Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK-ANAK PANTI ASUHAN BUNDA PENGHARAPAN SUNGAI RAYA, KABUPATEN KUBU RAYA Fransiska Dewi Hastuti; Windy; Vitha Ama Matuate; Marnangkok Pakpahan; Udur Delima Sibatuara; Theodore Alexander Atmaja
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2439

Abstract

Pembelajaran daring yang dialami oleh para siswa yang tinggal di panti asuhan memiliki kendala tersendiri dibandingkan para siswa yang tinggal bersama orangtuanya. Ketiadaan media elektronik yang memadai dan keterbatasan kapasitas pengasuh yang mumpuni menjadi kendala bagi para siswa ini. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan pembelajaran Bahasa Inggris kepada anak-anak sekolah penghuni Panti Asuhan Bunda Pengharapan. Metode yang digunakan adalah pengajaran berkelompok sesuai jenjang pendidikan pada tingkat TK-SD kelas kecil, SD kelas besar, SMP, dan SMA/SMK, serta kegiatan bersama dalam satu komunitas. Metode pendampingan berupa permainan, one-on-one tutoring, diskusi, dan tanya jawab. Hasil pengabdian menunjukkan respon positif yang ditunjukkan dengan tingginya antusiasme anak-anak panti asuhan dalam mengikuti semua kegiatan pembelajaran dan bertambahnya rasa percaya diri mereka dalam menggunakan Bahasa Inggris.
PENDAMPINGAN SPEAKING FOR PRESENTATION BAGI SISWA KELAS V SD PLUS GEMBALA BAIK PONTIANAK windy; Fransiska Dewi Hastuti; Udur Delima Sibatuara; Marnangkok Pakpahan; Vitha Ama Matuate; Theodore Alexander Atmaja
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bersinergi Inovatif
Publisher : PT. Gelora Cipta Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61674/jpkmbi.v1i1.84

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris berbasis ICT sudah menjadi sebuah keharusan terutama pada abad 21. Pendampingan ini berfokus pada peningkatan speaking skill siswa/i SD Gembala Baik yang berada di wilayah Jl. Jendral Ahmad Yani Pontianak. SD Plus Gembala Baik adalah salah satu sekolah dasar yang menggunakan sistem bilingual/dua bahasa sebagai bahasa pengantar dan media interaksi antara guru dan peserta didik. Untuk itu, dalam pendampingan ini metode yang digunakan adalah mengaplikasikan penggunaan gambar sebagai media ajar dalam melatih kemampuan presentasi dalam Bahasa Inggris oleh peserta didik. Fokus pembelajaran berbasis ICT tidak terbatas hanya pada pembelajaran bahasa namun juga mencakup semua aspek pembelajaran. Hasilnya Antusiasme yang luar biasa dari para peserta didik dalam melakukan presentasi karena pengetahuan serta tips yang mereka dapatkan dalam membuat presentsi semakin menyenangkan terutama dalam penggunaan gambar sebagai media ajar, sekalipun kendala yang terjadi pada penerapan pembelajaran berbasis ICT namun tidak menyurutkan niat peserta didik dalam mengikuti kegiatan pembelajaran pada akhirnya peserta didik bisa tampil lebih percaya diri dalam berbicara di depan kelas.
Between Dream and Inherited Trauma: A Post-memory Reading of Dostoevsky's White Nights Suryaningrum, Dyah; Atmaja, Theodore Alexander
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol. 12 No. 2 (2024): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Lite
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v12i2.5874

Abstract

This article explores Fyodor Dostoevsky’s White Nights through the lens of Marianne Hirsch’s concept of post-memory, revealing how inherited trauma and societal alienation shape the novella’s protagonist. Set in 19th-century St. Petersburg, a city emblematic of Russia’s conflicting forces of modernization and tradition, White Nights presents a narrator isolated both by his introspective nature and by broader social conditions. Through a post-memory perspective, this analysis investigates the protagonist’s emotional detachment, romantic idealization, and eventual disillusionment, linking them to generational trauma and the archetype of the Russian “superfluous man.” The protagonist’s unrequited love for Nastenka is not merely a romantic fixation but a symptom of his inherited emotional burdens, reflecting how individuals inherit unresolved traumas and memories from previous generations, which shape their identities and interactions. The article further examines Dostoevsky’s critical portrayal of the Romantic “dreamer,” contrasting idealism with the grim realities of the city’s alienated inhabitants. Ultimately, this reading of White Nights highlights the novella’s enduring relevance, as Dostoevsky probes the complexities of memory, trauma, and the individual’s place within society, resonating with modern themes of inherited psychological and social dislocation.
Techno-Sociocultural Influences on Accelerating English Learning through DGBL Atmaja, Theodore Alexander
International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Vol 7, No 2 (2025): Oktober 2025 Volume 7 Number 2 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ijli.v7i2.98334

Abstract

This study investigates the socio-cultural influences on high school students regarding the integration of technology, specifically video games, in English language teaching (ELT). Motivated by the pervasive impact of modernization and the increasing necessity for effective English language acquisition in a globalized context, this study examines the feasibility and impact of technology application in ELT within a socio-cultural framework. Employing a quantitative case study design, the study involved 120 student participants and 16 educators utilizing interactive video game applications in conventional classroom settings, alongside questionnaires and observations for data collection. The findings indicate a strong consensus among educators regarding the significance of socio-cultural factors in ELT, although their practical integration varied considerably. Educators recognized video games as effective tools for enhancing learner motivation and language skills, a sentiment that was echoed by students. However, challenges such as technical difficulties, time constraints, and limited access to technology were prevalent. Notably, students exhibited pre-existing familiarity with video games, suggesting the potential of Digital Game-Based Learning (DGBL) to harness existing engagement. The study concludes with recommendations that emphasize the importance of purposeful game selection, scaffolding, and institutional support in addressing implementation challenges and fostering a more favorable attitude towards DGBL.
Workshop penulisan karya tulis ilmiah menggunakan aplikasi Microsoft Word & Mendeley Theodore Alexander Atmaja; Dyah Suryaningrum; Friska Dita
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32538

Abstract

Abstrak Perkembangan Information and Communication Technology (ICT) yang begitu pesat membuat masyarakat harus mengadopsi pemakaian media ICT sebagai akselerator khususnya pada ranah Pendidikan. Pada kesempatan ini, kegiatan dilaksanakan dengan sasaran siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), bertujuan untuk memperkenalkan dunia publikasi ilmiah sejak dini. Materi yang disampaikan meliputi: (1) pengenalan jurnal nasional dan internasional sebagai sumber informasi ilmiah terpercaya, (2) edukasi mengenai jurnal predator beserta cara mengenalinya agar siswa tidak terjebak di kemudian hari, serta (3) pelatihan langsung penggunaan aplikasi Mendeley yang terintegrasi dengan Microsoft Word sebagai alat bantu manajemen referensi. Metode yang digunakan adalah presentasi interaktif, diskusi, serta tutor langsung dengan pendekatan ramah pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme tinggi dari peserta, serta peningkatan pemahaman mereka terhadap pentingnya literasi ilmiah dan keterampilan dasar penulisan karya ilmiah. Diharapkan kegiatan ini mampu membentuk fondasi awal budaya riset dan menulis ilmiah di kalangan siswa SMA.. Kata kunci: pengabdian dosen; publikasi ilmiah; jurnal predator; mendeley; literasi pelajar. Abstract The swift advancement of ICT has made it imperative for society to harness its potential as a catalyst for growth, especially in education. On this occasion, the activity was aimed at high school students, who wanted to introduce the world of scientific publications from an early age. The materials presented included: (1) an introduction to national and international journals as trusted sources of scientific information, (2) education on predatory journals and how to identify them to avoid future pitfalls, and (3) hands-on training in using the Mendeley application integrated with Microsoft Word as a reference management tool. The methods used were interactive presentations, discussions, and direct tutoring with a student-friendly approach. The results of the activity showed high enthusiasm from the participants, as well as an increase in their understanding of the importance of scientific literacy and basic scientific writing skills. It is hoped that this activity will serve as an initial foundation for a culture of research and scientific writing among high school students. Keywords: lecturer service; scientific publication; predatory journals; mendeley; student literacy.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMA Venesia Venesia; Antonius; Theodore Alexander Atmaja
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v5i3.2565

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) memberikan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital saat ini. Namun, pemanfaatan AI di tingkat pendidikan menengah masih terbatas karena rendahnya literasi digital dan kurangnya pelatihan praktis bagi peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran. Kegiatan dilaksanakan di SMA Gembala Baik Pontianak melalui pelatihan yang dikombinasikan dengan praktik langsung penggunaan beberapa aplikasi AI seperti ChatGPT, Deepseek, Grammarly, Wolfram Alpha, dan Gamma. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner setelah pelatihan. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta telah menggunakan AI dalam kegiatan belajar. Sebanyak 54% peserta menyatakan AI sangat membantu proses pembelajaran dan 46% menyatakan AI membantu penyelesaian tugas akademik. Namun, sebagian peserta masih mengalami kendala dalam menyusun prompt yang efektif dan memanfaatkan tools AI secara optimal. Secara umum, kegiatan ini meningkatkan literasi digital serta kesadaran peserta terhadap pemanfaatan AI dalam pendidikan.