Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGUATAN IDENTITAS DIGITAL DAN STRATEGI PROMOSI UMKM MELALUI PEMBUATAN QR CODE, PENDAFTARAN GOOGLE MAPS, DAN BANNER USAHA DI LINGKUNGAN II KELURAHAN SUKARAME BARU Siti Afifah Azzahra; Nayla Yuri Natasya; Melanda Cahya Aqila; Rade Sidauruk; Vidia Tri Astuti; Muhammad Fadzry; Aldiva Mukhsin; Dwi Nugroho
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 3 (2026): Juni : Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/ypr7mg16

Abstract

Digital transformation requires Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to establish a clear business identity and an integrated promotional strategy. Field observations conducted in Lingkungan II, Sukarame Baru Village, revealed that a number of MSME operators had not yet developed visual identity banners and had not registered their businesses on digital platforms such as Google Maps, resulting in limited visibility and marketing reach. This Community Service (PKM) activity aims to strengthen the digital identity of MSMEs and enhance the effectiveness of their promotional efforts through the creation of banners, QR Codes, and digital business location registration. The method employed was a participatory action approach, encompassing the stages of observation, planning, implementation, and evaluation carried out in collaboration with business operators. The results indicated a success rate of 90%, marked by improved business accessibility, greater ease for consumers in locating businesses, and an increased understanding among MSME operators of the importance of integrating offline and digital promotion. This program demonstrates that targeted strengthening of visual and digital identity is capable of sustainably improving the competitiveness of MSMEs in the digital economy era.
Difusi Ipteks Pemasaran Digital Dalam Membangun Kehadiran Merek Dan Menjangkau Konsumen Baru Pt Almas Dwi Nugroho; Angga Febrian; Yuniarti Fihartini; Mutiasari Nur Wulan; Sri Asmirani; M Ghatan Dinata; Dzaki Oktarian
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.661

Abstract

Persaingan dalam pasar perumahan subsidi semakin meningkat, sehingga menuntut pengembang untuk memiliki strategi pemasaran yang adaptif dan relevan secara digital. PT Almas Berkah Mandiri, sebagai pengembang proyek Arraz Residence, menghadapi tantangan besar akibat ketiadaan kehadiran digital, yang membatasi jangkauan mereka terhadap calon konsumen potensial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun strategi pemasaran digital komprehensif guna meningkatkan visibilitas merek dan mengakuisisi leads berkualitas. Solusi yang ditawarkan meliputi pembuatan konten kreatif dan terjadwal untuk Instagram dan TikTok, optimalisasi Facebook Marketplace sebagai media promosi, peluncuran kampanye Facebook Ads tersegmentasi dengan integrasi Facebook Pixel, serta pengembangan landing page informatif yang performanya dipantau melalui Google Analytics. Selama pelaksanaan pada April–Mei 2025, pendekatan ini berhasil membentuk kehadiran digital perdana Arraz Residence dengan capaian awal yang menjanjikan: peningkatan jangkauan konten Instagram sebesar 38,7%, peningkatan interaksi di TikTok sebesar 211%, dan 73 klik tautan dari kampanye iklan berbayar. Capaian ini memperlihatkan bahwa strategi digital mampu mengubah pola promosi tradisional menjadi pendekatan berbasis data dan target audiens. Hasil ini menunjukkan efektivitas digitalisasi sebagai solusi strategis bagi pengembang properti untuk beradaptasi dalam era disrupsi
Pendampingan Pemetaan SDM dan Branding Digital Desa Wisata Berkelanjutan pada Desa Mandah Natar Lampung Selatan Nova Mardiana; Zainnur M. Rusdi; Laili Fadhila Banuwa; Dwi Nugroho
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.850

Abstract

ABSTRAK- Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, melalui pendampingan pemetaan sumber daya manusia (SDM) dan branding digital sebagai upaya mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Pemilihan topik ini didasari oleh potensi alam dan budaya Desa Mandah yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu pemetaan dan pemberdayaan potensi SDM, pendampingan pembuatan konten digital, serta pelatihan copywriting untuk narasi promosi. Hasil awal menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam program ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan dan mendorong terbentuknya kelompok sadar wisata serta pengelola media sosial desa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi branding digital dan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan visibilitas online, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat citra Desa Mandah sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian lokal.
Penerapan Lubang Biopori untuk Mengatasi Genangan Air Oleh Alih Fungsi Lahan dan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Way Dadi Enzy Zevania; Zidan Habib Hasanudin; Adhimas Mahcaya; Martha Oktavia Simbon; Galang Pambudi; Dwi Nugroho
Jurnal Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Cendekia
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/jpc.v2i1.141

Abstract

Area dengan daya resapan air yang cukup buruk perlu adanya reparasi untuk memperbaiki keadaan alam agar tidak menimbulkan bahaya pada lingkungan sekitar. Dengan lubang resapan biopori menjadi teknologi konservasi air dan tanah yang dapat dikembangkan guna meningkatkan infiltrasi air hujan, mengurangi adanya limpasan pada permukaan, dan untuk memperbaiki kualitas tanah dengan perantara aktivitas biologis tanah. Dengan adanya lugbang silindris vertikal yang di dibuat menjulur ke dalam tanah, kemudian diisi dengan berbagai bahan organik, dimana hal ini mampu merangsang aktivitas organisme. Adanya aktivitas biologis tersebut membantu untuk membentuk pori-pori tanah yang berkelanjutan. Lubang biopori juga dapat berperan sebagai metode untuk pengolahan sampah organik dengan mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos dalam tanah.
Peningkatan Kesadaran Hak Perempuan dan Anak melalui Kegiatan Sosialisasi Edukatif pada Siswa Kelas V dan VI di SDN 2 Sukarame Eni Veronisa; Annisa Rahmayani Mayaguezz; Inayah Catur Fadhilah; Febby Yolanda Putri; Syifa Calista Az-Zahra; R.M. Alfi Faturrahman; Dwi Nugroho
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 3 (2026): February: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/a3xcsw55

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa tentang hak-hak perempuan dan anak sejak usia dini. Rendahnya pemahaman tentang hak-hak dasar perempuan dan anak masih menjadi faktor penyebab pelanggaran hak di sekolah dan masyarakat. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi edukatif kepada siswa kelas V dan VI di SDN 2 Sukarame pada Kamis, 22 Januari 2026. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara langsung disertai diskusi interaktif dan tanya jawab. Materi yang disampaikan meliputi definisi hak, jenis hak perempuan dan anak, bentuk pelanggaran hak, serta cara melindungi diri dan menghormati hak orang lain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang terlihat dari kemampuan menjawab pertanyaan evaluasi dengan tepat, memberikan contoh penerapan hak secara spontan, serta menunjukkan sikap saling menghormati dan tidak diskriminatif. Meskipun demikian, kegiatan ini memiliki keterbatasan, di antaranya belum tersedianya instrumen evaluasi terstruktur dan durasi pelaksanaan yang terbatas pada satu pertemuan. Ke depannya, perlu dirancang kegiatan serupa yang lebih sistematis dengan melibatkan guru, orang tua, serta menggunakan instrumen pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas secara lebih terukur.
Sosialisasi dan Pelatihan serta Pemanfaatan Kulit Buah dalam Pembuatan Eco-Enzyme Sebagai Produk Ramah Lingkungan di Kelurahan Sukarame Baru Salma Rizky Annisa; Adinda Fajar Rahmadani; Bagas Aulia Rahman; Rizqi Aliffitra; Dhiyas Ramadani; Yuthika Dhia Shafiyya; Salsa Pebiola; Dwi Nugroho
Studia : Journal of Humanities and Education Studies Vol. 1 No. 4 (2026): May: Studia: Journal of Humanities and Education Studies
Publisher : CV Edukastra Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66749/gzwdy042

Abstract

Permasalahan limbah organik rumah tangga masih menjadi tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia, terutama di wilayah perkotaan yang memiliki karakteristik sosial beragam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Sukarame Baru, Kota Bandar Lampung, dalam mengolah limbah organik rumah tangga menjadi Eco-enzyme sebagai produk ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada 17 Januari 2026 sebagai bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Periode 1 Universitas Lampung 2026. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif yang terintegrasi dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi mengenai pentingnya pemanfaatan limbah organik, demonstrasi pembuatan Eco-enzyme secara langsung, serta pendampingan praktik mandiri oleh mahasiswa KKN. Bahan yang digunakan meliputi kulit buah, sisa sayuran, molase, air bersih, dan botol plastik bekas sebagai wadah fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai guna limbah organik, yang tercermin dari antusiasme warga selama diskusi dan kemampuan peserta mempraktikkan pembuatan Eco-enzyme secara mandiri. Eco-enzyme yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair organik, dan pengurang bau sampah rumah tangga. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal terbentuknya budaya pengelolaan sampah organik yang berkelanjutan di tingkat masyarakat perkotaan.