Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

INOVASI DIGITAL UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI Wildan Aji Saputra; Irfan Fatkhurohman
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas inovasi digital yang dapat digunakan untuk membangun keterampilan bahasa pada anak usia dini dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi di abad 21 semakin pesat dalam perkembangan zaman era digital saat ini, integrasi teknologi menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk memperkaya pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Pendekatan digital yang inovatif memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan bahasa di anak usia dini. Penelitian menyoroti efektivitas membaca buku cerita digital, terutama bila dilakukan secara dialogis, dalam mendorong perkembangan bahasa anak-anak. Intervensi menggunakan web kata dan perangkat seluler telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan kosakata, perilaku, dan kesejahteraan pada anak-anak dengan gangguan bahasa. Berbagai aplikasi dan platform digital telah dirancang khusus untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Melalui penggunaan permainan edukatif, aplikasi belajar membaca, dan konten multimedia interaktif, anak-anak dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran bahasa. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mereka, tetapi juga meningkatkan motivasi dan minat mereka terhadap bahasa. Selain itu, pengajaran bahasa yang dibantu seluler melalui teknologi terpilih telah ditemukan untuk secara signifikan meningkatkan kompetensi linguistik pada siswa pendidikan dasar. Selain itu, teknologi dapat membantu dalam mengembangkan keterampilan bahasa dan pengenalan angka di anak usia dini, menekankan pentingnya kegiatan seperti mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dengan alat digital. Temuan ini secara kolektif menggaris bawahi potensi inovasi digital dalam memelihara kemampuan bahasa. Kata Kunci : Bahasa , Inovasi Digital, Pendidikan Usia Dini
PELATIHAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS APLIKASI VN PADA GURU SEKOLAH MENENGAH ATAS Wildan Aji Saputra; Irfan Fatkhurohman; Tegar Roli Anugrafianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v2i2.122

Abstract

This service activity aims to improve the skills of high school (SMA) teachers in the field of video editing, especially for video editing applications using mobile devices or smartphones. VN video editor is a video editing application specifically designed for mobile devices or smartphones. This application is very suitable for high school teachers who want to do video editing anywhere and anytime via the smartphone they use. Currently, the use of learning media via video is very widely used and implemented in almost all schools and even universities. This is used as a community service activity in the form of training provided to high school teachers. The aim of this service is to train teachers in Purwokerto who do not have a scientific background in information technology and are required to carry out teaching and learning activities using audio-visual methods. As a result of the evaluation of this training activity, teachers have been able to make learning videos using the VN video editor tool to support their students so that learning activities become more enjoyable and less monotonous.
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Nilai – Nilai Islami Fatkhurohman , Irfan; Saputra , Wildan Aji
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola Pendidikan karakter berbasis Islami di TK Aisyiyah Kab. Tegal adalah subjek dari artikel ini. Pendidikan karakter sejak anak usia dini merupakan hal yang sangat penting generasi yang yang tidak sekedar cerdar, pintar, tetapi juga harus memiliki akhlak moral yang baik dalam menghadapi tantangan di masa depan. Pendidikan di TK Aisyiyah Kab. Tegal melalui tahap awal perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana siswa di TK Aisyiyah Kabupaten Tegal diajarkan pola karakter pendidikan dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat meningkatkan pendidikan karakter observasi dilakukan selama enam bulan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini dilakukan terhadap data dengan melalui tahapan reduksi penelitian, penyajian penelitian, dan Menarik kesimpulan Kata kunci: Pendidikan, Karakter, Usia Dini, Islami The pattern of Islamic-based character education in Aisyiyah Kindergarten, Tegal Regency is the subject of this article. Character education since early childhood is very important for a generation that is not just smart, smart, but also must have good moral character in facing future challenges. Education in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency goes through the initial stages of planning, implementation, monitoring and coaching. This descriptive research aims to find out more about how students in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency are taught educational character patterns and how these values can improve character education. Observations were conducted for six months to collect data for this study. The data were conducted through the stages of research reduction, research presentation, and drawing conclusions. Keywords: Education, Character, Early Age, Islamic
Exploring Affect Organizational Citizenship Behavior Towards Happiness at Work of Islamic-Based Junior High School Teachers Amalia, Hana Ayu; Kusmaryani, Rosita Endang; Saputra, Wildan Aji; Laabed, Elhadfa
International Journal of Islamic Educational Psychology Vol. 6 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijiep.v6i1.25798

Abstract

This study explores how organizational citizenship behavior (OCB) affects teacher happiness at work (HAW) among Islamic-based junior high school teachers. Happier teachers are more effective educators, as workplace happiness enhances their ability to create a conducive learning environment. Schools that foster positive work environments boost teachers' organizational citizenship behavior. The results indicated that OCB dimensions significantly affected HAW, with conscientiousness having the strongest effect. A quantitative approach was employed, using a sample of 131 Islamic-based junior high school teachers. Instruments measuring HAW and OCB were adapted from existing research and analyzed using confirmatory factor analysis (CFA) and Partial Least Squares (PLS). A quantitative cross-sectional survey was conducted using CFA and PLS to analyze multidimensional relationships. The path coefficient was 0.195 (p-value = 0.000), indicating that altruism significantly affects HAW. The path coefficient was 0.184 (p-value = 0.000), indicating that civic virtue significantly affects HAW. The path coefficient was 0.282 (p-value = 0.000), indicating conscientiousness significantly affects HAW. The path coefficient was 0.187 (p-value = 0.000), indicating that courtesy significantly affects HAW. The path coefficient was 0.217 (p-value = 0.000), indicating that sportsmanship significantly affects HAW. The R-Squared was 0.828, which means the contribution of OCB to HAW was 82.8%, which means H6 is accepted. These findings have important implications for both theory and practice, as they highlight the role of OCB in enhancing teacher happiness, particularly in Islamic-based school settings.
Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Penyusunan Soal Literasi Berbasis Hots Berbasis Aplikasi Diffit Di SMA Negeri 4 Purwokerto Nurlina, Laily; Aji Saputra, Wildan; Sri Israhayu, Eko
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 : Juni (2025): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The compilation of literacy questions based on higher-order thinking skill or HOTS is one of the important components in improving the quality of learning. This technical guidance activity aims to improve the understanding and skills of SMA Negeri 4 Purwokerto teachers in compiling HOTS based literacy questions by introducing the use of the Diffit for Teachers application. The methods used in this activity include lectures, discussions, practises, and presentations on compiling questions according to subjects. The results of the activity showed an increase in teachers' understanding of the concept of literacy, the application of Bloom's Taxonomy and the use of the Diffit application in making questions. In addition to Diffit for Teachers, teachers were introduced to other supporting digital platforms in compiling questions. This activity has a positive impact on the development of teacher professionalism and is expected to be implemented sustainably in schools.
Student Sentiment and Academic Achievement in Indonesian Language Learning Praptanti, Isnaeni; Wahyudi, Wahyudi; Saputra, Wildan Aji; Wiarsih, Cicih; Irianto, Sony
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol. 17 No. 1 (2025): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v17i1.7031

Abstract

This study examines the relationship between students' perception of Indonesian courses and their impact on academic performance. Through a quasi-experimental design, this study combines quantitative surveys, social media sentiment analysis with big data-based NLP, and statistical regression of academic records from 1,200 students at 10 universities in Indonesia. The study results show that students' negative perception of Indonesian courses has a significant negative correlation with their academic achievement. Through regression and correlation analysis, it was found that students with higher levels of negative sentiment towards this course tended to have a lower Cumulative Grade Point Average (GPA), with R² = 0.23 (p < 0.001) which suggests that the negative perception of the course can explain the variability of a GPA of 23%. These findings suggest that an unpleasant learning experience can significantly affect students' academic performance, especially when associated with teaching methods, curriculum relevance, and students' academic burden. The implications of this study confirm that curriculum reform and technology-based pedagogical innovation are not only needed to improve students' learning experience, but also play a role in optimizing academic outcomes.
INOVASI DIGITAL UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN BAHASA PADA ANAK USIA DINI Wildan Aji Saputra; Irfan Fatkhurohman
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2023): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas inovasi digital yang dapat digunakan untuk membangun keterampilan bahasa pada anak usia dini dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia. Perkembangan teknologi, informasi dan komunikasi di abad 21 semakin pesat dalam perkembangan zaman era digital saat ini, integrasi teknologi menjadi salah satu pendekatan yang menarik untuk memperkaya pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Pendekatan digital yang inovatif memainkan peran penting dalam meningkatkan keterampilan bahasa di anak usia dini. Penelitian menyoroti efektivitas membaca buku cerita digital, terutama bila dilakukan secara dialogis, dalam mendorong perkembangan bahasa anak-anak. Intervensi menggunakan web kata dan perangkat seluler telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam meningkatkan kosakata, perilaku, dan kesejahteraan pada anak-anak dengan gangguan bahasa. Berbagai aplikasi dan platform digital telah dirancang khusus untuk memfasilitasi pembelajaran bahasa pada anak usia dini. Melalui penggunaan permainan edukatif, aplikasi belajar membaca, dan konten multimedia interaktif, anak-anak dapat terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran bahasa. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mereka, tetapi juga meningkatkan motivasi dan minat mereka terhadap bahasa. Selain itu, pengajaran bahasa yang dibantu seluler melalui teknologi terpilih telah ditemukan untuk secara signifikan meningkatkan kompetensi linguistik pada siswa pendidikan dasar. Selain itu, teknologi dapat membantu dalam mengembangkan keterampilan bahasa dan pengenalan angka di anak usia dini, menekankan pentingnya kegiatan seperti mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis dengan alat digital. Temuan ini secara kolektif menggaris bawahi potensi inovasi digital dalam memelihara kemampuan bahasa. Kata Kunci : Bahasa , Inovasi Digital, Pendidikan Usia Dini
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini Berbasis Nilai – Nilai Islami Fatkhurohman , Irfan; Saputra , Wildan Aji
AMERTA Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4 No 2 (2024): Amerta Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Amerta Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola Pendidikan karakter berbasis Islami di TK Aisyiyah Kab. Tegal adalah subjek dari artikel ini. Pendidikan karakter sejak anak usia dini merupakan hal yang sangat penting generasi yang yang tidak sekedar cerdar, pintar, tetapi juga harus memiliki akhlak moral yang baik dalam menghadapi tantangan di masa depan. Pendidikan di TK Aisyiyah Kab. Tegal melalui tahap awal perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan pembinaan. Penelitian deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut tentang bagaimana siswa di TK Aisyiyah Kabupaten Tegal diajarkan pola karakter pendidikan dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat meningkatkan pendidikan karakter observasi dilakukan selama enam bulan untuk mengumpulkan data untuk penelitian ini dilakukan terhadap data dengan melalui tahapan reduksi penelitian, penyajian penelitian, dan Menarik kesimpulan Kata kunci: Pendidikan, Karakter, Usia Dini, Islami The pattern of Islamic-based character education in Aisyiyah Kindergarten, Tegal Regency is the subject of this article. Character education since early childhood is very important for a generation that is not just smart, smart, but also must have good moral character in facing future challenges. Education in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency goes through the initial stages of planning, implementation, monitoring and coaching. This descriptive research aims to find out more about how students in Aisyiyah Kindergarten Tegal Regency are taught educational character patterns and how these values can improve character education. Observations were conducted for six months to collect data for this study. The data were conducted through the stages of research reduction, research presentation, and drawing conclusions. Keywords: Education, Character, Early Age, Islamic
Anasir Poskolonial dalam Novel: Telaah Mimikri dan Implikasi sebagai Bahan Ajar Anantama, Muharsyam Dwi; Mustofa, Ali; Saputra, Wildan Aji
Jurnal Kata : Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol 12, No 1 Apr (2024): JURNAL KATA (BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Globalization presents challenges in the form of decreasing values of nationalism and de-characterization among the younger generation. Education should be able to solve this problem. One way that this can be done is through Indonesian language subjects, especially material on literary analysis. Literary works contain various contents of advice that can be enjoyed as a means of strengthening the value of nationalism and character education. On that basis, this study intends to analyze the symptoms of hybridity, mimicry, and ambivalence in Iksaka Banu's novel Sang Raja. The results of the analysis of the three postcolonial phenomena in the novel are expected to be used as Indonesian language teaching materials oriented towards strengthening the national character. This research is a descriptive qualitative study with a sociological literature approach. The data of this research are symptoms of hybridity, mimicry, and ambivalence in the data source in the form of the Iksaka Banu's novel Sang Raja. The data was taken using reading and note-taking techniques. The data that has been collected were analyzed using interactive analysis techniques. The results showed that in the novel Sang Raja, there are symptoms of hybridity in the form of education and work; mimicry in the form of clothing, lifestyle, and property; ambivalence in the form of rejection of mimicry by the natives. The results of the study of postcolonial phenomena in the novel Sang Raja can be used as Indonesian language teaching materials. Globalisasi menghadirkan tantangan berupa menurunnya nilai nasionalisme dan dekarakterisasi di kalangan generasi muda. Pendidikan seyogyanya bisa mengatasi persoalan tersebut. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah melalui mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya materi tentang analisis karya sastra. Karya sastra menyimpan berbagai muatan nasihat yang bisa diteroka sebagai sarana penguatan nilai nasionalisme dan pendidikan karakter. Karya sastra yang bisa dimanfaatkan peranannya sebagai penguat nilai nasionalisme adalah karya sastra yang berlatarkan kehidupan kolonial. Karya sastra dengan latar kolonial banyak memua twacana-wacana yang merangsang peserta didik untuk berpikir kritis. Atas dasar itu, penelitian ini hendak menganalisis gejala mimikri sebagai gejala poskolonial dalam novel Sang Raja karya Iksaka Banu. Hasil analisis terhadap gejala poskolonial dalam novel tersebut selanjutnya bisa dipakai sebagai bahan ajar bahasa Indonesia yang berorientasi pada penguatan karakter kebangsaan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data penelitian ini adalah gejala mimikri dalam sumber data berupa novel Sang Raja karya Iksaka Banu. Data tersebut diambil dengan teknik baca dan catat. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan teknik analisis interaktif. Sebagai bentuk pertanggungjawaban keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan dalam novel Sang Raja terdapat gejala mimikri berupa cara berpakaian, gaya hidup, dan properti. Hasil kajian terhadap gejala poskolonial dalam novel Sang Raja dapat digunakan sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Kata Kunci: bahan ajar, karya sastra, nasionalisme, poskolonial
MODEL PELATIHAN PUBLIC SPEAKING EFEKTIF: STUDI KASUS IMPLEMENTASI PSIKOLOGI KOMUNIKASI UNTUK PENINGKATAN KAPABILITAS BAHASA DAN KOMUNIKASI KARYAWAN CAFE Saputra, Wildan Aji
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2 (2025): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v4i2.1401

Abstract

The literacy skills of Indonesian children remain relatively low, while elementary school teachers play a crucial role in fostering reading interest and shaping students’ character through educational media such as children’s stories. However, many teachers still lack the ability to write engaging and meaningful stories that suit students’ psychological development. To address this issue, this community service program focuses on training elementary school teachers in Bandar Lampung to write educational children’s stories. The training aims to enhance teachers’ creativity and writing competence in producing stories that are not only entertaining but also instill character values such as honesty, responsibility, and cooperation. The activities are conducted through a participatory approach involving material presentation, writing practice, and mentoring sessions. The results indicate an improvement in participants’ understanding, skills, and positive attitudes toward writing educational children’s stories, as reflected in the comparison between pre- and post-training evaluations.   Kemampuan literasi anak-anak Indonesia masih tergolong rendah, sementara guru sekolah dasar memiliki peran penting dalam menumbuhkan minat baca serta membentuk karakter siswa melalui media edukatif seperti cerita anak. Namun, banyak guru belum memiliki keterampilan menulis cerita anak yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan perkembangan psikologis siswa. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini difokuskan pada pelatihan penulisan cerita anak edukatif bagi guru sekolah dasar di Kota Bandar Lampung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kompetensi menulis guru dalam menghasilkan cerita anak yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerja sama. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, praktik penulisan, dan pendampingan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap positif peserta terhadap penulisan cerita anak edukatif, yang tercermin dari perbandingan hasil evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan.