Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisa Burr Pada Proses End-Milling Baja Karbon Lunak Profil Siku Menggunakan CNC Router Mazwan, Mazwan; Haripriadi , Bambang Dwi
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.267

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dan menganalisis terbentuknya burr pada proses end-milling baja karbon lunak dengan menggunakan CNC Router pada profil siku. Burr merupakan sisa material yang menonjol di sepanjang tepi hasil pemrosesan dan dapat memengaruhi kualitas produk akhir serta keamanan operasional. Metodologi penelitian ini mencakup eksperimen end-milling pada baja karbon lunak dengan variasi parameter pemotongan seperti kecepatan spindel, kedalaman pemotongan, dan jenis cairan pemotongan. Desain eksperimen menggunakan metode Taguchi matriks ortogonal array L9 dan analisa data menggunakan AONOVA. Hasil analisa data menunjukkan kecepatan spindel merupakan parameter utama yang mempengaruhi pembentukan burr, diikuti dengan kedalaman potong dan jenis cairan pemotongan. Nilai burr meningkat dengan meningkatnya kecepatan spindel dan kedalaman potong. Proses pemesinan kering (dry) terbukti dapat meningkatkan pertumbuhan burr.
Studi Eksperimental Pengaruh Parameter Proses End Milling Terhadap Kekasaran Permukaan Pada Material AISI D2 Utama, Satrio darma; Mazwan, Mazwan
Jurnal INOVATOR Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v7i1.281

Abstract

Industri manufaktur logam terus mengalami perkembangan pesat yang menuntut peningkatan efisiensi, dan kualitas. Salah satu proses pemesinan yang digunakan adalah proses end milling, yang mampu meningkatkan efisiensi dan presisi dalam pembuatan beragam komponen dari berbagai jenis material. Proses end milling memerlukan pencapaian sifat mampu mesin, yang memengaruhi kualitas produk, produktivitas, dan biaya produksi. Pemahaman parameter-proses seperti kecepatan spindel, kedalaman pemotongan, dan gerak makan menjadi kunci dalam mencapai hasil yang optimal dalam proses end milling. Penelitian ini memfokuskan pada pengaruh parameter-proses pada kekasaran permukaan material AISI D2, yang dikenal sebagai baja perkakas dengan ketahanan aus dan stabilitas dimensi tinggi. Hasil eksperimen menunjukkan variasi signifikan dalam kekasaran permukaan, dengan kecepatan spindel dan gerak makan memiliki pengaruh paling signifikan, diikuti oleh kedalaman pemotongan. Penggunaan kecepatan spindel yang tinggi menghasilkan permukaan yang lebih halus, sementara peningkatan gerak makan dapat meningkatkan kekasaran permukaan. Meskipun peningkatan kedalaman pemotongan cenderung meningkatkan kekasaran permukaan, dampaknya tidak signifikan secara statistik. Studi ini menyoroti pentingnya pengendalian parameter-proses dalam mencapai hasil yang diinginkan dalam proses end milling untuk material AISI D2.
Rancang Bangun Alat Pemotong Kentang Efisien dan Ergonomis untuk Industri Rumahan Utama, Satrio darma; Mazwan, Mazwan; Sukadi, Sukadi
Jurnal INOVATOR Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal INOVATOR
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/inovator.v8i1.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun alat pemotong kentang yang efisien dan ergonomis untuk kebutuhan industri rumahan, terutama untuk mendukung produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Permasalahan utama yang dihadapi pelaku usaha adalah lamanya proses pemotongan kentang secara manual yang berdampak pada waktu dan biaya produksi. Untuk itu, dilakukan perancangan alat dengan mempertimbangkan efisiensi waktu, kekuatan struktur, pemilihan material, dan mekanisme pemotongan. Metode penelitian meliputi tahap perancangan, pembuatan alat, serta pengujian kinerja alat dengan empat variasi ukuran mata pisau, yaitu 8 mm, 10 mm, 14 mm, dan 22 mm. Setiap variasi diuji sebanyak tiga kali dengan berat kentang yang sama, yaitu 1 kilogram. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mata pisau 22 mm memberikan waktu pemotongan tercepat, rata-rata 0,67 menit per kilogram, sedangkan mata pisau 8 mm memerlukan waktu terlama yaitu 1,22 menit. Dengan demikian, alat ini mampu meningkatkan efisiensi kerja dan produktivitas dibandingkan pemotongan manual. Penelitian ini menunjukkan bahwa desain alat yang tepat dapat menjadi solusi praktis dan aplikatif bagi pelaku industri rumahan dalam pengolahan kentang secara cepat, seragam, dan efisien.
Optimization of the Lapis Angso Duo Micro Enterprise throughProduction and Marketing Technology: Optimalisasi Usaha Mikro Lapis Angso Duo melalui Teknologi Produksi dan Pemasaran Porawati, Hilda; Mazwan, Mazwan; Utama, Satrio Darma; Handoko, Dedi; Candra, Andel Hopi
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2025): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/5sgh6y32

Abstract

Artikel ini membahas implementasi pelatihan pemasaran, pelatihan teknologi produksi, dan serah terima peralatan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha mikro Lapis Angso Duo. Kegiatan pelatihan pemasaran bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi pemasaran digital dan pengelolaan hubungan pelanggan, yang dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Pelatihan teknologi produksi difokuskan pada penggunaan mesin pengaduk adonan, oven, dan rak proofing, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan konsistensi kualitas produk. Serah terima peralatan dilakukan dengan pengujian kelayakan dan pelatihan teknis untuk memastikan pengoperasian yang optimal. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kapasitas produksi, efisiensi waktu, kualitas produk, serta kemampuan pemasaran digital yang lebih baik, memberikan dasar yang kuat bagi Lapis Angso Duo untuk berkembang dan bersaing di pasar. Kegiatan ini diharapkan menjadi model bagi UMKM lainnya dalam memanfaatkan teknologi dan pemasaran digital untuk mendukung keberlanjutan bisnis.