Umar Multazam
Al-Anwar Sarang Rembang Islamic College Institution And Postgraduate Student At Salatiga State Islamic University

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

NUSYUZ DALAM SUAMI ISTRI PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS Multazam, Umar
USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/usrah.v5i1.1092

Abstract

This article aims to understand the concept of nusyuz in husband and wife from the perspective of the Koran and Hadith. One of the family law topics covered in the Qur'an and hadith is the problem of nusyuz. Living together as a couple in a marriage relationship actually has positive and negative effects. The establishment of a comfortable, peaceful and lasting environment for both is a positive consequence, marital conflict often results in quarrels, heated discussions, and sometimes even physical and psychological violence, which can disrupt the harmony of husband and wife relationships and give rise to what is generally known as nusyuz. However, negative consequences also cause disharmony in marriage. Nusyuz can occur for a number of reasons, such as one party's entitlement to another, or dissatisfaction with how their partner is treated. This can also occur as a result of the husband's mistake in defending his wife. The problems that arise in nusyuz include stinginess and jealousy. To answer and conclude this nusyuz problem, this research uses qualitative methods by collecting data from library sources. The analysis was carried out using the content analysis method, which was then used to conclude the research findings. Keywords:  Nusyuz; Husband and wife; Marital conflict.
Aplikasi Qawaid Fiqhiyyah Al-‘Adah Muhakkamah dalam Pernikahan Masyarakat Jawa: Perspektif Hukum Keluarga Islam Multazam, Umar
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 15 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v15i2.2961

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mengeksplorasi masyarakat jawa dalam penyelenggaraan pernikahan dengan mempertimbangkan perspektif hukum Islam. Tujuan dari penelitian ini adalah bertujuan untuk menjelaskan kaidah Al-‘Adah Muhakkamah dan untuk mengevaluasi sejauh mana tradisi adat jawa dapat diselaraskan dengan prinsip-prinsip hukum Islam dalam konteks pernikahan. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode penelitian yang diuraikan di atas, dapat disimpulkan bahwa berdasarkan prinsip-prinsip tersebut, tradisi pernikahan masyarakat jawa dianggap sah dalam Islam, bahkan dapat menjadi landasan hukum dengan ketentuan bahwa: tradisi tersebut telah berlangsung lama dan dikenal luas oleh masyarakat, diterima secara universal sebagai tradisi yang bermoral, dan tidak bertentangan dengan ajaran yang terdapat dalam Al-Qur'an dan Hadis Nabi. Harapannya, penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana prinsip-prinsip hukum Islam, terutama Qawaid Fiqhiyyah Al-‘Adah Muhakkamah, diterapkan dalam konteks tradisi pernikahan masyarakat jawa.