Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PAPAN TUTUP BOTOL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II SD INPRES MINASA UPA 1 KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Nur Inda Pratiwi; Rosdiah Salam; Nasaruddin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 8 No. 1 (2022): Volume 8 Nomor 01, Juni 2022
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v8i1.323

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan (1) Untuk mengetahui gambaran penggunaan media papan tutup botol pada siswa kelas II SD Inpres Minasa Upa 1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, (2) Untuk mengetahui keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SD Inpres Minasa Upa 1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar, dan (3) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media papan tutup botol terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SD Inpres Minasa Upa 1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan bentuk Quasi Eksperimental Design. Desain yang digunakan adalah nonequivalent control group design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media papan tutup botol dan variabel terikatnya adalah keterampilan membaca permulaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II dan sampelnya adalah kelas II B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 22 orang dan kelas II A sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 20 orang. Data hasil penelitian diperoleh dari lembar observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis data deskriptif dan analisis data inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Penggunaan media papan tutup botol pada siswa kelas II SD Inpres Minasa Upa 1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar dapat dikategorikan sangat efektif, (2) Keterampilan membaca permulaan siswa pada kelas eksperimen SD Inpres Minasa Upa 1 Kecamatan Rappocini Kota Makassar mengalami peningkatan dari kategori cukup menjadi baik, dan (3) Terdapat pengaruh yang signifikan terhadap penggunaan media papan tutup botol terhadap keterampilan membaca permulaan siswa kelas II SD Inpres Minasa Upa 1 Kecmatan Rappocini Kota Makassar.
PKM Pembelajaran Berbasis Game Ular Tangga untuk Meningkatkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa Faidah Yusuf; Sitti Rahmi; Nasaruddin; Lutfi B; Yusnadi
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): Volume 01 Nomor 01 (November 2023)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran kosa kata bahasa inggris melalui penerapan media pembelajaran berbasis game ular tangga. Metode pembelajaran konvensional seringkali tidak mampu memberikan stimulasi yang cukup bagi siswa dalam memahami konsep kosa kata bahasa inggris. Oleh karena itu, penggunaan media pembelajaran berbasis game ular tangga diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif. Kegiatan ini diikuti oleh 45 siswa. Penerapan media pembelajaran berbasis game ular tangga ini diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran kosa kata bahasa inggris di tingkat pendidikan dasar. Implikasi dari kegiatan ini dapat menjadi dasar untuk penerapan media pembelajaran berbasis game lainnya yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran lainnya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa penerapan pembelajaran berupa game ular tangga kosa kata bahasa inggris sangat efektif digunakan mendukung pembelajaran siswa lebih kreatif dan edukatif di SDN Romang Rappoa.
Persepsi Siswa SMK Negeri 4 Takalar Mengenai Etika Komunikasi Profesional Persiapan Magang Nur Fadilah; Nurul Vadila; Sri Aulia Rahma Sari Talipi; Saskia Maulina Gafar; Nasaruddin
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi efektif dan etika profesional merupakan kompetensi penting bagi siswa vokasi dalam menghadapi dunia industri. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi siswa terhadap pentingnya etika komunikasi profesional di SMK Negeri 4 Takalar sebagai bekal persiapan magang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 41 siswi melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi instruksional guru dinilai sangat efektif oleh seluruh responden pada aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, empati, dan etika. Sebanyak 53,7% responden menyatakan setuju bahwa materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, 75,6% menilai instruksi tugas jelas, dan 61% menyatakan penggunaan WhatsApp serta Google Classroom membantu memahami tugas. Meski persepsi siswa umumnya positif, 2,4% responden merasa pendapatnya kurang dihargai. Temuan ini menunjukkan etika komunikasi profesional telah terbentuk cukup baik sebagai bekal kesiapan magang.
Persepsi Siswa terhadap Etika Komunikasi Profesional di SMAN 1 Gowa sebagai Persiapan Kerja Muh Ananda Rifqy; Nuraini Wahda Bunga; Ardhia Arra Radistha; Nurhan; Nasaruddin
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi adalah elemen krusial dalam dunia pendidikan yang membantu meningkatkan proses belajar dan interaksi sosial antara siswa. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pandangan siswa tentang signifikansi etika komunikasi profesional di SMA Negeri 1 Gowa sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Latar belakang penelitian ini didasari kecenderungan siswa menggunakan komunikasi informal akibat pengaruh media sosial sehingga pembiasaan komunikasi formal perlu dilakukan sejak pendidikan menengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan kuesioner kepada 21 siswa. Analisis mencakup pemahaman materi, kejelasan arahan guru, serta efektivitas komunikasi dua arah. Hasil menunjukkan mayoritas siswa berpandangan positif; 81 persen memahami materi dan 71,4 persen menilai instruksi jelas. Namun siswa masih pasif dan kemampuan komunikasi profesional belum optimal. Oleh karena itu diperlukan penguatan etika komunikasi agar kesiapan kerja meningkat melalui pembelajaran interaktif, pelatihan berbasis praktik, serta dukungan guru yang konsisten dalam membangun budaya komunikasi profesional di lingkungan sekolah sehingga siswa percaya diri dan kompeten menghadapi tuntutan kerja.
Persepsi Siswa terhadap Etika Komunikasi Profesional di SMAN 2 Jeneponto sebagai Persiapan Kerja Aulia Rustam; Azya Zahra B; Muh Nabil; Nur Sabila Maudya; Sri Yunita Simanjuntak; Nasaruddin
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap etika komunikasi profesional guru di SMA Negeri 2 Jeneponto sebagai persiapan memasuki dunia kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan instrumen kuesioner skala Likert yang diberikan kepada 23 siswa kelas X–XII. Instrumen penelitian mencakup empat dimensi, yaitu kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, serta empati dan etika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa secara umum berada pada kategori positif dengan rata-rata skor 3,37 dari skala 4,00. Dimensi empati dan etika memperoleh skor tertinggi (3,50), sedangkan penggunaan media memperoleh skor terendah (3,23). Temuan ini menunjukkan bahwa guru telah menerapkan etika komunikasi profesional dengan baik, namun literasi komunikasi digital masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penguatan pembelajaran komunikasi profesional sebagai bekal siswa memasuki dunia kerja.
Persepsi Siswa SMK Negeri 1 Gowa Mengenai Etika Komunikasi Profesional Persiapan Magang Jusmaniar; Nur Annisa Kamal; Fahri Arya Syahid; Nasaruddin
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya etika komunikasi profesional bagi siswa SMK sebagai persiapan untuk masuk ke dunia kerja, terutama saat melakukan magang. Meskipun demikian, masih ada siswa yang kurang memahami dan menerapkan etika komunikasi dengan baik di lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pandangan siswa mengenai pentingnya etika komunikasi profesional dalam persiapan magang. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui survei menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada 20 siswa di SMK Negeri 1 Gowa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan persentase untuk mengidentifikasi kecenderungan jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki pandangan positif mengenai pentingnya etika komunikasi, dilihat dari aspek kejelasan informasi, komunikasi dua arah, penggunaan media, dan empati dari guru. Hal ini menunjukkan bahwa etika komunikasi telah cukup diterapkan, namun masih perlu ditingkatkan.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Staf Humas terhadap Kepuasan Mahasiswa dalam Penanganan Komplain Pelayanan Muh Ananda Rifqy; Ardhia Arra Radistha; Nuraini Wahda Bunga; Nurhan; Nasaruddin
Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kajian ini adalah untuk memahami seberapa besar dampak komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh staf Hubungan Masyarakat (Humas) terhadap kepuasan mahasiswa dalam menangani pengaduan terkait layanan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data dari mahasiswa yang pernah mengajukan keluhan. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa aspek komunikasi interpersonal, terutama empati dan keterbukaan, berkontribusi positif terhadap tingkat kepuasan mahasiswa. Analisis data mengungkapkan bahwa "rasa lega" yang dirasakan oleh mahasiswa setelah berinteraksi dengan staf memiliki nilai rata-rata yang tinggi (3. 6). Hal ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal yang baik adalah elemen penting dalam pengelolaan layanan publik di lembaga pendidikan untuk menciptakan keharmonisan dan citra yang baik.
Analisis Pola Komunikasi Siswa SMAN 1 Barru Nur Alifah; Andi Fausi Adri; Hasriani; Ersha Susanti; Nasaruddin; Nur Fahmi Ramadhan
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 3 (2026): Edisi: April-Juni
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana siswa di SMAN 1 Barru berkomunikasi selama kegiatan belajar mengajar. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan cara mengumpulkan data menggunakan kuesioner yang terdiri atas enam pertanyaan dan diberikan kepada 20 siswa sebagai responden. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media sosial mendapatkan skor rata-rata terbesar, yaitu 4,00, yang masuk ke dalam kategori tinggi, diikuti oleh penggunaan bahasa gaul dengan skor 3,90 yang juga berada dalam kategori tinggi. Sementara itu, penggunaan WhatsApp, tingkat kepercayaan diri, kemungkinan terjadinya kesalahpahaman dalam komunikasi, serta interaksi antara siswa dan guru berada dalam kategori sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi para siswa lebih sering menggunakan media digital dan bahasa yang tidak resmi. Meski demikian, masih ada hambatan dalam komunikasi resmi, terutama saat berinteraksi dengan guru di lingkungan belajar.