Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Efektifitas Konseling Solution Focused Brief Therapy Terhadap Perilaku Antisosial Siswa Siti Isnain Ibrahim; Idriani Idris; Meiske Puluhulawa
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i2.2905

Abstract

Permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini adalahPerilaku Antisosial Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan one grup pre-test dan post-test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 8 siswa ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan analisis data. Berdasarkan hasil analisis data pengujian hipotesis dan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh harga t hitung sebesar 10,814 sudah berada diluar daerah penerimaan H0 sedangkan taraf distribusi t pada taraf nyata 5% diperoleh ttabel (7) = 1,89 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan menerima H1. Sehingga hipotesis yang menyimpulkan terdapat efektivitas konseling solution focused brief therapy dalam meminimalisir perilaku antisosial siswa kelas XI SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo dapat diterima.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Cinematherapy Terhadap Pemahaman Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa Sumiyati Mahu; Meiske Puluhulawa; Nurul Maulida Alwi; Mohamad Awal Lakadjo
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i2.3197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untul mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy tehadap pemahaman perilaku seksual pranikah pada siswa SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo berjumlah 15 orang, yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy berpengaruh secara signifikan untuk meningkatkan pemahaman perilaku seksual pranikah siswa, dalam arti bimbingan kelompok denga teknik cinematherapy efektif dalam meningkatkan pemahaman perilaku seksual pranikah.
Pengembangan Modul Pendidikan Moral Siswa Sekolah Dasar Maryam Rahim; Meiske Puluhulawa; Mohamad Awal Lakadjo; Permata Sari; Aisyah Ummu Hamidah
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 6 No 2 (2025): Volume 6 Nomor 2: November 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v6i2.4388

Abstract

Pendidikan moral di tingkat sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan tanggung jawab sosial siswa. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul pendidikan moral yang relevan bagi siswa dan guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D), dengan subjek penelitian terdiri dari: 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media, 1 orang ahli bahasa Indonesia, dan 3 orang guru sekolah dasar. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, dan dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data uji validasi ahli dan uji kelompok kecil, modul dinyatakan layak dari aspek isi, media, dan kebahasaan. Guru menyatakan modul ini mudah dipahami dan dilaksanakan. Modul mencakup nilai-nilai moral inti seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kegigihan, yang disusun secara sistematis dan aplikatif sehingga mudah diintegrasikan dalam pembelajaran. Modul ini diharapkan dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran dan bimbingan yang mendukung penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengevaluasi efektivitas modul dalam jangka panjang serta eksplorasi pengembangannya dalam format digital.
Bimbingan Klasikal Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) untuk Meningkatkan Pemahaman Tentang Bahaya Perundungan pada Siswa Adeswita Mooduto; Meiske Puluhulawa; Mohamad Awal Lakadjo
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 Nomor 1 (Oktober 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i1.3144

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan klasikal berbasis pembelajaran sosial emosional (PSE) untuk meningkatkan pemahaman bahaya tentang perundungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pra-eksperimen dengan one-group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah skala bullying yang berjumlah 19 item yang sudah valid dan reliabel. Angket yang disebarkan sebanyak yakni sebelum pemberian treatment dan sesudah pemberian treatment. Hasil penelitian diperoleh Dari hasil analisis pada tes awal pre-test maka diperoleh skor tertinggi 95 dan skor terendah 42. Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 63,40 sedangkan Dari hasil analisis pada akhir post-test maka diperoleh skor tertinggi 110 dan skor terendah 66 Sedangkan skor rata-rata (X) sebesar 79.97. Artinya bahwa hipotesis terdapat pengaruh bimbingan klasikal berbasis PSE untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya perundungan Di SMK Negeri 3 Gorontalo dapat diterima. This research aims to determine the effect of classical guidance based on social emotional learning (PSE) to increase understanding of the dangers of bullying. This research uses a quantitative approach, pre-experimental method with one-group pre-test and post-test design. The research subjects were 30 students selected using total sampling technique. The instrument used is a bullying scale consisting of 19 items which are valid and reliable. There were as many questionnaires distributed as before giving treatment and after giving treatment. The research results were obtained from the results of the analysis at the initial pre-test, the highest score was 95 and the lowest score was 42. Meanwhile the average score (X) was 63.40, while from the results of the analysis at the end of the post-test the highest score was 110 and the score the lowest was 66, while the average score (X) was 79.97. This means that the hypothesis that there is an influence of PSE-based classical guidance to increase understanding of the dangers of bullying at SMK Negeri 3 Gorontalo can be accepted.