Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Prediksi Kualitas Sambungan Las Robotik Menggunakan Random Forest dan Data Sensor Tegangan RAHMAT HIDAYAT
INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS : Journal of Information System Vol 10 No 2 (2025): INFORMATION SYSTEM FOR EDUCATORS AND PROFESSIONALS (Desember 2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/isbi.v10i2.3778

Abstract

Menghadapi tantangan nyata di lini produksi, penelitian ini bertujuan menggantikan metode inspeksi las konvensional yang lambat dan rentan error. Inspeksi manual atau pengujian merusak kerap memakan waktu 2-3 hari per batch, menyumbang 15% biaya produksi, dan mengandung risiko human error 20-30%. Solusinya, kami kembangkan sistem prediksi real-time berbasis kecerdasan buatan yang “mendengarkan” proses pengelasan melalui sensor tegangan. Peneliti menganalisis 1.200 sampel las dari baja AISI 1020, merekam sinyal tegangan 10.000 kali per detik. Dari data ini, diekstraksi 24 “sidik jari digital” ciri statistik dan frekuensi yang mencerminkan kondisi pengelasan. Hasil las dikategorikan sebagai Baik, Porositas, atau Cacat Kritis berdasarkan inspeksi ultrasonik. Setelah menguji tujuh algoritma, Random Forest yang telah dioptimasi menunjukkan performa terbaik dengan akurasi 94,82%, hanya membutuhkan 23,4 milidetik untuk menganalisis satu sambungan. Ini mengungguli algoritma lain seperti Gradient Boosting (92,1%) dan Neural Network (90,7%). Sistem ini berpotensi merevolusi kontrol kualitas: mengurangi ketergantungan inspeksi manual hingga 70%, memangkas waktu inspeksi dari hari menjadi real-time, dan menurunkan biaya kualitas hingga 40%. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya membuktikan keampuhan machine learning, tetapi juga menawarkan solusi praktis yang siap diadopsi industri untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing di era otomasi.
The Effect of Tax Supervision on Taxpayer Compliance in Submitting Annual Tax Returns at DGT Bali Regional Offices Ashari Nursetyo Nugroho; Rahmat Hidayat; Akadun
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 10 (2025): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i10.832

Abstract

Despite high tax revenue realization at Indonesia’s DGT Bali Regional Office, formal compliance in Annual Tax Return (SPT) submissions remains critically low (41.18%–44.93%), signaling a gap between enforcement and taxpayer adherence. This study investigates how tax supervision influences compliance, addressing regional disparities overlooked in prior literature.The research aims to analyze the effect of tax supervision on taxpayer compliance in SPT submissions, assessing perceptual and operational dimensions of supervision. A quantitative survey of 214 taxpayers (cluster random sampling) used Likert-scale questionnaires, analyzed via descriptive statistics and simple linear regression (SPSS v27). Tax supervision significantly improves compliance (46.8% contribution), with supervision perceived as effective overall (3.83/5) but weaker in measurement (3.34/5). Compliance scored highly (4.42/5), driven by formal compliance. The study underscores the need for enhanced measurement tools in supervision and explores uncharted factors (e.g., digitalization, socio-cultural influences) affecting compliance. It provides actionable insights for regional tax authorities to refine policies, bridging the gap between revenue targets and taxpayer engagement.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI GURU GEOGRAFI KABUPATEN INDRAMAYU PADA MATERI PEMETAAN DENGAN DRONE DAN TEKNIK ANALISIS VEGETASI MANGROVE Sodikin Sodikin; Mirza Permana; Rahmat Hidayat; Agnes Puspitasari Sudarmo; Asep Andri Astriyandi
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 11 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v11i2.25068

Abstract

Abstract. The development of geospatial technology requires geography teachers to be able to integrate modern mapping technology into the learning process. However, the use of drones and mangrove vegetation analysis techniques is still relatively limited among geography teachers. This community service activity aims to improve the competence of geography teachers in Indramayu Regency in the use of drones for mapping and mangrove vegetation analysis techniques. The activity was carried out over two days using lectures, demonstrations, field practice, and mentoring methods. Participants in the activity consisted of 18 teachers who are members of the Indramayu Regency Geography MGMP. The activity was evaluated using a Google Form-based questionnaire completed by participants after the activity was completed. The evaluation results showed a very high level of participant satisfaction with an average score of 4.95 out of 5, or a satisfaction index of 99%. Indicators with the highest scores included material quality, resource person competence, field practice, and increased understanding of the mangrove ecosystem. This activity successfully improved teachers' perceived understanding and skills, based on the participants' selfassessments.   Abstrak. Perkembangan teknologi geospasial menuntut guru geografi untuk mampu mengintegrasikan teknologi pemetaan modern ke dalam proses pembelajaran. Namun demikian, pemanfaatan drone dan teknik analisis vegetasi mangrove masih relatif terbatas di kalangan guru geografi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru geografi Kabupaten Indramayu dalam pemanfaatan drone untuk pemetaan dan teknik analisis vegetasi mangrove. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari dengan metode ceramah, demonstrasi, praktik lapangan, dan pendampingan. Peserta kegiatan terdiri atas 18 guru yang tergabung dalam MGMP Geografi Kabupaten Indramayu. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan kuesioner berbasis Google Form yang diisi oleh peserta setelah kegiatan selesai dilaksanakan. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi dengan nilai rata-rata 4,95 dari skala 5 atau indeks kepuasan sebesar 99%. Indikator dengan nilai tertinggi meliputi kualitas materi, kompetensi narasumber, praktik lapangan, serta peningkatan pemahaman mengenai ekosistem mangrove. Kegiatan ini berhasilmeningkatkan persepsi pemahaman dan keterampilan guru berdasarkan penilaian mandiri peserta.