Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Budaya Organisasi, Beban Kerja, Dan Target Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Industri Perbankan Rizka Octaviani; Yuni Pratikno; Bambang Nurakhim
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 1 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i1.11710

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of organizational culture, workload, and work targets, both partially and simultaneously, on employee performance in the banking industry. The research approach used was a quantitative explanatory survey method. The population in this study included all banking industry employees in the study area. The sample size was determined using the Slovin formula, resulting in a sample of 42 respondents selected through simple random sampling. Data collection was conducted using a structured questionnaire with a 5-point Likert scale that has been tested for validity and reliability. The data analysis techniques used in this study were multiple linear regression analysis, the F-test (simultaneous), the t-test (partial), and the coefficient of determination (R²) analysis using SPSS. The results indicate that, partially, organizational culture has a positive and significant influence on employee performance. Workload significantly influences performance, where an optimal workload can boost productivity, but an excessive workload has the potential to reduce effectiveness. Work targets also proved to have a positive and significant influence on employee performance through clear achievement indicators. Simultaneously, the ANOVA test results showed an F-value of 30.605 with a significance level of 0.000 (<0.05), indicating that organizational culture, workload, and work targets jointly have a significant influence on employee performance. The R-square value obtained was 0.707, indicating that 70.7% of the variation in employee performance can be explained by these three independent variables, while the remaining 29.3% is explained by factors outside this research model. Banking management is advised to periodically evaluate workload distribution and set realistic targets to maintain stable performance and employee well-being.
Pengaruh Kualitas dan Fasilitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien di Klinik Laurasum Dental Care Jakarta Utara Selviana Lende; Eddy Hermawan Hasudungan Panjaitan; Bambang Nurakhim
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2402

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan fasilitas pelayanan terhadap kepuasan pasien di Klinik LDC–Laurasum Dental Care. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya keluhan pasien mengenai waktu tunggu, kenyamanan ruang tunggu, serta keterbatasan alat medis yang menunjukkan adanya kesenjangan antara harapan dan pengalaman layanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan melibatkan 35 pasien rawat jalan sebagai responden serta dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji t, dan uji F. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert 1–5 yang mengukur variabel kualitas pelayanan, fasilitas pelayanan, dan kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kualitas pelayanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan pasien. Sebaliknya, fasilitas pelayanan terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sehingga menjadi faktor dominan dalam membentuk kepuasan pasien. Secara simultan, kualitas pelayanan dan fasilitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, dibuktikan dengan nilai F-hitung yang lebih besar dari F-tabel dan tingkat signifikansi <0,05. Nilai R Square sebesar 0,379 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 37,9% variabilitas kepuasan pasien. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan fasilitas fisik dan sarana pendukung sebagai strategi utama dalam meningkatkan kepuasan pasien di Klinik LDC–Laurasum Dental Care.
Pengaruh Ketepatan Isi dan Kualitas Informasi terhadap Kepuasan Pengguna dalam Pengisian Electronic Medical Record (EMR) Rawat Inap Rumah Sakit Premier Jatinegara Risa Amelia El Rahmah; Eddy Hermawan Hasudungan Panjaitan; Bambang Nurakhim
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 1: April (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i1.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa adanya pengaruh ketepatan isi dan kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna dalam pengisian Electronic Medical Record (EMR) rawat inap di Rumah Sakit Premier Jatinegara. Metode Penelitian : Penelitian ini dibuat menggunakan pendekatan kuantitatif dengan 85 responden dokter spesialis, perawat bedah dan perawat bangsal, serta dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, regresi linier berganda, uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil : Penelitian ini dapat memperlihatkan bahwa ketepatan isi EMR serta kualitas informasi EMR yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna, Secara simultan, ketepatan isi dan kualitas informasi EMR berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dalam pengisian EMR rawat inap di Rumah Sakit Premier Jatinegara, yang dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 43,856 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,517. Kesimpulan : Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan akurasi, kelengkapan, ketepatan waktu, serta konsistensi informasi EMR sangat berperan dalam membentuk persepsi positif dan kepuasan tenaga kesehatan sebagai pengguna sistem. Ketepatan isi EMR memastikan data klinis dapat dipercaya dan mendukung pengambilan keputusan medis, sedangkan kualitas informasi EMR meningkatkan efektivitas kerja dan kenyamanan penggunaan sistem.
The Influence of Academic Supervision and Teacher Competence on Teacher Performance: Implementation of Merdeka Curriculum at Senior High School Oktavia Abriwani; Bambang Nurakhim; Suhardi Suhardi
Journal of English Language and Education Vol 11, No 5 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i5.2646

Abstract

This study examined the influence of academic supervision and teacher competence on teacher performance in implementing the Merdeka Curriculum at SMAN 71 Jakarta. The study is important because the successful implementation of the Merdeka Curriculum depends largely on teachers’ professional performance, while empirical evidence regarding the combined effects of academic supervision and teacher competence remains limited. The purpose of this study was to analyze the partial and simultaneous effects of academic supervision and teacher competence on teacher performance. A quantitative survey design was employed, involving 58 teachers selected through a saturated sampling technique. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 27. The results revealed that academic supervision had a positive and significant effect on teacher performance (B = 0.528, β = 0.612, t = 5.739, p .001), while teacher competence also showed a positive and significant effect (B = 0.617, β = 0.684, t = 7.092, p .001). Simultaneously, academic supervision and teacher competence significantly predicted teacher performance (F = 48.512, p .001), explaining 63.8% of the variance in teacher performance (R² = .638). The resulting regression model was Y = 8.215 + 0.412X₁ + 0.495X₂. These findings indicate that effective academic supervision and strong teacher competence are critical factors in enhancing teacher performance and supporting the successful implementation of the Merdeka Curriculum. Therefore, schools should strengthen supervision practices and provide continuous professional development opportunities to improve educational quality and curriculum implementation outcomes.