Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH LAMA PEMANASAN TERHADAP pH, VITAMIN C, DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SARI LEMON (Citrus limon L.) Dewi Sartika Saragih; Yunita Cucikodana; Sulastriani; Ayu Kalista; Endang Verawati
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/y1sfwk24

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lama proses pemanasan terhadap kandungan vitamin C, aktivitas antikosidan, dan nilai pH pada sari lemon yang dihasilkan dari dari buah lemon varietas lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuan waktu pemanasan pada variasi suhu 0 menit, 5 menit, 10 menit dan 15 menit dengan penggunaan suhu 60-70oC. Pengukuran pH dan vitamin C dilakukan terhadap tiap variasi pemanasan, dan uji aktvitas antioksidan dilakukan terhadap nilai vitamin C terbaik dari pemanasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pemanasan berpengaruh nyata terhadap vitamin C, pH, dan aktivitas antioksidan. Dimana nilai Vitamin C mengalami penurunan dari sebelum pemanasan (0 menit) yakni dari 21,2 menjadi 16,13 (5 menit), 14,67 (10 menit), 13,43 (15 menit), sehingga pemanasan pada waktu 5 menit dianggap terbaik, dengan menghasilkan pH 2,36 dan aktivitas antioksidan sebesar 44 %. Semakin lama waktu pemanasan maka kadar vitamin C semakin menurun, sehingga aktivitas senyawa antioksidan juga menurun. Sementara untuk pH mengalami peningkatan seiring lama pemanasan yang dilakukan.
Formulasi Sereal Berbasis Sorgum (Sorghum bicolor L) dan Porang (Amorphophallus muelleri B); Pangan Fungsional untuk Generasi Sehat Indonesia Abi Burhan; Ira Gusti Riani; Dewi Sartika Saragih; Muhammad Tegar Fernanda; Restu Saputra
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 4 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/vvzfev18

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor L.) dan porang (Amorphophallus muelleri Blume) merupakan bahan pangan lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pangan fungsional karena mengandung serat pangan dan senyawa bioaktif serta memiliki kadar gluten yang rendah. Pemanfaatan kedua bahan tersebut dalam bentuk sereal dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan pangan yang mendukung pola konsumsi sehat. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasi dan mengevaluasi karakteristik kimia serta organoleptik sereal berbasis tepung sorgum dan tepung porang sebagai pangan fungsional. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan enam formulasi berdasarkan perbandingan tepung sorgum dan tepung porang, yaitu F1 (100:0), F2 (95:5), F3 (90:10), F4 (85:15), F5 (80:20), dan F6 (75:25). Sereal dibuat melalui proses pencampuran, pengeringan menggunakan oven, dan granulasi. Analisis meliputi kadar air, kadar abu, kadar serat kasar, aktivitas antioksidan, dan uji organoleptik menggunakan metode hedonik. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan uji lanjut Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi tepung sorgum dan tepung porang berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, kadar serat kasar, dan aktivitas antioksidan. Kadar air berkisar 0,59– 2,24%, kadar abu 1,36–1,93%, kadar serat kasar 3,47–11,55%, dan nilai aktivitas antioksidan berdasarkan IC₅₀ sebesar 8.201,33–9.717,33 ppm. Seluruh formulasi memenuhi persyaratan SNI 01-4270-1996 untuk kadar air dan kadar abu. Formulasi F5 dengan perbandingan 80% tepung sorgum dan 20% tepung porang merupakan formulasi yang paling disukai dengan nilai rata-rata keseluruhan 3,95.
Sistem Pendukung Keputusan Untuk Monitoring Harga Komoditas Pangan Menggunakan Metode Multi Attribute Utility Malahayati Malahayati; Tri Hardiyanto; Rika Sadariawati; Dewi Sartika Saragih; Yunita Fauzi; Aisyah Arianti; Daddiyan Ariev Imantha
JIKTEKS : Jurnal Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Vol. 4 No. 03 (2026): Agustus
Publisher : Faatuatua Media Karya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70404/jikteks.v4i03.720

Abstract

Monitoring harga komoditas pangan merupakan salah satu kegiatan penting yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Palembang untuk memperoleh informasi mengenai perkembangan harga sebagai dasar dalam proses evaluasi dan pengambilan keputusan. Namun, proses monitoring yang masih berfokus pada penyajian data harga belum mampu memberikan informasi analitis mengenai komoditas yang perlu menjadi prioritas evaluasi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan untuk Monitoring Harga Komoditas Pangan menggunakan metode Multi Attribute Utility Theory (MAUT). Pengembangan sistem dilakukan dengan metode Extreme Programming (XP), sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Metode MAUT diterapkan untuk mengevaluasi setiap komoditas berdasarkan lima kriteria melalui proses normalisasi, pembobotan, dan perhitungan nilai preferensi sehingga menghasilkan perangkingan komoditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengintegrasikan proses monitoring harga dengan analisis multikriteria. Dari 12 alternatif komoditas yang dianalisis, K12 memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 1,00 dan menempati peringkat pertama, sedangkan K2 dan K7 masing-masing memperoleh nilai 0,58 dan 0,55. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode MAUT mampu menghasilkan prioritas evaluasi komoditas pangan secara objektif dan sistematis sebagai informasi pendukung proses pengambilan keputusan di Dinas Perdagangan Kota Palembang. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan dapat dimanfaatkan sebagai pendukung kegiatan monitoring harga komoditas pangan melalui penyajian informasi yang lebih terstruktur dan berbasis data.