Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PKM Pembelajaran Berbasis Game Ular Tangga untuk Meningkatkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa Faidah Yusuf; Sitti Rahmi; Nasaruddin; Lutfi B; Yusnadi
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 01 Nomor 01 (November 2023)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kosa kata bahasa inggris melalui penerapan media pembelajaran berbasis game ular tangga. Metode pembelajaran konvensional seringkali tidak mampu memberikan stimulasi yang cukup bagi siswa dalam memahami konsep kosa kata bahasa inggris. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran berbasis game ular tangga diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa. Penerapan media pembelajaran berbasis game ular tangga ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kosa kata bahasa inggris di tingkat pendidikan dasar. Implikasi dari kegiatan ini dapat menjadi dasar untuk penerapan media pembelajaran berbasis game lainnya yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran lainnya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa penerapan pembelajaran berupa game ular tangga kosa kata bahasa inggris sangat efektif digunakan mendukung pembelajaran siswa lebih kreatif dan edukatif di SDN Romang Rappoa.
LITERASI GERAK MOTORIK PADA SISWA UPT SD NEGERI LANTO DENG PASEWANG KOTA MAKASSAR Sudirman; Muh. Adnan Hudain; Yusnadi; Iskandar; Retno Farhana Nurulita
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : PROFICIO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v7i2.6671

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi gerak motorik pada siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar. Literasi gerak motorik merupakan kemampuan dasar yang penting dalam mendukung perkembangan fisik, kesehatan, serta aktivitas belajar peserta didik di sekolah dasar. Permasalahan yang ditemukan di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan gerak motorik siswa masih beragam, terutama dalam melakukan gerakan dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dikemas dalam bentuk edukasi dan permainan gerak yang interaktif agar siswa lebih aktif dan antusias dalam mengikuti aktivitas pembelajaran. Sasaran kegiatan adalah siswa UPT SD Negeri Lanto Dg Pasewang Kota Makassar dengan melibatkan guru pendidikan jasmani sebagai pendamping kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan gerak dasar siswa, seperti berlari, melompat, menjaga keseimbangan, serta koordinasi gerak tubuh. Selain itu, siswa terlihat lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti aktivitas fisik. Guru pendidikan jasmani juga memperoleh tambahan wawasan mengenai metode pembelajaran gerak motorik yang lebih menarik dan efektif bagi siswa sekolah dasar. Berdasarkan hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi gerak motorik siswa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu upaya dalam mendukung pengembangan pendidikan jasmani yang aktif, sehat, dan menyenangkan di lingkungan sekolah dasar.
PERBANDINGAN PICKLEBALL VS. BADMINTON TERHADAP VO2MAX DAN HEART RATE VARIABILITY PADA DEWASA AWAL 25–35 TAHUN DI KOTA MAKASSAR Yusnadi
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh olahraga pickleball dan badminton terhadap kapasitas aerobik (VO2Max) serta variabilitas detak jantung (Heart Rate Variability/HRV) pada kelompok dewasa awal berusia 25–35 tahun di Kota Makassar. Penelitian menggunakan desain eksperimen komparatif dengan pendekatan pre-test dan post-test control group design. Sebanyak 40 subjek dipilih secara purposive sampling dan dibagi menjadi dua kelompok: kelompok pickleball (n=20) dan kelompok badminton (n=20). Intervensi dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, durasi 60 menit per sesi. Pengukuran VO2Max menggunakan metode Multistage Fitness Test (Bleep Test), sedangkan HRV diukur menggunakan perangkat monitor detak jantung berbasis aplikasi Kubios HRV Standard. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua olahraga secara signifikan meningkatkan VO2Max dan HRV pada kelompok masing-masing (p<0,05). Namun demikian, kelompok badminton menunjukkan peningkatan VO2Max yang lebih tinggi (rerata delta 4,21 mL/kg/menit) dibandingkan kelompok pickleball (rerata delta 3,47 mL/kg/menit). Sebaliknya, kelompok pickleball menunjukkan peningkatan nilai RMSSD dan SDNN sebagai indikator HRV yang lebih signifikan secara statistik dibandingkan badminton. Temuan ini mengindikasikan bahwa pickleball lebih efektif dalam meningkatkan regulasi sistem saraf otonom, sementara badminton lebih efektif dalam meningkatkan kapasitas aerobik maksimal pada dewasa awal di Kota Makassar.
Assessing Prospective Teachers' Readiness: An Integrative Study of Teaching Methods and the Achievement of 21st Century Competencies in the Primary Teacher Education Department Hardianto Rahman; Sayidiman; Muhammad Irfan; Afdhal Fatawuri Syamsuddin; Yusnadi
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4450

Abstract

The transformation of education in the 21st century requires prospective teachers to have competencies that are adaptive to the changing times, such as critical thinking, creativity, collaboration, communication, and digital literacy. This study aims to 1) analyze the relationship between the teaching methods applied in the primary teacher education Department at Universitas Negeri Makassar (UNM) and the achievement of prospective teacher students' competencies in 21st-century skills; 2) identify the dominant learning paradigm and its impact on 21st-century skills; 3) map the level of student competency achievement in 21st-century skills and identify the factors that support and hinder the achievement of 21st-century skills. The research method used was a combination of quantitative and qualitative research (mixed method), with data collection using surveys and interviews, selected and implemented with consistency and accuracy. Quantitative data were analyzed using statistical techniques, while qualitative data were analyzed using thematic analysis. The research sample consisted of 250 students and 35 lecturers. The results of this study reveal that: the majority of the students teacher are at an intermediate level of competence in 21st-century skills; only a small proportion have reached an advanced level, and almost none have reached an expert level; there are variations in achievement between indicators; teaching methods and learning paradigms play a significant role in supporting or limiting these achievements; emotional support, self-reflection, and technology integration are aspects that need to be strengthened.
Peningkatan Kompetensi Wasit Lisensi Dasar Melalui Refreshment Peraturan Olahraga Soft Tenis Di Kota Makassar Yusnadi; Ruslan; Rusli; Sudirman Burhanuddin; Awaluddin
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Juli
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v3i2.345

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi wasit berlisensi dasar melalui refreshment peraturan olahraga soft tenis di Kota Makassar. Metode yang digunakan adalah workshop yang dikombinasikan dengan praktik simulasi yang melibatkan 30 orang wasit berlisensi dasar yang terdaftar dalam Persatuan Soft Tenis Indonesia (PESTI) Kota Makassar. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu pembelajaran klasikal peraturan ISTA terbaru dan simulasi lapangan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman wasit terhadap peraturan soft tenis, dengan rata-rata nilai meningkat dari 58,7 menjadi 82,4. Selain itu, peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam menerapkan peraturan dalam situasi pertandingan simulasi. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas perwasitan dan prestasi soft tenis di Kota Makassar.