Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Likuiditas, Solvabilitas, Aktivitas, Profitabilitas Dan Arus Kas Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Subsektor Farmasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Megawati Listyana Putri; Catur Fatchu Ukhriyawati; Rizki Eka Putra; Amsakar Achmad; Muhammad Firmansyah; Suci Suriani; Ridwan Afandi; Rosdiana Rosdiana; Sri Andika; Andika Andika
JURNAL MANAJEMEN, ORGANISASI DAN BISNIS (JMOB) Vol 6, No 1 (2026): (March 2026)
Publisher : Pascasarjana Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/jmob.v6i1.8839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh likuiditas, solvabilitas, aktivitas, profitabilitas dan arus kas terhadap harga saham (pada perusahaan subsektor farmasi yang terdaftar di bursa efek indonesia). Populasi dari penelitian ini adalah sebanyak 12 populasi dan 10 sampel. Kemudian dalam penelitian ini terjadi outlier dikarenakan ada data yang nilainya ekstrim. Data diperoleh melalui data sekunder yang diperoleh dari situs website Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, sample yang digunakan ialah teknik purposive sampling dengan mengambil dari suatu populasi yang luas kemudian dipersempit dengan suatu kriteria tertentu. Analisis data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan uji asumsi klasik serta uji t, uji f dan koefesien determinasi dengan menggunakan software SPSS 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial likuiditas dan solvabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Sedangkan aktivitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham. Sedangkan profitabilitas dan arus kas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan likuiditas, solvabilitas, aktivitas, profitabilitas dan arus kas berpengaruh secara simultan terhadap harga saham. Variabel independen mampu menjelaskan sebesar 35,9 % sedangkan sisanya 64,1% dijelaskan oleh variabel lainnya yang tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Dampak Pendidikan, Motivasi, Kepemimpinan, Dan Organizational Citizenship Behavior Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai Negeri Sipil Sri Langgeng Ratnasari; Firdaus Firdaus; Moch Aminudin Hadi; Muhammad Firmansyah; Suci Suriani; Ridwan Afandi; Rosdiana Rosdiana; Sri Andika; Andika Andika; Andika Simamora; Muhammad Iqbal; Erma Kusdiyanti; Nabela Nabela; Suhana Suhana; Adelia Widya Pramesti
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.9010

Abstract

Kepuasan kerja merupakan sikap positif tenaga kerja terhadap pekerjaannya, yang timbul berdasarkan penilaian terhadap situasi kerja. Penilaian tersebut dapat dilakukan terhadap salah satu pekerjaannya. Penilaian dilakukan sebagai rasa menghargai dalam mencapai salah satu nilai-nilai penting dalam pekerjaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendidikan terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam, menguji dan menganalisis pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam, menguji dan menganalisis pengaruh kepemimpinan terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam, menguji dan menganalisis pengaruh organizational citizenship behavior terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam, menguji dan melakukan analisis pengaruh pendidikan, motivasi, kepemimpinan, dan organizational citizenship behavior secara simultan terhadap kepuasan kerja Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil Ditpam BP Batam yang berjumlah 277 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling dengan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh sampel berjumlah 164 responden. Data diperoleh dengan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan alat uji SPSS versi 22. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, motivasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, organizational citizenship behavior berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dan pengujian secara simultan menunjukkan bahwa pendidikan, motivasi, kepemimpinan, dan organizational citizenship behavior berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.
Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Penguatan Kompetensi Guru Sri Langgeng Ratnasari; Ervin Nora Susanti; Amsakar Achmad; Muhammad Firmansyah; Suci Suriani; Ridwan Afandi; Albert Efendi Pohan; Sri Andika; Andika Andika; Andika Simamora; Muhammad Iqbal; Erma Kusdiyanti; Rosdiana Rosdiana; Suhana Suhana; Gandhi Sutjahjo
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.9103

Abstract

Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang berbeda dengan wilayah daratan, sehingga memerlukan pendekatan pendidikan yang adaptif dan kontekstual. Salah satu tantangan utama dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah kepulauan adalah keterbatasan akses terhadap pengembangan profesional guru yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui program pelatihan dan pendampingan berkelanjutan guna mendukung mutu pendidikan berbasis kepulauan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, praktik penyusunan perangkat pembelajaran kontekstual, serta evaluasi hasil kegiatan. Program dilaksanakan dengan melibatkan guru-guru sekolah dasar dan menengah di wilayah kepulauan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai pembelajaran berbasis kepulauan, penguatan kompetensi pedagogik dan profesional, serta meningkatnya kemampuan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan kondisi lingkungan setempat. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya komunitas belajar guru sebagai wadah pengembangan kompetensi secara berkelanjutan. Dengan demikian, penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan menjadi strategi efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan di wilayah kepulauan.