Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Kemampuan Berpikir Analitis Mahasiswa dalam Mengerjakan Soal Teori Bilangan Yuwono, Muhammad Ridlo; Wijayanti, Septiana; Syaifuddin, M. Wahid; Alfarizki, Risyananda Aviv
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8 No 2 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v8i2.3274

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendapatkan deskripsi profil kemampuan berpikir analitis mahasiswa ketika menyelesaikan soal teori bilangan. Penelitian yang berjenis studi kasus ini mendalami kemampuan berpikir analitis mahasiswa ketika menyelesaikan soal teori bilangan. Penelitian ini mengambil subjek mahasiswa semester 3 yang telah mengikuti perkuliahan teori bilangan pada Program Studi Pendidikan Matematika. Lokasi penelitian adalah Universitas Widya Dharma yang berada di Kabupaten Klaten. Metode tes dan wawancara merupakan metode pengampilan data penelitian ini. Penelitian ini menggunakan peneliti sebagai instrumen utama, tes kemampuan berpikir analitis sebagai dan pedoman wawancara sebagai instrumen bantu. Data profil kemampuan berpikir analisis mahasiswa ketika menyelesaikan soal teori bilangan supaya valid dalam penelitian diperoleh melalui teknik triangulasi. Tiga tahap analisis data penelitian ini adalah kondensasi data, dilanjutkan dengan menyajian data, dan yang terakhir menentukan kesimpulan untuk profil kemampuan berpikir analitis mahasiswa ketika menyelesaikan soal teori bilangan (Miles et al., 2014). Penelitian ini mempunyai tiga hasil berikut: (1) dalam mengerjakan soal kekonruenan modulo mahasiswa menulis ulang soal, tidak menuliskan materi yang relevan, tidak menuliskan strategi, dan kurang teliti; (2) dalam megerjakan soal keterbagian, mahasiswa menulis ulang soal, tidak menuliskan materi yang relevan, tidak menuliskan strategi, dan pembuktian salah; (3) dalam mengerjakan soal induksi matematika, mahasiswa menulis ulang soal, tidak menuliskan materi yang relevan, tidak menuliskan strategi, serta kurang teliti dan tidak menulis kesimpulan.
IMPLEMENTASI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MAHASISWA UNWIDHA MELALUI KEGIATAN KKN DI DESA MENDEN Wirapratama, Bagus Aryo; Laila, Syafira Nisfa Noor; Hendarto, Rudi; Faizah, Oktavia Rachmah; Novia, Fatra Agnes; Utami, Sri; Novitasari, Herlina; Nugrahini, Sofiastuti; Isnawati, Retno; Shintania, Shintania; Septriawan, Tandean; Laia, Erlina; Anindya, Frevi Dhita; Ridlo Yuwono, Muhammad
WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya Dharma Vol. 3 No. 01 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM Universitas Widya Dharma Klaten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54840/widharma.v3i01.223

Abstract

KKN Universitas Widya Dharma Klaten 2023 dilaksanakan mulai tanggal 1 Agustus 2023 hingga 30 Agustus 2023. Pada kesempatan kali ini, kami kelompok IX mendapatkan tempat di Desa Menden, Dukuh Jerukan, Dukuh Prayan, Dukuh Pokoh, Dukuh Mbarepan Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah. Tujuan diadakannya KKN ini diantaranya mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang berharga melalui keterlibatannya di dalam masyarakat, yang secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan, dan menanggulangi permasalahan pembangunan secara pragmatis, interdisipliner, dan pemberdayaan masyarakat. Permasalahan yang terjadidi Desa Menden, Kecamatan Kebonarum terkait pembinaan dan pengembangan desa wisata berbasis kearifan lokal di wilayah tersebut, guna memberikan keberlanjutan perekonomian masyarakat sekitar. Program kelompok IX KKN Universitas Widya Dharma Klaten antara lain program kerja bidang pendidikan dengan mengajar di TK yang ada di Desa Menden. Ada pula program kerja yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lebih maju dengan pelatihan dan sosialisasi mengenai UMKM, pelatihan pembuatan produk UMKM “Pangsit Lidah Buaya” dengan memanfaatan lidah buaya yang dibudidayakan di Desa Menden. Yang terakhir merupakan program yang biasanya ada di kampung dan melibatkan seluruh warga kampung seperti lomba 17 Agustusan, Jalan sehat, Posyandu, Pertemuan rutin PKK, dan Kegiatan Sosial.