Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Brand Awareness Zana Brownies Melalui Pemasaran Digital Pada Platform Tiktok Afnan Haris Pradana; Irfan Raihan Pugan; Angga Febrian; Laili Fadhila Banuwa; Tazkiyah Sakinah; Dwi Nugroho; Winda Kartika
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6, Nomor 1, March 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i1.91

Abstract

Perkembangan dunia digital berpengaruh terhadap pemasaran untuk semua jenis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). UMKM harus bisa mencari strategi yang tepat untuk dapat bersaing di dunia pemasaran digital. Peningkatan brand awareness sangat penting bagi UMKM untuk meningkatkan kesadaran akan merek dari produk mereka. Aplikasi TikTok menjadi salah satu platform yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk menjalankan strategi pemasaran digital melalui video pendek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang tepat untuk UMKM Zana Brownies. Dalam penelitian ini, diimplementasikan dua strategi, yaitu content marketing dan content personalization untuk meningkatkan brand awareness dari UMKM Zana Brownies. Hasilnya, brand awareness terhadap Zana Brownies meningkat yang ditunjukkan oleh jumlah tayangan dan suka pada platform Tiktok UMKM Zana Brownies.
Pendampingan Pemetaan SDM dan Branding Digital Desa Wisata Berkelanjutan pada Desa Mandah Natar Lampung Selatan Nova Mardiana; Zainnur M. Rusdi; Laili Fadhila Banuwa; Dwi Nugroho
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.850

Abstract

ABSTRAK- Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pengembangan Desa Mandah, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, melalui pendampingan pemetaan sumber daya manusia (SDM) dan branding digital sebagai upaya mewujudkan desa wisata berkelanjutan. Pemilihan topik ini didasari oleh potensi alam dan budaya Desa Mandah yang besar namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu pemetaan dan pemberdayaan potensi SDM, pendampingan pembuatan konten digital, serta pelatihan copywriting untuk narasi promosi. Hasil awal menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam program ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan pariwisata berkelanjutan dan mendorong terbentuknya kelompok sadar wisata serta pengelola media sosial desa. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi branding digital dan partisipasi masyarakat untuk meningkatkan visibilitas online, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat citra Desa Mandah sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan perekonomian lokal.
WANITA BERDAYA: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak Untuk Mendukung SDGs 5 dan 16 Pada Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tanjung Karang Timur Laili Fadhila Banuwa; Tazkiyah Sakinah; Lidya Ayuni Putri; Tiara Prisca Sabilla; Risda Marvinita; Nindytia Puspitasari Dalimunthe
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v7i1.1528

Abstract

Kekerasan terhadap perempuan dan anak, khususnya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dan menunjukkan peningkatan setiap tahun. Rendahnya literasi hukum serta keterbatasan akses informasi menyebabkan masyarakat belum memahami secara optimal hak-hak perempuan dan anak serta mekanisme perlindungan hukum yang tersedia. Meskipun telah dilakukan pembaruan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang memperkuat perlindungan korban kekerasan, sosialisasi regulasi tersebut di tingkat kelurahan masih sangat terbatas. Kondisi ini juga terjadi di Kelurahan Tanjung Agung, Kecamatan Tanjung Karang Timur, Kota Bandar Lampung. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui kegiatan “Wanita Berdaya: Workshop Edukasi Hak Perempuan dan Anak” dengan sasaran utama ibu-ibu PKK kelurahan. Kegiatan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap hak perempuan dan anak, mensosialisasikan ketentuan KUHP terbaru terkait KDRT, serta memberdayakan perempuan sebagai agen edukasi dan pencegahan kekerasan di tingkat grassroot. Metode pelaksanaan meliputi workshop edukatif dan partisipatif dengan dukungan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Luaran yang diharapkan berupa peningkatan literasi hukum peserta, terbentuknya agen edukasi di lingkungan kelurahan, serta meningkatnya kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs 5 dan SDGs 16 serta merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Revitalizing Potential Economic Through Digital Entrepreneurship for Female Inmatesat Bandar Lampung Prison Arfi Darmawan; Laili Fadhila Banuwa; Ambya; Sri Andayani; Hafidz Izzudin Alfaruq; Rr. Keisha Ayu Putri Namira; Dita Akmalia Fauziah
Madani : Indonesian Journal of Civil Society Vol. 8 No. 2 (2026): Madani : Agustus 2026
Publisher : Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/wxg1bx79

Abstract

The Digital Entrepreneurship School program targets convicts at the Class IIA Women's Correctional Institution in Bandar Lampung who have minimal digital literacy and limited product marketing skills. The program included 25 productive- age convicts (20 to 50 years old). The methodology comprised education, interactive training, technology distribution, and aid with promotional material development and internal exhibitions. Pre- and post-test evaluations revealed considerable gains in all areas, with digital marketing comprehension showing the greatest rise (+0.76). Aside from technical capabilities and enhanced self-confidence, participants displayed the capacity to create independent promotional content. This initiative demonstrates that digital entrepreneurship improves creative economic potential while minimizing social stigma for convicts. These findings underscore the value of digital empowerment models as a long-term and inclusive social reintegration.