Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Journal of Informatics and Communication Technology (JICT)

Analisis BER dengan Modulasi QPSK dan 16-QAM pada Sistem Komunikasi Vehicle-to-Vehicle Aisyah Novfitri
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 4 No. 1 (2022)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/j_ict.v4i1.97

Abstract

VANET (Vehichular Ad-hoc Network) merupakan system komunikasi antar kendaraan menggunakan waveform OFDM sesuai standart IEEE.802.11p. komunikasi V2V termasuk bagian dari teknologi VANET diamana ada beberapa faktor yang mempengaruhi performansinya. Salah satu gangguan pada sekitar lingkungan vehicle dan frekuensi doppler karena perubahan kecepatan, sehingga dapat menurunkan performansi nilai BER. penelitian ini telah dilakukan analisis kinerja dari modulasi adaptif pada kanal V2V dengan adanya gangguan frekuensi doppler. Sehingga dapat mempengaruhi performansi Nilai BER pada Modulasi yang digunakan. Pada penelitian ini menganalisis kapasitas performansi nilai BER pada modulasi QPSK dan 16-QAM dengan batas tidak lebih dari 10-3 pada saat kondisi frekuensi doppler tertentu. Dari simulasi yang telah dilakukan, maka didapatkan nilai kecepatan kendaraan maksimum untuk mencapai nilai BER tidak lebih dari 10-3 sebesar 50mph, dimana untuk modulasi QPSK masih memenuhi nilai BER lebih kecil dari 10-3 sedangkan pada Modulasi QAM nilai BER mencapai sebesar 0.006134.
ANALISA ANTENA MIKROSTRIP DOUBLE SLIT PROXIMITY COUPLED DENGAN DAN TANPA DGS Fadilah, Diendila; Quzwain, Kamelia; Novfitri, Aisyah
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/jict.v6i1.248

Abstract

Perkembangan teknologi sudah semakin maju dan terus meningkat terutama pada bidang industri telekomunikasi sehingga banyak digandrungi minat masyarakat dalam bidang industri telekomunikasi guna menghasilkan kecepatan dalam mengakses suatu internet. Sistem komunikasi troposcatter bit rate tinggi menjadi salah satu pokok penelitian terbaru dimana nilai bandwidth menjadi semakin bernilai tinggi. Penelitian ini dilakukan untuk analisis sebuah antena mikrostrip dengan bentuk patch rectangular double slit menggunakan metode pencatuan proximity coupled dengan dan tanpa metode Defected ground structure (DGS) yang bekerja pada rentang frekuensi 4000-5000 MHz dan jenis substrat yang dipakai adalah Rogers 5880, proses perancangan ini dilakukan menggunakan software CST 2022. Antena ini sudah berhasil dirancang sesuai dengan karakteristik parameter, dengan mendapatkan nilai return loss tanpa DGS = -17.81 dB, nilai return loss dengan DGS = -16.48 dB, nilai bandwidth tanpa DGS = 382.009 MHz, nilai bandwidth dengan DGS = 119.449 MHz, nilai gain tanpa DGS = 5.622 dBi, dan nilai gain dengan DGS = 4.983 dBi. Perbedaan nilai yang dihasilkan pada masing-masing parameter dengan dan tanpa metode DGS terjadi karena adanya perubahan pada spesifikasi antena, dan dapat berhasil dirancangan sesuai dengan karakteristik antena karena penggunaan metode proximity coupled yang memang memiliki keunggulan untuk meningkatkan lebar pita bandwidth
Perhitungan dan Analisis Pengaruh Hujan Terhadap Perencanaan Pemasangan Jaringan Wireless Wilayah Tangerang RUSDIANSAH, MUHAMMAD; Quzwain, Kamelia; Novfitri, Aisyah; Nabila, Haifa
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/jict.v6i1.275

Abstract

Dalam perencanaan pemasangan jaringan wireless, penting untuk mempertimbangkan pengaruh hujan untuk mencapai kualitas jaringan yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melakukan perhitungan dan analisis pengaruh hujan terhadap perencanaan pemasangan jaringan wireless. Lokasi perhitungan dilakukan di wilayah tangerang. Data curah hujan berdasarkan badan meteorologi, klimatologi, dan geofisika (BMKG) data berupa curah hujan harian. Simulasi perencanaan pemasangan jaringan wireless menggunakan UISP (Ubiquiti Internet Service Provider). Dari hasil analisis kondisi yang dilakukan pada proses simulasi kondisi pada client dengan objek penelitian yang didapat di tangerang. Dapat dilihat hampir semua client yang terhubung pada access point 1 mendekati nilai expected signal dapat di kategorikan sangat bagus. Hanya client 3 nilai rata-rata perhitungan memiliki perbedaan paling tinggi jika dilihat angka atenuasinya mencapai 1,79×10−3 dBm yang menyebabkan nilai rata-rata hasil perhitungan hubungan antara curah hujan terhadap kuat sinyal memiliki perbedaan paling jauh sebesar -0,75 dBm jika di bandingkan dengan nilai expected signal . sedangkan pada access point 2 hanya client 7 yang mendapatkan nilai rata-rata pengukuran dan perhitungan paling rendah di bandingkan client 6 dan 8 jika di lihat kembali dapat diketahui bahwa client 7 memiliki atenuasi yang sama dengan client 8 yaitu 1,38×10−3 dBm tetapi kualitas sinyal client 7 lebih rendah di bandingkan client 8, ini desababkan karena kondisi zona fresnel pada client 7 menyentuh penghalang pada jarak 0,5 meter sehingga mempengaruhi kualitas pancaran sinyal antara client ke access point pada koneksi jaringan wireless, ini menyebabkan perbedaan nilai kuat signal antara client 7 dan 8. Perbedaan nilai rata-rata hasil perhitungan sebesar -10,7514 dBm jika di bandingkan dengan nilai expected signal (-67 dBm). Dapat dilihat bahwa curah hujan sangat berpengaruh terhadap kuat sinyal dan kualitas jaringan, pada antena yang basah karena hujan yang menyebabkan atenuasi antena menjadi tinggi.
Telecontrolling the Environmental Quality of Chilli Katokkon Plants Using the Internet Of Things AISYAH NOVFITRI; Septriandi Wirayoga; Miftakhul Huda
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52661/jict.v7i1.406

Abstract

This research presents the design and implementation of an Internet of Things (IoT)-based environmental control system for optimizing the growth of Cabai Katokkon, a local chili variety from Toraja. The system integrates ESP32, pH sensors, temperature and humidity sensors, mist-based irrigation, and smart lighting (red and blue LEDs) to maintain optimal environmental conditions inside a greenhouse. Real-time monitoring and control are achieved through a mobile application, allowing remote management of temperature, humidity, soil pH, and lighting intensity. Over a four-month observation period, the system maintained soil pH within 5.3–6.5, temperature between 22–30°C, and humidity levels of 70–77%, all within optimal ranges for Cabai Katokkon growth. Automated misting and lighting systems responded effectively to sensor data, ensuring consistent environmental conditions. Results indicate that plants grown under this system showed improved growth rates, with increased stem height and diameter compared to traditional methods. This demonstrates that controlled environmental parameters significantly support photosynthesis and accelerate plant development. The system also proved efficient in reducing manual labor and minimizing human error. Overall, this IoT-based solution offers a modern, scalable approach to precision agriculture, especially in areas with limited natural light and space.