Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal Anak di Puskesmas Graha Indah Balikpapan Utara Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Rustika, Ranti; Nugroho, Tri Retno; Syarif, Febby Rio Pratama; Kartika, Desak Made Ristia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 5 No 6 (2025): JAMSI - November 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2084

Abstract

Kasus stunting di wilayah kerja Puskesmas Graha Indah mencapai 3000 balita, menjadikan kasus stunting di wilayah ini salah satu yang tertinggi dibandingkan dengan kelurahan lain di Balikpapan. Upaya untuk menurunkan angka stunting terus dilakukan guna mengurangi prevalensi stunting di daerah tersebut. Pengabdian ini bertujuan untuk melatih kader Posyandu di Puskesmas Graha Indah dalam mendeteksi stunting serta menyusun menu Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang bergizi dan menarik. Metode yang digunakan meliputi pre dan post tes selama pelatihan, serta edukasi tentang cara membuat MPASI yang sesuai dan modern, sehingga kader dapat membagikannya kepada balita stunting dan saat kegiatan Posyandu. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan peningkatan pengetahuan kader dari 78% menjadi 100%, serta kemampuan mereka dalam menyusun MPASI menggunakan bahan pangan lokal dengan kandungan gizi seimbang sesuai usia balita. Pelatihan ini efektif meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan pengukuran antropometri serta dalam pembuatan MPASI berbahan lokal yang bergizi sesuai dengan kebutuhan balita di Posyandu
Penerapan Personal Hygiene, Sanitasi Peralatan, dan Sanitasi Lingkungan pada Pedagang Nasi Goreng: Studi Kasus Pada Pedagang Nasi Goreng di Kota Balikpapan Dianovita, Chardina; Gardiarini, Praseptia; Farida, Farida; Agung, Yolinda
JSHP : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol 8, No 1 (2024): JSHP (Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jshp.v8i1.1888

Abstract

The importance of maintaining cleanliness and health is carried out to avoid the dangers of pollution and contamination and prevent various types of diseases. The purpose of this study was to describe personal hygiene, equipment sanitation, and environmental sanitation for fried rice seller. The type of research used is descriptive qualitative, using data collection methods through field observations, in-depth interviews, and the results of documentation. The respondents used were Artomoro fried rice seller who had at least 3 months work experience and were directly involved in handling food. Based on the results of observations, it was found that employees had not properly implemented personal hygiene, such as not using aprons, gloves and head coverings. For the use of equipment is good enough, and store equipment in a clean place. In the selling area, trash is still scattered on the terraces of the stalls, moldy walls and trash cans with open conditions, but trash bins are routinely cleaned by changing the plastic waste every day.
Pelatihan dan Lomba Membuat Jajanan Sehat Yang Memenuhi Kebutuhan Gizi Anak Sekolah Gardiarini, Praseptia; Dianovita, Chardina; Farida, Farida; Retno, Nawang
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 4 No 1 (2020): Volume 4 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v4i1.14645

Abstract

School age children need a balance nutritions to support their growth and development. The optimal growth and development can be reach only if the balances of nutritions consume well. Adequacy of good nutrition doesn’t only come from the main food but also supported by snacks consumed by shool children, for that the production of healthy snacksalso needs attention. Rumah Kumbang is child care community focuses on character building activities and the development of children’s potential. The aim of this community service aim is to train the member of Rumah Kumbang to be able to produce healthy snacks that consist balance nutrition for school age children. The methode in this community service is to provide material exposure, product manufacturing training and a healthy food creation competition. The result is the participants of this community service gain knowledge and motivation to produce healthy and nutritious snacks. In conclusion, after doing this community service, further assistance is needed in relation to healthy snack production process in Rumah Kumbang Community so it can be marketed in wider community
Mutu organoleptik pasta ravioli bebas-gluten menggunakan tepung kentang dan edamame sebagai alternatif menu bagi anak penderita autisme Dianovita, Chardina; Gardiarini, Praseptia; Farida, Farida; Rahayu, Enita; Wulandari, Retno
Journal of Tropical AgriFood Volume 7 Nomor 2, Tahun 2025
Publisher : Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35941/jtaf.7.2.2025.21749.93-99

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik organoleptik hedonik dan mutu hedonik produk pasta ravioli bebas gluten berbasis tepung kentang (TKG) dan tepung edamame (TEM) sebagai alternatif menu bagi anak penderita autisme. Penelitian menggunakan faktor tunggal dengan tiga perlakuan perbandingan antara tepung kentang dan tepung edamame (% TKG : % TEM), yaitu F1, 70 : 30; F2, 50 : 50; F3, 30 : 70. Data organoleptik untuk atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur dari 40 panelis dianalisis dengan uji Friedman dilanjutkan dengan uji BNJ. Hasil menunjukkan ravioli yang dihasilkan dari ketiga formula tersebut memperoleh respons organoleptik hedonik dan mutu hedonik berbeda nyata (p < 0,05) untuk semua atribut. Kadar TEM lebih tinggi meningkatkan respons organoleptik hedonik untuk warna dan rasa, namun untuk tekstur, kadar 50% TEM (F2) memberikan respons lebih tinggi dari lainnya (F1, 30% TEM; dan F3, 70% TEM). Hal yang sama berlaku untuk respons organoleptik mutu hedonik, yaitu F2 (50% TEM) menjadi yang tertinggi skornya, kecuali untuk atribut aroma yang skornya berbeda tidak nyata dengan F3. Berdasarkan karakteristik organoleptik hedonik, formula F3 (70% TEM) direkomendasikan untuk pengolahan ravioli bebas gluten karena memperoleh penerimaan dominan untuk warna, rasa dan aroma. Ravioli dari formula F3 mempunyai karakteristik berwarna hijau kekuningan, berasa dan beraroma kentang dan edamame, serta tekstur kenyal.