Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBINAAN UNTUK MENINGKATKAN TATA KELOLA ARSIP DESA DI DESA JAYASARI KABUPATEN LEBAK KECAMATAN CIMARGA Mardiyanto, Verry; Hermawan, Egi Yudis; Akmaluddin, Akmaluddin; Ambarwati, Rani; Nurrohmah, Mutia Zahra; Tsaqib, Naufal Haidar
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No.1 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i1.26462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kearsipan desa di Desa Jayasari serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kearsipan di desa tersebut masih belum optimal, ditandai dengan pencatatan yang kurang sistematis, penyimpanan yang kurang aman, dan minimnya sumber daya manusia yang mengelola arsip. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran akan pentingnya kearsipan dan keterbatasan anggaran. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan ini memberikan rekomendasi perbaikan sistem kearsipan, seperti pelatihan bagi perangkat desa, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta pengembangan sistem kearsipan berbasis digital, dengan adanya bahwa digitalisasi arsip memiliki potensi yang besar untuk mengatasi permasalahan yang ada, seperti keterbatasan ruang penyimpanan, kerusakan fisik arsip, dan kesulitan dalam mencari informasi. Kearsipan desa juga memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kearsipan desa di Desa Jayasari telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola desa. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa upaya-upaya peningkatan kearsipan telah dilakukan, meskipun masih terbatas. Dapat simpulkan bahwa perbaikan sistem kearsipan akan berdampak positif terhadap transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
Urgensi mata kuliah literasi informasi sebagai mata kuliah wajib universitas di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Hasnah, Yetti; Mardiyanto, Verry; Silvia, Sinta; Pertiwi, Ade Helmalia
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.16326

Abstract

Hasil riset ini menjelaskan mengenai tingkat urgensi mata kuliah literasi informasi sebagai mata kuliah wajib universitas di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Metode penelitian ini menggunakan metode campuran atau mix method, gabungan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif secara deskriptif. Secara singkat, teknis penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuisioner dan dilanjut dengan wawancara secara sampel kepada narasumber yaitu dosen dan mahasiswa serta studi banding terhadap universitas yang sudah menyelenggarakan mata kuliah literasi informasi ini sebagai MKDU atau mata kuliah wajib. Program literasi informasi menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan praktiknya kepada masyarakat dalam memahami sebuah informasi. Literasi informasi menjadi sangat penting bagi mahasiswa karena mahasiswa dapat memiliki kemampuan mencari, menemukan, menggunakan dan mengevaluasi informasi yang didapatkannya, lalu mahasiswa dapat mengolah informasi tersebut untuk dapat mempunyai nilai guna atau dapat mengukur nilai keabsahan suatu informasi. Literasi informasi ini juga ditambahkan akan pengenalan dan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam penggunaan software atau aplikasi penelusuran informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa menjadikan literasi informasi sebagai mata kuliah wajib di perguruan tinggi, seperti yang telah dipertimbangkan untuk diterapkan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, adalah langkah yang krusial dan berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan. Mata kuliah ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pencarian dan evaluasi informasi mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pemikir kritis, penulis yang terampil, dan umumnya menjadi masyarakat yang beretika di era digital.