Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Urgensi mata kuliah literasi informasi sebagai mata kuliah wajib universitas di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten Hasnah, Yetti; Mardiyanto, Verry; Silvia, Sinta; Pertiwi, Ade Helmalia
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol. 13 No. 1: Juni 2025
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/pk.v13i1.16326

Abstract

Hasil riset ini menjelaskan mengenai tingkat urgensi mata kuliah literasi informasi sebagai mata kuliah wajib universitas di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Metode penelitian ini menggunakan metode campuran atau mix method, gabungan dari penelitian kuantitatif dan kualitatif secara deskriptif. Secara singkat, teknis penelitian ini yaitu dengan menyebarkan kuisioner dan dilanjut dengan wawancara secara sampel kepada narasumber yaitu dosen dan mahasiswa serta studi banding terhadap universitas yang sudah menyelenggarakan mata kuliah literasi informasi ini sebagai MKDU atau mata kuliah wajib. Program literasi informasi menjadi salah satu cara untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan praktiknya kepada masyarakat dalam memahami sebuah informasi. Literasi informasi menjadi sangat penting bagi mahasiswa karena mahasiswa dapat memiliki kemampuan mencari, menemukan, menggunakan dan mengevaluasi informasi yang didapatkannya, lalu mahasiswa dapat mengolah informasi tersebut untuk dapat mempunyai nilai guna atau dapat mengukur nilai keabsahan suatu informasi. Literasi informasi ini juga ditambahkan akan pengenalan dan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam penggunaan software atau aplikasi penelusuran informasi. Penelitian ini menegaskan bahwa menjadikan literasi informasi sebagai mata kuliah wajib di perguruan tinggi, seperti yang telah dipertimbangkan untuk diterapkan di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, adalah langkah yang krusial dan berpotensi memberikan dampak positif yang signifikan. Mata kuliah ini tidak hanya meningkatkan keterampilan pencarian dan evaluasi informasi mahasiswa, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menjadi pemikir kritis, penulis yang terampil, dan umumnya menjadi masyarakat yang beretika di era digital.
PEMBINAAN UNTUK MENINGKATKAN TATA KELOLA ARSIP DESA DI DESA JAYASARI KABUPATEN LEBAK KECAMATAN CIMARGA Verry Mardiyanto; Egi Yudis Hermawan; Akmaluddin Akmaluddin; Rani Ambarwati; Mutia Zahra Nurrohmah; Naufal Haidar Tsaqib
JOURNAL OF PROGRESSIVE INNOVATION LIBRARY SERVICE Vol. 5, No.1 (2025): April
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpils.v5i1.26462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kearsipan desa di Desa Jayasari serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem kearsipan di desa tersebut masih belum optimal, ditandai dengan pencatatan yang kurang sistematis, penyimpanan yang kurang aman, dan minimnya sumber daya manusia yang mengelola arsip. Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kesadaran akan pentingnya kearsipan dan keterbatasan anggaran. Berdasarkan temuan tersebut, kegiatan ini memberikan rekomendasi perbaikan sistem kearsipan, seperti pelatihan bagi perangkat desa, penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, serta pengembangan sistem kearsipan berbasis digital, dengan adanya bahwa digitalisasi arsip memiliki potensi yang besar untuk mengatasi permasalahan yang ada, seperti keterbatasan ruang penyimpanan, kerusakan fisik arsip, dan kesulitan dalam mencari informasi. Kearsipan desa juga memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik. Hal ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kearsipan desa di Desa Jayasari telah berkontribusi dalam meningkatkan kualitas tata kelola desa. Namun, penelitian ini juga menemukan bahwa upaya-upaya peningkatan kearsipan telah dilakukan, meskipun masih terbatas. Dapat simpulkan bahwa perbaikan sistem kearsipan akan berdampak positif terhadap transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.
BIBLIOTHERAPY AND THE ROLE OF LIBRARIANS AS MENTAL HEALTH FACILITATORS Candra, Arianti Elsa; Agniya, Ursa; Mardiyanto, Verry
JIPI (Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Progam Studi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jipi.v10i2.27856

Abstract

The increase in mental health problems, especially among students, requires actions that do not solely rely on formal clinical services. One non-clinical method that is considered relevant, affordable, and easily accessible is bibliotherapy, especially in the context of libraries as community-based places. The purpose of this article is to explore the role of librarians as non-clinical mental health supporters through the implementation of developmental bibliotherapy in libraries. The methodology used in this study was a qualitative approach with a Systematic Literature Review (SLR) of nineteen relevant scientific articles published between 2015 and 2025. The research findings indicate that developmental bibliotherapy has the potential to provide initial psychosocial support, such as the development of emotional literacy, coping skills, and reduction of stress and anxiety levels among users, especially students. In practice, librarians play a key role in curating reading materials, facilitating access to reflective information, and creating a safe environment that supports mental well-being without violating non-clinical role boundaries. Thus, the implementation of bibliotherapy also faces various ethical and professional challenges, especially those related to the boundaries of the librarian's role, user privacy protection, and the need for training and interprofessional collaboration. This article emphasizes the role of librarians as facilitators of mental health based on bibliotherapy in university libraries in Indonesia, and also provides practical suggestions for service development and improving librarians' skills in mental health literacy.
Pendirian Taman Baca Masyarakat sebagai Upaya Awal Memberikan Semangat Membaca di Desa Cipayung Silvia, Sinta; Humaeroh, Humaeroh; Mardiyanto, Verry; Handayani, Fitri
Altifani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ushuluddin, Adab, dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/altifani.v5i2.6242

Abstract

Tingkat literasi indonesia yang masih rendah, terutama di wilayah pedesaan dengan minimnya bahan bacaan, mendorong dilakukannya pengabdian ini. Tujuan utama kegiatan ini adalah mendiirkan Taman Baca Masyarakat (TBM) sebagai upaya yang simetris untuk menumbuhkan motivasi dan kebiasan membaca bagi anak-anak Sekolah Dasar dan masyarakat Desa Cipayung. Metode yang di gunakan adalah Kuliah Kerja Nyata (kukerta) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana mahasiswa dan masyarakat berkolaborasi aktif dalam penyiapan fasilitas TBM selama kurang lebih tiga minggu. Proses ini mencakup observasi awal, penentuan lokasi di bangunan tak terpakai, pengadaan donasi buku, hingga penyiapan fisik ruang TBM dengan gotong royong, seperti pengecatan dan pembuatan rak buku dari barang bekas. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa TBM berhasil didirikan dan diresmikan sebagai pusat kegiatan non-formal dan sosial. Keberhasilan ini ditandai dengan tingginya kolaborasi dan gotong royong masyarakat dalam penyiapan fisik TBM. Antusiasme terlihat dari partisipasi lebih dari 40 orang dalam acara peresmian. Kesimpulan, TBM mampu menjadi katalisator perubahan budaya, memberdayakan masyarakat melalui literasi, dan menumbuhkan semangat membaca