Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : chemical engineering journal storage cejs

Potential of Biomass Raw Material for Biochar Production: A Review : POTENSI BAHAN BAKU BIOMASSA UNTUK PRODUKSI BIOCHAR: TINJAUAN Rara Eka Dyla Putri; Dwi Indah Lestari; Debi Anggun Sari; Zeolita Prabu Putri; Syariful Maliki
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i04.23084

Abstract

Biochar is a porous carbonaceous material produced from the pyrolysis of biomass under limited oxygen conditions, and it has gained widespread attention for its effectiveness in environmental remediation, soil quality enhancement, and carbon sequestration. The physicochemical properties of biochar are highly dependent on the type of biomass feedstock and the production parameters applied. Utilizing biomass waste as a raw material for biochar not only addresses organic waste management issues but also produces value-added products suitable for various applications, such as pollutant adsorption, soil amendment, and alternative fuel sources. This review aims to systematically evaluate the potential of various biomass types as biochar feedstock, focusing on the influence of feedstock composition, pyrolysis conditions, and resulting biochar characteristics on its application performance. The study integrates recent findings in the literature, demonstrating that appropriate selection of biomass—such as oil palm empty fruit bunches, sugarcane bagasse, cotton shells, lignin, and red mud—can yield high-performance biochar for heavy metal remediation, synthetic dye adsorption, and renewable energy production. This review is expected to provide a scientific foundation for developing more efficient, adaptive, and sustainable biomass-based biochar production strategies.
KARAKTERISTIK BIOPELET BERBASIS CANGKANG KELAPA SAWIT DAN BATUBARA SUB-BITUMINOUS UNTUK ENERGI TERBARUKAN Meilianti Meilianti; Syariful Maliki; Muhammad Min Alfisyahri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i3.21836

Abstract

Kebutuhan energi yang terus meningkat mendorong pencarian sumber energi alternatif yang terbarukan dan ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah cangkang kelapa sawit dan batubara sub-bituminous sebagai bahan baku biopelet. Campuran divariasikan dengan komposisi 100%:0%, 80%:20%, 60%:40%, 40%:60%, 20%:80%, dan 0%:100% (cangkang : batubara). Biopelet yang dihasilkan diuji berdasarkan parameter kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, karbon terikat, dan nilai kalor, sesuai SNI 8021:2014. Hasil menunjukkan bahwa semua sampel memenuhi standar. Komposisi terbaik terdapat pada sampel C (60% batubara dan 40% cangkang), dengan kadar air 0,2473%, kadar abu 1,0000%, kadar zat terbang 0,5180%, kadar karbon terikat 98,23%, dan nilai kalor 5622 cal/gr. Sampel ini juga memiliki waktu pembakaran terlama yaitu 24 menit, menunjukkan efisiensi pembakaran yang baik. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi batubara sub-bituminous dan cangkang kelapa sawit menghasilkan biopelet berkualitas tinggi yang berpotensi sebagai energi alternatif. Pemanfaatan limbah ini juga mendukung prinsip energi berkelanjutan dan pengurangan dampak lingkungan.
OPTIMASI EKSTRAKSI ANTOSIANIN DARI BUAH SEDUDUK AKAR (MELASTOMA MALABATHRICUM L.) SEBAGAI PEWARNA TEKSTIL ALAMI Meilianti Meilianti; Syariful Maliki; Apri Mujiyanti; Taufiq Jauhari; Muhammad Rahman Firdaus
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 03 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i03.27332

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan buah senduduk akar (Melastoma malabathricum L.) sebagai sumber pewarna tekstil alami yang ramah lingkungan. Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol-air dengan variasi rasio (100:0, 90:10, 80:20, 70:30, dan 60:40) serta waktu maserasi 1 dan 2 hari. Parameter yang dianalisis meliputi rendemen, absorbansi menggunakan spektrofotometri UV-Vis, kadar antosianin, serta uji ketahanan luntur warna pada kain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada rasio pelarut etanol:air (80:20) dengan waktu maserasi 1 hari yang menghasilkan rendemen 31,32%, absorbansi 0,688 dan kadar antosianin sebesar 114,88 mg/L. Waktu maserasi yang lebih lama menyebabkan penurunan kadar antosianin akibat degradasi senyawa aktif. Hasil uji aplikasi pada kain menunjukkan variasi warna dari merah tua hingga abu-abu kekuningan serta ketahanan luntur yang cukup baik. Dengan demikian, buah senduduk akar berpotensi sebagai bahan pewarna tekstil alami yang aman dan ramah lingkungan.