Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

RAGAM POLA KONSTRUKSI PADA KALIMAT AKTIF BERPREDIKAT MANG-+-KEUN DALAM BAHASA SUNDA: RAGAM POLA KONSTRUKSI PADA KALIMAT AKTIF BERPREDIKAT MANG-+-KEUN DALAM BAHASA SUNDA Soraya Afsari, Asri
KABUYUTAN Vol 2 No 2 (2023): Kabuyutan, Juli 2023
Publisher : PT. RANESS MEDIA RANCAGE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61296/kabuyutan.v2i2.168

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai pola kontruksi kalimat yang dapat dibangun oleh predikat aktif mang- + -keun dalam bahasa Sunda. Afiks mang- + -keun merupakan afiks yang masih cukup produktif digunakan dalam bahasa Sunda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dekskriptif. Data kalimat bahasa Sunda yang digunakan untuk analisis bersumber dari sumber tulis baik berupa sastra maupun nonsastra. Berdasarkan hasil analisis, pola konstruksi kalimat aktif berpredikat mang-+-keun berupa S + P + O, S + P + Ket, S + P + 0₁ + 0₂, S + P + 0 + Ket, S + P + Pel + Ket, Ket + S + P + O, S + P + O + P + O, dan S + P + Ket + P + O. Konstituen yang hadir setelah predikat mang- + -keun dapat berupa objek, pelengkap, dan keterangan. Objek yang ditemukan berkategori nomina konkret, frasa nomina konkret, nomina persona (insan), pronomina, pronominal(1), dan frasa nomina persona (insan). Pelengkap yang ditemukan berkategori pronomina(1). Keterangan yang ditemukan berupa keterangan waktu yang berkategori Frasa Preposisi. Objek, pelengkap, dan keterangan ini secara semantik menyandang peran objektif/benefaktif, agentif dan benefaktif.
Campur Kode pada Akun Instagram @fiksiaunurofik: Analisis Sosiolinguistik Berbantu Mini Korpus Kurniasih, Nia; Sobarna, Cece; Afsari, Asri Soraya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4596

Abstract

Penelitian ini berangkat dari fenomena kebahasaan yang semakin menguat di ruang digital, khususnya pada media sosial Instagram, yaitu praktik campur kode sebagai bentuk adaptasi bahasa dalam konteks komunikasi modern. Dengan mengkaji caption Instagram pada akun @fiksiaunurofik, penelitian ini menempatkan bahasa sebagai praktik sosial yang tidak hanya berfungsi menyampaikan pesan, tetapi juga membangun identitas, kedekatan, dan relasi sosial antara penutur dan audiens. Pendekatan sosiolinguistik dipilih karena mampu menjelaskan keterkaitan antara pilihan bahasa dan faktor sosial-budaya yang melatarbelakanginya.Penggunaan metode mini korpus terhadap 600 caption memberikan landasan empiris dalam melihat pola-pola kebahasaan secara sistematis. Melalui teknik scraping berbasis Python, data dikumpulkan secara objektif dan representatif, sehingga analisis kuantitatif dapat mengungkap frekuensi serta kecenderungan kemunculan unsur campur kode. Selanjutnya, analisis kualitatif deskriptif untuk menafsirkan fungsi dan makna sosial dari temuan kuantitatif tersebut, sehingga penelitian ini tidak hanya bersifat statistik, tetapi juga interpretatif.Hasil penelitian menunjukkan dominasi tiga jenis campur kode, yakni inner code-mixing, outer code-mixing, dan hybrid code-mixing. Campur kode ke dalam yang melibatkan bahasa Sunda menegaskan akar lokal dan identitas kedaerahan pemilik akun, sementara campur kode ke luar dengan bahasa Inggris mencerminkan orientasi global, modernitas, dan prestise sosial. Adapun campur kode campuran menunjukkan kreativitas linguistik dalam mengombinasikan berbagai sumber bahasa untuk menciptakan efek ekspresif yang lebih kaya.Dominannya leksikon seperti terlibat, impian, dan bersama mengindikasikan bahwa bahasa digunakan sebagai sarana membangun nilai kebersamaan, kolaborasi, dan solidaritas sosial. Jika campur kode dalam caption Instagram tidak sekadar fenomena linguistik, melainkan strategi komunikasi untuk menyesuaikan diri audiens multikultural dan dinamika interaksi digital kontemporer.
Pengenalan Identitas Kependudukan Digital di Dusun Cijolang, Desa Citengah, Kecamatan Sumedang Selatan: Facilitating Digital Population Identity Registration in Cijolang Hamlet, Citengah Village, South Sumedang District Mahmud, Erlina Zulkifli; Sobarna, Cece; Afsari, Asri Soraya
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.11203

Abstract

This activity represents the implementation of an integrated Community Service Learning and Community Engagement program organized by the Faculty of Cultural Sciences, Universitas Padjadjaran, conducted in Cijolang Village to strengthen the community's capacity to utilize digital technology for public services. The program focused on facilitating the registration of Digital Population Identity through a door-to-door approach to expand service accessibility despite limited technological infrastructure and low levels of digital literacy. Assistance was provided through collaboration between village officials and the implementing team, offering technical guidance for the registration process and education on the use of digital applications for population administration and other public services. The program employed outreach and participatory methods that actively involved residents throughout its stages. The results indicate an improvement in the community's ability to operate digital technology and understand online administrative procedures. These findings demonstrate that the integrated program is effective in strengthening digital literacy within rural communities and can serve as a model for improving access to technology-based public services.