Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Berpendapat Siswa melalui Penerapan Perangkat Teknologi Argumen Matematis dengan Model Infusion Learning Lia Budi Tristanti; Wiwin Sri Hidayati; Anisah Nabilah; Farda Rahmawanda; Nur Wahida Putri
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang ditemui bahwa siswa yang langsung menyelesaikan soal matematika tanpa menyertakan argumen, padahal argumen memiliki peran penting. PkM ini bertujuan meningkatkan kemampuan berpendapat siswa melalui penerapan Perangkat Teknologi Argumen Matematis dengan model infusion learning. Dalam konteks pembelajaran matematika, kemampuan berargumen sangat penting untuk membantu siswa mengembangkan logika yang kuat, pandangan yang jelas, dan penjelasan yang rasional. Faktanya kemampuan argumentasi siswa masih rendah dan belum ada perangkat teknologi khusus yang digunakan untuk menyusun, menyajikan, atau mengevaluasi argumen berdasarkan komponen argumentasi Toulmin. Tujuan: Oleh karena itu, PkM ini bertujuan mengaplikasikan model infusion learning dan perangkat digital argumen untuk meningkatkan kemampuan argumentasi siswa kelas IX di SMPN 2 Jombang. Metode: pelaksanaan melibatkan ceramah, diskusi, demonstrasi, latihan, dan pendampingan. Evaluasi keberhasilan program dilakukan melalui pengukuran pemahaman peserta terhadap materi dan peningkatan kemampuan berpendapat secara matematis menggunakan N-Gain. Hasil: PkM menunjukkan bahwa penerapan teknologi argumen matematis dengan model infusion learning berhasil meningkatkan kemampuan berpendapat sebagian besar siswa. Sebanyak 36,4% siswa menunjukkan peningkatan pada kategori tinggi, sementara 63,6% lainnya berada pada kategori sedang. Kesimpulan: Ini mengindikasikan bahwa metode yang digunakan cukup efektif, meskipun perlu ada penyesuaian lebih lanjut untuk peningkatan yang lebih signifikan  
Blended Project-Based Learning Model in Developing Students' Soft Skills in Higher Education Setting Rukminingsih; Munawaroh; Wiwin Sri Hidayati; Diah Puji Nali Brata
Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Vol. 2 No. 1 (2024): Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science 202
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah (APPI) PT PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/icdess.v2i1.57

Abstract

This study explores the use of Blended Project-Based Learning (Blended PBL) in higher education to enhance students' soft skills and fulfil higher education curriculum requirements involves integrating technology with traditional project-based learning method. This qualitative research involves students from the Fifth semester Study Programs at the Faculty of Teacher Training. Education, Private University in Jombang. The object of research is to portray the improvement of students' soft skills through blended PBL in order to prepare future professional and personal success. The data collection used open-ended questionnaire and observation. The validity of the data uses method triangulation, source triangulation, and perseverance of observation. The data was analyzed by thematic analysis. The findings showed that blended PBL Model in education can enhance students' soft skills which include aspects of self-awareness, trust, adaptability, critical thinking, organizational awareness, attitude, initiative, empathy, integrity, self-control, leadership, problem-solving, risk-taking, and Time management. The Blended Project-Based Learning (Blended PBL) model in higher education combines technology and traditional methods, involving real-world projects, critical thinking, and collaboration. Based on these findings, it is suggested for the educators in higher education institutions can effectively implement a Blended PBL model that not only enhances academic learning but also develops essential soft skills, preparing students for future professional and personal success.
Implementasi Asesmen Komunikasi Matematika Siswa dalam Proses Pembelajaran Materi SPLDV di SMAS Unggulan Harapan Ummat Amirudin Heri Setyono; Wiwin Sri Hidayati; Yuli Kurniawati
Solusi dan Inovasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1: Juni 2026
Publisher : PT. SOLUTIVA PUSTAKA RAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66602/solutiva.v2i1.109

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan komunikasi matematika siswa melalui implementasi asesmen komunikasi matematika pada pembelajaran Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) di SMAS Unggulan Harapan Ummat. Program dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, penyusunan instrumen asesmen, pelatihan guru, implementasi asesmen dalam pembelajaran, serta evaluasi dan refleksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Instrumen yang dikembangkan meliputi rubrik penilaian komunikasi matematika, lembar tes, dan angket respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu menerapkan asesmen komunikasi matematika secara lebih terstruktur dalam proses pembelajaran. Rata-rata nilai kemampuan komunikasi matematika siswa meningkat dari 79,10 pada pretest menjadi 86,04 pada posttest. Hasil uji Paired Sample t-Test menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan setelah implementasi program. Meskipun nilai N-Gain berada pada kategori rendah, respons siswa terhadap pelaksanaan asesmen menunjukkan kategori sangat praktis. Dengan demikian, implementasi asesmen komunikasi matematika memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan komunikasi matematika siswa pada materi SPLDV.