Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Technopreneurship Berbasis Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Daya Saing Siswa SMKN 7 Denpasar Ni Putu Noviyanti Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18946

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing siswa SMKN 7 Denpasar melalui “Pelatihan Technopreneurship Berbasis Artificial Intelligence (AI)”. Dalam menghadapi ekonomi digital, siswa tidak hanya perlu melek teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menciptakan nilai kewirausahaan. Kegiatan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konsep AI dan keterampilan praktis dalam memanfaatkannya untuk pengembangan produk dan ide bisnis. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi utama: sesi pertama berfokus pada pengenalan AI untuk technopreneurship dan penguasaan keterampilan prompting pada chatbot AI untuk menghasilkan ide serta strategi bisnis; sesi kedua berupa workshop penerapan AI dalam menyusun model bisnis dan pemecahan kasus kewirausahaan. Program telah berhasil dilaksanakan dengan melibatkan 50 jurusan akuntansi. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep AI (dari rata-rata 1,73 menjadi 3,8) dan pemanfaatan AI untuk kewirausahaan (dari 1,69 menjadi 3,6). Sebanyak 93% peserta mampu menyusun proposal ide bisnis dengan memanfaatkan teknik prompting yang diajarkan. Melalui metode pelatihan interaktif dan simulasi, siswa tidak hanya memahami teknologi AI, tetapi juga mampu menggunakannya sebagai alat inovasi untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan. Program ini berhasil menjadi katalis dalam membentuk technopreneur muda yang adaptif dan berdaya saing tinggi di era digital, sekaligus menumbuhkan mindset inovatif serta kepercayaan diri dalam menciptakan peluang usaha berbasis teknologi.
Digitalisasi Desa Adat Melalui Pelatihan Google Calendar & Google Meet untuk Perangkat Desa Tibubeneng Ni Putu Noviyanti Kusuma
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18948

Abstract

Digitalisasi administrasi menjadi kebutuhan penting bagi lembaga masyarakat, termasuk Desa Adat, dalam meningkatkan efektivitas koordinasi, penjadwalan, dan efisiensi pelaksanaan rapat. Desa Adat Tibubeneng memiliki intensitas kegiatan yang tinggi, mulai dari paruman, koordinasi antarbanjar, kegiatan adat, hingga pelayanan masyarakat. Namun, sistem penjadwalan dan koordinasi rapat sebelumnya masih banyak dilakukan secara manual dan pencatatan konvensional, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan informasi, benturan jadwal, dan kurang optimalnya kehadiran perangkat desa dalam kegiatan koordinatif. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital administrasi perangkat Desa Adat Tibubeneng melalui pelatihan penggunaan Google Calendar dan Google Meet. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui pengenalan fitur, praktik langsung, simulasi paruman virtual, pendampingan teknis, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan positif pada aspek pemahaman konsep penjadwalan digital menggunakan Google Calendar dari skor awal 1,83 menjadi 3,70, serta pemanfaatan ekosistem Google untuk koordinasi paruman atau rapat dari skor awal 1,65 menjadi 3,80. Sementara itu, pengalaman penggunaan aplikasi video conference tetap berada pada skor 2,56 karena sebagian peserta telah memiliki pengalaman dasar sebelumnya. Secara umum, kegiatan ini berhasil membangun fondasi awal digitalisasi administrasi Desa Adat Tibubeneng melalui peningkatan keterampilan praktis, kesadaran kerja digital, dan pemanfaatan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan tata kelola desa adat.
Respon Gelombang Beta pada Kanal T3 dan T4 EEG terhadap Visualisasi Kemasan Produk dalam Neuromarketing Jauzaa Maylia Suhendro; Ni Wayan Nanik Suaryani Taro Putri; I Gede Putu Krisna Juliharta; Ni Putu Noviyanti Kusuma
Majalah Ilmiah Teknologi Elektro Vol 25 No 1 (2026): (Januari - Juni) Majalah Ilmiah Teknologi Elektro
Publisher : Study Program of Magister Electrical Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/MITE.2026.v25.01.p08

Abstract

Abstract— Conventional marketing research often suffers from bias. While neuromarketing offers a solution using Electroencephalography (EEG), existing studies typically evaluate product packaging as a holistic stimulus and have not yet unraveled the neural processes behind each design element. This study aims to analyze the functional asymmetry of the temporal lobes (channels T3 and T4) and the involvement of Beta waves 12–30 Hz when consumers evaluate packaging. Using an Ultracortex Mark IV headset, brain activity from 25 participants was recorded while viewing packaging images categorized as "attractive" or "unattractive," which were validated through an initial questionnaire of 60 respondents. Data were extracted using the Python-based Power Spectral Density (PSD) method. The quantitative results showed that attractive packaging consistently triggered the highest surge in average Beta-band PSD across both channels. A clear functional asymmetry emerged through the dominance of the T4 channel (Right Temporal), which reached 0.251 μV2/Hz as the right brain processes non-verbal information, aesthetics, colors, logos, and graphic layouts. Concurrently, the T3 channel (Left Temporal) was active at 0.201 μV2/Hz to support logical-verbal processing when digesting textual product information. The output of this study proves that attractive packaging increases the reconstruction of spatial visualization in the consumer's mind through a recurrent feedback mechanism before a decision is made.