Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Nilai Ekonomi Islam : Pengaruh Penerimaan Pajak dan Nilai Ekspor– Impor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia: Penelitian Anastasia Claudia sumardi; Nurlaili Nurlaili; Nurhayati Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dinamis antara penerimaan pajak, nilai ekspor, nilai impor, dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia periode 2010–2025 serta mengkaji implikasinya dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Vector Autoregression (VAR). Hasil uji stasioneritas menunjukkan bahwa seluruh variabel terintegrasi pada orde pertama (I(1)). Uji kointegrasi Johansen mengindikasikan adanya dua hubungan kointegrasi, yang menandakan keberadaan keseimbangan jangka panjang antar variabel. Hasil uji kausalitas Granger menunjukkan bahwa dalam jangka pendek pertumbuhan ekonomi secara signifikan memengaruhi penerimaan pajak dan ekspor, namun tidak ditemukan bukti kuat bahwa pajak, ekspor, dan impor secara langsung menyebabkan pertumbuhan ekonomi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaruh kebijakan fiskal dan perdagangan terhadap pertumbuhan lebih dominan dalam jangka panjang dibandingkan jangka pendek. Dalam perspektif ekonomi Islam, pertumbuhan ekonomi tidak hanya diukur dari peningkatan output, tetapi juga dari aspek keadilan distribusi, keseimbangan, dan keberlanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara optimalisasi penerimaan negara, penguatan sektor perdagangan riil, dan penerapan nilai-nilai keadilan ekonomi menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
PENGARUH EARNING POWER, LEVERAGE, DAN FREE CASH FLOW TERHADAP MANAJEMEN LABA DENGAN KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL Alya Ramadhani; Nurlaili Nurlaili; Yulistia Devi
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 8 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i2.2956

Abstract

Abstract: The growing practice of earnings management by businesses, particularly those in the healthcare industry listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2022–2023 period, is what spurred this study. Financial reports may lose credibility as a result of this technique since the data presented no longer accurately depicts the state of the business. Earning power, leverage, and free cash flow are some of the characteristics that are thought to be the primary causes of earnings management. Nonetheless, institutional ownership is thought to be able to regulate the connection between these elements and earnings management strategies due to its substantial monitoring role. This study uses a quantitative technique and secondary data from the annual reports of 25 companies in the healthcare sector. The analysis techniques used are panel data regression and moderated regression analysis (MRA), both of which are made possible by the EViews 12 program. The results of the study show that free cash flow and earning power considerably deteriorate earnings management, whereas leverage greatly enhances it. Additionally, it has been shown that while institutional ownership can lessen the effect of free cash flow on earnings management, it is unable to lessen the influence of earning power and leverage. This research highlights how crucial institutional ownership is in regulating earnings management techniques, particularly in light of the post-pandemic economic recovery. Keyword: earnings management, earning power, free cash flow, institutional ownership, leverage. Abstrak: Meningkatnya praktik ini didasarkan pada manajemen laba perusahaan, termasuk perusahaan dengan terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) antara tahun 2022 dan 2023. Praktik ini dapat mengurangi kredibilitas laporan keuangan karena informasi yang diberikan tidak mencerminkan keadaan sebenarnya perusahaan. Karena memiliki fungsi pengawasan yang kuat, kepemilikan institusional diperkirakan mampu memoderasi hubungan antara elemen-elemen tersebut dengan praktik manajemen laba. Di sisi lain, beberapa elemen, seperti kekuatan pendapatan, leverage, dan aliran kas bebas, dianggap sebagai pemicu utama munculnya manajemen laba. Pendekatan kuantitatif dipakai pada kajian ini, juga data sekunder dengan digunakan berasal dari laporan tahunan 25 perusahaan dalam bidng perawatan kesehatan. Analisis regresi moderat (MRA) dan regresi data panel dijalankan menggunakan program EViews 12. Perolehan kajian memerlihatkan bahwasanya kepemilikan institusional memoderasi dampak free cash flow pada manajemen laba, tetapi dampak earning power dan leverage sangat negatif. Hasil ini menunjukkan betapa pentingnya kepemilikan institusional dalam mengatur praktik manajemen laba, terutama dalam pemulihan ekonomi setelah pandemi. Kata kunci: earning power, free cash flow, kepemilikan institusional, leverage, manajemen laba.
Pengaruh Profitabilitas, Net Working Capital, dan Firm Size terhadap Cash Holding pada Perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) Periode 2020-2024 Lastari Lastari; Nurlaili Nurlaili; Liya Ermawati
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 6: September 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i6.18717

Abstract

Cash holding merupakan salah satu bentuk pengelolaan kas, dimana keputusan perusahaan untuk menahan sejumlah kas untuk membiayai kegiatan operasional atau memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa mengganggu stabilitas keuangan. Permasalahan utama terkait cash holding pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) adalah tantangan bagi suatu perusahaan dalam menentukan jumlah kas dan ketimpangan dalam menentukan tingkat cash holding yang optimal sehingga dapat menimbulkan risiko hilangnya peluang, permasalahan likuiditas, dan inefisiensi dalam pengelolaan kas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh profitabilitas, modal kerja bersih, dan ukuran perusahaan terhadap cash holding pada perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII) periode 2020-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan populasi terdiri dari 30 perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII), dan jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 9 perusahaan. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan Eviews 13. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang terdaftar di Jakarta Islamic Index (JII). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cash holdings, net working capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap cash holdings, dan ukuran perusahaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap cash holdings