan ini adalah usaha makanan yang melakukan pemasaran melalui word of mouth serta pemasaran melalui media online di aplikasi instagram. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui adanya pengaruh word of mouth dan promosi online terhadap minat beli masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode yang digunakan yakni analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini yakni pada variabel word of mouth tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli masyarakat, sedangkan pada variabel promosi online berpengaruh signifikan terhadap minat beli masyarakat. Dari kedua variabel tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat beli masyarakat, yakni dengan meningkatkan indikator pada masing-masing variabel (word of mouth dan promosi online) yang mempunyai hasil responden tidak setuju terbanyak, seperti melakukan promosi usaha pada marketplace grabfood dan gofood secara berkala, mengenalkan produk kepada masyarakat luas.
Kontribusi Usahatani Cabe Jamu terhadap Pendapatan Keluarga Petani di Desa Pakandangan Sangra Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep
Ravita Nila Aswar;
Ihsannudin Ihsannudin;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 1: Juli 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i1.15149
Usahatani cabe jamu umumnya dijadikan sumber pendapatan utama petani di Desa Pakandangan Sangra, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis profitabilitas usahatani cabe jamu, perbedaan pendapatan antara usahatani cabe jamu dengan pendapatan di luar usahatani cabe jamu, serta besarnya nilai kontribusi pendapatan usahatani cabe jamu terhadap total pendapatan rumah keluarga petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 35 responden petani cabe jamu diambil untuk dijadikan sampel, teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisis deskriptif untuk menganalisis data karakteristik responden dan analisis usahatani untuk menghitung pendapatan usahatani cabe jamu. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji one sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian terlihat bahwa profitabilitas usahatani cabe jamu sebesar 82,15%. Terdapat perbedaan antara rata-rata pendapatan usahatani cabe jamu dengan rata-rata pendapatan di luar usahatani cabe jamu. Kontribusi pendapatan usahatani cabe jamu terhadap total pendapatan rumah tangga petani sebesar 60,08%. Hal ini terlihat bahwa usahatani cabe jamu berkontribusi tinggi terhadap pendapatan rumah tangga petani. Maka saran yang dapat diberikan adalah petani perlu memaksimalkan lahan untuk ditanami pohon cabe jamu agar pendapatan yang diperoleh meningkat. Selain itu perlu adanya pendampingan teknis dari penyuluh pertanian kepada petani cabe jamu agar petani dapat mengembangkan usahatani cabe jamu dengan optimal.
Faktor-faktor yang mempengaruhi minat petani untuk berusahatani cabe jamu secara intensif di Desa Pakandangan Barat Kecamatan Bluto
Vira Sarifah Meilani;
Taufik Rizal Dwi Adi Nugroho;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15522
Desa Pakandangan Barat merupakan salah satu desa di Kabupaten Sumenep yang petaninya banyak membudidayakan tanaman cabe jamu masih sebagai tanaman sampingan dengan teknik pertanian tradisional. Tanaman cabe jamu adalah tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh industri obat tradisional dan farmasi. Cabe jamu selain memiliki harga yang menarik perhatian petani, permintaan cabe jamu juga membuat petani ingin tetap membudidayakannya. oleh karenanya, untuk mengukur minat petani cabe jamu di Desa Pakandangan Barat maka dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat minat petani dan faktor yang mempengaruhi minat petani cabe jamu Desa Pakandangan Barat. Metode yang digunakan yaitu analaisis deskriptif dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar tingkat minat petani tergolong tinggi dengan persentase 86%. Faktor yang berpengaruh signifikan terhadap minat petani adalah variabel Sarana Produksi /ketersediaan air, sedangkan faktor lain seperti pendidikan, umur, pendapatan, luas lahan, dan pengalaman usahatani tidak berpengaruh terhadap minat petani.
Strategi pengembangan usaha pembesaran udang vaname pada PT. Ebrar Cahaya Utama
Dzurrotus Sa'adah;
Fuad Hasan
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.15784
Udang vaname termasuk salah satu jenis udang yang diunggulkan di Indonesia. Salah satu pelaku usaha budidaya udang vaname di Bangkalan adalah PT. Ebrar Cahaya Utama. Permasalahan yang dihadapi diantaranya hasil panen udang yang fluktuatif, harga jual udang yang fluktuatif, serta harga pakan udang yang cenderung naik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor internal dan eksternal pada PT. Ebrar Cahaya Utama, (2) merumuskan alternatif strategi pengembangan berdasarkan analisis SWOT, (3) menentukan prioritas strategi berdasarkan analisis QSPM. Metode yang digunakan yaitu analisis SWOT dan analisis QSPM. Hasil analisis matrik IFAS menunjukkan nilai skor tertinggi untuk kekuatan terletak pada lokasi usaha yang strategis. Kelemahan terbesar terletak pada kurangnya kemampuan dalam mengatasi penyakit udang. Hasil analisis matrik EFAS menunjukkan peluang terbesar terletak pada faktor ketersediaan input dan ancaman terbesar terletak pada harga pakan udang. Berdasarkan diagram SWOT posisi perusahaan berada pada kuadran II yang terletak pada strategi S-T (Kekuatan – Ancaman). Berdasarkan nilai Sum Total Attractiveness Score (STAS), urutan alternatif strategi prioritas yang dapat diterapkan yaitu dengan membangun laboratorium, memanfaatkan teknologi informasi untuk memprediksi cuaca, serta mempertahankan relasi dengan pemasok pakan.