Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penggunaan Self Expression Card Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Untuk Meminimalisir Perilaku Bullying Verbal Yulita, Metri; Rahim, Maryam; Puluhulawa, Meiske
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v5i1.3074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan self expression card melalui layanan bimbingan klasikal dalam upaya meningkatkan pemahaman siswa tentang bullying verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pra-eksperimen dengan one-group pre-test dan post test design. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah skala bullying verbal yang berjumlah 43 item yang sudah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan teknik paired sampel t-test dengan bantuan aplikasi SPSS 20. Adapun Tema yang digunakan dalam layanan bimbingan klasikal teknik self expression card dirancang berdasarkan tema analisis kebutuhan, yaitu: name calling, taunting dan belittling, cruel criticsm dan personal defamation, racist slurs dan sexually suggestive. Hasil dari gambaran sebelum diberikan teknik self expression card bahwa hasil rata-rata skor pre-test sebesar 121.35 dan hasil dari sesudah diberikan teknik self expression card rata-rata skor post-test sebesar 96.75 yang mengambarkan penurunan skor rata-rata perilaku bullying verbal. Hasil analisis paired sampel t-test nilai Asymp.sig (2 tailed)/ signifikan adalah 0.003 ataupun probabilitas dibawah 0.05, besaran t sebesar 3.138. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teknik self expression card melalui layanan bimbingan klasikal ini efektif untuk mengurangi perilaku bullying verbal siswa. Hal ini menunjukkan bahwa teknik self expression card dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengurangi bullying verbal pada siswa dari negative menjadi positif
Penerapan Profil Pelajar Pancasila Dalam Meningkatkan Pemahaman Kekerasan Seksual Pada Siswa Tekka, Muhammad Alim; Rahim, Maryam; Puluhulawa, Meiske
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2024): Volume 5 Nomor 1: Mei 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v5i1.3095

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan Profil Pelajar Pancasila melalui layanan informasi dalam upaya mengatasi kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode pra eksperimen dengan one-group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian berjumlah 25 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang di gunakan adalah skala kekerasan seksual yang berjumlah 15 item yang sudah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan teknik paired sampel t-test dengan bantuan aplikasi SPSS 2.0 Adapun teman yang digunakan dalam penerapan Profil Pelajar Pancasila dalam mengatasi kekerasan sekolah dirancang berdasarkan tema analisis kebutuhan, yaitu: cara mencegah kekerasan seksual, membangun kesadaran kritis terkait kekerasan seksual, pelecehan seksual menurut pandangan agama, langkah-langkah membantu korban kekerasan seksual. Hasil dari gambaran sebelum diberikan layanan informasi kekerasan seksual bahwa hasil rata-rata skor pre-test sebesar 44.48 dan hasil dari sesudah diberikan layanan informasi rata-rata skor post-test sebesar 65.28 yang mengambarkan penurunan skor rata-rata kekerasan seksual. Hasil analisis paired sampel t-test nilai Asymp. Sig (2 tailed)/ signifikasi adalah 0.000 ataupun probabilitas dibawah 0.05, besaran t sebesar -23.370. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa peranan Profil Pelajar Pancasila efektif mengurangi perilaku kekerasan seksual siswa. Hal ini menunjukan bahwa penerapan Profil Pelajar Pancasila dapat digunakan oleh guru bimbingan dan konseling untuk mengatasi kekerasan seksual pada siswa dari negatif menjadi positif
Pengembangan Program Bimbingan Berbasis ADDIE untuk Meningkatkan Kecerdasan Sosial Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Darul Mubin Kota Gorontalo Puluhulawa, Meiske; Kasan, Irpan A.; Hulukati, Wenny; Isa, Abdul Hamid
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2023): Volume 4 Nomor 1: Mei 2023
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v4i1.2344

Abstract

Masalah sosial yang sering muncul pada siswa adalah ketidakmampuan siswa beradaptasi dengan lingkungan sosial yang terlihat dari masih ada siswa yang bertengkar satu sama lain, siswa membuat geng dan mengucilkan beberapa siswa, saling mengejek, dan lain sebagainya. Adanya masalah sosial pada Madrasah Ibtidaiyah Darul Mubin Kota Gorontalo diasumsikan bahwa kecerdasan sosial siswa rendah, disinyalir bahwa program pengembangan diri siswa termasuk pengembangan dalam aspek sosial belum tersusun dengan baik dan belum dapat mengembangkan kecerdasan sosial siswa secara optimal. Dalam mengembangkan program bimbingan dan konseling perlu diperhatikan model pengembangannya guna memastikan kualitas program dalam menunjang efektifitas program untuk meningkatkan kecerdasan sosial siswa. Program bimbingan semestinya disusun berdasarkan kebutuhan siswa. Salah satu desain pengembangan yang sering digunakan adalah ADDIE Model melalui 5 tahapan: Analysis, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Proses pengembangan berbasis ADDIE memerlukan pengujian tim ahli, subyek penelitian secara individu, skala terbatas maupun skala luas (lapangan) dan revisi guna penyempurnaan produk akhir sehingga sehingga produk yang dikembangkan telah memenuhi kriteria produk yang baik, teruji secara empiris dan tidak ada kesalahan-kesalahan lagi. Dengan menggunakan model ADDIE penelitian ini telah menghasilkan produk berupa program bimbingan dan konseling untuk meningkatkan kecerdasan sosial siswa Madrasah Ibtidaiyah Darul Mubin Kota Gorontalo yang telah tervalidasi ahli. Kata Kunci: Pengembangan Program Bimbingan, Kecerdasan Sosial, Model ADDIE
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kecerdasan Sosial pada Siswa Pomili, Sri Hindun; Hulukati, Wenny; Puluhulawa, Meiske
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v4i1.2587

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dengan kecerdasan sosial pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Botumoito Kabupaten Boalemo. Populasi dalam penelitian ini kelas X sedangkan pengambilan sampel penelitian dengan teknik purvosive sampling berjumlah 41 siswa. Hasil penelitian dengan Uji normalitas menggunakan alat bantu Microsoft excel, analisis data menggunakan analisis korelasi, regresi sederhana dan koefisien korelasi menggunakan rumus statistika dengan alat bantu Microsoft Excel. Berdasarkan analisis statistika korelasional diperoleh: (1) thitung sebesar -0,76 pada taraf nyata 5% = 0,05 diperoleh ttabel sebesar 0,2605 artinya nilai thitung lebih besar dari pada ttabel maka terdapat hubungan yang negatif antara pola asuh otoriter (X1) dengan kecerdasan sosial siswa (Y). (2) thitung sebesar 2,69 pada taraf nyata 5% = 0,05 diperoleh ttabel sebesar 0,2605 artinya nilai thitung lebih besar dari pada ttabel maka terdapat hubungan yang positif antara pola asuh demokratis (X2) dengan kecerdasan sosial siswa (Y). (3) thitung sebesar -4,32 pada taraf nyata 5% = 0,05 diperoleh ttabel sebesar 0,2605 artinya nilai thitung lebih besar dari pada ttabel maka terdapat hubungan yang negatif antara pola asuh permisif (X3) dengan kecerdasan sosial siswa (Y).
Pengembangan Karakter Melalui Praktik Kepemimpinan Mahasiswa Puluhulawa, Meiske; Korompot, Salim
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2025): Volume 6 Nomor 1: Mei 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v6i1.3621

Abstract

Penelitian ini mengangkat urgensi pengembangan karakter mahasiswa melalui praktik kepemimpinan di organisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. Tujuan utamanya adalah untuk memahami peran praktik kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa dalam membentuk karakter mahasiswa, mengidentifikasi faktor yang memengaruhi efektivitasnya, serta mengevaluasi dampak langsung dari praktik tersebut terhadap pengembangan karakter. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan anggota organisasi mahasiswa, dan analisis dokumen terkait kegiatan organisasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik, yang meliputi pengkodean, pengelompokan, dan interpretasi temuan. Praktik kepemimpinan yang diterapkan dalam organisasi mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan tidak hanya membantu mahasiswa dalam memperoleh pengalaman kepemimpinan tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian mereka. Penelitian ini menemukan bahwa praktik kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa tidak hanya berfungsi sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan praktis, tetapi juga secara substansial membentuk karakter mahasiswa. Pengalaman memimpin tim, bertanggung jawab atas tugas, berkomunikasi secara efektif, serta beradaptasi dalam berbagai situasi telah membentuk karakter mahasiswa yang lebih siap untuk berperan aktif sebagai pemimpin di Masyarakat. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa efektivitas praktik kepemimpinan dalam organisasi mahasiswa sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting yang mendukung pengembangan karakter.
Development of Holland Based Career Module as a Career Guidance and Counseling Design for High School Students Hulukati, Wenny; Smith, Mardia Bin; Puluhulawa, Meiske; Jannah, Dian Hilyatul
Bisma The Journal of Counseling Vol. 6 No. 1 (2022): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/bisma.v6i1.42919

Abstract

This study aims to create a Holland-based career guidance and counseling module as a guide in designing career guidance and counseling for high school students in Gorontalo Province. This study uses research and development methods consisting of several steps: defining potentials and problems, data collection, product design, design validation, revision, and product testing. Referring to qualitative research, the data obtained came from expert validation questionnaires and product test questionnaires. This development study eventually created a Holland-based career guidance and counseling module. This module can be used by Guidance and counseling teachers as a career design guide because it has passed the expert validation test from guidance and counseling experts, language experts, and learning media design experts.
Poster Edukasi Untuk Meningkatkan Pemahaman dalam Pencegahan Perundungan di Lingkungan Sekolah pada Siswa Rahmat, Rahmat; Rahim, Maryam; Puluhulawa, Meiske; Wantu, Tuti
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 (April 2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v4i2.3105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media poster edukasi untuk meningkatkan pemahaman dalam pencegahan perundungan di lingkungan sekolah pada siswa di SMA Negeri 1 Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode Pra-eksperimen dengan one-group pre-test dan post test design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah angket pemahaman pencegahan perundungan yang berjumlah 18 item yang sudah valid dan reliabel. Analisis data menggunakan bantuan aplikasi SPSS 20. Penelitian ini terdiri dari dua variable yaitu variable X (Poster edukasi) dan variable Y (Pemahaman dalam pencegahan perundungan). Anggota sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 30 orang untuk penelitian eksperimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman dalam pencegahan perundungan siswa sebelum di berikan layanan rata-rata skor pre-test sebesar 48,77 dan hasil sesudah diberikan layanan rata-rata skor post-test sebesar 57,40 yang menggambarkan peningkatkan skor rata-rata pemahaman pencegahan perundungan. Berdasarkan hasil uji t-test pada tabel paired sampel t-test nilai diperoleh t-hitung sebesar -4,350, nilai signifikasi (2 tailed) 0.000 < 0.05 menunjukan terdapat perbedaan signifikan variable pre-test dengan variable ini menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan poster edukasi untuk meningkatkan pemahaman dalam pencegahan perundungan di lingkungan sekolah pada siswa SMA Negeri 1 Gorontalo. This study aims to determine the effect of educational posters on improving understanding of bullying prevention in the school environment among students at SMA Negeri 1 Gorontalo. This research uses a quantitative approach with a pre-experimental method and a one-group pre-test and post-test design. The research subjects consisted of 30 students selected using the total sampling technique. The instrument used was a bullying prevention understanding questionnaire consisting of 18 items that were both valid and reliable. Data analysis was assisted by the SPSS 20 application. This study consists of two variables: variable X (educational poster) and variable Y (understanding of bullying prevention). The sample members in this study were 30 tenth-grade students participating in the experimental study. The results showed that the students' understanding of bullying prevention before receiving the service had an average pre-test score of 48.77, and the results after receiving the service had an average post-test score of 57.40, indicating an increase in the average score for understanding bullying prevention. Based on the results of the t-test in the paired sample t-test table, the t-value was -4.350, and the significance value (2-tailed) was 0.000 < 0.05, indicating a significant difference between the pre-test and post-test variables. This shows that there is a significant effect of educational posters on improving understanding of bullying prevention in the school environment among students at SMA Negeri 1 Gorontalo.
Pengembangan Instrumen Asesmen Diagnosis Perilaku Bullying Peserta Didik pada Tingkat SMA Sederajat Syahrul Ramadhan Said; Maryam Rahim; Sitry Yusuf; Meiske Puluhulawa; Salim Korompot
Student Journal of Guidance and Counseling Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 Nomor 1 (Oktober 2024)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/sjgc.v4i1.3101

Abstract

Jurnal ini memaparkan langkah-langkah dalam pengembangan instrumen asesmen diagnosis perilaku perundungan peserta didik pada tingkat SMA sederajat, khususnya terkait dengan penentuan aspek bentuk-bentuk perilaku perundungan yang dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan indikator-indikator asesmen diagnosis perilaku perundungan peserta didik pada tingkat SMA sederajat tersebut. Adapun aspek-aspek bantuk–bentuk perilaku perundungan/bullying yang digunakan sebagai dasar dalam pengembangan instrumen asesmen diagnosis tersebut, meliputi: bullying fisikal, bullying verbal, bullying sosial, dan bullying cyber/elektronik. Berdasarkan keempat aspek tersebut, selanjutnya dirumuskan indikator-indikator instrumen asesmen diagnosis perilaku perundungan peserta didik pada tingkat SMA sederajat. Akhirnya, indikator-indikator itulah yang dipakai sebagai dasar untuk merumuskan butir-butir pernyataan dalam suatu angket sebagai instrumen untuk mendiagnosis perilaku perundungan pada peserta didik. Instrumen asesmen diagnosis tersebut berupa angket diagnosis. Berdasarkan hasil pengujian pada ahli, ternyata instrumen diagnosis perilaku perundungan pada peserta didik dapat dikembangkan dan djiadikan sebuah angket diagnosis perilaku perundunga peserta didik pada tingkat SMA sebagai hasil dari desain invansi penulis. Abstract This journal describes the steps in developing an assessment instrument for the diagnosis of bullying behavior of students at the high school and equivalent level, especially related to determining aspects of forms of bullying behavior that can be used as a basis for formulating indicators for the assessment of the diagnosis of bullying behavior of students at the high school and equivalent level. the. The aspects of bullying behavior that are used as a basis for developing diagnostic assessment instruments include: physical bullying, verbal bullying, social bullying, and cyber/electronic bullying. Based on these four aspects, indicators for an assessment instrument for diagnosing bullying behavior of students at the high school and equivalent level were formulated. Finally, these indicators are used as a basis for formulating statement items in a questionnaire as an instrument for diagnosing bullying behavior in students. The diagnostic assessment instrument is in the form of a diagnostic questionnaire. Based on the results of expert testing, it turns out that an instrument for diagnosing bullying behavior among students can be developed and used as a questionnaire to diagnose bullying behavior among students at the high school level as a result of the author's innovative design.
Analisis Kebutuhan Layanan Bimbingan dan Konseling Pribadi Berdasarkan Profil Perilaku Agresif Siswa SMP Meiske Puluhulawa; Irpan A. Kasan; Nanda Mirzawati; Nicki Yutapratama; Yulinda Y. Gani
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4780

Abstract

Perilaku agresif pada siswa sekolah menengah pertama merupakan fenomena yang berhubungan dengan perkembangan emosional dan kognitif remaja awal serta berpotensi mengganggu proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan layanan bimbingan dan konseling pribadi berdasarkan profil perilaku agresif siswa SMP Negeri 2 Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa angket perilaku agresif yang disusun berdasarkan dimensi agresi fisik, agresi verbal, kemarahan, dan permusuhan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan teknik persentase dan kategorisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada pada kategori agresivitas sedang (43%), dengan dominasi pada aspek kemarahan dan permusuhan. Temuan utama menunjukkan bahwa agresivitas siswa lebih banyak dipengaruhi oleh faktor emosional dan kognitif dibandingkan perilaku langsung. Kebutuhan utama siswa meliputi regulasi emosi, penyelesaian konflik, pengendalian diri, komunikasi interpersonal, dan perubahan pola pikir. Penelitian ini menegaskan pentingnya penyediaan layanan bimbingan dan konseling pribadi yang berbasis kebutuhan siswa secara komprehensif.
Demonstrasi dan Drill bagi Peserta Didik dengan Hambatan Intelektual Yulinda Y. Gani; Meiske Puluhulawa; Nicki Yutapratama; Susanti Iman
JAMBURA Guidance and Counseling Journal Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1: Mei 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37411/jgcj.v7i1.4866

Abstract

Peserta didik dengan hambatan intelektual memerlukan pembelajaran yang konkret, bertahap, dan berulang agar materi dapat diakses sesuai kemampuan adaptifnya. Studi ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode demonstrasi dan drill, respons peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambat pembelajaran pada jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB di salah satu SLB Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data bersumber dari observasi pembelajaran, wawancara guru atau pendamping, dan dokumentasi terhadap tujuh peserta didik serta pendidik yang terlibat. Data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan simpulan, disertai triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan bahwa demonstrasi dilaksanakan melalui pemodelan langsung, gambar profesi, alat hitung konkret, praktik membaca Iqro, dan penggunaan komputer. Drill diterapkan melalui pengulangan instruksi singkat, latihan berhitung, membaca, mengingat konsep, dan mengetik secara bertahap. Peserta didik memperlihatkan respons berupa perhatian yang lebih terarah, keberanian menjawab, penyelesaian tugas, dan kebanggaan terhadap hasil kerja. Pelaksanaan pembelajaran didukung media konkret, pendekatan individual, penguatan positif, dan penataan kelas yang aksesibel, tetapi dibatasi oleh rentang perhatian pendek, kejenuhan, variasi emosi, hambatan motorik, dan dukungan keluarga yang belum merata. Kombinasi demonstrasi dan drill mendukung pembelajaran adaptif apabila disertai diferensiasi tugas dan bantuan yang dikurangi secara bertahap. Kata Kunci: metode demonstrasi, drill, hambatan intelektual, pembelajaran adaptif, SLB Abstract Students with intellectual disabilities require concrete, gradual, and repeated instruction so that learning materials are accessible to their adaptive abilities. This study described the implementation of demonstration and drill methods, students’ responses, and supporting and inhibiting factors across primary, junior secondary, and senior secondary levels at a special school in Gorontalo Regency. A descriptive qualitative case-study design was employed. Data were obtained through classroom observations, interviews with teachers or assistants, and documentation involving seven students and the educators who supported them. Data were analyzed through condensation, display, and conclusion drawing, supported by source and technique triangulation. Demonstration was implemented through direct modeling, occupation pictures, concrete counting tools, Iqro reading practice, and computer use. Drill was applied through repeated short instructions and gradual practice in counting, reading, recalling concepts, and typing. Students showed more focused attention, willingness to answer, task completion, and pride in their work. Instruction was supported by concrete media, individualized assistance, positive reinforcement, and accessible classroom arrangements, while short attention spans, boredom, emotional variability, motor difficulties, and uneven family support remained barriers. The combination of demonstration and drill supports adaptive instruction when accompanied by differentiated tasks and gradually faded assistance. Keywords: demonstration method, drill, intellectual disability, adaptive learning, special school