Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Permen Jelly Mangrove Sebagai Nilai Tambah Buah Mangrove di Desa Bagan Serdang Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang Dian Habibie; Leni Handayani; Sri Wahyuni; Nomi Noviani; Farida Yani; Bambang Hermanto; Sugiar Sugiar; Dita Deviana Fadhilah
Jurnal Pengabdian West Science Vol 3 No 07 (2024): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v3i07.1519

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah buah mangrove, memberdayakan masyarakat, dan melestarikan lingkungan melalui pengembangan produk permen jelly berbahan dasar buah mangrove. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat Desa Bagan Serdang berhasil memproduksi permen jelly buah mangrove yang memiliki cita rasa yang unik dan kaya akan nutrisi. Program ini juga berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang pengolahan pangan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pengembangan produk olahan berbasis sumber daya lokal merupakan salah satu upaya yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan lingkungan.
Analisis Faktor Risiko Nelayan Perikanan Tangkap menggunakan Metode Risk Priority Number di Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin Tengku Lisa Natasya; Dita Deviana Fadhilah
Botani : Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis Vol. 3 No. 3 (2026): September: Botani: Publikasi Ilmu Tanaman dan Agribisnis
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/botani.v3i3.666

Abstract

Capture fishermen face high levels of risk, as fishing activities are influenced by natural, technical, and economic factors. This study aims to analyze the sources and levels of risk encountered by capture fishermen in Tebing Tinggi Village, Tanjung Beringin District, Serdang Bedagai Regency. A descriptive method employing a risk analysis approach was used. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation, with a sample size of 31 fishermen. Risk analysis was conducted using the Risk Priority Number (RPN) method based on three indicators: Severity (S), Occurrence (O), and Detection (D). The results indicate that the risks faced by fishermen fall into natural, technical, and economic categories. Natural risks had an average RPN of 187.4, technical risks 182.3, and economic risks 172.9. Natural risks represented the highest priority category, while the specific source of risk with the highest overall RPN value was fishermen's lack of skill in using technology (228.2). Within the natural risk category, changes in fishing seasons had the highest RPN (217.7), whereas within the economic risk category, fluctuations in fish prices had the highest RPN (188.0). The findings suggest that risk management strategies should focus on enhancing fishermen's technological skills, utilizing information regarding sea conditions and seasons, and strengthening their capacity to cope with economic changes in order to mitigate the impact of risks on fishing activities.