Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Efektifitas Konseling Solution Focused Brief Therapy Terhadap Perilaku Antisosial Siswa Ibrahim, Siti Isnain; Idris, Idriani; Puluhulawa, Meiske
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i2.2905

Abstract

Permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini adalahPerilaku Antisosial Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo dengan menggunakan layanan konseling kelompok. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan menggunakan one grup pre-test dan post-test design. Sampel dalam penelitian berjumlah 8 siswa ditetapkan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan analisis data. Berdasarkan hasil analisis data pengujian hipotesis dan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh harga t hitung sebesar 10,814 sudah berada diluar daerah penerimaan H0 sedangkan taraf distribusi t pada taraf nyata 5% diperoleh ttabel (7) = 1,89 sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan menerima H1. Sehingga hipotesis yang menyimpulkan terdapat efektivitas konseling solution focused brief therapy dalam meminimalisir perilaku antisosial siswa kelas XI SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo dapat diterima.
Pengaruh Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Cinematherapy Terhadap Pemahaman Perilaku Seksual Pranikah pada Siswa Mahu, Sumiyati; Puluhulawa, Meiske; Alwi, Nurul Maulida; Lakadjo, Mohamad Awal
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 5 No 2 (2026): Volume 5 Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v5i2.3197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untul mengetahui pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy tehadap pemahaman perilaku seksual pranikah pada siswa SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo. Jenis penelitian ini adalah Pre-experimental design dengan rancangan One-Group Pretest-Postest Design. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMA Negeri 1 Telaga Kabupaten Gorontalo berjumlah 15 orang, yang ditetapkan secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik cinematherapy berpengaruh secara signifikan untuk meningkatkan pemahaman perilaku seksual pranikah siswa, dalam arti bimbingan kelompok denga teknik cinematherapy efektif dalam meningkatkan pemahaman perilaku seksual pranikah.
Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Berdasarkan Profil Perilaku Agresif Siswa SMP Meiske Puluhulawa; Irpan A. Kasan; Nanda Mirzawati; Nicki Yutapratama; Yulinda Y. Gani
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4780

Abstract

Perilaku agresif pada siswa sekolah menengah pertama merupakan fenomena yang berhubungan dengan perkembangan emosional dan kognitif remaja awal serta berpotensi mengganggu proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan layanan bimbingan dan konseling pribadi berdasarkan profil perilaku agresif siswa SMP Negeri 2 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa angket perilaku agresif yang disusun berdasarkan dimensi agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik persentase dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori agresivitas sedang (43%), dengan dominasi pada aspek kemarahan dan permusuhan. Temuan utama menunjukkan bahwa agresivitas siswa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor emosional dan kognitif dibandingkan perilaku langsung. Kebutuhan utama siswa meliputi regulasi emosi, penyelesaian konflik, pengendalian diri, komunikasi interpersonal, dan perubahan pola pikir. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyediaan layanan bimbingan dan konseling pribadi yang berbasis kebutuhan siswa secara komprehensif.