Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Stabilisasi Tanah Lendut Menggunakan Penambahan Abu Kayu Bakar dan Semen Portland Tipe 1 Moch Zaenuri; Romadhon Romadhon
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 4, No 2 (2019): September
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v4i2.376

Abstract

Tanah berlendut merupakan suatu jenis tanah yang bersifat sangat lunak, karakteristik struktur penyusun tanah tersebut adalah berbutir halus (Lempung).Stabilisasi tanah adalah carayang digunakan untuk menangani perbaikan lapisan struktur tanah yang masih kurang baik dalam spesifikasi penggunaanya.Pada penelitian berikut ini penulis mempergunakan Bahan tambahan labu kayu bakar dan semen portland tipe 1.Pada hasil penelitian menunjukkan Tanah dari Kecamatan Mojoroto Kota Kediri Jawa Timur berjenis lanau. Pada metode USCS tanah tersebut masuk dalam jenis lempung CH, dan kategori tanah A-7 pada AASHTO yang disimpulkan bahwa tanah tersebut adalah berlempung sedang hinggatinggi.Dari hasil pengujian pemadatan tanah asli Unsoaked didapatkan nilai PROCTOR sebesar 8,72%, sedangkan pada tanah Asli Soaked sebesar 1,23%.Pada penambahan abu kayu bakar sebesar 3% beserta Semen Portland sejumlah 4% memberikan kenaikan Nilai uji PROCTOR hingga menjadi 29,72% pada tanah asl i.Ketika Benda uji dilakukanpemeraman terbukti memberikan peningkatan nilai kepadatan dan ketika dilakukan pemeraman selama 7 hari nilai PROCTOR relatif konstan. Pada Swelling test menunjukkan hasil yang semakin bagus ketika persentase bahan campur abu kayu bakar semakin banyak. Dari pengembangan tanah asli sebesar 4,9% menjadi 0,038% pada pengembahan tanah asli, abu kayu bakar 7% dan semen portland 4%.
Uji Kualitas Beton K-250 Menggunakan Limbah Genteng dan Bubuk Silika Untuk Campuran Semen dan Pasir Sungai Romadhon Romadhon; Suwarno Suwarno
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 4, No 2 (2019): September
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v4i2.384

Abstract

Beton merupakan salah satu unsur penyusun bangunan paling vital mulai dari kolom,bata, paving hingga jalan terbuat dari beton sehingga penggunaan beton cenderung tinggi. Beton sering digunakan sebagai bahan penyangga utama pada suatu bangunan maka diperlukan kualitas yang baik, namun hal tersebut tidak di sertai dengan kualitas bahan yang kian menurun,makadiperlukan inovasi penambahan bahan baru yang setidaknya dapat mengurangi kebutuhan bahan utama pembuat beton, salah satunya pemanfaatan limbah genteng dan limbah batu silika Hasil dari pengetesan uji kuat tekan beton dengan penambahan serbuk genteng terhadap semen dan penambahan pasir silika terhadap pasir sungaimendapatkanKuat tekan paling tinggi di hasilkan oleh beton dengan penambahan masing masing 10% pada sampel 2 yang mencapai K-258Dari hasil rata-rata kuat tekan beton dengan campuran masing masing 10% mencapai nilai K-251 yang berarti cukup mencapai target yaitu K-250 Hasil dari pengetesan daya serap beton terhadap air dengan campuran beton dengan bubuk limbah genteng dan pasir silika adalah, daya serap tertinggi di hasilkan oleh beton sampel 3 dengan campuran masing masing sebanyak 20%  dengan nilai 0,187 liter setelah perendaman selama 24 jam Dari rata-rata keduanya memiliki nilai yang berbeda yaitu 0,113 liter untuk beton dengan campuran 10% dan 0,133 liter untuk beton dengan campuran 20% Kata kunci : Serbuk Limbah Silika, Serbuk Limbah genteng, Beton.
Study Planning of the Dwi Indah Building Pile Foundation in Selodono Village, Kediri Regency Galang Santoso; Edy Gardjito; Agata Iwan Candra; Romadhon Romadhon; April Gunarto
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 6, No 1 (2021): March
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v6i1.549

Abstract

Foundation is a structure that functions to withstand loads above it and the load itself. These loads are transferred to the ground directly. The case study in this plan is the construction of the Dwi Indah Building in Selodono Village, Kediri Regency. The building has a building area of 308 m2 and a height of 16 m, with the function of the building as an inn. In this planning, the type of pile foundation is used. A Pile foundation is a type of deep foundation that divides the gravity load evenly on the ground and makes the structure of the building strong and strong. The purpose of this planning is to plan a strong pile foundation that is able to withstand the load of the Dwi Indah Building. The method used in this planning is the Meyerhoff method, with a pile diameter of 30 cm and a foundation depth of 800 cm. From the calculation results obtained (single pile bearing capacity) Pall= 42.62 tonnes greater than (maximum pile load) Pmax= 26.00 tonnes (SAFE). For the control of the yield of the buckling factor, the result is (buckling) ω= 178.61 kg/cm2 <(base stress) σ = 2400 kg/cm2 (SAFE).
Environmental Impact of C Excavation Mining Activities in Banyakan District Romadhon Romadhon; Salwa Nabilah
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 6, No 2 (2021): September
Publisher : Litbang Pemas - Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v6i2.720

Abstract

C Excavation mining activity in Banyakan District, Kediri Regency has been going on for a long time. It is needed to support the creation of good infrastructure and become one of the foundations for development progress, but in its implementation it must pay attention to the preservation of the natural environment. This study uses descriptive analysis method with a quantitative approach, and uses survey and interview methods for data collection. Afterward, the survey data were analyzed by non-parametric test using the free K-sample test, validity and reliability tests, and quantitative analysis using the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. Thereafter, with expert recommendations, a strategy for managing the impact was developed. The results of the discussion found that environmental damage due to C excavation activities that often occur and has a major impact in Tiron Village, Banyakan District, includes damage to road infrastructure, air pollution due to material transport vehicle traffic, and loss of rural feel. Therefore, all parties must work together to overcome this, several responses that can be taken to deal with these impacts include all parties having to allocate special funds for road infrastructure improvements, policies from the government that are in favor of the community and the environment, and reclamation of mining former lands to restore a rural feel and good air quality standards
PENERAPAN K3 PADA PELAKSANAAN AKTIVITAS SONDIR TANAH DI KEDIRI Sony Susanto; Sigit Winarto; Romadhon Romadhon
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2022
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v5i2.2596

Abstract

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja sangat diperlukan oleh sistem manajemen di suatu lokasi kerja. Hal itu digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan setiap risiko yang akan berpeluang terjadinya kecelakaan kerja. Maka diperlukan adanya peningkatan kesadaran setiap saat dan berkomunikasi dengan antar pekerja, saling mengingatkan satu sama lain agar terpantau setiap kondisi yang tidak aman. Tahapan dalam pengabdian masyarakat ini adalah survey lokasi, safety talk, cek prosedur alat dan kerja, pengawasan, evaluasi. Hasil yang didapat bahwa pekerja sudah membiasakan diri dengan penggunaan safety yang aman, standard migas yang ketat,penggunaan prosedur,alat, penggunaan APD berjalan dengan baik dan hanya dilakukan pengawasan secara berkelanjutan. Maka pelaksanaan safety talk dan pengawasan, serta evaluasi dalam pelaksanaan sondir ini diperlukan secara terus menerus, karena untuk menghindari faktor risiko yang kerap lalai dalam hal bekerja, akan tetapi dalam pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan dengan baik dan tanpa kendala.
ANALISA KETERSEDIAAN AIR DI DUSUN KLODRAN, DESA SIDOMULYO, KEDIRI Sony Susanto; Romadhon Romadhon; Herlan Pratikto
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2022): JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v5i1.7265

Abstract

Kecamatan semen di Kota Kediri merupakan salah satu desa dalam pemantauan apabila ada kekeringan. Ada beberapa desa yang pernah mengalami kekerigan di musim kemarau, maka perlu dianalisa kebutuhan air dan sarana yang diperlukan seperti penampungan reservoir selama beberapa tahun kedepan. Tujuan penelitian ini adalah menentukan kebutuhan air dan penampungan yang dibutuhkab masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif eksploratif. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini adalah  kebutuhan jumlah penduduk selama 10 tahun kedepan sebesar 9.042 KK dari awal 2099  KK tahun 2021, kemudian dalam memenuhi kebutuhan air domestik dan non domestik dimensi reservoir yang dibutuhkan 5m x 4m x 6,2m dengan 3 jam puncak.Kata Kunci: Proyeksi, Jam puncak, Kebutuhan air, Volume Reservoir
2. Pengaruh Konsentrasi Enzim Papain terhadap Kadar Proksimat dan Nilai Rendemen Hidrolisat Protein Ikan Bandeng (Chanos chanos Forks) Ima Wijayanti; Romadhon Romadhon; Laras Rianingsih
Pena Akuatika Jurnal Ilmiah Perikanan Dan Kelautan Vol 12, No 1 (2015): PENA AKUATIKA JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN
Publisher : Fakultas Perikanan Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.04 KB) | DOI: 10.31941/penaakuatika.v12i1.323

Abstract

Milkfish with high protein content has potential as the raw material of HPI and HPI review of the fish has not been implemented. This study aims to determine the effect of the concentration of the enzyme papain to the quality of the protein hydrolyzate of fresh milkfish (Chanos Chanos Forsskal). This study was conducted laboratory experimentally. The trial design used in this study was complete random design to analyze the effect of papain enzyme concentrations (4%, 5%, and 6%) toward the quality of protein hydrolyzate of milkfish. Protein hydrolyzate of milkfish could be produced by enzymatic hydrolysis using papain enzyme. The observed parameters were the yield and the proximate level (level of protein, fat, water, and ash). Type of enzyme and concentration had significant effect toward the proximate level of protein, fat, water, and yield, but not significant toward the level of ash. The optimal condition to hydrolyze milkfish flesh into protein hydrolyzate was by using papain enzyme with concentration of 5% (b/v). Keyword: Milkfish, hydrolyzate of protein, enzyme papain
PERENCANAAN SISTEM DRAINASE DAN TROTOAR Studi Kasus : Lingkungan Kelurahan Banjaran Kota Kediri Romadhon Romadhon; Moch Zaenuri; Herlan Pratikto
U Karst Vol 3, No 1 (2019): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.26 KB) | DOI: 10.30737/ukarst.v3i1.363

Abstract

Drainage channels to drain the wastewater is dirty water from households and from the rain. The purpose of this drainage planning is to plan the dimensions calculated channels after knowing the rainwater discharge and discharge dirty water from households that must be accommodated in the channel. After the dimensions sufficient to drain off rainwater or dirty water then it will not overflow of water or flood occurred at a time when it was raining. The data used to plot this drainage is complete with the topography situation maps used for planning the direction of flow. Further rainfall data from three stations for 20 years who later tested the consistency, test its homogeneity. Debit calculated on the basis of high average rainfall with a rational method of Q = 0.2778 x C x I x a. Then calculated Komulatif discharge (Discharge rainwater + wastewater discharge citizens) to plan the drainage channels. Discharge of Komulatif then calculated dimensions of its channels with Manning formulas, namely: Q = 1/n x R ^ (2/3) x S ^ (1/2) x a. Of the map data and topographic situation obtained the type size of the funnel and after is calculated with a formula of Manning gained square dimensions: b = 0.80 m and h = 0.10 m. in addition also obtained the protection of 0.70 m high, then from the dimensions calculated Plan Cost budget (RAB) amounting to Rp. 2,929,983,000.00. After the survey and design of pavement, designed using the width and height dimensions of 1.10 m sidewalk 0.20 m. using the cover stone-lined Ditch U-Andhesit 20x40, floor tile Line 30x30 for disabled pedestrians disability, brush/stone ampyang for Iron Manhole 70x70 fastener. Keywords: Drainage System, Water Debit, Method CalculationSaluran drainase untuk mengalirkan air limbah adalah air kotor dari rumah tangga dan dari hujan. Tujuan dari perencanaan drainase ini adalah untuk merencanakan dimensi saluran yang dihitung setelah mengetahui debit air hujan dan debit air kotor dari rumah tangga yang harus ditampung di saluran tersebut. Setelah dimensi cukup untuk mengalirkan air hujan atau air kotor maka tidak akan meluap air atau banjir terjadi pada saat hujan. Data yang digunakan untuk merencanakan drainase ini lengkap dengan peta situasi topografi yang digunakan untuk merencanakan arah aliran. Selanjutnya data curah hujan dari tiga stasiun selama 20 tahun yang kemudian menguji konsistensi, menguji homogenitasnya. Debit dihitung berdasarkan curah hujan rata-rata tinggi dengan metode rasional Q = 0,2778 x C x I x a. Kemudian dihitung debit Komulatif (debit air hujan + debit air limbah warga) untuk merencanakan saluran drainase. Pelepasan Komulatif kemudian dihitung dimensi salurannya dengan rumus Manning, yaitu: Q = 1 / n x R ^ (2/3) x S ^ (1/2) x a. Dari data peta dan situasi topografi diperoleh ukuran jenis corong dan setelah dihitung dengan rumus Manning diperoleh dimensi persegi: b = 0,80 m dan h = 0,10 m. selain itu juga didapat perlindungan setinggi 0,70 m, kemudian dari dimensi yang dihitung anggaran Biaya Rencana (RAB) sebesar Rp. 2,929,983,000.00. Setelah survei dan desain trotoar, dirancang menggunakan dimensi lebar dan tinggi 1,10 m trotoar 0,20 m. menggunakan penutup batu Ditch U-Andhesit 20x40 berlapis, ubin lantai Line 30x30 untuk cacat pejalan kaki cacat, sikat / batu ampyang untuk pengikat Iron Manhole 70x70.Kata Kunci: Sistem Drainase, Debit Air, Metode Perhitungan
PONDASI TIANG PANCANG PADA GEDUNG SERBAGUNA UNIVERSITAS KADIRI Yosef Cahyo Setianto Poernomo; Romadhon Romadhon; Heri Wahyudiono; Sugeng Dwi Hartantyo
U Karst Vol 1, No 2 (2017): NOVEMBER
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.292 KB) | DOI: 10.30737/u karst.v1i2.74

Abstract

Gedung atau disebut juga bangunan  merupakan wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya yang berfungsi sebagai tempat kegiatan manusia, baik untuk hunian tempat tinggal, kegiatan usaha, kegiatan sosial, kegiatan keagamaan ataupun untuk fungsi umum seperti halnya fungsi rumah sakit, Pendidikan juga perkuliahan. Seperti halnya dengan Gedung Serbaguna Universitas Universitas kadiri, Gedung ini mempunyai berbagai fungsi kegiatan baik untuk para rektor, tenaga pengajar ataupu nuntuk kegiatan Skema hasiswaan. Penulis ingin merencanakan pembangunan tersebut dengan pondasi tiang pancang. Pondasi ini direncanakan dengan metode Guy Sangrelat berdasarkan data SPT yang diperoleh dari Lapangan pada pembangunan proyek tersebut..Pada studi perencanaan pondasi tiang pancang ini didapat beban vertical sebesar 36 ton, daya dukung tiang tunggal berdasarkan data sondir adalah sebesar 12.23 ton, daya dukung pondasi tiang kelompok adalah sebesar 37 ton, daya dukung pondasi tiang pancang adalah  37 ton  lebih besar dari pada beban yang menumpu pada pondasi yaitu sebesar 36 ton, Pondasi yang digunakan pada Gedung serbaguna Universitas kadiri direncanakan menggunakan tiang pancang dengan diameter 30 cm, kedalaman 9.6 meter.             Kata Kunci :Gedung, Guy Sangrelat, Tiang Pancang
PENELITIAN PENGGUNAAN BATU GAMPING SEBAGAI AGREGAT KASAR DAN FILLER PADA ASPAL CAMPURAN AC-BC Moch Zaenuri; Romadhon Romadhon; April Gunarto
U Karst Vol 2, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Kadiri University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.109 KB) | DOI: 10.30737/ukarst.v2i1.357

Abstract

Road damage has become a common problem commonly faced, in almost every area has a damaged road. Some of the causes of road damage in some areas are: poor road quality, inadequate drainage conditions. Therefore, it needs serious handling in reacting it, until finally this research was born to become an alternative in handling damaged roads that are in accordance  with the requirements of the clan community. The research  method used is an experimental method in the laboratory.  The performance of asphalt mixture is determined based on the carrying capacity of the mixture based on stability and volumetric parameters with the Marshall method (SNI 06-2489-1991) with 3 samples of asphalt content 5%, 5.5%, 6%, 6.5%, 7%. The use of limestone as a hot mix material for almost all Bina Marga  requirements  is fulfilled. With the results  of the average  calculation  of 3 samples, namely: VMA 18.06%, VIM 5.98, VFB 66.32%, Stability 1059 kg, Flow 2.86 mm, MQ 367 kg / mm. KAO results obtained at 6.5%. Keywords: Limestone, Volumetric, Marshall Test  Kerusakan jalan telah menjadi masalah umum yang biasa dihadapi, di hampir setiap daerah memiliki jalan rusak. Beberapa penyebab kerusakan jalan di beberapa daerah adalah: kualitas jalan yang buruk, kondisi drainase yang tidak memadai. Oleh karena itu, perlu penanganan serius dalam menyikapinya, hingga akhirnya penelitian ini lahir untuk menjadi alternatif dalam penanganan jalan rusak yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat klan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen di laboratorium. Kinerja campuran aspal ditentukan berdasarkan daya dukung campuran berdasarkan parameter stabilitas dan volumetrik dengan metode Marshall (SNI 06-2489-1991) dengan 3 sampel kadar aspal 5%, 5,5%, 6%, 6,5% , 7%. Penggunaan batu kapur sebagai bahan campuran panas untuk hampir semua persyaratan Bina Marga terpenuhi. Dengan hasil perhitungan rata-rata 3 sampel, yaitu: VMA 18,06%, VIM 5,98, VFB 66,32%, Stabilitas 1059 kg, Aliran 2,86 mm, MQ 367 kg / mm. Hasil KAO diperoleh pada 6,5%. Kata Kunci: Batu Kapur, Volumetrik, Tes Marshall