Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Usaha Peningkatan Kesehatan dan Pencegahan Penularan Covid-19 Melalui Program PIS-PK Berbasis Sumber Daya Lokal di Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Kota Padang Lola Felnanda Amri; Murniati Muchtar; Yosi Suryarinilsih; Delima Delima; Yessi Fadriyanti; Asep Irfan
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 4 (2023): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v5i4.516

Abstract

Covid-19 dan persiapan new normal berakibat menjadi penurunan pada derajat kesehatan masayarakat. Tujuan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat diharapkan dapat pemecahan masalah PIS_PK melalui partisipasi masyarakat dengan pengembangan potensi dan sumber daya lokal dalam mencapai kelurahan sehat di masa new normal. model pemberdayaan yang akan dilakukan dalam pengabdian masyarakat ini adalah model pengembangan lokal yaitu pemberdayaan masyarakat sehingga akan terjadinya peningkatan pada pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat setelah dilakukan intervensi. Pelaksanaan kegiatan pada pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu, tahap persiapan/pendataan awal, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Strategi pelaksanaan kegiatan yang dilakukan beruba survei lokasi pengabdian masyarakat pada Kelurahan terpadat serta angka kesakitan tinggi akibat prilaku dan kesadaran akan kesehatan yang masih kurang. Kemudian memberikan Sasaran pelayanan kesehatan pada masyakarakat yang memenuhi kriteria, yaitu Pelayanan kesehatan meliputi identifikasi kasus dengan melakukan edukasi dan pendampingan, serta pemanfaatan potensi lokal dalam pembuatan cuci tangan.
Hapusnya Hak Mewaris Para Ahli Waris Menurut Pasal 838 KUHPERDATA Asep Irfan; Siah Khosyi’ah
al-Battar: Jurnal Pamungkas Hukum Vol. 1 No. 1 (2024): April
Publisher : Yayasan Cendekia Gagayunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15294654

Abstract

The purpose of this research is to find out how the regulation of Inheritance Law according to the Civil Code and how the elimination of inheritance rights and its legal consequences for the heirs. By using normative juridical research methods, it is concluded: 1. Although the heirs in inheritance law are guaranteed the right to inherit as an absolute part (legitieme portie), but in certain cases and circumstances, the heirs' inheritance rights can be revoked or nullified, among others, due to committing crimes such as persecution of the testator, forgery of wills, and so forth. 2. The legal consequences of the elimination of the right to inherit, among others, are that the heirs concerned, in addition to not being entitled to inheritance, can be ostracized or excluded as members of the extended family of the testator.
Determinan Kelelahan Kerja Pada Operator SPBU Di Kecamatan Padang Utara Tahun 2025 Ice Gusdalia; Fadhilatul Hasnah; Asep Irfan
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.1818

Abstract

Kelelahan kerja merupakan suatu kondisi di mana efisiensi dan kinerja menurun, sementara ketahanan ketahanan fisik tubuh berkurang. Menurut informasi yang diperoleh dari program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan tahun 2022, terdapat rata-rata 414 kecelakaan kerja 2 setiap harinya. Dari jumlah tersebut, sekitar 27,8% disebabkan oleh tingkat kelelahan kerja yang cukup tinggi .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kelelahan kerja pada operator spbu di kecamatan padang utara tahun 2025. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di SPBU di Kecamatan Padang Utara pada bulan Maret- Agustus 2025 . Waktu pengumpulan data 22-26 Agustus 2025. Populasi pada penelitian ini adalah operator SPBU di Kecamatan Padang Utara sebanyak 67 sedangkan sampel sebanyak 57 operator SPBU. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan cara angket. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ditemukan 71,9% responden memiliki kelelahan kerja berat , 68,4% responden memiliki masa kerja lama dan 49,1% responden memiliki status gizi tidak normal dan, 52,6% responden memiliki beban kerja berat. Berdasarkan hasil uji statistik diketahui bahwa adanya hubungan masa kerja (pvalue=0,000) dan beban kerja (pvalue=0,000) dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di Kecamatan Padang Utara. Tidak ada hubungan antara status gizi (p-value = 0,832) dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di Kecamatan Padang Utara. Kesimpulan terdapat hubungan masa kerja dan beban kerja dengan kelelahan kerja pada operator SPBU di kecamatan padang utara. Diharapkan Mengelola waktu istirahat dengan baik( peregangan, relaksasi, bernapas dalam, atau mendengarkan musik Santai) agar dapat mengurangi kelelahan kerja dan meningkatkan produktivitas.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengelolaan Limbah Cair Rumah Makan Di Wilayah Kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025 Raudhah Salsabila Herma; Asep Irfan; Wilda Tri Yuliza
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.1825

Abstract

Pengelolaan limbah cair rumah makan yang tidak benar bisa memicu dampak bagi kesehatan. Data Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023 menyebutkan bahwa rumah makan yang belum memenuhi syarat tempat pengelolaan pangan sebanyak 31,9%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pengelolaan limbah cair rumah makan di wilayah kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang Tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret- Agustus tahun 2025 di wilayah kerja Puskesmas Ambacang Kota Padang. Populasi penelitian yaitu pengelola rumah makan yang berjumlah 37 rumah makan, dimana sampel diambil menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan bahwa 43,2% pengelola rumah makan melakukan pengelolaan limbah cair kurang baik, 48,6% pengelola memiliki sikap negatif, 32,4% pengelola memiliki tingkat pengetahuan rendah dan 48,6% pengelola memiliki sarana dan prasarana tidak memenuhi syarat. Terdapat hubungan antara sikap (p =0,049) dan tingkat pengetahuan (p=0,048) dengan pengelolaan limbah cair. Namun,tidak terdapat hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana dengan pengelolaan limbah cair (p= 0,101). Sikap dan tingkat pengetahuan merupakan faktor yang berhubungan dan bermakna dengan pengelolaan limbah cair rumah makan. Diperlukan peningkatan edukasi dan informasi berupa pengetahuan dan dampak negatif tentang pengelolaan limbah cair rumah makan kepada pengelola rumah makan.
Factors that Contribute to the Fatigue of Midwives and Nurses in the Patient Installation of Solok Selatan Hospital Asep Irfan; Ghali Sabawi Maruf; Basuki Ario Seno
Miracle Journal Get Press Vol 1 No 1 (2024): February, 2024
Publisher : CV. Get Press Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69855/mgj.v1i1.2

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), severe fatigue will become the second killer disease after heart disease. In 2021, there were 31,801 cases of work accidents, an increase of 16.96% from the previous year, according to the BPJS Employment of West Sumatra Region. The purpose of this study was to determine the factors that contribute to nurse and midwife fatigue in the Inpatient Installation of South Solok Hospital. This study used an analytic cross-sectional survey approach with a sample of 84 people. Data were obtained through questionnaire sheets and direct observation. Data were processed using a computer, and the results were displayed in the form of frequency distribution tables. The results showed that the p value of workload (0.05 = α with OR = 2.625), work climate (0.003 < α with OR = 4.278), work stress (0.001 < α with OR = 5.600), and fatigue work tired 59.5%, heavy workload 60.7%, and long service 53.6%. Thus, it can be concluded that there is a significant relationship between workload and work climate. It is hoped that maintaining a balance between personal life and work is the key to overcoming work fatigue. To stay healthy in the long run, try to lead a regular and healthy lifestyle.
Intervensi STBM dalam Pencegahan Stunting pada Ibu Hamil dan Ibu Baduta Asep Irfan; Darwel; Delima
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v3i2.362

Abstract

Stunting remains one of Indonesia’s most persistent nutritional challenges. According to the 2023 Indonesian Health Survey (SKI), the prevalence of stunting in West Sumatra reached 23.6%. One effective nutrition-sensitive intervention for stunting prevention is the Community-Based Total Sanitation (STBM) program, which consists of five main pillars. The working area of Belimbing Health Center in Padang shows a high-risk profile, with 449 stunted children, 247 underweight children, and exclusive breastfeeding coverage of only 62.76%. This Community Service Program aimed to enhance the knowledge and skills of pregnant women and mothers with children under two years old in implementing proper sanitation practices through the five STBM pillars. The intervention improved community participation, sanitation behavior, and family support for clean and healthy living. The community is expected to take a more active role in maintaining environmental sanitation and adopting clean and healthy living behaviors as an effort to prevent and reduce the prevalence of stunting. This activity is anticipated to contribute to the reduction of stunting rates in support of achieving the Golden Generation 2045.
Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Ibu Hamil dengan Pendekatan Holistik: Mencapai Generasi yang Sehat dan Berkualitas Delima; Herwati; Metri Lidya; Erwani; Elsyie Yuniarti; Asep Irfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Cendikia Jenius Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/pengabmaskes.v3i2.363

Abstract

This community service program aimed to prevent stunting through the holistic empowerment of pregnant women in the working area of Belimbing Public Health Center, Kuranji District, Padang City. The implementation method employed a participatory and cross-sectoral collaborative approach, beginning with a Community Deliberation Meeting (Musyawarah Masyarakat Kelurahan), followed by the establishment of Pregnant Women Classes, maternal health assessments (antenatal care, nutritional status, and hemoglobin examination), provision of iron tablets and supplementary food, as well as refresher training and capacity strengthening for health cadres. The results demonstrated a significant improvement in pregnant women’s knowledge regarding stunting prevention, increasing from 55.3% to 92%, an increase in antenatal care participation up to 98%, a reduction in the prevalence of anemia among pregnant women from 17.69% to approximately 4–5%, and a decrease in chronic energy deficiency from 5.06% to 2.1%. In addition, the knowledge level of health cadres improved substantially after training. In conclusion, the holistic empowerment of pregnant women integrated with the active involvement of cadres, families, and cross-sectoral support is effective in improving maternal health status and reducing stunting risk factors from the prenatal period.