Agustiani, Indah Windra Dwie
Universitas Muhammadiyah Palembang

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL UNTUK PENGAJARAN WORD-STRESS ORIENTED PADA KOSAKATA BAHASA INGGRIS NOUN BERTEMAKAN FRUITS PADA SD MUHAMMADIYAH 16 PALEMBANG MARLIASARI, SHERLY; AGUSTIANI, INDAH WINDRA DWIE; ELFARISSYAH, ANDRIAMELLA
Batoboh Vol 5, No 1 (2020): BATOBOH : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/bt.v5i1.989

Abstract

 Tujuan PKM ini untuk memberikan pemahaman  tentang pentingnya word stress  dan membantu guru bahasa Inggris  dalam melatih  siswa SD Muhammadiyah 16 Palembang dalam menyebutkan kosakata buah-buahan dengan penekanan kosakata yang tepat  dalam bahasa Inggris dengan cara yang menyenangkan dan menarik.Hasil dari angket yang didistribusikan kepada kepalsa sekolah, guru dan 25 siswa menunjukan (1)Semua respondent (100%) menyatakan  pembuatan  media pembelajaran audio-visual  untuk  pengajaran word stress-oriented bertemakan fruits ini  bermanfaat  dalam membantu para guru dan para siswa SD Muhammadiyah 16 menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya word stress pada pronunciation (2)Media pembelajaran audio visual yang dibuat tim PKM merupakan media pembelajaran yang menarik  dan  para siswa merasa lebih tertarik , senang dan santai  saat pembelajaran  berlangsung. Dari segi kebermanfaatan dan tujuannya, hasil angket menunjukan  kegiatan PKM ini mampu  menumbuhkan motivasi para guru bahasa Inggris pada SD Muhammadiyah 16 Palembang untuk  membuat media pembelajaran yang kreatif dan inovatif  untuk pembelajaran bahasa inggris  yang lebih  variatif.       Keywords: audio visual, fruits, media, word stress-oriented.
EXAMINING THE INTERPLAY OF LANGUAGE LEARNING STRATEGIES, GRAMMATICAL COMPETENCE, AND WRITING PERFORMANCE IN EFL HIGHER EDUCATION Septarini, Dian; Agustiani, Indah Windra Dwie
English Community Journal Vol 10, No 1 (2026): English Community Journal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/ecj.v10i1.10999

Abstract

This study investigated the relationships among language learning strategies, grammar mastery, and writing achievement among undergraduate students in an English Education program. Employing a correlational design, the study involved 149 students selected through purposive sampling. Data were collected using a questionnaire and a writing test, and analysed through Pearson product-moment correlation and regression analysis. The findings revealed that language learning strategies had no significant relationship with students’ writing achievement. In contrast, grammar mastery showed a significant positive relationship and contributed meaningfully to writing performance. Furthermore, when examined simultaneously, language learning strategies and grammar mastery jointly influenced writing achievement; however, only grammar mastery emerged as a significant predictor. These findings suggest that while language learning strategies alone may not directly impact writing outcomes, grammatical competence plays a more substantial role in supporting students’ writing achievement in an EFL context.
UPAYA PELESTARIAN PALEMBANG (ALUS) BEBASO Indah Windra Dwie Agustiani; Siti Gomo Attas; Novi Anoegrajekti
Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 18 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/23n9tc13

Abstract

Bahasa tidak terpisahkan sebagai bagian dari suatu budaya. Palembang memiliki 2 macam bahasa bahasa sari-sari atau bahasa Pasaran dan bahasa alus bebaso. Saat ini masyarakat Palembang cenderung menggunakan bahasa sehari sehari dengan dialek penggunaan ‘O’ seperti apa menjadi apo dan kenapa menjadi ngapo. Tujuan artikel ini untuk membuat pemahaman kepada masyarakat tentang asal usul Bahasa Palembang Bebaso dan menelusuri upaya-upaya yang pernah ada dalam melestarikan Bebaso sampai saat ini. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Wawancara dan studi Pustaka digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Data dianalisis dengan cara di deskripsikan untuk dapat ditarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Palembang Alus bebaso memang tidak dapat terlepas dengan pengaruh pulau Jawa, karena setelah runtuhya kerajaan Demak, bangsawan Demak kembali ke Palembang meneruskan Kesultanan Aria Damar atau Aria Dilla. Kesultanan Palembang terbentuk sehingga penggunaan bahasa jawa dijadikan bahasa resmi kesultanan sehingga terjadilah akulturasi budaya bahasa jawa dan melayu yang membentuk bahasa baru yaitu bahasa alus Palembang atau bebaso (2) Bebaso masih sering dipakai pada tahun 1970-1980 dan menginjak tahun 2000 masyarakat Palembang sangat jarang menggunakannya. (3) Upaya yang pernah ada untuk melestarikan bebaso adalah adanya pertunjukan wayang Palembang, dibuatnya Syair penggiring tari sondok Piyogo dari pihak Kesultanan Palembang Darussalam, adanya lagu lagu daerah seperti Cek Ayu dan Bandel Hakiki, adanya penelitian yang mengusulkan penggunaan Bebaso sebagai muatan lokal, pembuatan kamus Bebaso dan pembuatan buku ilustrasi interaktif tentang Bebaso: Bahasa Palembang Alus untuk anak-anak dan adanya komunitas bahasa daerah di Palembang yang mempelajari Bebaso.
Penguatan Pemahaman Teks Naratif melalui Media Gambar di SMA Bina Warga 1 Palembang Asti Gumartifa; Indawan Syahri; Rini Susanti; Andreamella Elfarissyah; Indah Windra Dwie Agustiani; Sri Hartati
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.12041

Abstract

Pada kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, terdapat tujuan yaitu untuk menguatkan pemahaman siswa dalam membaca teks naratif bahasa Inggris dengan pemanfaatan media gambar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMA Bina Warga 1 Palembang yaitu pada akhir November 2023 dengan penggunaan materi fabel Mouse Deer and Crocodile. Metode pelaksanaan yang digunakan yaitu melalui pendekatan edukatif-partisipatif meliputi tahap persiapan materi, penyajian konsep narrative text, membaca terbimbing berbantuan gambar, latihan kosakata, diskusi, dan evaluasi reflektif. Data kegiatan diperoleh melalui observasi proses pembelajaran, respons siswa saat interaksi kelas, latihan kosakata, pertanyaan pemahaman, dan dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa melalui media gambar dapat membantu siswa membangun prediksi, memvisualisasikan alur cerita, mengenali tokoh dan peristiwa, menafsirkan kosakata baru, serta berpartisipasi lebih aktif dalam diskusi membaca. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa media visual sederhana dapat dijadikan pembelajaran membaca bahasa Inggris yang lebih kontekstual, menarik, dan mudah diikuti oleh siswa dengan memiliki keterbatasan kosakata. Selanjutnya, rekomendasi kegiatan adalah perlunya pengembangan variasi teks naratif, penggunaan pre-test dan post-test, serta pendampingan guru dalam merancang media gambar yang relevan dengan kebutuhan kelas EFL.
English Language Needs of Electrical Engineering Students: A Journal-Based ESP Perspective Asti Gumartifa; Indah Windra Dwie Agustiani
English Language in Focus (ELIF) Vol. 8 No. 2 (2026): English Language in Focus (ELIF)
Publisher : English Department, Faculty of Education, Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/elif.8.2.125-134

Abstract

The purpose of this study is to examine Electrical Engineering students’ perceptions of essential English skills and the conceptualization of learning needs and goals within a journal-based ESP context related to academic and professional demands. This study employed a descriptive qualitative design involving 35 Electrical Engineering students enrolled in a one-semester English course. The learning process was structured into six meetings through group discussions and presentations based on English-language journal article texts aligned with the syllabus. Data were collected through interviews and a Likert-scale questionnaire to address the research questions. The results revealed that 80.7% of students participated in the English course to improve their English-speaking skills, although 48% still identified speaking as their primary learning difficulty. Journal article-based ESP learning functions as a pedagogical strategy that shapes students' perceptions of English learning needs and goals in alignment with academic and professional demands. These findings highlight the need to reconceptualize ESP curriculum design by positioning discipline-specific academic practices through reading activities. The findings also contribute to improving students’ English speaking and reading skills to support academic learning processes in higher education.
Reading Practices and Perceived Speaking Development among Indonesian EFL Undergraduates Asti Gumartifa; Indah Windra Dwie Agustiani
International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 April 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijeal.v6i1.9458

Abstract

Reading provides sustained language input and may support the lexical resources needed for communication, yet university students increasingly encounter English through mixed print and digital sources. Objective of this study is to describe Indonesian English education undergraduates’ reading practices and examined how those practices were perceived to contribute to speaking development. 52 students from the first and final semesters of an English education study program participated in a descriptive mixed-data approach. A four-item reading-practices questionnaire, classroom interviews, and accessible speaking class records were used to gather data. Questionnaire responses were calculated using frequencies and percentages, while interview notes were used to interpret patterns without making causal claims. As a result, most participants liked English reading to some extent, but regular book reading was limited. Comics were also the most frequently selected material (28.8%), followed by novels and course books (23.1% each). Half of the students reported reading English books much less frequently (46.2%), whereas only 5.8% read daily. Although 51.9% reported that English texts were generally understandable, students with comparatively stronger speaking performance did not consistently report reading books frequently. This study claims that students perceived speaking development emerged from the interaction of various literacy and communicative practices rather than from book-reading frequency. Books remained a relevant source of vocabulary and language patterns, but the contribution depended on learners noticed, recycled, and activated the acquired language through speaking practice. Social media, online articles, audiovisual materials, and everyday communication expanded the sources from which students constructed the speaking resources. Therefore, it is cannot be claimed that reading is unrelated to speaking, but reading contributes indirectly and conditionally within a broader multimodal input, interaction, and output process