Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

DETERMINAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA PADA ONLINE LEARNING DI MASA PANDEMIC COVID-19 Dewi Surani; Umalihayati Umalihayati; Qonita Qonita
National Conference on Applied Business, Education, & Technology (NCABET) Vol. 2 No. 1 (2022): The 2nd National Conference on Applied Business, Education & Technology (NCABET
Publisher : Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (848.272 KB) | DOI: 10.46306/ncabet.v2i1.65

Abstract

Nationally, the digital literacy index in Indonesia is still at the "medium" level. During the current pandemic, online learning is required. The purpose of this study is to find the determination of students' digital literacy in online learning?. This research is a descriptive quantitative study with a population of all students at Bina Bangsa University. Data were analyzed by descriptive statistical method. The results of this study indicate that the level of student literacy is not optimal. So that the development of online learning literacy
EDUKASI MAKANAN SEHAT DAN GIZI SEIMBANG UNTUK MENCEGAH STUNTING PADA ANAK Maulida Nur; Umalihayati; Qonita; Novrita Tri Yulvia; Kurnia Ramadhani; Ratu Yustika Rini; Novita Sari; Moch Fikri Tanzil Mutaqin; Mutia Sari
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i2.2350

Abstract

Stunting menjadi permasalahan serius dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Data Hasil Validasi Gizi Balita dari 9 Puskesmas di Kota Cilegon pada Februari 2023 mencatat jumlah balita penderita stunting mencapai 1.144, dengan 168 balita mengalami stunting di Kecamatan Cibeber. Dari data posyandu, 5 di antaranya terdapat di Desa Cikerai. Selain itu, terdapat 23 anak dengan berat badan dan tinggi badan di bawah rata-rata yang seharusnya. Hasil wawancara dengan warga dan kepala desa menunjukkan bahwa faktor penyebab utama adalah ketidaktahuan orang tua akan pentingnya memberikan asupan makanan yang sehat dan bergizi, serta anggapan masyarakat yang salah mengenai pemberian makanan seperti sayur, buah, dan daging yang berlebihan sebagai penyebab anak sakit dan cacingan, sehingga para warga enggan memberikannya pada anak-anak mereka. Oleh karena itu, diperlukan program edukasi mengenai makanan sehat dan gizi seimbang guna mencegah bertambahnya angka stunting di desa tersebut. Program ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam kepada orang tua mengenai pentingnya memberikan sayur, buah, dan daging kepada anak-anak mereka. Teknik yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini meliputi survei lapangan, persiapan, dan sosialisasi, dengan metode ceramah dan pemberian makanan sehat. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh orang tua yang memiliki anak balita dan PAUD, serta ibu hamil di Kelurahan Cikerai Kota Cilegon. Sebanyak 20 peserta yang memiliki anak PAUD dan 3 ibu hamil mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai makanan sehat dan bergizi untuk mencegah stunting.
Menguatkan Peran Keluarga Dalam Mewujudkan Pendidikan Berkualitas Untuk Indonesia Emas 2045 Qonita Qonita; Mulya Tiara Fauziah; Hocky Nis Kharisma Dewi; M. Faturohman Junaedi; Sabid Abdillah; Mamay Himayah
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/z3he2v62

Abstract

Cita-cita Indonesia Emas 2045 butuh sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini sangat tergantung pada peran penting keluarga sebagai tempat pendidikan pertama bagi anak. Penelitian ini melihat seberapa efektif seminar pendidikan dalam meningkatkan pemahaman orang tua tentang pentingnya peran keluarga untuk mewujudkan pendidikan yang baik menuju Indonesia Emas 2045. PKM dilakukan dengan metode Community-Based Action Research di Desa Damping, Pamarayan. Ada 87 peserta dari 90 keluarga yang diundang (partisipasi 96,7%). Kegiatan meliputi mencari tahu masalah yang ada, mengadakan seminar selama 1 hari, dan mengevaluasi hasilnya melalui tes sebelum dan sesudah seminar, melihat perubahan sikap, menilai keterampilan, serta mengamati tindak lanjutnya. Berdasarkan hasil identifikasi masalah, ditemukan bahwa 78,6% peserta memiliki pemahaman terbatas tentang peran keluarga, 67,9% mengalami kesulitan komunikasi dengan anak, dan 85,7% memiliki literasi digital rendah. Setelah seminar, terjadi peningkatan kesadaran dan pemahaman peserta tentang peran strategis keluarga dalam pendidikan. Pengamatan tindak lanjut menunjukkan adanya perbaikan dalam pola komunikasi dan rutinitas belajar dirumah. Seminar pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal terbukti berhasil meningkatkan kemampuan keluarga sebagai agen pendidikan dan bisa menjadi contoh intervensi untuk mendukung Indonesia Emas 2045.
PENYULUHAN PERSIAPAN PERENCANAAN KEHAMILAN SEHAT PADA WANITA USIA SUBUR KUBANG JAYA, PETIR, SERANG Novitasari Novitasari; Rismawati Rismawati; Qonita Qonita
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persiapan perencanaan kehamilan sehat pada wanita usia subur (WUS) penting untuk menurunkan risiko kehamilan berisiko, namun pengetahuan prakonsepsi masih rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyuluhan persiapan perencanaan kehamilan sehat sebagai dasar pelaksanaan kegiatan di Kampung Kubang Petir. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain one group pretest–posttest pada 18 wanita usia subur melalui penyuluhan menggunakan media poster, presentasi PowerPoint, diskusi kelompok, serta pemberian tablet zat besi (Fe). Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapan wanita usia subur dalam merencanakan kehamilan sehat setelah mengikuti penyuluhan, serta interaksi dalam kelompok kecil dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman. Disimpulkan bahwa penyuluhan persiapan perencanaan kehamilan sehat merupakan intervensi edukatif yang efektif untuk meningkatkan kesiapan prakonsepsi serta berpotensi mencegah kehamilan berisiko dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.
“GEMA PRESA” (GERAKAN MASYARAKAT PEDULI PRAKONSEPSI) : EDUKASI TERPADU PERSIAPAN KEHAMILAN SEHAT BAGI WANITA USIA SUBUR DI POSYANDU SARIKAYA Novitasari Novitasari; Rismawati Rismawati; Qonita Qonita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persiapan kehamilan sehat merupakan tahapan penting yang harus dilakukan oleh wanita usia subur (WUS) sebelum memasuki masa kehamilan. Kondisi fisik, mental, status gizi, serta kesiapan kesehatan secara menyeluruh pada masa prakonsepsi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan kehamilan dan kesehatan ibu serta bayi (Indonesia, 2022, 2023) Penyuluhan kesehatan di tingkat masyarakat menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan wanita usia subur (Notoatmodjo, 2018; Sadiyah et al., 2024)
FERTILITAS DAN INFERTILITAS PADA PASANGAN USIA REPRODUKTIF: SCOPING REVIEW Novitasari Novitasari; Rismawati Rismawati; Qonita Qonita
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 3 (2026): July - September
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i3.820

Abstract

Fertilitas dan infertilitas merupakan isu utama dalam kesehatan reproduksi global yang dipengaruhi oleh berbagai faktor biologis, hormonal, lingkungan, serta kondisi medis tertentu. Infertilitas memengaruhi sekitar 8–12% pasangan di seluruh dunia, sedangkan studi lain menegaskan bahwa angka ini cenderung meningkat seiring perubahan gaya hidup dan paparan faktor risiko. Faktor ovarium, tuba, spermatogenesis, usia reproduktif, hingga kondisi metabolik seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) berperan penting dalam menentukan fertilitas.  Menganalisis secara komprehensif bukti ilmiah mengenai faktor determinan fertilitas dan infertilitas pada pasangan usia reproduktif, serta menggambarkan implikasi klinis dan rekomendasi berbasis bukti.  scoping review, disusun melalui penelusuran artikel ilmiah pada PubMed Central, BioMed Central, dan Google Scholar Open Access. Artikel yang dipertimbangkan merupakan publikasi full-text berbahasa Inggris, dengan rentang tahun 2016–2025.  Sebagian besar studi menegaskan bahwa infertilitas pada wanita berkaitan dengan gangguan ovulasi, kerusakan tuba, penurunan cadangan ovarium, dan endometriosis, sedangkan infertilitas pada pria umumnya dipengaruhi kualitas sperma, varikokel, infeksi saluran reproduksi, dan faktor genetik. Selain itu, faktor usia, obesitas, merokok, stres oksidatif, dan paparan lingkungan toksik juga dikaitkan dengan penurunan peluang kehamilan. Teknologi reproduksi berbantu (ART) seperti IVF dan ICSI terbukti membantu meningkatkan fertilitas, namun keberhasilannya sangat bergantung pada usia dan kondisi dasar pasangan. Infertilitas disebabkan oleh interaksi multifaktorial yang mencakup aspek biologis, hormonal, dan lingkungan. Deteksi dini gangguan reproduksi, edukasi mengenai gaya hidup sehat, serta akses ke layanan fertilitas sangat penting untuk meningkatkan peluang kehamilan.