Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Influence Of The Quality Of Fiskus Services, Tax Sanctions, And The Taxpayer's Environment On Individual Taxpayer Compliance With Account Representative Professionalism As A Moderating Variable In The Pratama Batam North Tax Services Office Basri Basri; Yuliansyah Yuliansyah; Bambang Satriawan
International Journal of Economics and Management Research Vol. 2 No. 3 (2023): December : International Journal of Economics and Management Research
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijemr.v2i3.127

Abstract

Individual taxpayers who carry out their obligations experience fluctuations from year to year, but there are several years that actually experience a significant decline. The level of taxpayer compliance continues to experience waves of ups and downs, so it can be said that there is instability in taxpayer compliance which shows a less good trend. The percentage shown is quite high, but actually still has not reached the maximum target. The purpose of this study was to determine and analyze the effect of service quality, tax sanctions, and taxpayer environment on taxpayer compliance directly or moderated by Account Representative Professionalism the nature of testing the relationship between variables. The research population was 67,957 individual taxpayers registered at KPP Pratama Batam Utara with sampling techniques using the Slovin formula with a leeway of 100%, a sample of 100 people was obtained. The data analysis technique uses path analysis techniques with the help of PLS Ver statistical tools 3. The results of data analysis were obtained. The quality of Fiskus services has a positive and insignificant effect on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara. Tax sanctions have a positive and significant effect on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara. The taxpayer environment has a positive and significant effect on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara. Professional account representatives moderate the effect of the quality of tax authorities' services positively and insignificantly on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara with moderation qualification is Homologizer moderator. Professional account representatives moderate the effect of tax sanctions negatively and significantly on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara with moderation qualification is Quasi moderator. Professional account representative moderates the influence of taxpayer environment negatively and significantly on individual taxpayer compliance at KPP Pratama Batam Utara with moderation qualification as Quasi moderator.
PENGARUH MORAL PAJAK DAN PEMAHAMAN PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KOTA BATAM Basri, Basri; Marlina Tirayoh, Mercy Reyne; Robin, Robin; D L, R A Widyanti
Jurnal Menara Ekonomi : Penelitian dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi Vol 10, No 2 (2024): VOLUME X NO. 2 OKTOBER 2024
Publisher : Jurnal Menara Ekonomi : Pelatihan dan Kajian Ilmiah Bidang Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/me.v10i2.6331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan moral pajak dan pemahaman perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Batam. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian asosiatif kausal serta metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh UMKM di Kota Batam yang jumlahnya tidak dapat diketahui dengan pasti. Teknik dalam pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik pengambilan sampel dengan metode nonprobability sampling dengan teknik accidental sampling. Untuk memperkecil jumlah populasi yang ada maka peneliti menggunakan rumus zikmund. Adapun jumlah sampel penelitian yang diambil dalam penelitian ini dibulatkan dari 96 menjadi 100 responden. Dengan penyebaran kuisioner berfokus yaitu UMKM di Kota Batam. Adapun hasil penelitian menjelaskan bahwa moral pajak secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Batam. Pemahaman perpajakan secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Batam. Moral pajak dan pemahaman perpajakan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di Kota Batam. Nilai adjusted R square 0,629 dapat disebut koefisien determinasi, hal ini berarti 0,629 (62,9%) keputusan pengambilan kredit dapat diperoleh dan di jelaskan oleh financial literacy dan income sedangkan sisanya 37,1% (100% - 62,9% = 37,1%) dijelaskan oleh variabel diluar model yang tidak diteliti.Keywords: Moral pajak, pemahaman perpajakan, kewajiban wajib pajak, UMKM
MODEL INKUBASI BISNIS BERBASIS KAMPUS DALAM MEMBANGUN EKOSISTEM WIRAUSAHA MUDA DI UNIVERSITAS BATAM Dahlan Gunawan; Nolla Puspita Dewi; Basri Basri; Dwi Kartika Sari; Anggra Anggra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa Vol 8, No 2 (2025): NOPEMBER
Publisher : STKIP Persada Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31932/jpmk.v8i2.5590

Abstract

ABSTRACTThe high unemployment rate among college graduates highlights the need for entrepreneurship-based competencies that focus not only on short-term training but also on organized and ongoing mentoring. The Young Entrepreneur Development Program through the Batam College Business Incubator was implemented as an effort to strengthen the capacity of students and graduates to start and develop businesses professionally. The implementation strategy is carried out through four main stages: entrepreneurship classes, bootcamp training, entrepreneurship training, and entrepreneurship training programs. Each program is designed to build an entrepreneurial mindset, develop specific trade skills, and provide access to systems, coaches, and encourage trade law enforcement. The results of this program demonstrated significant progress in entrepreneurial knowledge perspectives, entrepreneurial development skills through the Student MSME culinary bazaar, and readiness to develop business plans. Of the 30 initial participants, 10 successfully advanced to the training program and demonstrated a more focused increase in entrepreneurial competencies. This program not only influenced changes in students' entrepreneurial talents but also strengthened the role of universities as operators of regional economic strengthening. Therefore, the entrepreneurship training program proved to be a key approach in creating competitive young entrepreneurs, especially in the Batam region as an economic and industrial area.Keywords: Business Incubation, Entrepreneurship, Batam UniversityABSTRAKTingginya angka pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi, menyoroti kebutuhan akan kompetensi berbasis kewirausahaan yang tidak hanya berfokus pada pelatihan jangka pendek, tetapi juga pada pendampingan yang terorganisir dan berkelanjutan. Program Pembentukan Wirausaha Muda Melalui Inkubator Bisnis Perguruan Tinggi Batamâ dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat kapasitas mahasiswa dan lulusan dalam memulai dan mengembangkan bisnis secara profesional. Strategi penerapan dilakukan melalui empat tahap utama: kelas kewirausahaan, pelatihan bootcamp, pelatihan kewirausahaan, dan program pelatihan kewirausahaan. Setiap program dirancang untuk membangun mentalitas kewirausahaan, mengembangkan keterampilan perdagangan khusus, dan memberikan akses kepada sistem, pelatih, serta mendorong penegakan hukum perdagangan. Hasil dari program ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dalam perspektif pengetahuan kewirausahaan, keterampilan pengembangan kewirausahaan melalui bazar kuliner UMKM Mahasiswa, dan kesiapan untuk mengembangkan rencana bisnis. Dari 30 peserta awal, 10 peserta berhasil maju ke program pelatihan dan menunjukkan peningkatan kompetensi kewirausahaan yang lebih terfokus. Program ini tidak hanya memengaruhi perubahan bakat kewirausahaan mahasiswa, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi sebagai operator penguatan ekonomi daerah. Oleh karena itu, program pelatihan pembentukan kewirausahaan terbukti menjadi pendekatan kunci dalam menciptakan wirausahawan muda yang kompetitif, terutama di wilayah Batam sebagai kawasan ekonomi dan industriKata Kunci : Inkubasi Bisnis, Wirausaha, Universitas Batam